
***
"Ashhh, mas. Pelan pelan ih."
Sejak keduanya bangun beberapa jam kemudian, Jenna dan Zayn langsung mandi bersama Jenna. Sebenarnya Jenna tidak ingin mandi bersama dengan Zayn, namun pria itu menerobos pintu kamar mandi dan ikut ikutan mandi. Tadi, Zayn hampir melakukan hal itu lagi. Namun Jenna langsung menolaknya dan bergegas menyelesaikan mandinya. Alhasil kejadian itu tidak terulang lagi.
Dan kini Jenna sedang di olesi obat pereda nyeri di beberapa area tubuhnya yang terluka dan lebam. Lebam di dapatkan karena Zayn terus memukulnya. Yap, memukul pantatnya yang sintal. Pria itu memang gila. Gila sekali. Bahkan Jenna tidak habis pikir kenapa ada pria nafsuan yang seperti itu. Apa mungkin memang semua pria seperti itu?
"Ini udah pelan sayang. Tahan dikit," ucap Zayn. Pria itu meniup niup area tubuh Jenna yang lebam yang sudah di olesi oleh obat.
"Ya kamu gak pelan itu, sakit loh mas. Kasar tahu," ucap Jenna.
"Aku kasar sama kamu cuma diatas kasur cinta," ucap Zayn, tangan pria itu terus mengoleskan obat berbentuk krim pada luka lebam Jenna.
"Udah beres cinta. Jangan duduk dulu, tengkurap aja. Aku cuci tangan dulu," ucap Zayn.
"Ambilin es krim mas," ucap Jenna.
"Boleh, bentar."
Menurut dan selalu patuh dengan apa yang diucapkan dan diinginkan oleh Jenna. Itulah alasan Jenna selalu bertahan bersama Zayn selama ini. Selain nafsuan, pria itu juga sangat menyayanginya. Jenna tahu sebab dia sudah merasakannya. Merasakan hal yang dimana dia merasa nyaman. Yaitu di pelukan Zayn.
Zayn menurut padanya. Bahkan pria itu rela melakukan apapun untuk Jenna. Contoh kecilnya, selama ini Zayn tidak pernah makan sayur. Namun setelah Jenna memaksanya dengan alasan kesehatan supaya nanti mereka bisa cepat punya anak, Zayn pun memaksa menelan sayur itu. Awalnya memang sering muntah, namun semakin lama Zayn semakin terbiasa dan jadi suka makan sayur. Bahkan pria itu selalu makan wortel mentah.
"Ini cinta," ucap Zayn. Pria itu memberikan kotak es krim pada Jenna namun Jenna tidak menerimanya.
__ADS_1
"Suapin," ucap Jenna.
"Boleh," ucap Zayn.
Kan. Zayn penurut sekali pada Jenna. Jenna benar benar selalu merasa di ratukan oleh pria ini. Pria yang dengan sifat paksaannya ini berhasil membuat Jenna bertahan dengannya. Terkadang jengkel, namun Jenna tetap bertahan.
"Besok kita pulang ke Indonesia," ucap Zayn.
"Tahu, mama kamu minta besok kita pulang. Katanya kita di pingit beberapa hari sebelum pernikahan. Pernikahan kita tiga hari lagi kan? Nah dua hari kayaknya kita di pingit," ucap Jenna.
"Pingit? Apa itu pingit?" Tanya Zayn.
"Pingit itu kayak semacam kita gak ketemu sampe hari H pernikahan. Bahkan kita gak boleh kemana mana," ucap Jenna. Wanita itu membalikan tubuhnya jadi tiduran terlentang.
"Kok gitu sih yang, kan aku gak bisa sehari tanpa kamu. Pokoknya aku gak mau," ucap Zayn.
"Terus terusan nolak? Kapan sayang? Bahkan waktu mama suruh aku buat nikahin kamu aja aku langsung tancap gas. Buktinya aku sat set langsung coblos kamu buat pertanda kalo kamu cuma milik aku," ucap Zayn.
