Lentera Don Gabriel Emerson

Lentera Don Gabriel Emerson
Eps 217 - Lamaran Ala Gio


__ADS_3

"Ini, tetap belajar mengaji ya di sana..." kata Abi Farhan sembari memasukan juz Amma ke dalam ransel Micheal, Micheal hanya menganggukan kepala nya dengan wajah yang terlihat begitu sendu dan ia memeluk celengan ayam nya yang isi nya masih tak tersentuh selembar pun.


"Jangan sedih, Nak. Dua minggu lagi kan kesini lagi..." kata Ummi Aisyah menghibur.


"Padahal masih mau tinggal sama Adik Lora" lirih Micheal lagi.


"Iya, Nak. Nanti kan kesini lagi, dan kalau misal nya Mommy sudah sehat, Mommy bisa kesana bawa adik Lora" hibur Firda.


"Beneran ya, Mommy?" tanya Micheal ingin memastikan.


"Iya, Sayang. Beneran" jawab Firda meyakinkan.


"Nanti video call ya, Mommy. Mickey mau lihat Adik Lora, nanti kangen" rengek Micheal lagi.


"Iya, Sayang" jawab Firda sembari mengelus kepala anak tiri nya itu, dan sekarang perhatian Micheal beralih pada Gabriel yang sejak tadi hanya diam saja dengan raut wajah yang datar. Sebenarnya Gabriel juga sedih jika harus berpisah dengan putra nya meskipun putra nya ini sangat menyebalkan, apa lagi Micheal harus membagi waktu antara bersama Mommy nya dan Daddy nya. Gabriel merasa bersalah dan merasa tak bisa menjadi ayah yang baik.


"Daddy..." Micheal menyentuh tangan Gabriel "Daddy pasti senang dalam hati ya, karena Daddy bisa peluk Mommy lagi kalau Mickey tidak ada" tuduh nya dengan wajah yang memberegut kesal bahkan ia mendelik pada Daddy nya itu, membuat Gabriel hanya bisa melongo sementara yang lain nya justru terkekeh.


"Jangan asal nuduh, tidak baik" kata Gabriel.


"Hem, jadi apa Daddy sedih karena akan berpisah dengan Mickey selama dua minggu?" tanya Micheal dan kini raut wajah nya langsung berubah sendu.


"Tidak juga, kan Daddy bisa video call Mickey" kata Gabriel berusaha menyembunyikan rasa sedih nya, dan Micheal yang mendengar jawaban Daddy nya itu kembali memberegut bahkan memutar bola mata jengah kemudian dengan ketus berkata....


"Ayah macam apa yang tidak sedih berpisah dengan putra nya?"


Sontak semua orang kembali melongo mendengar ucapan yang terucap dengan lancar dari bibir bocah lima tahun itu.

__ADS_1


"Kenapa anak ku jadi begini?" gumam Angeline dan Gabriel dalam hati.


..........


Karena hari ini Mini tak ada kelas, ia pun tetap santai di rumah dan bahkan ia belum mandi sejak bangun tidur tadi. Mini hanya mengenakan tank top dan hot pants apa lagi karena cuaca memang sedikit panas.


Saat ini Mini sedang menonton film kartun di laptop nya sambil tertawa terpingkal pingkal sendirian, hingga tiba tiba terdengar suara pintu yang di buka dan langkah seseorang yang mendekat. Mini pun langsung beranjak berdiri untuk memeriksa, karena seingat nya ia telah mengunci pintu depan.


Mini terkejut saat melihat pintu nya terbuka lebar dan masih bergerak, Mini pun langsung mengambil sapu dan kemudian ia mengendap ngendap di rumah nya sendiri. Mini memeriksa ke setiap sudut rumah namun tidak ada siapa siapa.


"Mungkin angin kali ya..." gumam Mini, kemudian ia pun kembali ke depan untuk mengunci pintu nya dan saat pintu terkunci, tiba tiba Mini merasakan sentuhan tangan seseorang di pundak nya dan Mini pun langsung mengayunkan sapu nya dan memukulkan nya pada orang itu...


"Mini..."


"Aduh, Mini..."


"Kamu apa apaan sih, huh? Pukul pakai sapu..." gerutu Gio sambil mengaduh dan ia memegang pundak nya yang kena pukul Mini.


"Lagian kamu kenapa horor begiti sih, huh?" sungut Mini "Sejak kapan kamu berubah profesi dari Mafia ke horor begini?"


"Horor apa nya?"


"Ya kamu, tiba tiba muncul kayak tadi. Bikin orang deg degan aja" gerutu Mini sembari melempar sapu nya membuat Gio terlonjak kaget. Kemudian Mini kembali ke sofa dan menghempaskan tubuh nya di sana, Gio pun mengikuti nya.


"Lagian kamu itu tidak punya pekerjaan apa? Pagi pagi begini main petak umpet di rumah orang" Mini kembali menggerutu.


"I am the boss" kata Gio "Ada banyak anak buah ku yang bisa ku andalkan, enak kan jadi bos" kata Gio kemudian mengintip ke layar laptop Mini "Kamu ini sudah dewasa, kenapa malah nonton kartun? Mickey saja tidak menonton kartun"

__ADS_1


"Terserah aku lah mau nonton apa" ketus Mini.


"Lagian bagaimana otak mu mau berkembang kalau kamu nonton beginian?"


"Bagaiamana otak ku berkembang kata mu?" desis Mini sembari melemparkan tatapan kesal nya pada Gio "Otak ku berkembang lebih baik dari otak Mafia seperti mu, bukti nya aku bisa mencari informasi tentang mu secara detail tanpa bantuan siapapun. Kalau kamu? Bisa nya cuma mengandalkan orang, jadi yang otak nya tidak berkembang sekarang siapa? Otak ku atau otak mu? "


"Kenapa malah membicarakan otak? Aku datang kesini untuk bertanya, apa kamu mau menikah dengan ku bulan depan?" tanya Gio yang tentu saja sangat menyimpang dari topik pembicaraan sebelumnya dan Mini yang mendengar pertanyaan yang seperti nya hanya kedok untuk mengelak itu hanya bisa mendengus.


"Kok malah mendengus seperti itu? Jawab dong pertanyaan ku, biar jelas"


"Kamu saja tidak jelas" kata Mini kesal.


"Apa nya yang tidak jelas? Kan aku sudah bilang, seperti nya aku jatuh cinta sama kamu dan kalau kamu juga cinta sama aku, bulan depan kita bisa menikah"


"Memang nya kamu fikir menikah itu hal mudah apa?" ketus Mini lagi.


"Mudah lah, cuma menikah, pemberkatan, pesta, sudah deh. Kita jadi suami istri" jawab Gio yang tentu saja membuat Mini lagi lagi melongo bodoh.


"Jadi sekarang otak siapa yang tidak berkembang?" tanya Mini mendesis tajam.


"Kenapa membahas otak lagi? Aku kan malamar kamu, Mini"


......💞💞......


Selamat pagi pembaca SkySal. Ada yang sudah baca karya Sky yang terbaru yang berjudul A DREAMER?


...Tentang Zendaya, gadis yang punya sejuta mimpi. Dari pembantu hingga menjadi model. Kisah asmara nya juga seru, dimana Zendaya berusaha menaklukkan sang pujaan yang bernama Kenzo Alvian. Yang punya wajah bak malaikat namun selalu bersikap dingin dan arogan yang tak lain adalah bos nya....

__ADS_1


...Tolong tinggalkan jejak nya juga ya, like, comment, hadiah, vote. Thank you 😘...


__ADS_2