Pesona Aryanti

Pesona Aryanti
Pemandangan yang surprise


__ADS_3

Adrian memasuki salah satu kamar Hotel dan langsung melempar ranselnya ke tempat tidur dan Adrian melompat rebahan di tempat tidur tanpa membuka sepatu tanpa membuka jaket dan topinya,lalu mengusap mukanya tersadar sudah 2 minggu terakhir dirinya tidak mencukur jambang kumis dan jenggotnya entah kesibukan entah karena malas atau yang lainnya mungkin itu yang membuat semua orang yang ditemuinya merasa takut,apalagi dia memakai topi dan jaket hitam datang di pagi buta ke Hotel dan menemukan kamar yang salah alamat dan miskomunikasi beberapa kali,karena Adrian sendiri gagal fokus yang ada di otaknya hanya kerinduannya dan seorang Aryanti.


Adrian mencoba beristirahat kedua tangannya dijadikan bantal kepalanya sejuta pertanyaan memenuhi benak dan dadanya kemana Aryanti pindahnya ? kenapa dia pindah ? kenapa dia tidak memberitahukannya ? apa ini salah satu kejutan buat dirinya,sedari awal juga Adrian sudah kemakan kejutannya sendiri,seakan tak semangat lagi membuat rencana kejutan selanjutnya.


Kenapa Pak Edi juga Linda tidak bisa dihubungi apa ini memang seolah dirinya menghubungi bukan pada tempat dan waktu yang tepat, ya ini kesalahan dirinya sendiri pokoknya jangan menyalahkan siapa siapa apalagi menyalahkan Aryanti.


Maksud hati ingin membuat kejutan seru,ingin mendapatkan Aryanti saat bangun tidur dan Adrian bisa langsung memeluknya kembali sambil tiduran,dan berpelukan seharian mungkin beban kerinduannya bisa sedikit berkurang,tapi Adrian malah terkejut sendiri.


Sungguh ini kejutan yang gagal buat Adrian tapi tak apa nanti aku rancang lagi kejutan untuk selanjutnya jangan sampai hari ini Aryanti masuk kerja,Adrian ingin berduaan seharian,menatap wajah yang sangat di rindukannya melihat senyumnya,mendengar suaranya,Adrian ingin melihat sorot mata kerinduan Aryanti pada dirinya dan juga ingin melihat Aryanti sangat terkejut tiba tiba dirinya ada di hadapannya.


Saking lelahnya Adrian lelap tidur,terkejut bangun saat ponselnya berbunyi dan Adrian melihat ponselnya,Pak Edi memanggil...


"Ya Pak Adrian gimana,maaf saya baru buka ponsel...Pak Adrian di mana ini sudah di rumah apa masih di mana ?"


"Saya masih Di Australia Pak Edi di undur pulangnya..."


"Kok bisa Pak ?"


"Ya begitulah,gimana keadaan di situ baik baik saja ?"


"Alhamdulillah Pak Adrian semua baik baik saja,jadi pulangnya sebulan lagi ?"


"Iya Pak Edi..."


"Pak Adrian sudah memberitahu Bu Aryanti belum ?"


"Belum sih soalnya saya lagi terdampar ini..."

__ADS_1


"Terdampar bagaimana ? di mana ?"


"Pokoknya pagi ini saya kecewa banget Pak Edi...Bu Aryanti pindah kamar saya nggak tahu,saya hampir ribut dan mau di tonjok orang,nanya resepsionis nggak tahu malah dikira saya orang berniat tidak baik,nanya Satpam sama orang baru semua,nelephon Bu Aryanti nggak aktif,nelephon Pak Edi belum aktif,nelepon Linda sama saja semuanya jadi saya terdampar di sini di kamar hotel nomor 50 lantai 2 haaa...


"Jadi,jadi Pak Adrian sudah di sini ? ya ampuuuuun maafkan saya Pak,jadi Bapak belum ketemu Bu Aryanti pagi ini ?


"Ssssssssst... belum Pak Edi,dimana dia jam segini,apa masih di kamarnya ?


"Saya ini sudah di office,sepertinya jam segini hari minggu Bu Aryanti suka renang...kalau nggak dia suka joging..." nit nit telephon di putus.


Adrian melongokkan kepalanya keluar melihat dari balik jendela kaca dari lantai 2, pemandangan memang mengarah ke kolam renang tak banyak yang berenang karena masih pagi mungkin,dan benar adanya seseorang sedang timbul tenggelam dengan begitu indahnya,sosok yang dari perawakannya begitu di kenalnya,dan begitu di rindukannya,walau jauh di salah satu kolam renang mungkinkah itu Aryanti ? Adrian tersenyum sekarang saatnya kejutan yang nyata Aryanti...


Wow wow wow...sepertinya aku menemukan pemandangan yang surprise banget pagi ini,terobati semua dongkol dan kecewa sedari tadi pagi, Aryanti dengan menggunakan swimsuit muslimah warna coklat muda begitu menggairahkan di mata Adrian,begitu luwes berenang dengan berbagai gaya,berputar, bolak balik,gaya bebas juga gaya katak sejenak Adrian melihat dan hanya menonton Aryanti yang sedang berenang seperti layaknya atlet yang memang benar-benar berenang diperuntukkan untuk olahraga.


