
Sore harinya, setelah usai membersihkan rumah baru mereka sampai benar-benar bersih. Dan sekarang Sera dan Angga kembali ke rumah Bobby juga Dewi. Mereka sementara tinggal di sana karena rumah masih kosong dan tak. mungkin malam ini dapat tidur rumah itu.
"Kapan kita bisa tinggal di sana, mas? "Sera benar-benar sudah tidak sabar.
" Besok kita mulai membeli barang-barang yang di perlukan dulu aja ya, sampai duit kembali terkumpul baru kita bisa beli barang -barang yang lain! "jawab Angga mengelus kepala Sera lembut mencoba memberi pengertian.
" Iya mas, aku ngerti kok. Yang penting kita ada tempat tinggal dan gak ke hujannan saat mau tidur... itu sudah cukup buat aku kok! "
Untungnya Sera begitu memahami, dan begitu pengertian sekali dengan keadaan suaminya. Ia tidak menuntut sesuatu yang berlebihan apa lagi sampai melampaui batas suaminya. Hidup bahagia di rumah sederhana sudah cukup bagi dirinya untuk membangun rumah tangga dengan keluarga kecilnya.
"Terima kasih sayang, kamu memang wanita yang baik, dan aku bersyukur mendapatkan kamu! "Angga tak pernah ada hentinya mengucapkan kata syukur, memiliki istri seperti Sera benar-benar membuat hidupnya bahagia.
" Aku juga bersyukur mendapatkan suami seperti kamu, mas!"
Angga mengecup tangan Sera yang tak pernah ketinggalan ada di genggamannya selama mengemudi. Mereka sedang dalam perjalan menuju rumah orang tuanya Sera, menginap lagi di sana.
"Assalamualaikum, Pah, Mah. "Sera dan Angga masuk kedalam.
" Waalaikumsalam, udah selesai bersih-bersihnya? "tanya Dewi menyambut ke pulangan anak dan menantunya.
" Udah Mah, besok tinggal beli barang -barang nya lagi aja! "jawab Sera. Dewi pun menggut-manggut mengerti.
" Hey, Angga! "panggil. Bobby.
__ADS_1
Spontan Angga menoleh kearahnya," ya? "
" Nggak, cuma ngetes pendengaran aja, "iseng Bobby seraya bercanda,
" Ck, dasar gak jelas! "gumam Angga, lalu beranjak mengajak Sera masuk kedalam kamar dan meninggalkan Bobby yang tertawa ngakak seorang diri di sana.
" Aku mau mandi dulu mas, "ujar Sera.
" Bareng yuk! "semangat Angga melepaskan bajunya.
" Nggak! aku lagi datang tamu, nanti kamu ke pengen bisa gawat! "ujar Sera menolak.
" Hah, seriusan? jadi si gundul puasa doang."lemes langsung, berpuasa selama 7 hari harus bisa tahan dengan cobaan.
" Yaaah, gak bisa main kuda-kudaan dong malam ini?"keluh Angga lesu.
"Puasa dulu napa mas, main terus enggak bosen apa? "heran Sera.
" Gak ada istilah bosen bagi si gundul sayang, kalau udah melihat sangkarnya, jiwanya langsung meronta! "jawab Angga dengan energik tinggi.
" Ck, sudahlah aku mau mandi. "Sera masuk kedalam kamar mandi, dan Angga merebahkan dirinya di kasur.
" Puasa.... selama 7 hari kami puasa? aarrrgggghh, apa yang harus aku lakukan. "Angga mengacak rambutnya prustasi hal seperti ini lah yang paling membuatnya tak semangat. Apa lagi selama itu ia selalu melihat pemandangan indah dan tentu saja membuat si gundul menjadi bangun, sungguh merepotkan bagi Angga karena harus mandi berkali-kali hanya untuk menenangkannya.
__ADS_1
"Hemmm, ajak Bobby main catur aja deh."Angga bertekad ingin mengajak Bobby bermain catur malam ini agar dirinya tidak mandi di tengah-tengah malam dengan air dingin.
_________
"Apa! tapi kenapa lo gak mau? semalam aja lo ngajakin gue main, giliran gue yang ngajak kenapa lo malah gak mau? "heran Angga kesal.
" Lo ini kenapa? semalam aja ogah-ogahan saat gue ajak. Sekarang, kenapa semangat gitu? lagi puasa lo? "ujar Bobby menebak.
" Tuh tau, makanya ayo kita main catur biar gue gak mandi terus!"ajak Angga maksa.
"Sorry bro, bukanya gue gak setia kawan. Tapi sudah waktunya gue buka puasa.... hahahahha, kasian deh lo, sekarang gantian puasa. "ejek Bobby sambil joget-joget puas Angga merasakan apa yang ia rasakan selama 7 hari ini.
Angga menganga, pantes saja semalam Bobby begitu maksa dirinya mengajak main catur, ternyata lagi puasa... ah sial!
" Makanya bro, suruh Sera janjian sama mamah nya. Biar kita bisa main catur setiap malam selama 7 hari berturut -turut. "bisik Bobby lagi-lagi mengejek.
" Ck, menyebalkan... "
Bobby tertawa puas, ia begitu senang melihat raut wajah Angga yang murung, masam serta kecut. Itulah yang ia alami selama tamu datang pada istrinya. Dan malam ini ia akan berbuka puasa dan Angga ingin mengajaknya bermain catur, oh Sorry Sorry, jawab Bobby. Lalu masuk kedalam kamar dan mengunci pintu rapat-rapat.
"Ck, dasar menyebalkan... "Angga kembali masuk kedalam kamar, tak ada semangat sama sekali. Apa lagi saat melihat istrinya yang sedang memakai baju tidur seksi, oh Tuhan....benar-benar menyiksa batinnya saat ini.
" Gundul... besok-besok seperti kita harus membeli ****** ***** yang ada gemboknya deh. "ujar Angga berbicara pada si gundul yang sudah berdiri tegak menyaksikan istrinya tertidur lelap dengan pakaian seksinya.
__ADS_1