
Setelah melihat kejadian itu, ia langsung masuk kedalaman kamar dan membanting semua barang yang ada di meja riasnya.
"Aaaaggggghhh, kenapa kamu masih memikirkan dia Leo! jelas-jelas aku lah istri kamu? "Keyra, Keyra menangis dengan kesal. Ia terduduk di lantai sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan menangis di sana.
" Apa kurangnya aku dari dia, Leo? aku sudah berusaha melakukan apapun untuk mendapatkan hati kamu, tapi kenapa kamu tidak pernah melihatku. Bahkan aku sedang mengandung anakmu sekalipun... "tangis isak. Keyra pecah, hatinya benar-benar merasa sakit. Cinta bertepuk sebelah tangan sungguh sangat menyiksa hati.
FLASHBACK....
Keyra Maisa Rinjaini, gadis cantik itu sedang dalam perjalan menuju sebuah Cafe di mana ia sudah berjanji untuk bertemu dengan sahabatnya di sana. Pada saat keluar dari mobil ia nyaris saja di serempet oleh motor dan untungnya seseorang dengan cepat dapat menarik tangannya hingga ia selamat dari kecelakaan itu.
"Kamu gak apa-apa? "ujar orang itu.
Keyra bengong, ia menatap lekat wajah sosok laki-laki yang telah menolongnya. Jantung langsung bedebar apa lagi jarak di antara mereka begitu dekat.
" Ganteng banget? "batin Keyra kagum dengan sosok lelaki di hadapanya ini.
" Hey, apa ada masalah? apa kamu terluka."lelaki itu mengejutkan Keyra yang terus menatapnya.
"Eh.... em maaf, aku tidak apa-apa....tapi, makasih ya karena sudah menyelamatkan ku!"ucap Keyra gugup dengan rona di wajah.
" Sudah sepatutnya saling tolong menolong, lain kali kamu harus lebih hati-hati. Kalau begitu permisi! "
" Iya... " lagi-lagi Keyra bengong menatap kepergian lelaki itu dengan senyum kagumnya.
" Eh, tunggu.... ah sial, kenapa gak kenalan sih tadi. Duh kemana dia pergianya! "Keyra baru sadar, dan ia kehilangan jejak lelaki penolongnya itu.
" Aah sudahlah, Sera mungkin udah nunggu di dalam. "Keyra melanjutkan langkahnya masuk kedalam cafe dan mencari keberadaan sahabatnya.
"Keyra... "panggil Sera melambaikan tangan.
Keyra menoleh lalu ia tersenyum dan menghampiri.
" Key, cepet duduk sini. "Sera mengajak Keyra duduk di hadapanya. Sesaat Keyra hendak duduk matanya tiba-tiba terbelalak ketika melihat lelaki di duduk di samping Sera.
" K-kamu? "ucap Keyra tak percaya. Sera menatap keduanya bingung?
" Kalian udah saling kenal? "tanya Sera pada keduanya.
__ADS_1
" Nggak sayang, hanya saja saat aku mau masuk ke sini. Dia nyaris saja mau di serempet sama motor jadi aku menolongnya. "cerita lelaki itu yang ternyata kekasih Sera bernama Leo.
" Sayang? jadi dia pacar nya Sera yang mau di kenalkan sama aku? kenapa harus dia sih."batin Keyra terus menatap Leo. Ada rasa kecewa dalam hatinya.
"Oh benarkah?... Key kamu gak apa? "tanya Sera khawatir.
" Aku gak apa-apa, gak usah lebay deh."jawabnya sedikit ketus.
" Syukurlah, aku kaget aja denger kamu hampir kecelakaan. "ucap Sera merasa lega.
" Oh iya, Key ini pacar aku Leo, dan Leo, ini sahabat aku namanya Keyra. "Sera memperkenalkan keduanya.
" Keyra. "Keyra menyodorkan tangannya tersenyum pada Leo.
" Leo. "jawab Leo datar dan menyabut tangan Keyra sekilas.
" Tangannya lembut, "batin Keyra melihat telapak tangannya masih merasakan hangatnya tangan Leo yang lembut itu.
Ketiganya memesan makanan ringan seperti es-krim yang ada di cafe tersebut. Sera memakannya dengan lahap begitu suka dengan makanan manis hingga di sudut bibirnya begitu comot oleh es-krim menempel.
" Heheheh, abisnya enak banget. "jawab Sera manja sambil menyengir manja. Leo hanya menggelengkan kepalanya.
Keyra menatap kesal, ia menyesal telah menyetujui datang ketempat ini. Ia benar-benar di anggap layaknya obat nyamuk di tengah -tengah kemesraan sepasang kekasih itu.
" Oh iya Leo, apa benar kalau kamu pinter dalam pelajaran sejarah ya? "tanya Keyra membuka suara tak ingin terus menjadi obat nyamuk.
