Pengantin Yang Tertukar

Pengantin Yang Tertukar
Episode 128


__ADS_3

"Abang, kenapa abang di sini? Dan ...."


 


 


Vindra tersenyum sinis, ia menatap ke arah Leo.


 


 


"Kenapa? Apa ada masalah?" tanya balik Vindra. Keyra menggeleng.


 


 


"Jangan ikut campur urusan orang," ucap Vindra dingin.


 


 


"Tapi, Nadira mau Abang bawa ke mana?" tanya Keyra lagi, iya dapat melihat wajah takut Nadira.


 


 


"Dia calon istri Abang, seminggu lagi kami akan menikah," jawab Vindra santai, lelaki itu tersenyum remeh pada Nadira yang tengah menunduk.


 


 


" Apa, kau jangan bercanda Vindra." Leo tidak percaya dengan apa yang di ucapkan Vindra. Leo tau jika V indra adalah laki-laki kejam, kasar dengan wanita.


 


 


" Kenapa? Apa kau tidak rela mantan selingkuhan mu akan menikah denganku?" ucap Vindra sinis, Keyra hanya diam saja.


 


 


" Kau ...."


 


 


"Vin, ayo kita pergi dari sini," ucap Nadira, ia tidak ingin Vindra terus mengatakan yang tidak-tidak pada Leo, dan hanya akan membuat salah paham pada pasangan yang baru saja berbaikan itu.


 


 


" Wow, lihatlah. Mantan selingkuhan membela mantannya, sangat mengharukan sekali," sinis Vindra bertepuk tangan, lalu ia mencekal dagu Nadira kuat menatap kedua matanya tajam.


 


 


" Kau sekarang adalah calon istriku. Jadi berhenti memikirkan laki-laki lain, apa kau mengerti!"


 


 


"A-aku tahu, aku tidak memikirkan laki-laki lain. Aku hanya lelah, ayo kita pulang," mohon Nadira meringis menahan sakit.

__ADS_1


 


 


" Bagus," ucap Vindra puas, ia melepaskan cengkraman tangannya dari wajah Nadira.


 


 


"Vindra, kau keterlaluan, dasar bajing*an!" teriak Leo ingin menghajar Vindra.


 


 


Vindra menyeringai, ia mennyalakan mesin mobilnya.


 


 


"Jangan ikut campur dengan urusanku, aku akan bersikap lebih, jika kau kembali mendekati calon istriku," ancam Vindra tajam pada Leo.


 


 


"Kurang ajar, awas kau Vindra jika sampai menyakiti Nadira. Aku tidak akan melepaskan mu," teriak Leo saat mobil Vindra melaju kencang. Leo kesal sampai-sampai ia meninju udara, tanpa sadar jika Keyra terus memperhatikan dirinya.


 


 


"Leo, apa kamu masih mencintai Nadira?" tanya Keyra pelan dengan wajah sedihnya.


 


 


 


 


"Lalu sekarang apa? Apa kamu akan menggagalkan pernikahan Nadira dan Vindra, lalu menikahi gadis itu membawanya pergi jauh agar Vindra tidak bisa menemukan dia lagi?" tebak Keyra asal menatap serius Leo.


 


 


Leo menatap Keyra, ia mengusap wajahnya kasar karena sudah membuat kekasihnya itu salah paham. Ia memeluk Keyra yang masih menggendong Adam. Bersyukur bayi mungil itu tidak bangun.


 


 


"Aku minta maaf, kamu salah paham Keyra. Aku tidak memilik perasaan apa-apa lagi sama Nadira. Aku hanya kasihan sama dia, itu saja tidak lebih. Aku minta maaf karena sudah melukai hati kamu." lirih Leo merasa bersalah. Ia hanya peduli sama Nadira karena memang kasihan, gadis itu harus terjebak dengan Vindra, lelaki yang kejam.


 


 


"Kita pulang ya," ajak Leo, Keyra mengangguk.


 


 


Lanjut cerita Vindra dan Nadira di next time ya. Nanti aku info jika sudah liris 😊


 


 

__ADS_1


********


 


 


Satu bulan kemudian, Sera sudah lepas dari kesedihan atas berduka nya kematian anaknya. Ia sudah menerima dengan ikhlas kepergian anaknya sehingga sekarang nampak bahagia. Angga senang melihat istrinya sekarang yang sudah kembali ceria.


 


 


"Sayang, nanti malam mau ikut?" tanya Angga pelan duduk di samping Sera yang sedang menyusui anaknya.


 


 


"Ikut dong, mau melamar menantu sendiri masa ia gak ikut, nanti di kira ibu mertua yang kejam lagi." Angga terkekeh, ia kecup gemes bibir istrinya.


 


 


"Sayang, si gundul udah kangen banget. Masih lama lagi ya?" bisik Angga.


 


 


"Bukanya tiap malam aku selalu bantu asah? Masih kurang," heran Sera.


 


 


"Mana puaslah kalau cuma pakai tangan, ih sayang mah."


 


 


Sera hanya menggeleng heran, lelaki di hadapan nya ini memang tidak ada puas-puasnya." Sabar Mas, 2 bulan lagi."


 


 


" Apa? Bukannya cuma 41 hari? Kenapa bertambah," pekik Angga, Sera pun memukul suaminya karena mengejutkan anak mereka dengan suara berisik.


 


 


"Itu keinginan ku. Emang kamu pikir lahiran itu gak sakit apa? Kamu mah enak cuma mengaduk-ngaduk adonan nya aja," jawab Sera.


 


 


"Yah, puasa lama dong, masa bikin adonan sendiri lagi?" sedih Angga.


 


 


"Ih dasar mesum, dah sana siap-siap. Kita ke rumah Keyra malam ini."


 


 


******

__ADS_1


Maaf soal panggilan Sherli ke Adam ya, hehehhe khilaf akibat hp mati, jadi gak konsen 🤦🏻‍♀


__ADS_2