Pesona Aryanti

Pesona Aryanti
Bernafas lega


__ADS_3

Pak Edi bersama Aryanti berdiri dengan memakai helm pengaman dan rompi pelindung menyaksikan pemasangan tiang tiang besi dengan alat berat,karena area memanfaatkan kali yang melewati Belakang Hotel mereka jadi alat beratnya harus menyelesaikan dulu pemasangan di sebelahnya dulu,baru ke sebrang dengan alat berat harus berkeliling ke jembatan yang adanya di arah hulu lumayan jauh.


Pihak Hotel selalu menitik beratkan pada keamanan yang utama,apalagi nanti pemakainya semua lapisan masyarakat dari mulai anak-anak sampai orang dewasa,bisa menikmatinya.


Aryanti memberi petunjuk apa yang di inginkan nya pada kepala proyek bangunan dan Pak Edi mengerti dan mengangguk-angguk bahkan sebagian ada yang ditulisnya takut dirinya lupa atas instruksi yang diberikan Aryanti pada dirinya,Aryanti menginginkan taman-taman disepanjang kali yang dimanfaatkan, juga di pinggir-pinggir Hotel, jadi view hotel belakang sama depan itu sama cantik dan indahnya,juga ada area yang yang di tanami khusus rumput bisa untuk di pasang tenda camping masuk sekitar 20 tenda sedang dan 1 tenda besar untuk aula pertemuannya,yang kalau di lihat dari flying fox melintasi kali dari atas begitu indahnya,dengan perahu sampan,kano kano goes manual karakter hewan, juga perahu karet ber arung jeram landai.


Sempurna konsep Aryanti,semua sudah disampaikan kepada Pak Edi dan kepada kepala proyek bangunan, Pak Edi melipat kertas peta bangunan dan detail-detailnya.


Tengah hari Aryanti dan dan Pak Edi berjalan kembali ke office dan Aryanti menawarkan makan bersama sama Pak Edi dan Pak Edi mengiyakan karena mungkin sudah waktunya jam istirahat siang dan rehat makan siang, mereka makan di Restourant yang tersedia ada di lingkungan Hotel terkadang Aryanti juga makan di kantin seperti karyawan lainnya.


Aryanti menaruh baki makanannya di meja makan serta satu gelas teh hangat di depannya menyusul Pak Edi duduk satu meja dengan Aryanti.


"Rasanya saya sudah bisa bernapas lega Pak Edi karena pembangunan dalam dua minggu ini mungkin selesai itu hampir rampung delapan puluh persenan kira-kira ya...?"


"Semuanya berjalan lancar Bu Aryanti,semoga nanti lancar juga sampai peminat peminatnya, jadi bulan depan sudah bisa dipromosikan sebagai bahan referensi marketing kita untuk meloby lebih gencar lagi ke perusahaan dan sekolah sekolah juga perguruan tinggi yang mau melakukan tour apalagi ini mau masuki tahun baru"


"Betul itu Pak Edi itu juga tujuan saya"


"Makanya santai saja mulai sekarang Bu Aryanti,saya masih suka di omel omelan Pak Adrian kalau dia nanya Bu Aryanti lagi di mana terkadang saya juga kebanyakan bohong nya... kalau saya sampaikan Bu Aryanti masih kerja apalagi sampai malam pasti dia panjang ngomongnya kadang-kadang juga marah..."


"Enggak apa-apa Pak Edi bohong sedikit mah kan dia juga tak melihat kita heee..."


"Justru saya yang merasa bersalah nya Bu"


"Ya sudah sekarang kan proyeknya hampir rampung, saya sudah mulai tenang Pak Edi, jadi Pak Edi kalau ditelepon Pak Adrian tidak akan banyak bohong lagi heeee... tinggal nanti kita merekrut tenaga kerja khusus spesial untuk di tempat outbound dan saya tekankan sekali lagi saya meminta safety tinggi dan pengamanan ekstra untuk keselamatan dan kenyamanan semua pengguna fasilitas kita"


"Ya Bu..."


"Boleh dari sekarang kita fikirkan untuk merekrut tenaga kerja atau mau mengangkat personil Hotel yang ada di efektifkan ? atau kita mengambil mencari seorang seniornya saja dan bisa mengadakan pelatihan untuk yang lain-lainnya bagaimana Pak Edi ?"


"Sepertinya opsi yang ke-2 Bu Aryanti yang sangat ideal kita mencari seorang senior yang bisa melatih dan mengangkat karyawan yang ada untuk bisa menempati posisi penjagaan karena itu akan menyangkut penyelamatan juga karena ada wahana air,darat dan wahana udara"

__ADS_1


"Ya betul itu,silahkan Pak Edi kondisikan sampai siap pada waktunya..."


"Siap Bu Aryanti"


"Pak Edi apa Pak Edi juga menyampaikan kalau kita punya proyek baru kepada Pak Adrian ?"


