One Night With Mr. Z

One Night With Mr. Z
164. Inisial Z


__ADS_3

***


Zayn memberengut kesal saat tadi mendengar jawaban dari dokter yang memeriksa Jenna.


"Istri anda tidak hamil pak, test pack ini juga membuktikannya. Melihat dari siklus menstruasi istri anda, sepertinya bulan ini memang belum keluar. Kita tunggu tiga hari sampai satu minggu. Jika istri anda masih belum datang bulan, anda bisa mencari saya lagi."


Zayn benar benar kecewa. Padahal dia sudah berharap akan segera memiliki keturunan. Nyatanya, Jenna memang belum bisa dinyatakan hamil. Padahal selama ini mereka sering melakukan hubungan intim. Zayn memang selalu mengatakan akan mengeluarkannya di luar, tapi tak jarang dia juga sering mengeluarkannya di dalam. Anehnya Jenna tidak hamil? Apa itu mungkin.


Apa Zayn harus memeriksa kesehatannya? Takutnya sel spe*manya tidak bagus. Sehingga tidak dapat membuahu rahim Jenna. Iya, sepertinya Zayn harus memeriksa dirinya ke dokter.


"Kita putar balik lagi sayang," ucap Zayn. Pria itu membawa mobilnya melipir ke pinggir jalan untuk putar balik.


"Ngapain sih mas, bikin malu aja tahu gak?! Aku gak mau diperiksa gitu lagi. Aku gak hamil dan kemungkinan gak akan sebelum kita menikah nanti," ucap Jenna.


Zayn mengernyit. Maksudnya?


"Gak usah heran gitu. Tanpa sepengetahuan kamu, aku sering minum obat pencegah kehamilan. Ini juga sudah sesuai dengan resep dokter supaya nanti aku juga bisa cepat hamil saat aku sudah menikah dan kita berdua sudah sama sama siap. Maafin aku karena aku gak terbuka soal ini sama kamu. Karena aku tahu, kamu akan menghamili aku dengan maksud agar aku mau menikah cepat dengan kamu. Tapi mas, aku gak mau kayak gitu. Tapi bukan berarti aku gak mau nikah sama kamu. Aku cuma belum siap aja punya anak. Lagian kamu tahu sendiri, aku terbilang masih baru lulus kuliah dan sedang membangun karir. Tapi karena kesalahan itu, akhirnya aku terjerat sama kamu," ucap Jenna.


"Jadi, kamu terpaksa dengan hubungan kita?" Tanya Zayn.


"No, sama sekali enggak. Karena aku sudah mencintai dan menyayangi kamu mas. Awalnya, iya. Aku memang terpaksa karena kamu tahu sendiri kenapa aku bisa sampai ke club, bahkan untuk percaya pada pria lain lagi rasanya tidak mungkin. Tapi dengan hadirnya kamu, kamu mengubah pola pikir aku. Gak semua cowok sama," ucap Jenna.


Zayn menghela nafasnya dan menarik Jenna ke dalam pelukannya setelah melepaskan seat beltnya.


"Maafin aku, aku gak pernah berpikiran jauh kesana. Aku cuma mau kamu jadi istri aku, jadi ibu dari anak anak aku nanti, dan yang terpenting aku membahagiakan hidup kamu. Tapi ternyata cara aku kemarin salah, seharusnya aku gak maksa kamu buat berhubungan intim. Maafin aku sayang," ucap Zayn tulus.


Benar. Zayn sangat takut kehilangan. Dia tidak akan membiarkan Jenna pergi dari hidupnya apapun alasannya. Dia akan menjerat hidup Jenna seumur hidupnya jika perlu. Zayn benar benar sudah jatuh pada pesona seorang Jennaira Adam.

