Pesona Aryanti

Pesona Aryanti
Senangnya Adel & Alinea


__ADS_3

"Del ini no telephon Pak Habil juga no telephon Pangandaran Beach Hotel nya,takut aku lupa heee..." Linda mengirimkan no telephon yang di pinta Adelia.


"Oh iya Kak Linda terimakasih nanti Aku langsung mau telephon malam saja biar agak santai..."


"Semoga khabar baik dari sahabat baikmu"


"Semoga !"


"Aku belum dapat kamar Del Aku kedepan dulu ya mau simpan koper..."


"Iya Kak Linda nanti kita ketemu lagi,sama siapa kedepannya ?"


"Sama Bu Aryanti...Adel di mana kamarnya atau di rumah sini saja ?"


"Nggak lah Kak Linda nggak bebas Aku sudah dapat kamar tapi nggak jauh jauh dari sini tadi Kak Adrian sama Fath yang nganterin koperku..."


"Oh...Aku jalan dulu ya..."


"Heemght..selamat berpetualang Pengantin baru haaaaa...."


"Oke siiiip...terimakasih"


Aryanti keluar mau mengantar Linda dan menempatkan di kamarnya,setelah pamitan sama Adrian yang lagi tiduran melihat Alinea bermain juga pada Adel dan Fath, yang sama lagi menemani Alinea bermain.


"Rencana berapa hari liburan di sini ? Aryanti melirik Linda di sampingnya yang berjalan di depan dan suaminya mengiring mereka di belakangnya.


"Seminggu apa nggak kelamaan saya di sini Bu ? heee..."


"Nggak cukuplah Linda kapan lagi kalian datang ke sini lagi,puas puasin ya mau kemana mana juga mumpung di sini,serius jangan sungkan kita bebas kok kalau perlu mobil mau jalan jalan tinggal konteks Aku ya...takutnya mau cari oleh oleh nanti Aku rekomendasikan... tenang aja nikmati bulan madu kalian..."


"Heeeeeee... kelihatan Bu cantik sama Pak ganteng semakin mesra saja setiap hari..." Linda memang melihat Aryanti dan Adrian dari pacaran seperti itu selalu mesra dan bikin iri orang yang melihatnya.


"Sama saja Linda semua orang dalam rumah tangga selalu ada pasang surutnya,kalau menjaga keharmonisan dan kemesraan itu bagian dari rumahtangga itu sendiri,kami memang begitu menikmati kehidupan kami di sini dan itu menjadi cita cita kami untuk selalu menciptakan bulan madu setiap hari"


"Wow...romantis abis betul itu sangat betul Bu...."


"Ciptakan kenyamanan ya di usahakan oleh kita sendiri,jadi kita merasa saling membutuhkan dan berusaha tak bisa ke lain hati dan tak akan tergantikan..."


"Guru terbaik heee..." Linda tersenyum memandang Aryanti dan Aryanti mengangguk.

__ADS_1


"Iya Bu Aryanti kita jadi ngerepotin ya Mas ?" Linda melirik suaminya yang kelihatan masih malu malu di belakangnya.


"Hush...kamu ini ngomong apa ? kayak nggak percaya saja sama Aku juga seperti baru kenal kemarin jangan ngomong gitu nanti malah kamu terbebani... pokoknya Aku doakan pulang dari sini langsung isi ya... haaaaaaaa"


"Aamiin terimakasih banyak lho Bu Aryanti juga sama Pak Adrian kami di sini merasa terhormat banget"


"Iya iya... pokoknya Aku sediain kamar lengkap mau tiga hari tiga malam nggak keluar juga nggak apa apa sudah lengkap sama isi kulkasnya dan makanan instan...selamat liburan ya heee...tapi nanti malam Aku undang makan malam istimewa pesta seafood hadir ya..."


"Oke siap Bu cantik heee...


Aryanti mengantar Linda dan suaminya biar bisa beristirahat dan sebelumnya berbicara dulu dengan resepsionis dan Pak Daman,dan Pak Daman sendiri yang akan di beri tugas mengantar Linda ke kamarnya.


Begitu gembira hatinya Aryanti bisa berjumpa dengan Linda kembali dan memberikan pelayanan pada sahabatnya juga rekan kerjanya yang masih sama dalam satu naungan The Praja Hotel dan Restourant Group.


Sebelum Linda berjalan bersama di antar Pak Daman Aryanti sempat bicara sedikit dengan Linda dan di akhiri dengan tertawa.


"Jangan lupa aku mau bicara pribadi dengan kamu Linda tapi nanti saja kalau semua sudah santai,kalau sekarang Aku rasa nggak menghargai banget privasi dan hak azasi pengantin baru...jadi santai saja ya"


"Haaaaaaaa Bu Aryanti dari dulu memang sangat pengertian banget" mereka berpisah di Lobby Hotel dan Aryanti memandang punggung mereka.


