
kok gak ada yang komen ya?
***
Jenna terdiam mendengar ucapan Zayn. Jadi pria ini sudah dekat dengannya sejak dia masih di dalam perut mami Jeni? Lalu kenapa tidak pernah ada yang memberitahunya? Dan kenapa Zayn baru memberitahunya sekarang?!
"Aku dan Mario baru menjalin hubungan saat aku selesai semester dua. Terhitung aku dan dia berpacaran sekitar tiga tahun. UCukup lama memang, tapi jujur saja entah kenapa aku merasa hubungan ku dengan Mario sangat kosong," ucap Jenna.
Benar. Jenna memang terkadang bahagia dengan Mario dalam menjalani hari harinya. Namun entah kenapa di satu posisi dia terkadang merasa sendiri bahkan merasa tidak pernah memiliki kekasih. Perasaan itu selalu muncul, bahkan Ale juga selalu memperingatinya jika Jenna tidak boleh merasa seperti itu. Lepaskan atau tetap menggenggam.
"Kenapa baru kamu terima setelah selama itu?" Tanya Zayn. Ia cukup penasaran kenapa pula kekasihnya ini sulit sekali untuk ditaklukan.
"Karena aku tidak pernah merasa yakin dengan hubungan ku dengan Mario. Memang iya, saat SMA dia sangat gencar sekali mendekati ku. Bahkan kabarnya, dia rela pindah sekolah supaya dia bisa bersama dengan ku. Tapi saat SMA, aku malah menganggapnya sebagai angin lalu," ucap Jenna.
"Lalu bagaimana caranya kalian berpacaran? Bukannya kamu kuliah di Boston?" Tanya Zayn.
"Waktu itu ada reuni. Aku dan Ale pulang dulu ke Indonesia, dan disana aku bertemu Mario lagi. Hubungan ku dengan dia dimulai dari sana. Kami LDR dan hanya bertemu melalui panggilan video saja. Dan beberapa bulan kemudian akhirnya aku menerima Mario dengan alasan kasihan. Tapi lambat laun mungkin aku mulai mencintainya," jelas Jenna.
"Lalu apa yang kamu rasakan ketika bersama ku. Aku ingin kamu jujur sayang," ucap Zayn.
Jenna menatap Zayn. Wanita itu bergerak dan duduk diatas pangkuan Zayn.
"Apa kamu ragu dengan perasaan ku?" Tanya Jenna.
"Tidak. Sama sekalu tidak. Aku hanya ingin tahu perasaan mu. Kamu tahu sendiri kan bagaimana aku memulai hubungan ini dengan kamu? Aku memulainya dengan aktivitas panas," ucap Zayn. Ingatannya benar benar tidak bisa dihapus mengenai kejadian pertama dimana Zayn menjelajahi tubuh Jenna. Saat itu dia benar benar merasa menemukan sebuah harta karun yang harus ia miliki seumur hidupnya.
__ADS_1
"Awalnya aku memang tidak mau bersama mu mas, kamu tahu sendiri aku dibuat trauma oleh Mario. Belum lagi mengetahui fakta jika Mario melakukannya dengan Yura. Yura adik sepupu ku, meskipun aku tidak pernah mau mengakuinya," ucap Jenna.
"Wajar saja. Makanya aku ingin memulai hubungan kita dengan baik, kita saling mencintai sekarang. Aku ingin kamu dan aku tetap bersama apapun masalahnya. Jika dikemudian hari ada sebuah masalah yang datang, aku harap kamu cukup percaya dengan cinta kita. Karena aku pun selalu melakukan hal yang sama," ucap Zayn.
"Iya mas," ucap Jenna. Wanita itu mengecup pelan bibir Zayn dan memeluk prianya. Masih ada waktu beberapa jam lagi untuk landing di kota Paris. Mereka memanfaatkan waktu itu untuk saling bicara dari hati ke hati. Selama berhubungan dengan Zayn, Jenna tidak pernah mengungkapkan isi hatinya. Sebab Zayn selalu memaksanya untuk tertidur dibawah kukungannya.
"Oh iya, kita ngapain ke Paris mas?" Tanya Jenna.