" Hehehe, nggak juga. Tau karena sering belajar, itu aja kok! "jawab Leo.
" Oh gitu ya, kalau aku payah banget dalam pelajaran itu. Kadang sampai -sampai papah marah, hehehe. "cerita Keyra.
" Benarkah? "
" Iya loh, Keyra itu paling males kalau ada pelajaran sejarah di kelas makanya dia selalu di marahin sama om. "timpal Sera bercerita. Keyra hanya tersenyum paksa sambil mengepalkan tangannya di bawah meja. Sedangkan Leo mengelus kepala Sera lembut mendengarkan Sera bercerita.
" Oh iya Le, apa kamu mau menjadi guru buat aku? "pinta Keyra berharap, Sera langsung menoleh pada Keyra.
" Boleh kan Ser, lo kan tau sendiri gimana males nya gue kalau belajar sendiri. Kali aja kalau Leo menjadi guru les gue, gue sedikit ada kemajuan. boleh ya, please bantu gue... "mohon keyra pada sahabatnya.
__ADS_1
" Ah kamu ini, susah ya emang kalau punya sahabat gak tau diri. Benar-benar nyusahkan!"celetuk Sera menyidir seraya bercanda.
"Hehehehe, Leo kamu mau kan? gak mesti tiap hari gak apa-apa."pinta Keyra memohon. "mau ya..."
Leo menatap Sera, ia hanya menyerahkan semuanya pada jawaban kekasihnya itu. "
" Udah sih bantu aja, siapa tau otaknya jadi pinter kalau kamu ajarin dia... iya 'kan, Key?"ucap Sera. Keyra hanya mengangguk penuh harap.
Leo menghela, lalu tersenyum dan mengangguk. Keyra bersorak senang dalam hati.
" Ser aku boleh kan nyimpen nomor Leo, biar aku sama dia bisa tau nentuin kapan waktunya? "kata Keyra pada Sera.
" Boleh,"tanpa pikir panjang Sera menyerahkan nomor Leo pada Keyra, dan mereka kembali berbincang -bincang.
Dua bulan kemudian, ternyata diam-diam Keyra sering menghubungi Leo tanpa sepengetahuan Sera. Keyra sering mengirim pesan menanyakan sudah makan apa belum, lagi apa? lagi di mana? walaupun kadang di cuekkan oleh Leo namun Keyra seperti muka tembok tidak tahu malu dan terus mengirimkan pesan singkat tersebut.
Pada hari itu, Keyra menelepon Leo. Karena handphone nya terus menerus berdering dari panggilan Keyra, Leo pun menjawab panggilan telpon itu dengan malas.
"Ada apa? "tanyanya dingin.
" Leo, bisa minta tolong gak? aku lagi pusing banget nie, tugas kampus banyak banget apa lagi ada pelajaran sejarah jadi aku gak tau harus telpon siapa lagi selain kamu. Boleh ya kamu dateng ke rumah buat bantuin aku! "ucap Keyra dengan nada melas.
" Kenapa harus aku? apa kakak kamu gak bisa bantuain. "kata Leo mencoba menolak halus.
" Bukanya gak bisa tapi lagi gak ada di rumah, papah masih di kantor kalau mamah, ya dia mana ngerti. Tolong ya bantu aku, soalnya ini mau di kumpul besok. "
Leo diam, ia melihat arah jam. Jam menunjukan pukul 11 siang, waktu jam istirahat segera tiba mungkin tidak ada salahnya membantu sebentar. Pikir Leo.
" Baiklah, aku segera kesana. Tapi maaf aku gak bisa lama karena jam istirahat cuma satu jam. "jawab Leo yang masih terhubung dari sambungan telpon itu.
" Iya, tidak masalah. aku tunggu ya"Keyra melompat girang di kasur,
Rencananya harus berhasil. Ia sudah menyiapkan segalanya untuk bisa memiliki Leo. Hatinya tak bisa di bohongi jika ia benar-benar jatuh cinta pada pandangan pertama, pada lelaki yang telah menolongnya. Dan tidak bisa menerima kenyataan bahwa lelaki itu adalah pacar sahabatnya sendiri. Keyra memang sering merasa iri dengan Sera, apa lagi selalu menjadi primadona di sekolah masa SMA dan begitu juga saat di kampus, dan lagi -lagi selalu Sera yang di sanjung oleh anak-anak kampus maupun sekolahnya dulu, karena menjadi anak yang pintar dalam segala hal. Ia iri, sebab itulah mau berteman dengan Sera agar ikut menjadi tenar bila bersahabat dengannya.
*********
Note : Flashback masih belum selesai. 😊jangan lupa like dan tekan tombol love nya 😁
__ADS_1