One Night With Mr. Z

One Night With Mr. Z
100. Nasihat Ryan


__ADS_3

***


Bagaimana kedua wanita itu tidak saling memandang aneh ke arah Ryan dan Zayn. Pasalnya Zayn langsung keluar dari dalam kamar saat melihat pria itu. Sedangkan Jenna dan Ale diam saja disana.


"Lo sakit apa? Tumbenan banget lo sakit anjir," ucap Ale.


"Gue juga manusia anjir," ucap Jenna.


"Ya iya, tapi tumbenan aja gitu lo sakit. Kan biasanya enggak, baru kali ini gue denger lo sakit sampe masuk rumah sakit. Waktu lo nge-gap Mario selingkuh plus lagi having s*x aja engga ada tuh lo masuk rumah sakit, lah ini. Kan aneh Jenn," ucap Ale.


"Gue juga bingung gimana mulai ceritanya. Intinya Zayn sempat mau tunangan sama cewek lain sebelum gue di masa lalunya-,"


"Dan cewek itu balik lagi waktu waktu ini?" Tebak Ale memotong ucapan Jenna.


Jenna menganggukan kepalanya, "Gue bingung banget harus lanjutin hubunga ini atau enggak sama Zayn. Masalahnya juga gue tahu dia orang masa lalu Zayn bukan dari Zayn, tapi dari orang suruhan gue. Waktu gue nanya tentang masa lalu dia, dia selalu beralasan gak pernah ada cewek lain. Tahunya, dia udah mau tunangan dan udah rencanain pernikahan."


Ale memeluk Jenna dan mengusap usap punggung wanita itu. Ia tahu Jenna sepertinya sudah kembali mencintai orang baru. Hanya saja orang itu ternyata malah seperti ini.

__ADS_1


"G-gue ha-rus gimana Le? Gue udah kecewa l-lagi," ucap Jenna terbata. Ia menangis, baru kali ini lagi Ale mendengar seorang Jennaira Adam menangis. Wanita ini jarang sekali menampakan ekspresinya ketika hatinya sedang sakit atau pun sedang tidak baik. Jenna biasanya selalu memilih diam sampai perasaannya mereda dan kembali membaik.


"Gue tahu lo gimana Jenn, lo nangis kayak gini karena lo udah suka sama Zayn kan? Lo kecewa sama dia karena lo tahu masa lalu dia dari orang lain bukan dia-nya sendiri. Dan secara gak langsung kepercayaan lo mulai goyah lagi sama Zayn," ucap Ale. Jenna menganggukan kepalanya.


Jenna mengurai pelukannya dan menghapus air matanya. Apa yang diucapkan Ale benar adanya, baru kali ini juga ia menangis karena masalah seperti ini. Bahkan sahabatnya ini tahu jika kepercayaan Jenna kembali goyah. Benar, kepercayaan Jenna kembali goyah saat ia mengetahui fakta tentang Zayn di masa lalu. Sebenarnya Jenna tidak masalah dengan tunangan dia di masa lalu, toh itu sudah batal dan tidak terjadi. Namun yang ia sesali adalah kenapa Zayn membohonginya. Jujur saja masalah sebesar ini ia ketahui dari orang suruhannya, dan tentu saja ia merasa Zayn membohonginya apalagi saat Jenna sering kali bertanya, Zayn selalu mengalihkan topik pembicaraan dan bahkan tidak pernah mau menceritakannya.


"Jadi, mau lo sekarang gimana?" Tanya Ale.


"Gak tahu, gue bingung banget Le. Cewek yang pernah ada di masa lalu Zayn namanya Eliza. Dia berprofesi sebagai model. Dan Eliza ini pernah nemuin gue waktu itu sebelum gue cari tahu," ucap Jenna.


"Anjir! Serius lo?! Berani banget ni cewek. Ajak gue deh buat ketemu dia, tak totok nanti dia sama gue. Udah tahu kisah dia sama Zayn udah tamat, kok muncul lagi sih. Gemes aku tuh mau sleding dia," ucap Ale. Tangannya mengepal dua duanya dan membuat gerakan menonjok.


