
"Saya terima nikah dan kawinnya, Keyra Maisah Rinjiani binti Wisnu Aditama Saputra dengan maskawin tersebut di bayar tunai!"
"Bagaimana para saksi? Sah!" tanya penghulu ada para saksi melihat kiri dan kanan.
"Sah ...." jawab semuanya.
"Alhamdulillah." Semuanya kembali berucap sambil mengusap wajah dengan telapak tangan. Begitu juga dengan Leo dan Keyra yang berada di hadapan penghulu dan Wisnu.
Keyra menitikkan air matanya bahagia, akhirnya ia kembali menikah dengan lelaki yang ia cintai. Dan cintanya kali ini terbalas, sungguh bahagia hatinya di hari yang spesial ini walau bukan lagi pernikahan yang pertama baginya. Namun kali ini sangat berbeda karena suaminya mencintai dirinya. Begitu beda saat Leo mengecup keningnya, terasa hangat berbeda saat dulu yang hambar, biasa saja.
"Terima kasih karena sudah memberikan kesempatan untukku memperbaiki semuanya, kita mulai dari awal ya," bisik Leo setelah mengecup kening istrinya.
Keyra tak kuasa menahan tangisannya, ia mengangguk sambil terisak. Leo pun membawa Keyra kedalam pelukannya.
"Sudah jangan menangis lagi, nanti make-up nya luntur loh. Entar jadi jelek karena matanya item-item," ledek Leo membuat Keyra memukul lengannya.
Semua nya yang melihat hanya bisa tersenyum haru, sedangkan Sera sudah terisak. Ia bahagia melihat sahabat sudah mendapat kan cintanya, dan ia juga bahagia karena mantan tunangan sudah menemukan cintanya dan berharap keduanya menjadi pasangan bahagia, rukun dami sejahtera dan pastinya sakinah wamadah warahma.
Leo dan Keyra datang menghampiri untuk sungkeman. Leo berlutut tepat di hadapan Sera yang sedang duduk. Leo mencium tangan Sera meminta restu.
__ADS_1
"Mah, walau engkau bukan Mamah kandungku. Namun aku di sini tetep meminta restu darimu agar pernikahan kami langgeng, bahagia atas restu darimu. Karena engkau sudah ku anggap sama seperti Mamah kandungku," ucap Leo meminta restu pada Sera. Wanita yang ia cintai dulu, namun sekarang ia bahagia karena dia juga bahagia dan sudah ikhlas lahir batin menerimanya menjadi mamah sambungnya.
"Semoga kamu selalu mendapatkan kebahagian Leo, aku hanya bisa mendoakan semoga pernikahan kamu dan Keyra akan menjadi yang terakhir untuk seumur hidup sampai tua kelak bersama anak cucu kalian," jawab Sera mengelus kepala Leo yang masih menunduk memegang tangannya dengan kepala menempel di punggung tangannya.
"Terima kasih banyak Mah." Lalu leo berpindah pada Angga. Sedangkan Keyra yang meminta restu pada Sera, karena bagaimanpun juga dia adalah ibu mertuanya.
"Pah, walaupun Papah sangat menyebalkan. Tidak mau kalah sama anak sendiri, egois terkadang. Namun Leo sangat berterima kasih karena sudah merawat dan menjaga Leo hingga sebesar ini. Terima kasih atas perjuangan dan kerja keras Papah untuk Leo. Sebab dari itu Papah juga berhak mendapatkan kebahagian. Namun bukan itu intinya sekarang. Karena Leo ingin Papah merestui pernikahan Leo bersama wanita yang Leo cintai sekarang!" ucap Leo.
Angga hanya mengangguk karena kehabisan kata-kata, ia sedang menahan tangisnya sekarang. Karena jika menangis akan menjadi bahan ledekan dari mertuanya, ia tidak mau itu terjadi, gengsi doang.
"Kemari lah, dan peluk Papah mu ini," pinta Angga. Leo mendongak lalu tersenyum dan memeluk erat Angga.
"Dasar anak bodoh, apapun yang kamu lakukan Papah pasti akan mendukung mu. Apalagi kebahagian dirimu, sudah pasti Papah merestui pernikahan kalian."
"Itu lain lagi bro," jawab Angga membuat Leo mendengus.
Setelah berpelukan, dan Keyra meminta restu pada Wisnu dan Vira. Setelah selesai keduanya duduk di pelaminan yang sudah di sediakan walau hanya sederhana karena pernahkah ini cuma diadakan sederhana dengan keluarga dan kerabat dekat saja yang hadir dan beberapa tetangga.
Setelah acara selai, kini hanya tinggal pihak keluarga saja yang masih berada di kediaman Wisnu, mereka berkumpul sambil berbincang. Leo dan Keyra juga bergabung bersama Adam di gendongannya.
__ADS_1
"Nanti Adam sama lo 'kan, Ngga?" ujar Bobby.
" Kenapa?" tanya Angga penuh selidik.
" Iya dong, jika Adam bersama Leo dan Keyra nanti malam pertama mereka terganggu, gimana? Kan gak asik saat lagi enak.-enaknya Adam bangun minta susu," jawab Bobby asal ceplos tanpa malu, sedangkan para istri hanya tertunduk malu, apalagi Keyra yang sudah ingin menenggelamkan wajahnya ke lubang karena sudah merah.
"Kenapa harus gue sih?" sahut Angga.
"Ya iyalah, kan di sini cuma lo doang yang sedang PUASA. P U A S A ... jadi ya elo lah yang menjaga cucu malam ini, besok juga gak apa-apa, seminggu juga boleh, ya gak Le," ucap Bobby mengejek dengan kata puasa....
Angga ingin menoyor kepala sahabat sekaligus mertuanya yang laknat itu.
"Boleh juga," sahut Sera membuat Angga melotot hendak protes.
"Aku juga ingin merasakan gimana mengurus anak dua sekaligus, jika sherla masih ada, mungkin kami mengurus anak dua sekarang,' sambung Sera berucap sedih mengingat almarhum anaknya.
Semuanya menjadi ikutan sedih mendengar Sera, lalu semuanya langsung melotot pada Angga agar menyetujui merawat Adam untuk beberapa hari selama Leo dan Keyra bulan madu. Angga yang di pelototi pun hanya bisa menghembuskan nafasnya pasrah, lalu menatap istrinya yang sudah berkaca-kaca.
"Iya sayang, kita akan merawat cucu kita. Jangan sedih lagi ya," bujuk Angga membawa Sera kedalam pelukannya.
__ADS_1
"Terima kasih Mas."
Leo dan Keyra berpegangan tangan sambil melempar senyum.