Harus menciptakan suasana akrab dan romantis buat tiga pasangan suami istri ini fikir Aryanti kapan lagi mereka bisa kumpul dan menikmati kebersamaan yang entah kapan lagi semua bisa terulang...nanti malam akan ada malam pesta seafood,biarkan semua istirahat dulu.


Aryanti memberi pengarahan pada kepala chef Restourant untuk bisa memberikan menu dan pelayanan istimewa buat tamu tamu pribadi nya,terlebih Adelia dan Fath yang begitu jauh dari Malaysia berlibur ke Bali untuk pertama kalinya setelah Aryanti dan Adrian mengelola The Praja Hotel Dan Restourant Bali.


Terasa lengkap sudah kebahagiaan Aryanti dan Adrian melihat orang yang di sayangnya ada di dekatnya saat ini Adiknya satu satunya Adelia dan Fath begitu rukun dan bahagia walau Adelia belum kelihatan isi dan memperlihatkan tanda tanda kehamilan,ataukah malah Linda dulu ? semoga saja keduanya suatu saat bisa memberi kabar baik di hari hari hari kedepannya.


Aryanti tersenyum sendiri sambil berjalan ke arah rumah huniannya membayangkan Linda juga akhirnya menikah setelah begitu banyak laki laki yang singgah di hatinya dan tak ada satu pun yang nyangkut di hatinya dan pada akhirnya bermuara pada satu laki laki yang begitu beruntung bisa menaklukan hatinya yang begitu selektif dalam memilih,dan mungkin untuk kebaikan juga.


"Adelia kemana Mas ?"


"Dia bawa Alinea ke kamarnya" Adrian yang lagi duduk di sofa santai saja.


"Waduh gimana kok malah bawa Anak kan dia belum istirahat"


"Biarin saja mumpung dia mau,asal jangan di bawa ke Malaysia saja...katanya nanti malam juga mau diajak tidur di sana di kamarnya..."


"Nggak ah malah Aku yang nanti nggak bisa tidur Mas inget terus Alinea" Aryanti duduk di samping Adrian.


"Itu pasti nggak bakal bisa tidur kan ada Aku di sampingmu heee..."

__ADS_1


"Bukan itu Mas Aku belum terbiasa nggak ada Anak di samping kita,perasaannya jadi kehilangan banget gimana ya..."


"Adel cuma bercanda sayang saking senengnya dia bisa bawa Alinea dan mau puas puasin bermain sama Alinea...kalau Alinea nya mau nggak apa apa kok biar kehadiran Alinea jadi motivasi bagi Adel dan Fath"


"Iya pasti seneng Adel sama Fath nya...memang Alinea mau bobok nggak kalau bukan sama Mamanya ?"


"Ya kita lihat saja nanti,lah itu sama Tante nya biarin saja...Adel sama Fath masih begitu kangen seperti Aku yang kangen selalu sama kamu sayang..." Adrian seperti berbisik di telinga Aryanti dan Aryanti mendelik dan tersenyum


"Yeeeee...jadi ikut ikutan orang ini mah" Aryanti cemberut dan Adrian tertawa senang.


"Memang kamu nggak merasakan semua itu sayang ?"


"Sama aja Mas heeee..." dan Aryanti masuk kamar sambil tertawa di ikuti Adrian.


"Gimana si Linda kelihatan seneng nggak ?"


"Senengnya lah Mas pasti seperti senengnya kita dulu,gimana rasanya Mas saat bebas melakukan apa apa sama Aku,sudah sah,sudah halal dan menjadi suami istri yang resmi"


"Haaaaaaaa... nggak terbayang rasa bahagianya sampai sekarang sayang...sampai sampai kita lupa sudah ada buah cinta kita yang cantik seperti Mamanya..."


"Dan jutek seperti Papanya..."


"Memang Aku jutek ?"


"Ya nggak sabaran,mudah emosi dan mudah terpancing setiap berdekatan"


Adrian menangkap pinggang Aryanti tapi Aryanti berkelit dan terpepet di samping lemari dan meja rias Adrian tertawa saat menangkapnya dan memeluknya hangat,melingkarkan kedua tangannya di pinggang Aryanti yang menatap suaminya sambil tersenyum, begitupun Aryanti mengalungkan kedua tangannya di leher suaminya.


"Masih siang Mas..."


Memang kenapa kalau siang ?"


Takutnya Alinea pulang,dan Adel mengantarnya"


"Tapi setidaknya beri Aku satu ciuman panas mu sayang..."


"Nggak siang nggak malam panas terus..."


"Haaaaaaaa..."

__ADS_1


"Ini masih jam kerja Mas !"


"Nggak apa apa Aku yang memberi perintah dan Aku yang mau,bawahan nggak boleh menolak"


__ADS_2