One Night With Mr. Z

One Night With Mr. Z
223. Silent


__ADS_3

***


Di sebuah kamar serba hitam Jenna dipeluk erat oleh Zayn. Seolah Zayn tidak ingin Jenna pergi, sebab sejak tadi wanita itu terus berontak tidak mau bersama Zayn dan terus ingin pergi. Jenna sudah menangis kencang sejak tadi, bahkan matanya sangat sembab ditambah dengan hidung yang memerah. Posisinya saat ini keduanya sedang berdiri.


Zayn tidak mengatakan apa apa, dia hanya memeluk Jenna. Seolah dia memang sengaja memberi ruang untuk Jenna agar wanitanya ini meluapkan emosinya dengan cara menangis. Zayn tahu seperti apa sakitnya hati Jenna saat ini. Sebab Zayn diberitahu mamanya, jika wanita sedang galau karena satu masalah dan berakhir menangis, maka pikirannya akan mengambil alih. Dengan cara semua masalah yang lalu atau yang sedang di hadapi akan muncul di pikirannya secara bersama sama. Seolah sedang di hantam, maka dari itu Zayn tidak mau melepaskan Jenna. Karena takutnya wanitanya ini akan melakukan hal hal diluar kendali sebab sedang emosi.


Jenna terus meraung menangis kencang. Bahkan dia tidak peduli dengan imagenya lagi di depan Zayn. Peduli apa pria ini padanya, bahkan apa yang terjadi di masa lalunya Zayn tidak mau memberitahu Jenna. Apa salahnya saling terbuka, Jenna ingin tahu agar jika di kemudian hari ada hal seperti ini lagi, maka dia tidak perlu lagi overthingking tentang Zayn. Tapi Zayn seolah menutupinya dan tidak mau terbuka.


Landasan setiap hubungan itu kepercayaan. Bagaimana bisa Jenna percaya dengan Zayn jika pria ini saja tidak terbuka padanya.


Semakin lama Jenna menangis, maka energinya semakin habis. Bahkan tubuhnya terasa sangat lemas. Untungnya dengan sigap Zayn memangkunya dan membawanya ke atas tempat tidur. Tadinya Jenna tidur terlentang, namun saat Zayn ikut naik untuk tidur, Jenna pun membalikan posisinya. Dia tidak ingin menatap Zayn untuk saat ini.


Sementara Zayn hanya diam seribu bahasa. Pria itu hanya memeluk Jenna seerat yang dia inginkan, namun dia juga masih berperasaan dan tidak mungkin membuat Jenna kehabisan nafas apalagi merasa engap karena pelukannya. Zayn meninggalkan kecupan di bahu polos Jenna. Jenna hanya diam, walau pun sebenarnya dia sangat takut. Takut Zayn kembali melakukan hubungan intim, saat ini emosi pria ini juga pastinya tidak stabil. Jenna tidak mau jadi pelampiasan.


Jenna bahkan mengira jika tadi saat Zayn memaksanya untuk pulang, ia kira Jenna akan kembali di setubuhi. Tapi ternyata tidak, entah belum. Jenna tidak tahu dan tidak bisa memastikannya. Sebab Zayn adalah tipekal manusia yanh sulit di tebak.

__ADS_1


Lambat laun, Jenna mulai memejamkan matanya. Mungkin karena kelelahan terus menangis dan juga karena nyamannya tepukan lembut Zayn pada pinggulnya.


Sementara Zayn masih membuka matanya lebar. Pria itu hanya diam sebab dia takut semakin membuat Jenna menangis. Memilih diam memang alternatif Zayn. Sebenarnya tadi dia sudah berpikiran akan memaksa wanita ini kembali mendes*h dibawah kukungannya. Namun dia tidak tega. Takutnya nanti Jenna malah takut dengannya.


Zayn bukan takut Jenna akan kabur atau akan membatalkan pernikahan mereka. Dia sama sekali tidak takut dengan hal hal itu. Yang dia takutnya hanya satu, yaitu ketika Jenna takut padanya dan tidak seperti Jenna yang ia kenal biasanya.


