Pesona Aryanti

Pesona Aryanti
Sama sama siap


__ADS_3

Pak Daud datang ke rumah Pak Surapraja dengan khabar baik,intinya keluarga Pak Nurhadi ikut apa baiknya keluarga Pak Surapraja,dan sama punya prinsip lebih cepat lebih baik,orang tuanya Aryanti lebih mencemaskan lagi keadaan putrinya yang jauh,dekat dekat,dua dua an kemana mana membuat Mamanya Aryanti takut dan sangat cemas setiap saat,kemarin kemarin agak tenang saat Nak Adrian jauh,tapi kini sudah bertemu lagi semakin bertambah saja kecemasan mereka.


Datangnya Pak Daud di sambut dengan baik dan juga mengerti maksud serta tujuannya dan satu lagi pak Daud menyampaikan mungkin esok atau lusa Aryanti dan Adrian datang ke Bandung keluarga Pak Surapraja kan langsung melamar ke rumahnya dan menentukan tanggal dan hari pernikahan yang tidak akan lama lagi mungkin seminggu dari lamaran atau jauhnya 2 minggu dari lamaran mereka sudah harus menikah.


Pak Surapraja dan Ibu Handayani bernapas lega berkali-kali dirinya telephon Adrian tapi tidak diangkat dan sekali menyuruh Adelia Ibu Handayani mendengar kabar baik kalau Adrian akan pulang nanti malam pulang ke Bandung, bersama Aryanti.


Tak sabar rasanya Bu Handayani menanti anak dan calon menantunya, ingin segera bertanya konsep apa yang mereka inginkan dan pesta pernikahan seperti apa yang mereka inginkan,ingin rasanya segera malam saja dan memeluk anak laki lakinya.


"Masa tiap hari Bibi harus bikin cilok Neng Adel emang belum bosen ?"


"Iiiiiiiiiih Bibi kan aku bantuin,juga jangan banyak banyak, sekarang aku mau bikin cilok yang beda yaitu cilok yang ada topingnya dan juga isiannya pedasnya naik level 10 ya Bi"


"Halah.... Neng Bibi nggak ngerti apa itu toping,bibi kan belum selesai masaknya nanti atuh siang bikin cilok mah jangan pagi pagi,memang di Australia nggak ada yang namanya cilok ?"


"Ya sudah,kalau Bibi selesai masaknya kasih tahu aku ya Bi,aku mandi dulu,nggak ada Bi adanya di Australia sana mah pake daging kangguru,aku nggak doyan"


"Hah... daging kangguru ? apa iya ?"


"Aku mandi ya Bi"


"Iya begitu kalau nggak pacarnya ajak tuh jalan jalan sekalian jajan beli cilok juga heee..."


"Nggak doyan dia mah Bi,doyannya nasi lemak sama ayam goreng "


"Aneh aneh aja Neng Adel ini... orang artis Indonesia mah di sedot lemak itu biar langsing eeeh...orang Malaysia mah malah lemak di campur nasi di makan lagi..."


Bu Handayani tersenyum mendengar percakapan Adel dengan Bi Ani yang sejak kecil Adelia manja dengan siapapun, tapi tak terasa sekarang telah menjelma menjadi gadis yang sangat cantik yang telah dewasa dan telah memiliki pilihan sendiri Juga memilih pasangan hidup walau masih jauh untuk berumah tangga.


Terasa kebahagiannya masih belum lengkap memikirkan tentang anak lelakinya yang masih belum datang sampai sekarang, Bu Handayani masih cemas memikirkan anaknya yang lain,


Rasa bahagianya seorang orangtua saat melihat anaknya bahagia,tertawa dan saat dirinya telah sukses mengantar anaknya pada kedewasaan dan berumah tangga.

__ADS_1


Malam menjelang hanya leher Bu Handayani yang melirik lagi melirik lagi siapa tahu yang di tunggu itu yang datang dan akhirnya malam berikutnya sekitar jam tujuh malam Adelia memanggilnya.


"Bu Kak Adri datang sama Kak Aryanti..."