"Ada rekan kerja ku yang mengadakan pesta perayaan kantor. Aku diundang kesini dan aku ingin membawa kamu juga untuk berlibur," ucap Zayn.
"Really? Liburan?" Tanya Jenna excited.
"Tentu. Aku sudah menyiapkan sebuah privat resort yang berada di sisi pantai untuk kita. Disana kamu bisa memakai linger*e yang sangat sexy," ucap Zayn.
"Kenapa enggak ke Hawai aja? Biar aku liburan di pantai yang ada disana? Kan seru kalo banyak orang," ucap Jenna.
"Gak asik," ucap Jenna ketus. Wanita itu bangkit dari atas pangkuan Zayn dan berjalan ke kamar mandi untuk buang air kecil dan mencuci wajahnya. Zayn juga ingin ikut, namun Jenna mengunci pintunya.
"Pemarah," ucap Zayn terkekeh. Pria itu memilih bangkit dari atas tempat tidurnya dan berjalan mengambil air minum.
Sebenarnya Zayn sudah jauh jauh hari memikirkan hal ini. Memikirkan liburan seperti apa dan dimana yang paling cocok untuknya dan untuk Jenna. Hingga kemarin ada sebuah pesan jika Thomas mengundangnya ke acaranya. Dan ternyata temannya itu mengadakan pestanya di Paris. Zayn langsung saja mencari tempat yang indah dan cukup romantis untuknya dan untuk Jenna. Tentu saja Zayn juga sudah menyiapkan printilan lainnya, seperti lingerie, pengaman, wine dan juga serbuk putih yang akan membuat Jenna sangat bernafsu. Bisa Zayn bayangkan seliar apa Jenna ketika ia beri minuman dengan serbuk itu. Zayn benar benar tercandu candu dengan goyangan Jenna diatas miliknya.
"Ngapain senyum senyum? Kayak orang gak waras aja kamu mas," ucap Jenna.
"Kalo aku jujur, kamu pasti marah," ucap Zayn.
__ADS_1
"Palingan pikiran kamu gak jauh jauh dari pikiran kotor," ucap Jenna.
"Kotor bersama kamu itu nikmat sayang," ucap Zayn.
"Sssttt udah, ayo makan. Aku laper," ucap Jenna sembari menarik tangan Zayn untuk keluar dari kamar minimalis ini.
Saat berjalan menuju ke kursi untuk makan disana, Jenna bertemu dengan seorang pramugari dan menyebutkan makanan yang ia mau. Tidak muluk muluk, nasi hangat dan ayam goreng saja sudah cukup. Untungnya Zayn selalu meminta Mathew menyiapkannya ketika ia akan bepergian dengan Jenna. Wanita ini pecinta daging ayam, dia sepertinya tidak akan pernah bosan dengan daging ayam.
"Berapa lama kita di Paris mas?" Tanya Jenna.
"Semau yang kamu inginkan. Bahkan jika kamu mau, kita bisa menikah di kota Paris," ucap Zayn.
"Jangan gila! Biayanya gede. Mending uangnya kamu tabung buat kehidupan kita," ucap Jenna.
Zayn terkekeh, wanitanya lucu sekali. "Uang ku tidak akan berkurang sayang. Bahkan aku mendapatkan uang milyaran dalam beberaoa jam saja."
"Sombong," rutuk Jenna.
"Itu bukan sombong sayang. Itu fakta," ucap Zayn.
Jenna hanya mendengus kesal dan mengambil makanannya. Selain mesum, ucapan pria ini juga sangat tinggi. Namun itu semua adalah fakta. Jadi ya sudah, biarkan pria ini berbicara fakta saja. Lagi pula Jenna lebih tergoda dengan nasi hangat dan ayam goreng ini. Harum sekali. Entah bagaimana pramugari itu membuatnya.
Untungnya juga pramugari Zayn tidak seperti pramugari pramugari di cerita novel yang sering ia baca. Jika saja iya, mungkin Jenna akan kesal.
"Makan yang banyak, aku suka cewek yang berisi. Empuk soalnya, apalagi waktu kamu nung*ing dan aku memukul keras bongkahan kenyal milik kamu."
__ADS_1
Uhuk...
Tbc.