__ADS_1


"Gak papa, aku tahu kok kenapa kamu kayak gitu. Maafin aku juga, kadang aku sering ributin masalah kecil karena sifat ku yang keras. Sekarang kita akan segera bertunangan, aku harap kamu bisa menjaga keperayaan aku dan kedua orang tua aku. Meskipun tunangan ini hanya mengikat kita, tapi aku harap kamu mengerti kalo kamu cuma milik aku begitu sebaliknya. Cincin yang akan kita gunakan nanti kamu gunakan sebagai pengingat, jika kamu sudah memiliki aku, Jennaira Adam Nagendra," ucap Jenna.


Senyum Zayn merekah. Ia semakin mengeratkan pelukannya pada tubuh Jenna. Ia sangat senang mendengar ucapan Jenna yang membawa nama belakang marganya ke nama belakang Jenna. Sungguh indah.


"Apapun yang terjadi nanti, kamu harus percaya kalo aku cuma cinta sama kamu. Jangan pernah percaya jika aku belum menjelaskannya. Banyak sekali duri yang akan mengganggu hubungan kita ke depannya sayang. Apalagi kamu tahu sendiri, mantan mantan kita selalu berbuat onar," ucap Zayn.


"Heem. Aku harap kamu juga begitu. Untuk bisa bersama seperti sekarang memang sangat sulit. Banyak sekali ujian yang harus kita lewati. Aku harap kamu tetap bersama ku, berada di samping ku sebagai penopang," ucap Jenna.


"I love you mrs. Zayn," ucap Zayn.


"I love you too mr. Z," ucap Jenna.


***


Beberapa jam berlalu, Jenna dan Zayn sedang berada di sebuah gedung elite berisi banyak emas dan berlian. Iya, mereka sedang berada di salah satu toko perhiasan dan berlian yang ada di pusat kota. Sebelumnya mama Lita sudah mengatur janji temu. Karena Zayn dan Jenna akan memilih cincin untuk mereka nanti.


"Tante ada beberapa model untuk kalian. Dan model ini adalah model limited edition, hanya dibuat satu saja. Bahan materialnya dibuat dari berlian," ucapnya.


"Gimana sayang?" Tanya Zayn.


"Aku suka yang ini mas. Simpel tapi elegan, untuk cincin kamu juga ada satu berliannya di tengah. Cocok, tidak terlalu lebay," ucap Jenna.


"Pilihan Jenna memang bagus. Cincin untuk wanitanya berbentuk seperti kristal di tengahnya. Tidak banyak hiasan namun berlian di tengah ini mempertegas kemewahannya," ucapnya.


"Ya udah yang ini aja tante. Di belakang cincinya bisa dikasih nama Jenna sama Zayn enggak?" Tanya Zayn.


"Buat apa mas?" Tanya Jenna.

__ADS_1


"Itu penting sayang," ucap Zayn.


"Bisa Zayn. Cincin kamu mau dituliskan nama Jenna saja atau pakai nama belakang juga?" Tanyanya.


"Jennaira Nagendra tante, begitu juga dengan punya Zayn, Zayn Nagendra," ucap Zayn.


"Baik. Tunggu sebentar ya? Tante akan membuat nama kalian di cincin ini. Tidak lama, kalian bisa menikmati cemilan dulu disana," ucapnya.


"Makasih tante," ucap Zayn. Pemilik toko ini pun pergi dari hadapan Jenna dan Zayn.


Jenna hendak pergi namun Zayn kembali menariknya untuk mendekat.


"Kenapa mas?" Tanya Jenna.


"Aku mau kamu pake gelang kaki sayang," ucap Zayn.


"Ih gak usah mas, aku gak mau," ucap Jenna.


"Tapi aku gak suka di tolak," ucap Zayn. Pria itu terssenyum ke arah Jenna kemudian memanggil pelayan toko untuk mengambilkan gelang kaki. Zayn sendiri yang akan memilihnya. Jenna sudah memakai gelang pemberiannya, kini giliran gelang kaki saja.


Zayn memilih gelang yang simpel, tidak ada ornamen apapun di gelang kaki tersebut. Hanya ada satu huruf, yaitu huruf Z. Itu inisial namanya.


"Kenapa harus Z?" Tanya Jenna.


"Karena itu inisial nama ku. Kamu adalah milik ku sayang, selamanya."


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2