Pengantin Yang Tertukar

Pengantin Yang Tertukar
Season 2, acara syukuran


__ADS_3

"Maksudnya apa?" tanya Ratna tak mengerti.


Sherly menoleh arahnya lalu tersenyum." Papah bisa jelaskan, Lily capek mau istirahat duluan. Selamat menaklukan wahai laki-laki kesayangan semuanya," ucap Sherly sembari melambaikan tangan lalu mengajak Alex masuk ke kamar.


"Maksudnya apa sih?" tanya Keyra juga sama seperti Ratna. Sedangkan Dewi lagi menenangkan anaknya yang masih sedih.


"Bukan apa-apa kok, gak penting juga. Jadi rencananya gimana sekarang?" jawab Bagas mencoba mengganti topik. Bisa bahaya jika ketahuan pura-pura marah tadi, bisa-bisa jatah hilang selama satu minggu, brabe ini mah.


Angga menghampiri istrinya yang masih menyalahkan diri sendiri.


"Sayang, sudah lah tu. Lagi a Lily sudah memaafkan kamu kok," bujuk Angga sembari mengusap punggungnya.


"Tapi, tapi. Gara-gara aku Lily berantem sama Alex, yang di ucapakan kamu benar Mas. Bagaimana bisa kami tidak berpikir tentang kesehatan Lily dan kandungan, akibat rencana kami bisa saja dia kenapa-napa akibat terlalu setres dengan perubahan sikap Alex yang kami suruh berpura-pura tidak peduli," kisah Sera yang sangat amat menyesal. Ia tidak berhenti-berhenti menyalahkan diri sendiri.


"Itulah, lain kali pikir dulu apa akibnya. Kalau mau bikin kejutan boleh aja, tapi jangan sampai berlebihan,"sahut Angga lembut.


"Dan Mas tadi pun marah sama aku, kamu juga pasti kesel ya," lanjut Sera yang masih belum selesai.


Wanita yang lainnya pun pada meminta maaf juga dengan suami masing-masing.

__ADS_1


"Alah, itu gak di sengaja. Lagian cuma akting doang kok, gak benaran marah. Jadi jangan di ambil ati," ceplos Angga enteng. Dirinya tidak sadar jika keempat wanita itu sudah mengaktifkan mode horornya menatap dirinya.


"Oh, akting ya. Hem, hebat sudah jadi aktor profesional ya," ucap keempatnya sinis menatap tajam suami masing-masing.


"Dih, dasar Angga oneng. Habis lah sudah," kesel Bobby.


"Tauk, mau mati ngapain ngajak-ngajak. Sia-sia aja tadi mengalihkan topik pembicaraan," imbuh Bagas yang juga kesal.


"Siap-siap tidur di luar deh malam ini," keluh Leo pasrah.


Sementara itu, Sherly dan Alex malah memadu kasih di dalam kamar tanpa peduli keributan di luar kamar yang sedang dapat amukan dari para emak-emak tersebut. Untungnya suara tidak terdengar sampai luar karena kedap. Jadi sampai puas mereka melakukan sampai puas.


Setelah beberapa hari kemudian. Pesta yang di rencana kan tidak di batalkan walau rencana sudah ketahuan tapi tetap terlaksana karena sudah terlanjur gedung di pesan begitu juga dengan undangan yang sudah di sebar. Lagi pula mereka juga akan mengadakan syukuran atas 3 bulannya kandungan Sherly.


"Wah, rame juga ya!" seru Keyra melihat ibu-ibu, bapak pengajian sudah hadir dan juga ustad dan ustadzah tak ketinggalan.


Sherly dan Alex sudah duduk di tempat yang sudah di sediakan khusus untuk mereka. Acara pun di mulai dengan bacaan basmalah terlebih dulu dan mengucapkan kata syukur atas umur yang bertambah dan pengajian di mulai hingga acara selesai.


"Selamat ya Mbak Sherly. Semoga selalu di berikan kesehatan dan berkah serta di mudahkan lahirannya," ucap para ibu-ibu memberikan selamat pada Sherly saat bersalaman.

__ADS_1


Banyak doa-doa di ucapkan membuat Sherly dan Alex tersenyum bahagia.


"Terima kasih sayang, terima kasih untuk semuanya. Untuk kamu yang bersedia menjadi istri ku, untuk kamu yang bersedia mengandung dan melahirkan anak-anakku. Maaf jika selama ini aku banyak salah sama kamu, maaf jika selama kita bersama aku masih belum bisa membuat kamu bahagia, dan maaf untuk kata-kata yang selalu aku ucapkan, di sengaja maupun tidak di sengaja yang membuat kamu sakit hati. Tapi ketahuilah bahwa aku sangat mencintai kamu, dan sangat berharap menjadi istri sekali seumur hidupku, sampai aku tua, sampai aku menutup mata," ujar Alex bersungguh-sungguh sembari menggenggam tangan Sherly sebelah, dan sebelah tangan nya lagi memegang mix.


Mata Sherly berkaca-kaca karena haru. Bahkan para yang menyaksikan pun ikutan haru bahkan sampai menangis.


"Iya Mas, aku juga minta maaf jika selalu menyusahkan kamu. Selalu membuat kamu resah dan selalu membuat kamu khawatir. Aku juga minta maaf karena selalu bertingkah manja yang berlebihan sehingga membuat kamu kesusahan, dan kadang berkata menyakitkan. Aku minta maaf suamiku." Sherly menyalimi tangan suaminya meminta maaf dengan tulus.


Alex menggeleng cepat dengan senyum tulus.


"Kamu adalah wanita yang terbaik, jangan meminta maaf karena aku lah yabg seharunya meminta maaf," balas Alex. Sherly pun mengangguk lalu memeluk suaminya dan spontan mendapatkan sorakan dan tepuk tangan dari ibu-ibu yang baper menyaksikan nya.


"Eh, lupa kalau lagi banyak orang," ujar Sherly malu, lalu membenamkan wajahnya di dada Alex yang bidang itu. Sedangkan Alex terkekeh lalu semakin memeluknya erat.


"Alhamdulillah, semoga anak kita selalu di beri kebahagian ya Mas. Aku bahagia melihat anak-anak kita bahagia," ucap Sera yang terharu.


Angga menarik Sera ke dalam rangkulannya.


"Iya, berharap mereka selalu diberikan ke bahagian dan kesehatan selalu. Begitu juga dengan kita," sahutnya sembari tersenyum bahagia. Bersyukur anaknya menikah dengan orang yang tepat.

__ADS_1


Jodoh tidak ada yang tahu, menjalani hubungan seberapa lama, sebesar apa cinta. Tetapi jika bukan jodohnya mau bilang apa selain bersyukur karena rencana Allah jauh lebih indah.


__ADS_2