Jenna melirik sinis ke arah Zayn dan mencubit paha polos pria itu. Sebab Zayn mengenakan celana pendek yang akan terangkat jika Zayn duduk. Pria itu duduk bersila diatas kasur. Memang sejak selesai mandi tadi, keduanya tetap berdiam diri diatas kasur. Bahkan makan juga diatas kasur. Mereka berdua benar benar mager sekali, alias malas gerak.
"Halah, kamunya aja yang nafsuan. Harusnya aku nuntut kamu tahu gak, atas tuduhan pelecehan seksual," ucap Jenna.
"Itu bukan pelecahan sayang. Kamu aja kan menikmati, apalagi kamu yang duluan goda aku. Gak ingat?" Tanya Zayn.
Jenna menggelengkan kepalanya. Dia bahkan tidak mengingat jelas kejadian itu meskipun sudah Zayn katakan waktu itu. Entah mengapa Jenna tidak bisa mengingatnya.
__ADS_1
"Kamu bener bener gak inget yang? Serius? Kan udah aku ceritain ke kamu, masa gak inget inget," ucap Zayn tak percaya.
Jelas saja dia tidak percaya. Sebab sudah berapa kali Zayn menceritakannya. Namun Jenna tidak mengingatnya sama sekali.
"Aku inget, tapi gak semuanya. Kan kamu tahu sendiri waktu itu aku dipengaruhi alkohol, ya jelas aja aku gak inget mas," ucap Jenna.
"Harusnya kan kamu inget yang, itu kejadian terindah loh di hidup aku. Dimana kamu bener bener jadi milik aku seutuhnya. Bahkan aku jadi yang pertama buat kamu," ucap Zayn.
Memang benar dengan apa yang sudah diceritakan sebelum sebelumnya. Jenna adalah gadis baik yang tidak banyak tingkah. Kesehariannya setelah selesai kuliah ya berdiam diri di apartement atau sesekali jalan keluar untuk jajan bersama Ale. Dia bahkan bahagia menjalanj hidupnya yang monoton. Selain itu dia juga memiliki hubungan yang baik dengan Mario. Namun setelah dia lulus dia malah mendapatkan kejutan yang luar biasa dari Mario. Yaitu, kejutan yang kalian ketahui seperti apa. Dari situlah awal mula kehidupan flat dan monoton Jenna yang menyenangkan berubah.
Berubah dalam satu malam, bahkan kejadian di malam iti juga sudah mengubah kehidupannya ke depannya. Yang dimana juga semuanya sepertinya sudah di setting oleh Zayn. Jenna benar benar tidak mengiranya. Namun memang itulah kenyataannya. Kenyataan dimana dia memang sudah menjadi incaran Zayn.
Parahnya lagi, ternyata saat Jenna berusia sembilan bulan dalam kandungan, Zayn selalu menemani mamanya. Sata itu umur Zayn sekitar enam tahun. Umur Zayn dan Jenna memang terpaut sekitar enam tahun. Saat ini umur Jenna sekitar dua tiga dua tahun dan Zayn berumur dua puluh tujuh tahun.
"Anggap aja itu rezeki nomplok buat kamu. Rezeki nomplok yang kamu rencanakan. Bahkan rencana kamu bener bener gak bisa di prediksi," ucap Jenna. Wanita itu menarik es krim di tangan Zayn dan memakannha sendiri semabari menyandarkan kepalanya pada bahu ranjang.
Zayn terkekeh pelan dan menidurkan kepalanya pada paha Jenna. Dia memang sangat senang sekali tiduran disana. Nyaman sekali, selain empuk juga sih.
"Ya gimana ya, aku orangnya emang kayak gitu. Suka merencanakan sesuatu hal yang harus di rencanakan dengan matang. Sebab untuk mendapatkan kamu itu sulit sekali," ucap Zayn.
"Tapi sekarang kamu udah dapetin aku mas," ucap Jenna.
"Benar," ucap Zayn.
Keduanya sama sama tertawa pelan. Entah apa yang keduanya tertawakan. Hari ini sepertinya akan mereka gunakan untuk berdiam disini dan bermager mageran saja.
__ADS_1
Tbc.
Maap telat, maap juga kalo gak nyambung🥹🥹🥹