Pengantin Yang Tertukar

Pengantin Yang Tertukar
Season 2, Sayonara Jepang


__ADS_3

Tepat satu minggu berada di Jepang. Alex dan Sherly berpamitan pulang dengan Takesi. Takesi mengantar mereka sampai bandara.


"Kenapa cepat sekali kalian pulang?" tanya Takesi sedih.


"Ini sudah satu minggu kami di sini, sudah seharusnya kami pulang," jawab Alex.


"Kenapa kalian tidak menambah lagi liburan bulan madu kalian. Aku akan menambahkan biaya untuk kalian," ujar Takesi memaksa.


"Bukan seperti itu Tuan Takesi. Saya punya tanggung jawab di perusahaan. Mana mungkin saya pergi terlalu lama meninggal pekerjaan, dan istri saya juga masih kuliah," jelas Alex. Takesi merasa kecewa karena ia sudah sangat senang berteman dengan Alex.


"Anda bisa main ke Indonesia jika anda merindukan kami," sela Sherly. Takesi lalu tersenyum.


"Bukan itu yang membuat ku sedih," ucapnya membuat Alex dan Sherly saling pandang.


"Jika kalian pergi, cerita aku dan istriku gak akan ada lagi dong? Kan kami belum menunjukkan ke uwuhan kami hingga para jomblo iri sampai muntah darah melihatnya," ucap Takesi, membuat Alex spontan langsung menoyor kepala rekan bisnisnya sekaligus teman nya itu.

__ADS_1


"Menyebalkan, saya pikir karena gak rela kami pergi. Tau-taunya ada maksud tertentu." Alex berdecih sebal.


"Berdoa saja, semoga author mau menceritakan kisah kalian sampai memiliki anak cucu," sahut Sherly sembari tertawa kecil.


"CK, jangan mengejek. Gak ada yang mau. Dah lah, kami bakalan tiba-tiba muncul dengan sendirinya nanti. Aku adalah Takesi, apa pun yang aku mau pasti aku dapatkan," ucapnya dengan nada sombong membuat Alex memutar bola matanya malas.


"Serah," jawabnya malas.


Alex dan Sherly pamit karena pesawat akan segera melandas. Takesi melambaikan tangan dengan raut wajah nampak sedih.


"Yang sabar ya Tuan. Aku pun sedih karena diri ku gak sama sekali di ceritakan, huaaaaa," ucap Sasuke mewek. Takesi menatapnya kesal.


"Baiklah ... Sayonara Alex dan Sherly. Moga kita bertemu lagi di lain waktu."


Sasuke dan Takesi pergi meninggalkan badara.

__ADS_1


Sementara itu Alex dan Sherly sudah duduk santai di pesawat sambil bergandengan tangan. Sherly menyandarkan kepalanya di pundak suami sambil memandang ke luar jendela.


"Sayonara Jepang. Sebenarnya aku gak mau pulang, udah merasa betah di sini. Tapi ya mana mungkin sih!" Sherly terkikih kecil," semoga bisa ke sini lagi lain waktu."


Alex mengelus kepalanya.


"Bulan depan kita ke sini lagi. Kan kerjasama aku sama Takesi masih panjang dan proyek juga masih belum selesai," hibur Alex supaya istrinya tidak sedih.


"Benarkah?" tanyanya dengan tatapan binar. Alex mengangguk, Sherly pun langsung tersenyum senang lalu kembali menyandarkan kepalanya dengan senyum lebar yang terus mengembang.


"Apa keluarga udah pada tau kalau kita pulang hari ini?" tanya Alex.


"Hem, mana mungkin gak tau. Apa lagi papah! Orang itu sudah sangat heboh banget telpon setiap saat hanya untuk mengingatkan oleh-oleh," sahut Sherly mengingat kehebohan papahnya saat menelpon.


Alex hanya terkekeh, sudah menebak mertuanya tersebut. Tua-tua keladi, makin tua makin jadi. Untungnya ia sudah menyiapkan dari jauh-jauh hari-hari sehingga tidak lupa. Andai saja lupa, entah apa yang akan di lakukan oleh lelaki tua itu padanya. Mungkin akan di pecat sebagai menantu, Alex tersenyum membayangkan akan hal itu, pasti mertua sangat kesal jika tau oleh-oleh apa yang ia bawa.

__ADS_1


**********


Kenapa aku kasih nama kartun anime Naruto dan Doraemon? karena aku bukan orang Jepang. Dan aku juga gak tau nama-nama orang-orang di sana. Akan lebih aneh lagi jika aku kasih nama Maemunah atau Asep. Karena yang aku tau cuma nama-nama itu makanya aku pake sementara. Dan cerita mereka hanya figuran gak cerita panjang seperti tokoh utama. Mereka hanya sebagai pelengkap bumbu saja selain garam, bawang merah dan putih. Jika gak suka, maaf saja. Aku gak maksa kalau gak mau baca lagi, terima kasih banyak sudah mengikuti cerita ini sampai sejauh ini. Jika Ceritanya makin bosan atau ngawur maaf, tapi aku akan tetep melanjutkan ceritanya ini sampai 3 bulan kedepannya karena aku butuh pemasukan. Karena di baca atau nggak aku tetap dapat pemasukan asal tetap up setiap harinya. Jadi ... Aku akan tetep menulis sesuai yang ada di imajinasi ku! 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2