Adrian turun ke lantai bawah dan keluar lewat tangga tidak menggunakan lift, melewati pintu dorong ,melewati taman taman dan berjalan perlahan ke kolam renang,semakin dekat semakin bergemuruh saja dadanya dan sampailah di bibir kolam renang,sedang Aryanti tak menyadari kehadiran seseorang asyik dengan kegiatannya sendiri,Adrian berdiri di lintasan Aryanti berenang menuju ke arahnya dan duduk di pinggir kolam renang dengan kaki dicelupkan ke dalam kolam renang seperti duduk di kursi dan pas sudah dekat Adrian meraih tangannya dengan cepat sebelah tangan kanan Aryanti dapat di pegangnya...


"Ssssssssst, jangan teriak !" Adrian membuka topinya dan melemparkannya sembarangan lalu ikut turun ke kolam renang,perlahan kesadaran Aryanti mulai pulih dan menatap dengan ternganga,sosok Adrian di hadapannya, Aryanti tahu dan yakin itu Adrian yang di rindukannya,matanya,alisnya,hidung dan bibirnya juga senyumnya bagaimana dirinya bisa lupa akan semua itu...


"Mas Adrian ?"


"Ya sayang,boleh aku memelukmu ?"


"Aryanti tersenyum dengan linangan airmata"


Adrian merengkuh bahu Aryanti dan memeluknya,mereka pelukan di dalam air, Aryanti menyelusup di dada Adrian,dan Adrian mengusap usap punggung Aryanti dengan swimsuit yang begitu tipis dan basah...


"Mas aku dalam keadaan basah begini,ayo kita naik..."

__ADS_1


"Biarin aku suka kamu dalam keadaan apapun,apalagi dalam keadaan basah begini aku kangen banget sayang.."


"Mas ???"


"Iya maksudnya aku juga suka renang basah basahan ,apalagi aku sudah menangkap putri duyung nya sekarang..."


Adrian membuka jaketnya yang sudah basah bagian bawahnya dan melemparkannya ke pinggir kolam renang, lalu menarik tangan Aryanti untuk berenang kembali sambil berpegangan tangan,Aryanti melepaskan diri dan berenang dengan lincahnya menjauh dari Adrian sambil tertawa dan Adrian mengejarnya begitu sulit berenang dengan celana panjangnya,tapi akhirnya Aryanti pasrah saat Adrian menangkapnya dan kembali memeluknya.


Dengan nafas ngos-ngosan berdua duduk di pinggir kolam renang sambil tetap kaki mencelup ke kolam tidak banyak kata,tidak ada ungkapan apapun karena mereka berdua sama-sama tahu kerinduan mereka telah bertemu,walau tak yakin dan percaya...


"Asam di gunung garam di laut bertemu dalam Periuk ,Adrian di Australia Aryanti di Pangandaran di kolam renang kita bertemu haaaaaaaa..."


Adrian tertawa ngakak seakan melepaskan beban berat yang selama ini ada di dadanya dan sekarang semuanya terlepaskan senyum Aryanti ada dihadapan obat segalanya obat semuanya.


Aryanti hanya tersenyum sambil menyipratkan air ke muka Adrian, dan Adrian membalasnya menarik tangan Aryanti terjun lagi ke kolam berdua dengan dirinya sambil tertawa.


Walau merasa risih sendiri Aryanti berenang dengan Adrian tetapi dirinya tak bisa menolak karena Adrian sudah ada di hadapannya,tapi sebenarnya dirinya memang tak bisa mengelak dengan semua rasa yang di rasakannya selama ini terhadap Adrian dan kerinduannya yang ingin terbalaskan.


Berdua naik lewat tangga kolam renang dengan berpegangan tangan,Aryanti memakai piyama mandinya dan handuk di sodorkan pada Adrian,Adrian tersenyum.


"Terimakasih sayang,kamu semakin langsing,sangat menggoda aku dan sehat juga energik kelihatannya..."


"Iya dong kan kita olahraga rutin biar sehat"


"Juga jaga stamina dan daya tahan tubuh kita untuk persiapan bulan madu kita heeeee..."


Aryanti hanya tersenyum dengan muka merah merona,mereka berjalan ke kamar Aryanti yang Adrian tidak tahu dan juga tak mau bertanya hanya mengikuti saja ke mana Aryanti membawanya, karena hati mereka yang masih diwarnai dengan bunga-bunga kebahagiaan,dan saat inilah yang sekian lama di nantikan mereka,tak ada yang di inginkan keduanya hanya dekat dan dekat.

__ADS_1


Ingin lepaskan semua yang selalu mengganjal di hati mereka saat berjauhan,satu rasa rindu yang tak terobati selain orang yang di sayang sendiri yang menjadi penawar semua itu.


__ADS_2