"Bu Handayani selesai sholat Isya masih mengenakan kain mukena keluar sambil membuka mukenanya dan melihat Adrian tersenyum lebar merentangkan tangannya di hadapan dirinya dan mereka berpelukan, sadar ada Aryanti yang menyaksikan di belakang mereka Ibu Handayani yang memeluk Adrian berganti memeluk Aryanti.


"Akhirnya kalian datang juga, Ibu kangen sama semuanya..."


"Sama Bu Adri juga...Bapak sama Fath di mana Bu ?"


"Bapak lagi menantang Fath main catur di atas di ruang kerja Bapak" Adel menjawab pertanyaan Adrian.


"Wah rupanya ada lawan penantang dari Malaysia haaa..."


Aryanti salaman sama Adelia dan berpelukan sambil tersenyum.


"Kak Aryanti ternyata aslinya lebih cantik heee...apa resep langsingnya Kak ?"


"Aaah...Adel bisa saja,emang Adel segini merasa gemuk ? nggak lah ideal banget lho...,justru Adel yang menurut Kak Aryanti cantik"


"Rahasianya belum turun mesin saja,kalau sudah punya anak pasti semua juga menjadi berubah kalau tidak di seimbangkan dengan olahraga haaaa..."


Mereka begitu akrab dan saling memuji,juga tertawa bersama.


"Kalian ngegossip apaan heh ?" Adrian menghampiri keduanya.


"Iiiiiiiiiiiih Kakak mau tahu aja urusan cewek tahu ...!


"Sayang ketemu Bapak dulu di atas yu"


Aryanti menarik tangan Adel dan mereka ke atas,Pak Surapraja tersenyum dan berdiri melihat siapa yang datang dan berpelukan dengan Adrian,dan menyalami Aryanti lalu catur nya bubar dan mereka turun ke bawah.

__ADS_1


Inilah makan malam pertama terlengkap yang pernah ada di keluarga Surapraja,,dan di lanjutkan dengan rapat kecil keluarga di ruang santai keluarga.


"Bapak sama Ibu sangat bahagia sekali dengan hadirnya anak anak Bapak dan juga Dek Aryanti dan Dek Fath,langsung saja ke pokok utamanya saja ini menyangkut soal Mas Adrian dan Dek Aryanti,Bagaimana Dek Aryanti sudah ada khabar dari orangtua Dek Aryanti ?"


"Sudah Pak" Aryanti mengangguk sambil tersenyum,begitu juga Adrian sama sama senyum sambil melirik Aryanti.


"Jadi siap di lamar sama Adrian dan maju ke jenjang selanjutnya ?"


Aryanti begitu tak siap dengan jawaban dan pertanyaan ini,dirinya hanya bisa tersenyum dengan muka merah merona, Adrian mengusap usap tangan Aryanti seakan menenangkan.


"Iya Pak ,Adel tahu mereka sudah sama sama siap heee..."


"Hush...yang di tanya Dek Aryanti kok kamu yang jawab..." Bu Handayani tertawa mendengar Adel yang malah menjawab.


"Kan senyum dan diam sama dengan setuju Bu heee...ya kan Kak Aryanti ?" semua tertawa dan juga Aryanti.


Sudah sudah, kita rencanakan besok kita lamaran ke rumahnya Dek Aryanti,dan kalau sudah sepakat kedua belah pihak tinggal bagian Ibu dan event organizer yang ngurus.


Adel berdiri dan menghampiri Aryanti dan memeluknya.


"Selamat ya Kak Aryanti semoga semuanya lancar,semoga Kak Aryanti dan Kak Adrian menjadi jodoh untuk selamanya" Aryanti hanya mengangguk.


Adrian juga berdiri mengusap usap kepala Adelia,tanpa kata apa apa.


"Sementara itu aja yang bisa Bapak sampaikan"


"Nak Adri,karena sudah malam,apa Dek Aryanti mau di antar pulang atau mau nginep aja di sini ?"


"Saya pulang saja Bu"


"Ya sudah hati hati ya,Nak jangan ngebut ngebut kalau nggak sama Pak Agum saja kalau kamu masih capek"

__ADS_1


"Nggak usah Bu biar Adri saja yang bawa mobilnya..."


Semua bangkit dan mengantar Aryanti sampai terras depan rumah dan Adrian melajukan mobilnya, Aryanti melambaikan tangan.


__ADS_2