One Night With Mr. Z

One Night With Mr. Z
83. Gangguan Mantan


__ADS_3

***


Mira, Jeni dan Jenna adalah satu cirlce dalam keluarga mereka. Ketika berkumpul mereka bertiga pasti akan sibuk bergosip. Sebenarnya Jenna hanya ikut ikutan saja, ia hanya menyimak apa yang dibahas dalam gosip itu. Selain bergosip tentang teman teman arisan mereka, mereka juga kadang membahas soal kelakuan keluarga Yura. Jenna hanya sesekali menimpali ucapan mereka ketika dibutuhkan atau ditanya saja. Sisanya dia banyak menyimak saja.


Menurut Jenna, oma dan maminya ini satu paket yang tidak bisa dipisahkan. Mereka benar benar nyambung ketika bertemu dan berbicara. Anehnya setiap mereka bertemu pasti ada saja hal yang dibahas. Seolah mereka tidak kehilangan topik pembicaraan.


"Oma sih gak nyangka aja Yura begitu. Ternyata dia suka om om juga," ucap Mira.


"Maybe dia udah ngamar sama orang itu. Secara kan sama Mario aja dia udah HS," ucap Jenna.


"HS apa? Oma gak ngerti bahasa anak muda," ucap Mira.


"Having s*x oma. Kayak mereka tidur bareng gitu padahal kan suami istri bukan," ucap Jenna.


"Oh semacam bit*h gitu?" Tanya Mira. Jenna menganggukan kepalanya.


"Gak nyangka ih dia kayak gitu. Tapi mamanya juga pernah oma liat jalan sama pria lain selain Hendri," ucap Mira. Jenna hanya menggidikan bahunya saja.


Benar kan, mereka sudah seperti teman dekat saja ketika bertemu. Adam dan Malik sendiri tidak pernah terganggu dengan pembahasan para wanita, mereka hanya akan diam ketika kami para wanita membahas soal seperti itu. Seolah mereka ada disana tapi menulikan telinganya.


Mereka melanjutkan makan malam mereka sampai selesai sembari diselingi gibahan antara Jenna dan Mira dengan topik random. Sampai selesai, mereka berpisah di parkiran. Mira dan Malik pulang ke rumah mereka sendiri sedangkan Jenna ke rumah orang tuanya. Tadi Mira sempat memaksa Jenna untuk ikut pulang ke rumah mereka saja, namun Jenna menolaknya. Lebih baik ia kembali ke rumahnya saja. Meskipun sepi, tapi disana kan masih ada bi Uci dan pak Ucup.


Jenna melambaikan tangannya saat mobil yang ditumpangi kakek dan neneknya pergi. Setelah mobil itu pergi baru giliran Jenna untuk pulang. Ia berjalan ke dekat pintu mobil dan masuk. Namun sebelum itu, ada sebuah panggilan yang menghentikannya.

__ADS_1


"Hai Jenn," sapa Mario.


Astaga, kenapa harus bertemu? Tadi siang ia bertemu dengan Yura, teman tidur Mario dan sekarang dengan Mario? Yang benar saja.


"Kenapa lagi?" Tanya Jenna to the point.


"Kamu ada waktu gak? Kita makan dulu kesana," ucap Mario. Tangannya menunjuk ke arah dimana resto yang baru saja Jenna datangi dengan opa dan omanya.


"Enggak. Lagian gue udah makan, masih kenyang. Ajak aja cewek lo. Gue sibuk, bye," ucap Jenna. Ia masuk ke dalam mobil namun Mario menahan tangannya. Membuat Jenna kesal dan menghempaskan cekalan itu.


"Gak usah pegang pegang bisa? Gue bukan cewek gampangan yang bisa dipegang cowok lain selain tunangan gue," ucap Jenna.


"Tunangan? Maksud kamu cowok yang namanya Zayn itu? Ck, kamu sepercaya itu sama dia sampe sampe kamu udah tunangan sama dia?" Tanya Mario tidak percaya.