"Oh saya nggak bicara apa apa Bu,takut melangkahi wewenang Bu Aryanti"


"Ya syukurlah biar nanti menjadi kejutan kita kalau Pak Adrian sudah balik ke sini"


"Sepertinya Pak Adrian sudah mau selesai dan pulang ya Bu ?"


"Iya Pak Edi,paling hitungan Mingguan lagi..."


"Semoga Pak Adrian pulang ke sini membawa perubahan yang besar terhadap Hotel ini dan dipadukan dengan kemampuan Bu Aryanti disini dan Hotel ini menjadi Hotel nomor satu di Pangandaran heee..."


"Aamiin Pak Edi..."


Aryanti melihat lihat ponselnya dan menelephon seseorang.


"Ya halo Linda, Linda apa sore ini ada jadwal senam ?"


"Oh ya Bu sore ini nggak ada, karena instrukturnya ada halangan katanya tadi sudah saya umumkan di member grup, jadi hari ini tidak ada karena instruktur penggantinya juga tidak bisa dihubungi jadi sementara hari ini tidak ada senam dan libur.


"Oh gitu ya,tadinya aku mau ikut senam, kemarin kemarin mau ikut senamnya nggak jadi selama berapa hari ini memang sibuk banget.


"Lagian orangnya mau pada malam minggu kali Bu hee..."


"Kamu sih enak malam mingguan terus,ya aku sama siapa,pokoknya nanti malam temani aku karaokean ya jangan nggak !"


"Yah Bu nggak bisa maaf ,aku kepalang janji sama doi heee..."

__ADS_1


"Ya sudah,aku cuma bercanda,aku juga nggak mau ganggu orang pacaran..."


"Heeee..."


Aryanti menutup telephonnya, betapa tak enak rasanya sendiri,padahal jauh sebelum punya kekasih dan seorang Adrian hadir di hidupnya mengisi hari harinya Aryanti biasa saja menjalaninya seperti ini,tidak ada perasaan apapun tenang tenang saja tapi sekarang dalam keadaannya sendiri setiap orang menyinggung malam minggu atau soal pasangan, berduaan,pacaran atau yang lainnya entah kenapa dirinya begitu sensitif nya,mungkin efek kesendirian atau kerinduan akan kehadiran seseorang di sisinya.


Sore harinya Aryanti menghabiskan waktunya dengan berenang,fikirnya mengganti jadwal senamnya yang nggak jadi hari ini,biarlah bakar kalori habis dan olah nafas seperti saat aktif taekwondo dulu,bolak balik Aryanti timbul tenggelam dengan nafas ngos ngosan di kolam renang dewasa dengan pengunjung lain,sore hari nggak begitu banyak yang berenang tapi ada aja tamu yang iseng mungkin seperti Aryanti walau buka membunuh kesendirian.


Tanpa di sadari nya sepasang mata mengawasinya sambil tersenyum menunggu Aryanti keluar dari kolam renang,tapi yang berenang seperti nggak pernah capek,dan nggak ada tanda tanda akan berhenti.


"prok prok prok...prok prok prok..."


Aryanti melirik ke arah suara tepukan tangan, dan yang di lihatnya adalah Pak Habil lagi melambaikan tangan sambil tersenyum ke arahnya.


"Pak Habil ?" Aryanti agak terkejut.


Habil mengangguk dari jarak yang agak jauh mungkin menghargai pada orang yang lagi di kolam renang,Aryanti merasa risih dan menenggelamkan diri ke arah dirinya menyimpan handuk dan piyama mandinya,di bibir kolam renang, walau memakai swimsuit muslimah di pandang seorang laki laki dari jarak jauh dalam keadaan basah tetap membuatnya merasa nggak enak.


Aryanti duduk di pinggir kolam renang mengatur nafasnya sambil mengeringkan muka dengan handuk dalam keadaan basah ia memakai piyama mandinya rangkap dengan swimsuit nya,lalu berjalan ke arah Habil yang tersenyum memasukan tangan ke kedua saku celananya.


"Ternyata perenang hebat Bu Aryanti ini heee..." Habil menyodorkan tangannya.


Aryanti tersenyum juga sambil menyambut uluran tangan Habil dan salaman hanya kena sedikit karena tangan Aryanti masih basah.


"Hai Pak Habil apa khabarnya,kiranya ada angin apa datang kemari sore sore gini ?"


"Alhamdulillah angin segar Bu Aryanti heee...


"Maaf karena saya habis renang,saya harus ganti pakaian dulu,ngobrolnya terpotong bisa Pak Habil tunggu saya di cafe lima belas menit ?"


"Oh silahkan Bu Aryanti silahkan saya tunggu di cafe"

__ADS_1


Aryanti berjalan ke kamarnya dan berganti pakaian,dengan make-up alakadarnya dan berpakaian santai lima belas menit cukup membuat Aryanti mempesona.


__ADS_2