
Setelah berita yang sangat heboh dari tentang hilang nya Firda dan Gabriel hingga terbunuh nya seorang burunon di tangan Firda, kini seluruh desa mendapatkan kabar gembira, dimana rumah sakit mereka telah mendapatkan izin untuk operasional. Semua orang menyambut gembira berita itu dan mereka pun merencanakan acara syukuran yang akan di adakan di rumah sakit.
Sementara keadaan Firda kini jauh lebih baik walaupun ia masih belum di perbolehkan banyak bergerak dan Firda juga masih di rawat di rumah sakit secara eksklusif.
Dan pagi ini Gabriel menyuapi Firda dengan begitu telaten, tak perduli jika sebenarnya ia juga sedang sakit dan butuh istirahat.
"Sayang, nanti kalau kamu sudah sehat, aku belikan kamu hadiah. Jadi kamu harus cepat sehat ya!" ujar Gabriel seperti seorang ayah yang menjanjikan mainan pada anak nya yang sakit.
"Benaran, Bang?" tanya Firda antusias, padahal tanpa ia sakit sekalipun Gabriel pasti akan memberikan apapun yang ia minta.
"Iya, kamu mau hadiah apa? Bilang aja sama aku"
"Aku mau anak perempuan, Bang" jawab Firda yang membuat Gabriel terperangah, ia langsung menatap mata istri nya itu dan mencari kebohongan atau candaan di sana. Namun yang Gabriel dapatkan hanyalah keseriusan.
"Sayang, kamu serius?" tanya Gabriel tak percaya
"Hamil itu susah lho, apa lagi melahirkan. Ngeri" kata Gabriel yang membuat Firda terkekeh.
"Iya, aku tahu. Cuma setelah kejadian kemarin, aku jadi berfikir, Bang. Aku tidak mau meninggalkan anak ku sendirian, meskipun sekarang kita sudah punya anak dua. Tapi aku masih merasa kurang, jadi seandainya nanti kita meninggal, anak kita tidak kesepian. Punya saudara, punya teman"
"Tapi kan Jibril masih usia nya 7 bulan, Sayang"
"Ya bukan berarti mau hamil sekarang, Bang. Tapi nanti, semoga Allah kasih kita anak lagi"
"Aku juga pengen punya anak banyak, Sayang. Tapi aku tidak tega sama kamu, apa lagi kamu hamil dan melahirkan nya itu sendirian. Sakit sendirian, tersiksa sendirian" tukas Gabriel yang tentu saja membuat gelak tawa Firda pecah seketika.
"Ya iyalah, Bang. Kalau hamil nya bisa berdua apa lagi melahirkan, semua istri akan ngasih bagian terbanyak ke suami. Ada ada aja kamu ini" kata Firda di sela tawa nya.
"Bang, perempuan hamil itu memang sulit. Tapi pahalanya besar, selama mengandung dosa dosa perempuan itu gugur. Karena itulah, jika perempuan meningal saat melahirkan maka mati syahid" tukas Firda
"Aku pernah dengar itu waktu ikut Abi ke kajian mingguan" ucap Gabriel.
__ADS_1
"Nah itu tahu, jadi nanti kita punya anak lagi ya?"
"Inysa Allah, semoga Allah kasih yang terbaik. Kalau di kasih Alhamdulillah, kalau tidak di kasih berarti Mikail dan Jibril sudah cukup"
"Mikail dan Jibril?" gumam Firda dan kemudian seutas senyum terbit di bibir nya "Nanti anak ketiga kita kalau cowok kasih nama malaikat juga ya, Bang"
"Iya, kasih nama Ridwan saja. Malaikat penjaga surga, siapa tahu bisa jadi penjaga keluarga kita dan membawa keluarga kita ke Surga Nya, Aamiin"
"Aamiin, terus kalau cewek, Bang?"
"Humaira, Zeda Humaira"
"Masya Allah, Bang. Pilihan nama yang bagus, tapi kenapa pilih nama itu, Bang?"