"Kepercayaan gue terhadap cowok udah hilang gara gara lo. Tapi gue gak menolak cowok yang hadir di kehidupan gue hanya karena sikap dan perilaku lo dulu ke gue. Lagian kita udah gak ada apa apa, jadi stop temuin gue. Gue udah males ketemu sama lo," ucap Jenna kesal. Ia benar benar emosi sekarang. Kenapa satu hari ini ia harus bertemu dengan dua orang yang sangat menyebalkan ini. Jenna sungguh tidak percaya ini, emosinya hari ini benar benar di uji sekali.


"Waras lo?" Ucap Jenna.


"Ya tentu aja aku waras makanya aku temuin kamu lagi," ucap Mario.


"Maksud gue, lo masih waras dengan tidak malu nemuin gue setelah ke gap tidur tanpa busana bareng sama Yura? Lo bilang lo gak terima putus dari gue karena lo gak nerima? Heh bangs*t dengerin ya, harusnya lo itu malu udah ke gap lagi gituan sama cewek lain selain gue. Harusnya lo gak punya muka lagi buat ketemu gue lagi. Kenapa lo harus terus ganggu gue lagi sih? Apa goyangan Yura udah gak seenak dulu waktu lo selingkuh sama dia? Atau lubang Yura yang udah longgar? Iya?" Ucap Jenna murka.


"Mikir lo, cowok kok otaknya kosong. Stop deketin gue lagi karena gue udah gak mau ketemu sama lo lagi. Dan lagi, jangan pernah ganggu ketenangan hidup gue sebelum Zayn sama papi gue bertindak ke lo. Lihat di arah jam sembilan, disana ada dua orang yang lagi perhatiin lo. Dia orangnya Zayn, lo tahu kan endingnya bakalan kayak gimana kalo lo maksa buat ketemu gue lagi?" Ucap Jenna membuat Mario terdiam setelah melihat orang itu yang menatap ke arahnya dengan tatapan dingin.

__ADS_1


Kesempatan itu digunakan Jenna sebaik mungkin untuk kabur. Wanita itu pun segera masuk ke dalam mobil dan pergi dari sana. Dia benar benar emosi sekali saat ini. Kenapa dua orang itu selalu mengusik ketenangannya.


Jenna melakukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Ia tidak peduli lagi, ia benar benar emosi saat ini. Jarak tempuh dari resto menuju rumahnya jadi singkat ketika dia ngebut diatas kecepatan tinggi.


Jenna membanting pintu mobil dan masuk ke lift untuk sampai ke lantai tiga dimana ada kamarnya disana. Sejak tadi Jenna menghela nafasnya untuk mengatur emosinya. Ia benar benar emosi saat ini. Saat lift terbuka, bersamaan dengan itu telepon masuk ke ponselnya. Itu Zayn.


"Kapan pulang?! Kesel kalo gak ada kamu ih. Pulang cepet bisa gak," cerca Jenna saat panggilan terhubung. Terdengar kekehan dari seberang sana.


"Iya sayang, nanti aku pulang. Sabar," ucap Zayn.


"Gak bisa. Dari siang emosi aku bener bener dipancing mulu. Gak sama Yura ya sama cowoknya si Mario. Kesel om keselll," ucap Jenna. Ia membanting tas mahal miliknya ke atas kursi. Kemudian tiduran diatas kasurnya.


"Apa perlu aku buat Mario masuk rumah sakit biar dia gak ganggu kamu lagi?" Ucap Zayn.


"Aku gak mau punya pacar kriminal. Jangan gila kamu," ucap Jenna.


"Katanya gak suka sama orang itu," ucap Zayn.


"Iya, tapi enggak harus buat dia masuk rumah sakit juga. Pokoknya kamu jangan kayak gitu, aku gak suka cowok kasar," ucap Jenna.


"Tapi aku kasarin kamu diatas kasur, kamu malah keenakan."


"Ommm!!!"

__ADS_1


Tbc.


Solimet pt.2😌👍


__ADS_2