One Night With Mr. Z

One Night With Mr. Z
204. Fakta


__ADS_3

CISSSSS DULU SOALNYA MAKIN GAK ADA YANG KASIH KOMENTAR🤳🤳🤳


***


Setelah masuk ke dalam kamar hotel yang sering Zayn tempati, Jenna cukup nyaman dengan suasananya. Bahkan dia juga cukup suka dengan desain interiornya. Classic namun masih terlihat sedikit modern. Di dalam kamar ini banyak sekali rak buku, entah itu buku apa. Melihatnya saja Jenna sudah sedikit mual. Dia masih trauma ketika kuliah diberi beberapa buku tebal untuk dibaca sampai habis. Bayangkan, Jenna yang mageran di perintah untuk membaca buku tebal. Tentu saja Jenna malas.


Ah, iya. Pin kamar ini kenapa tanggal lahirnya? Bukannya tadi Zayn bilang pinnya dari satu sampai enam? Dan itu salah. Baru setelah Zayn menekan pin tombol touch screen menggunakan tangan Jenna dan memasukan angka tanggal lahirnya, baru benar. Sebenarnya sejak kapan Zayn memulai ini semua?


"Mas," panggil Jenna.


"Sebentar sayang, kamu duduk dulu. Aku ambil minum dulu," ucap Zayn. Dia tahu wanitanya ini sangat penasaran. Jiwa jiwa keingintahuan Jenna sepertinya sedang meronta ronta. Tadinya Zayn ingin merahasiakan ini semua, tapi sudahlah. Tidak baik juga terus menerus menyimpannya sendirian.


Zayn kembali ke ruang tengah dengan botol wine dan dua gelas. Jenna mengernyit heran, kenapa wine? Dia tidak suka minuman terkutuk itu. Karena minuman itu kesadarannya hilang dan berakhir dengan tidur panas bersama Zayn.


"Aku gak mau mas, aku benci minuman ini," ucap Jenna saat melihat Zayn menuangkan minuman berwarna ungun pekat itu ke dua gelas yang dibawa oleh Zayn.


"Kenapa?" Tanya Zayn menahan kekehannya.


"Ya karena minuman ini aku jadi hilang kesadaran dan berakhir-,"


"Berakhir kita saling menikmati penyatuan itu? Iya?" Tanya Zayn spontan memotong ucapan Jenna.


"Y-ya i-itu," ucap Jenna terbata. Malu, Jenna sangat malu jika mengingat semuanya. Entah seliar apa ketika dia pertama kali melakukannya dengan Zayn. Dia bahkan tidak mengingatnya. Untuk rasa sakit saat Zaun pertama kali memasukinya pun dia tidak mengingatnya. Yang ia ingat hanya ciuman panas pria ini sebelum kejadian panas terjadi.

__ADS_1


"Jangan membenci minuman ini. Justru karena minuman inilah akhirnya aku bisa menjerat kamu," ucap Zayn.


"Kenapa gitu? Apa jangan jangan-," ucap Jenna menggantung.


"Iya, aku sudah merencanakan semuanya dari awal. Bahkan aku sudah tahu sejak awal jika Mario tidak pernah mencintai kamu dengan tulus, dia hanya ingin tubuh kamu dan harta kamu selama ini," ucap Zayn.


"Apa?!" Tanya Jenna syok.


"Aku tahu kamu akan terkejut. Tadinya aku tidak ingin memberitahu ini semua, tapi aku sudah berjanji jika tidak akan ada lagi kebohongan yang aku tutupi," ucap Zayn. Jenna terdiam. Dia speechless juga sedang menunggu klarifikasi dari Zayn.


"Kamu sudah tahu tentang masa lalu kita kan? Baiklah aku akan memulainya cukup dari kapan aku seperti ini," ucap Zayn. Jenna masih setia mendengarkan ucapan Zayn. Dia bahkan menolak menerima minuman sialan itu. Sebab dia ingin mendengarkan ucapan Zayn secara sadar tanpa dipengaruhi apapun termasuk minuman itu.


"Kamu tahu aku berhubungan dengan Eliza karena terpaksa?" Tanya Zayn.


