Pengantin Yang Tertukar

Pengantin Yang Tertukar
Season 2, ajakan menikah


__ADS_3

"Om ...." panggil Sherly pelan dengan suara serak. Alex menarik nafasnya untuk meredakan amarahnya yang sudah mendidih.


"Iya."


Sherly menatap wajah Alex lekat, namun sorotan matanya kosong.


"Ayo kita menikah."


"Apa?'


******


Alex benar-benar di buat terkejut dengan ajakan Sherly yang melamar dirinya secara mendadak. Apa kata dunia coba jika seluruh umat di muka bumi alam semesta ini tahu jika dirinya seorang laki-laki tulen berusia 33 tahun di lamar oleh seorang gadis muda berusia 20 tahunan bahkan masih mahasiswi. Mau di taruh kemana wajah gantengnya? Alex menatap serius Sherly yang tak main-main dengan ucapannya.


"Aku tau kamu lagi patah hati, tapi jangan ngajak aku juga dong," canda Alex, ia tau jika Sherly hanya bergurau dengan ucapannya.


"Aku serius Om. Ayo kita menikah!" jawab Sherly serius membuat Alex menghentikan tawanya.


"Sher ...."

__ADS_1


"Aku tau pasti Om mengira aku orang gila kan." Sherly menarik nafasnya." Ya aku menang sudah gila karena patah hati akibat permainan gila Devan. Sebab itulah aku mau tambah gila lagi, makanya aku mau mengajak Om menikah."


"Pernikahan bukanlah permainan Sherly."


" Aku tau, maka dari itu aku tidak main-main dengan ucapan ku," jawab Sherly cepat.


" Tapi kenapa kamu langsung mau mengajak aku menikah, bukannya menetap diri agar sembuh dari rasa sakit hatimu?" tanya Alex heran. Orang patah hati bukanya introspeksi diri malah ngajak nikah.


"Devan cinta pertamaku, rasa sakit hati ini juga yang pertama bagiku. Aku tidak tau caranya menyembuhkan luka di hati ini, mungkin jika aku berobat ke rumah sakit akan di masukkan ke rumah sakit jiwa kali." Sherly tersenyum miris dengan keadaannya.


"Lalu menikah dengan ku?"


Alex terdiam. Dia tak dapat berkata-kata apa-apa lagi sekarang. Ia memang tertarik dengan gadis di hadapannya ini. Tapi memanfaatkan kesempatan ini apakah itu baik?


"Om, kita akan sama-sama memiliki keuntungan dengan menikah. Aku bisa membalas sakit hatiku pada Devan, dan Om tidak lagi di desak menikah oleh kedua orang tua Om. Aku janji tidak akan membatasi privasi Om selama menikah dengan ku."


Alex masih diam mencerna setiap kata-kata yang di lontarkan oleh Sherly.


"Aktivas kita tidak akan berubah, dan jika Om menemukan wanita yang Om cintai aku gak akan melarang. Dan aku siap untuk di ceraikan asal pernikahan kita berjalan satu tahun lamanya. Setelah itu Om bebas," lanjut Sherly serius meyakinkan.

__ADS_1


Pernikahan hanyalah status, jika Alex memang menemukan wanita yang di cintai nya maka ia siap akan bercerai. Karena ini adalah permintaan nya, maka ia tidak akan menahan nya jika memang itu terjadi.


"Sherly, sepertinya kau tidak memahami arti kata pernikahan. Pernikahan bukan hanya permainan yang sesuka hati kau ajak lalu kau buang. Perceraian juga tidak di sukai oleh Allah," ucap Alex.


"Aku tau," jawab Sherly membuat Alex menghela nafasnya.


" Bagaimana jika aku jatuh cinta sama kamu?" tanya Alex.


"Ya udah berarti kita gak usah bercerai bukan?" jawab Sherly enteng.


"Jika aku sudah mencintai, aku tidak akan melepaskannya Sherly. Bahkan jika kau merengek, menangis, mengancam ingin meminta cerai dariku jangan harap itu akan terjadi." tegas Alex serius.


" Sebaiknya kamu pikirkan matang-matang sebelum berucap, pernikahan, bukan hanya untuk ajang balas dendam. Namun untuk membuka lembaran baru membina rumah tangga, membangun keluarga untuk seumur hidup. Jika kamu masih mencintainya kejarlah dia, dan bicarakan masalah kalian baik-baik, bisa saja Devan hanya hilaf," lanjut Alex menasehati.


" Nggak Om, aku tau aku salah. Tapi aku mohon jangan menolak ku. Tolong izinkan sekali saja aku membalas rasa sakit ini, tolong berikan aku kesempatan selama satu tahun menikah denganmu, jika kita saling mencintai selama kontrak pernikahan ini, maka pernikahan kita akan berlanjut sampai seumur hidup."


Alex menghela nafasnya, pikirannya kacau sekarang. Ada rasa senangnya, ada rasa gundahnya di dalam hati. Ia tidak ingin ada perceraian dalam pernikahannya. Namun melihat Sherly yang meminta untuk menikah dengan yang sangat bersungguh-sungguh membuat hatinya iba. Rasa sakit hatinya karena ulah Devan membuat hati gadis itu menggila.


Apa yang harus Alex lakukan sekarang, haruskah ia menerima lamaran Sherly? Menikah kontrak selama satu tahun hanya untuk ajang balas dendam, haruskah ia menerima nya? Alex bimbang.

__ADS_1


__ADS_2