"Ya bodo, lo tahu gue kan? Gue gak pernah mandang umur kalo emang orang itu bikin gedek ya gue hajar. Belagu banget udah tua juga, bukannya kumpulin amal buat pulang nanti ke tuhan, ini malah nyari masalah. Manusia zaman sekarang emang gitu kali ya konsepnya," ucap Ale tak habis pikir.


"Tapi Jenn, menurut gue harusnya Zayn ngasih tahu lo supaya lo gak ragu sama dia. Secara kan yang namanya pasangan harus saling terbuka kan? Masalah apapun, kalo emang dia sayang sama lo, dia pasti bakalan cerita tanpa lo minta," sambung Ale.


"Gue gak tahu, yang anehnya kemarin Zayn maksa gue buat cepet cepet nikah sama dia. Bahkan kedua orang tuanya pun menginginkan hal itu. Mereka seolah memaksa gue buat segera mungkin menikah dengan Zayn. Sedangkan gue, gimana gue mau percaya kalo masalah kayak gini aja, Zayn gak mau kasih tahu. Lo tahu kepercayaan gue udah hancur di Mario dan saat ini gue lagi nyoba buat percaya lagi sama Zayn. Tapi kepercayaaan gue lagi lagi dihancurkan dengan kebohongan. Gue udah muak sama semua ini," ucap Jenna kesal. Bahkan suaranya sedikit keras.

__ADS_1


Tanpa mereka ketahui, Zayn dan Ryan menguping dari luar. Mereka berdiam di dekat pintu kamar Jenna. Karena kebetulan pintunya tidak di tutup.


Zayn dan Ryan sejak tadi mendengar percakapan Jenna dan Ale sejak awal. Apa yang diucapkan kedua wanita itu benar benar menohok hati Zayn. Ia tahu ini salahnya, salahnya karena membohongi Jenna. Zayn memulai hubungan dengan sebuah kebohonga.


"Gue kira Eliza udah gak bakalan muncul lagi di hidup lo, tahunya dia udah nyuri star temuin cewek lo di belakang lo," ucap Ryan. Pria itu berjalan dari sana mengambil duduk di sofa yang berada di depan kamar Jenna. Zayn juga mengikuti Ryan.


"Gue juga gak nyangka. Bahkan Jenna tahu soal ini dari orang suruhannya. Gue salah banget ya?" Tanya Zayn. Ia menyandarkan kepalanya pada bahu sofa


"Banget. Lo salah karena lo gak jujur dari awal, dari percakapan itu, gue yakin kalo lo cerita dari awal Jenna pasti bakalan nerima masa lalu lo. Salahnya lo malah nutupin itu semua. Ya jelas dia kecewa mungkin," ucap Ryan.


"Tapi itu masa lalu Yan, gue udah gak mau lagi inget soal itu. Lagian gue sama Eliza udah selesai bertahun tahun yang lalu," ucap Zayn.


"Nah ini salahnya. Harusnya, mau itu masa lalu atau bukan, harusnya lo kasih tahu Jenna kalo emang lo anggap dia cewek lo. Inget bro, landasan awet dan langgengnya hubungan pria dan wanita itu karena kepercayaan. Sedangkan lo, secara gak langsung pas lo gak mau kasih tahu soal mas lalu lo, Jenna pasti punya pikiran tentang keseriusan lo sama dia," ucap Ryan.


"Jangan buru buru ajak dia nikah kalo emang lo gak bisa berbagi masa lalu lo sama dia. Bukannya Jenna juga kasih tahu lo soal masa lalunya ke lo? Kenapa lo enggak. Harusnya lo kasih feed back yang sama biar Jenna juga percaya sama lo. Wanita itu punya insting yang kuat, lo harus hati hati," sambungnya.


Ucapan Ryan benar benar masuk akal.

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2