"Enggak. Bahkan aku gak pernah menganggap hal seperti itu. Sebab kamu dan dia sampai akan bertunangan bukan?" Tanya Jenna.


"Rencana apa?" Tanya Jenna.


"Rencana untuk merebut mu kembali. Sejak awal kamu hanya milik ku," jawab Zayn.


Tunggu dulu, Jenna masih belum bisa mencerna semuanya. Dia masih belum bisa mengerti maksud dan ucapan Zayn.


"Aku mengelabui semua orang seolah aku sangat mencintai Eliza. Padahal nyatanya aku tidak pernah memiliki perasaan sedikit pun. Oke aku akui, aku memang pernah melakukan kissing dengan dia sebab saat itu aku sedang dipengaruhi alkohol. Bahkan Ryan dan Ghani juga ikut terkelabui oleh rencana ku," ucap Zayn. Jenna berusaha diam mendengarkan lebih dulu, meskipun sebenarnya sangat banyak pertanyaan di otaknya saat ini.

__ADS_1


"Aku menjauh bukan karena aku merelakan kamu dengan Mario, aku menjauh karena aku sedang menyusun rencana. Sebab rasanya tidak akan baik jika aku paksa melamar kamu saat itu. Memang ada pemikiran tentang menjadikan perusahaan papi kamu sebagai tumbal agar dia mau memberikan anaknya pada ku. Tapi aku tidak mau kamu terpaksa dan malah tidak mau mencintaiku," ucap Zayn.


"Saat itu, rencana ku memang berjalan lancar sampai akhirnya aku harus terpaksa membuat acara tunangan dengan Eliza bahkan sampai media meliputnya. Aku memang sedikit rugi karena hal itu. Tapi tidak apa, asal kamu menjadi milik ku," ucap Zayn.


"Boleh aku bertanya dulu?" Tanya Jenna.


"Tanyakan saja sayang," ucap Zayn.


"Kenapa kamu sampai seperti ini mas? Bahkan kamu sampai menghancurkan karir Eliza," ucap Jenna.


"Sebab dialah wanita yang sudah menyabotase mobil mama. Itu sudah terjadi beberapa tahun yang lalu dan aku baru mengetahuinya. Maka dari itu selain untuk balas dendam, aku juga menjadikan dia loncatan untuk mendapatkan kamu. Aku bahkan mengumpulkan banyak bukti kelakuan Mario di belakang kamu. Sebenarnya sebelum bersama kamu, Mario sudah sering cek in dengan Yura. Dia sudah mengenal Yura sebelum bersama kamu. Mario terlalu playing victim. Makanya aku langsung menyusun rencana ini," ucap Zayn.


Jadi, Zayn sudah tahu yang sebenarnya siapa Mario? Pantas saja saat itu papi Adam melarang Jenna untuk berhubungan dengan Mario. Jadi ini alasannya?


"Aku tahu kamu syok dan juga terkejut mendengar fakta ini. Tapi aku juga tudak ingin terus menerus menyembunyikannya. Aku ingin kamu tahu," ucap Zayn.


"Kamu sudah lama mengincar ku dan menjadikan Eliza sebagai batu loncatan untuk mendapatkan aku sekaligus mengusir Mario dari kehidupan aku dengan menunjukan siapa Mario yang sebenarnya?" Tanya Jenna.


"Iya. Satu hari setelah kamu pulang dari Boston, rencana awalnya aku ingin meminta Yura datang ke apartement Mario dan melakukan hubungan intim, karena aku tahu kamu akan kesana mengingat dengan pesta perayaan aniversarry kalian berdua. Tapi ternyata, dewi fortuna sedang berpihak pada ku saat itu. Tanpa aku minta Yura datang sendiri dan kamu melihat semuanya," ucap Zayn.


"Mario dan Yura sudah tinggal bersama sejak dua tahun terakhir, tapi mereka memulai hubungan itu jauh sebelum kamu dan Mario bersama," sambung Zayn.


"J-ja-di...," ucap Jenna menggantung.

__ADS_1


"Iya sayang, Mario hanya memanfaatkan kamu. Dia hanya ingin kamu sebagai sumber uangnya. Tapi dia juga ingin kamu sebab kamu wanita baik baik, tidak seperti Yura."


Tbc.


__ADS_2