Lentera Don Gabriel Emerson

Lentera Don Gabriel Emerson
Eps 211 - Dia Cantik


__ADS_3

Karena Micheal sudah setuju untuk di sunat, Abi Farhan langsung membuat janji dengan Dokter Aryan. Seorang Dokter duda tampan langganan Ibu Ibu untuk menyunat anak mereka. Gabriel juga meminta Angeline datang ke desa Firda untuk menemani Micheal, karena nanti Micheal pasti rewel dan juga butuh di jaga 24 jam. Dan Firda juga sudah menceritakan drama yang di buat Micheal gara gara Khitan pada Angeline, dan sama seperti yang lain nya, Angeline tertawa terpingkal pingkal. Ia bahkan mengatakan sebelum nya Micheal memang cerewet dan itu hal normal sebagai anak anak, namun Micheal bukan lah anak yang dramatis seperti sekarang.


Dan hari ini, Gabriel, Abi Farhan dan Angeline sudah di rumah sakit tentu juga bersama dengan Micheal.


Dan karena sebelum nya Abi Farhan sudah menjanjikan lembaran uang yang banyak untuk Micheal jika mau di sunat, Micheal pun menagih janji itu dan bahkan ia memberikan tabungan ayam nya pada Abi Farhan sebagai tempat uang nya. Mau tak mau Abi Farhan pun memberikan uang sebanyak yang Micheal mau.


Dan saat ini, Micheal sedang berbaring di bangsal nya sembari memeluk ayam nya yang sudah penuh dengan uang. Di samping nya sudah ada Mommy nya, Daddy nya dan Kenda nya.


"Om Dokter..." seru Micheal pada Dokter yang sedang memakai kaos tangan nya.


"Ya, Mickey. Kenapa?" tanya Dokter Aryan dengan senyum lembut yang mengembang di bibir nya.


"Potong nya sedikit saja ya" kata Micheal yang membuat Dokter Aryan terkekeh.


"Iya, sekarang Micheal tenang ya. Jangan tegang, tidak akan sakit" kata Dokter Aryan.


Suster membuka celana Micheal dan memegang paha nya, Dokter memberikan obat bius pada pangkal burung Micheal.


"Jangan tegang ya, Nak" kata Angeline "Tatap mata Mommy, ini hanya akan sebantar" kata nya dan Micheal hanya mengangguk lemah.


...

__ADS_1


Sementara di rumah Firda, Firda dan yang lain nya menunggu Micheal dengan cemas. Mereka bukan mencemaskan takut khitan nya gagal, melainkan mereka cemas takut Micheal membuat ulah di rumah sakit dan tidak ada yang bisa mengendalikan nya.


Dan saat Firda sedang cemas, ia malah mendapatkan panggilan video dari Mini dan tentu saja Firda langsung menjawab nya.


"Aku dengar si tuan muda Emerson di sunat hari ini..." kata Mini langsung pada inti nya yang membuat Firda langsung terkekeh.


"Iya, setelah drama yang menghebohkan yang dia buat karena takut burung kecil nya di potong. Anak ku sampai nangis kejer kejer...." kata Firda.


"Haha, sudah ku duga. Anak itu penuh drama, Fir..."


"Dan tahu engga? Tadi sebelum di bawa ke rumah sakit, dia nagih janji Abi yang kata nya mau kasih dia uang yang banyak. Dan dia mau nya uang biru semua..."


"Oh, 50 ribuan? Masih mending mah, dari pada minta yang merah"


"Haha, bangkrut lah bapak mu, Fir"


"Entahlah, mungkin uang bulanan Ummi di potong bulan ini demi cucu nya. Malah itu celengan lumayan besar lagi"


"Terus dimana sekarang celengan nya? Kamu tinggal ambil dan ganti ke uang yang abu abu..."


"Celengan nya di bawa, di peluk kata Bang Gabriel"

__ADS_1


"Haha, anak mu mata duitan atau bagaimana, Fir?"


"Aku juga bingung, dia seperti suka sekali dengan materi dan suka membangga-banggakan kekayaan yang di miliki Daddy nya. Aku takut dia takabbur atau sombong nanti nya"


"Ya tidak mungkin lah, Fir. Anak mu kan masih kecil, yang nama nya anak kecil selalu senang dengan apa yang mereka miliki. Mereka tidak akan mengerti nilai uang yang sebenarnya"


"Semoga saja, Min. Soal nya anak itu benar benar membuat semua orang rumah kelimpungan, tunggu...." kata Firda kemudian ia memperhatikan layar ponsel nya baik baik "Kamu saja Gio?"


"Huh?"


...


Sementara di rumah nya, Mini memang kedatangan Gio karena kini hubungan kedua nya semakin dekat. Namun Mini tak ingin Firda mengetahui hal itu.


"Hmmm, mana?" tanya Mini mencoba mengelak. Saat ini Mini duduk berselonjor kaki di sofa, dan Gio tadi dari dapur, mungkin saat itu lah Firda melihat Gio di belakang Mini.


"Di situ..."


"Tidak ada..." kata Mini namun Gio dengan iseng nya malah menggelitiki telapak kaki Mini, Mini pun langsung memelototi Gio namun Gio tak mau berhenti.


"Firda, sudah dulu ya. Nanti aku telfon lagi" dan Mini pun langsung menutup telfon nya.

__ADS_1


"Gio...." seru Mini kesal dan ia mencoba menendang Gio, namun Gio malah menangkap kaki Mini. Gio juga menggelitiki pinggang Mini membuat Mini tertawa terbahak bahak, Gio tak pernah melihat Mini tertawa lepas seperti ini dan ternyata saat Mini tertawa...


"Dia cantik"


__ADS_2