Jenna adalah wanita berharga untuk Zayn, makanya dia akan menjaganya. Meskipun dia selalu membuat wanitanya menangis.


"Nice dream my wife," bisik Zayn saat ia mendengar dengkuran halus dari Jenna. Yang artinya wanita ini sudah tertidur lelap.


***


Zayn sudah siap menjelaskan apa yang mengganjal di pikiran calon istrinya itu. Tadinya dia ingin mengatakannya tadi, namun mengingat tadi Jenna sedang emosi dan sedang tidak enak hati. Takutnya apa yang disampaikan oleh Zayn malah dianggap sebaliknya oleh Jenna.


Zayn dan Eliza memang berhubunga selama tiga tahun lamanya. Selama itu Zayn hanya menjadi bank pribadi untuk Eliza. Dia tidak pernah memperhitungkan uang yang keluar, sebab dia tidak peduli dengan uangnya. Yang dia pedulikan hanya Jenna.

__ADS_1


Selama tiga tahun itu pula Zayn tidak pernah berhubungab s*x dengan Eliza. Karena dia memang tidak ingin melakukannya selain dengan Jenna. Tidak pernah ada perasaan lebih untuk Eliza. Dia hanya menjadikan wanita itu sebagai jal*ngnya. Iya, jal*ngnya. Sebab setiap Zayn horn- akibat melihat foto sexy Jenna, maka dia akan meminta Eliza untuk melakukan servis padanya. Hanya servis saja, tidak lebih. Bahkan untuk ciuman pun tidak. Zayn benar benar tidak mau.


Zayn menghentikan gerakan jarinya yang sejak tadi menari nari di atas keyboard. Pria itu menghela nafasnya. Pernikahannya sudah di depan mata, dia harus segera menyelesaikannya agar Jenna kembali jinak padanya. Untuk beberapa waktu sebelum malam pertama pernikahan, mungkin Zayn harus berpuasa. Yang artinya dia tidak akan menyetubuhi Jenna lagi. Semoga saja dia bisa.


Mamanya tadi menelepon dan mengatakan jika semua rencana pernikahan sudah selesai sekitar sembilan puluh tujuh persen. Tiga persennya hanya tinggal sebar undangan dan mengukur baju pernikahan yang akan digunakan Jenna dan Zayn.


Zayn menghentikan pekerjaannya dan naik ke tempat tidur. Menyusul Jenna-nya yang sudah terlelap sejak tadi. Bahkan wanita itu tidak sadar sama sekali jika dia masih memakai gaun yang tadi. Zayn tentunya tidak tega sebab gaun itu cukup ketat di bagian dada. Makanya Zayn melepaskan gaun sialan itu dan membuat tubuh Jenna shirtless bagian atas. Karena bagian bawahnya masih terpasang underwear.


"Benda bulat ini benar benar membuat ku gila rasanya. Entah kenapa mereka adalah kembar yang paling aku sukai di dunia ini," ucap Zayn sembari menangkup salah satu squishy Jenna dan sedikit merem*snya pelan. Jenna tentu saja terusik, tidurnya yang tadinya terlentang kini jadi miring, menghadap ke arah Zayn.


"Lama lama aku gemas, sampai aku tidak tahan untuk membuat put*ng ini membengkak dan juga lecet akibat gigi ku. Bagaimana sayang, apa nanti pagi kamu tidak akan marah?" Tanya Zayn.


"Bodoh, wanita mu sedang tertidur lelap. Untuk apa bertanya, seharusnya tinggal aku lahap saja," ucap Zayn. Pria itu merendahkan tubuhnya dan tiduran di depan squishy Jenna. Tanpa banyak bicara lagi Zayn memasukan put*ng milik Jenna ke dalam mulutnya. Pria itu memeluk tubuh wanitanya dengan mesra. Sangat mesra.


Tbc.

__ADS_1



tatapan Zayn emang rada bikin dag dig dug serrrrrrr


__ADS_2