"Humaira kan nama panggilan sayang Baginda Nabi terharap Sayyidah Aisyah, semoga kelak dia menjadi kesayangan kita semua terutama pasangan nya kelak" Firda tersenyum simpul mendengar jawaban jawaban yang sejak tadi di berikan oleh suami nya itu, jawaban yang membuat hati Firda terenyuh dan dari sini ia juga tahu, rupa nya pengetahuan suami nya sudah meningkat tentang agama.
"Okey, Bang. Ide yang bagus" jawab Firda senang.
Ponsel Firda yang ada di atas meja bergetar, Gabriel meraih ponsel itu dan tertera nama Angeline di sana. Gabriel menyerahkan ponsel itu pada Firda dan Firda pun menjawab panggilan dari mantan istri suami nya itu, tak lupa Firda me load speaker ponsel nya supaya Gabriel juga bisa mendengar nya karena ini pasti berkaitan dengan Micheal lagi.
"Assalamualaikum, Kak Angel" sapa Firda.
"Waalaikum salam, Fir. Bagaimana keadaan kamu?"
"Alhamdulillah baik, Kak. Kak Angel dan yang lain nya apa kabar? Terus Mikail?"
"Aduh, Mikail mu itu bikin semua orang pusing, Fir" Firda mengernyit mendengar jawaban Angeline itu.
"Kenapa memang nya, Kak?"
"Dia terus merengek mau menjenguk adik Lora nya, terus sekarang dia sudah tidak bisa di bohongi lagi. Kata nya dia sudah tidak percaya sama aku, dia juga mulai mencurigai kamu sama Gabriel karena sudah seminggu lebih kamu tidak mau berbicara dengan nya. Bahkan, kata suster nya Micheal, Micheal bilang sesibuk apapun kamu seharus kamu masih bisa menyapa Micheal, sekedar mengucap salam kan tidak sampai satu menit. Kata nya begitu"
__ADS_1
Firda terperangah mendengar penuturan Angeline itu, bahkan mulut nya menganga dan ia tidak tahu harus berkata apa. Begitu juga dengan Gabriel, ia tak menyangka putra nya ternyata sangat peka dan punya insting yang kuat dengan pemikiran di atas anak se-usia nya.
"Aku kasihan sebenar nya sama dia, Fir. Sudah lama sekali dia tidak pulang, dia pasti sangat rindu sama adik nya dan yang lain nya juga" tukas Angeline yang terdengar memelas.
"Kalau begitu besok kirim saja dia ke sini saja, Angel" sambung Gabriel kemudian "Aku akan memberi tahu Billy untuk mengurus nya"
"Iya, Kak Angel. Orang rumah juga pasti sudah rindu dengan Micheal"
"Tapi kan kalian masih sakit, kalian juga masih berurusan dengan polisi kan? Aku takut Micheal merepotkan nanti"
"Tidak sama sekali, Kak. Yang berurusan sama polisi cuma aku dan Bang Gabriel, masih ada banyak orang yang bisa mengurus Micheal di rumah. Kak Angel juga bisa meminta Suster Micheal ikut kalau mau"
"Benaran tidak apa apa?"
"Iya, Kak Angel. Aku juga sudah sangat merindukan anak itu"
...... ...
"Horeee..." teriak Micheal girang setelah ia mendapatkan kabar bahwa ia bisa pulang kerumah adik Lora nya. Ia bahkan melompat-lompat sambil bertepuk tangan saking gembira nya.
"Suster akan ikut Micheal ya, karena Mommy dan Daddy sedang sakit" ujar Angeline kemudian.
"Boleh, mau ya, Cus. Disana nanti seru, ada pohon, ada sawah, ada sungai" ujar Micheal dengan mata berbinar yang membuat suster nya terkekeh dan kemudian ia pun mengangguk.
"Mickey senang sekali kelihatan nya, Nyonya" ucap nya.
"Sudah pasti, berasa dapat jackpot dia tuh"
.........
Warning : Like, comment, gift, voter. Sangat Sky harapkan dari pembaca. Thanks and Love you, ☺️
__ADS_1