Pesona Aryanti

Pesona Aryanti
Bulan madu di Pangandaran


__ADS_3

Sampai Hotel Aryanti mengantar Adelia sama Fath biar memilih kamarnya sendiri dan bertanya soal kamar pada resepsionis,mau di lantai berapa atau mau di resort-resort,atau bungalo...dan Aryanti merekomendasikan bungalo saja biar lebih santai tak bertemu banyak tamu lain,dan Aryanti memanggil salah satu room boy untuk meminta tolong membawakan koper bawaannya ke bungalo nya, jauh ke belakang.


Dan Adelia benar saja memilih tempat yang direkomendasikan Aryanti yang masih sejajar dengan yang di tempati Adrian dan Aryanti, kebetulan masih ada beberapa kamar bunga yang kosong.


Aryanti disambut dengan jeritan dan teriakan Linda yang histeris menyambut dan memeluknya begitu hangat dan gembira melihat atasannya sekaligus sahabat dekatnya telah datang...


"Hai hai ...Bu Aryanti Pak Adrian gimana khabarnya,selamat datang kembali di sini kami begitu kangen...heee,apa semuanya lancar...???"


"Ssssssssst...Kamu ini gimana nanya lancar segala,ya lancar lah...."


"Maksud saya perjalanannya Bu haaaaaaaa..."


Semua tertawa,dan suasana menjadi begitu ceria,begitulah jadi pengantin baru selalu ada yang menggoda dan sekedar memancing dan bercanda,semua orang harus bersiap siap untuk menerima semua itu,termasuk Adrian dan Aryanti.


"Kelihatan langsing banget Bu...masa iya diet melulu"


"Banyak olahraga Linda,siang malam ya Mas... haaa..."


Adrian hanya tersenyum dan mengangguk,dan Linda juga tersenyum penuh teka-teki dan penasaran.


"Adel ini kenalin Linda..."


"Oh iya,Adelia !" Adel tersenyum dan mereka berjabat tangan juga sama Fath.


"Dan Ini temannya Fath...Cinta lokasinya Adel di Australia heee..."


"Senang berkenalan sama Adelia semoga liburannya betah di sini..." Linda tersenyum


"Terimakasih Teh Linda..."


Mari saya antar ke kamar bungalo nya"


Dan mereka beriringan menuju ke belakang sambil Aryanti dan Linda ngobrol.


"Apa Pak Edi ada Linda ? saya tadi nggak sempat ke office"


"Ada kok Bu,apa dia tahu Pak Adrian sama Bu Aryanti mau datang ?"


"Memang nggak di kasih tahu,biarlah"


Dan mereka berjalan menuju ke tempatnya masing masing,Adelia tak jauh dari bungalo nya Aryanti dan Adrian dan Fath agak jauh,mereka di antar Linda sampai masuk ke kamarnya,Aryanti menaruh tasnya di tempat tidur dan Adrian langsung ke kamar mandi,Aryanti menarik koper pakaiannya yang di simpan di samping pintu.


Adrian memeluk Aryanti dari belakang dan Aryanti lagi membereskan bawaannya berhenti karena ada yang menyergap dari belakang.


"Mas tutup pintu dulu ini masih siang sayang... sabar mau ngapain,takutnya Adel sama Fath lapar kita makan dulu..."


"Aku juga lapar"


"Iya makanya ayo kita ajak mereka makan bareng"

__ADS_1


"Tapi aku lapar yang lain heee..."


"Mas iiiiiiiiiih jangan sekarang,nanti..."


"Ini kamar privasi kita sayang"


"Iya aku tahu,tapi kita pelukan aja ya...heee...pokoknya aku mau ke pantai dulu aku kangen Pantai,kangen semuanya..."


"Sama aku juga sayang..." dan Adrian tak melepas pelukannya sampai ada yangl mengetuk pintu baru mereka melepaskannya''


"tok tok tok...Kak Kita makan yu Fath lapar katanya..."


"Iya sebentar" Aryanti membuka pintu,dan Adelia masuk dan langsung menerobos ke kamar yang terbuka,Adrian pura pura tidur "


"Alah alah...jam segini udah di kamar,mau ngapain hayo... pake senjata pura pura tidur lagi,ayo bangun kita makan dulu kita ke Pantai rame rame..."


Adrian menarik tangan Adiknya ke tempat tidur dan mau memeluk nya,tapi Adelia berontak.


"Kak Aryanti toloooooong...Ah kakak ngapain sih kayak ke anak kecil aja..."


Adrian tertawa dan melepaskan Adel,lalu bangun dan Aryanti juga tertawa.


"Oke kita makan yu...tapi aku nggak ikut ke Pantai ya,katanya mau romantis tapi mau di temenin rombongan gimana sih lu...pergi aja sama Fath cari makanan banyak banget pilihannya aku capek mau istirahat dulu"


"Istirahat apa istirahat heeee,tapi Kak Aryanti ikut Aku ya...?"


"Haaaaaaaa... sorry aku bercanda di kira kunci mobilnya di sini,siapa yang mau pergi sama Kakak ribet tau..."


"Ya sudah hati hati ya Del..."


"Ya Kak"


Adelia keluar mungkin ke depan mengambil kunci di resepsionis,Adrian menghampiri istrinya memeluknya sambil menutup pintu dan menguncinya,lalu menarik tangan istrinya.


"Mas..."


"Ssssssssst... Aku ingin malam pertama di sini sayang"


"Ini kan masih siang"


"Kita mulai dari sekarang"


"Aaaaaaah... Mas"


"Sayang begitu lama kita saling mendamba di sini aku ingin bercinta denganmu di sini mulai sekarang,kamu adalah fantasi ku selama ini,di sini aku banyak menahan rasa,melihatmu di depan mataku,mencium bau parfum mu, membuat aku mabuk kepayang, melihat setiap waktu senyuman mu,kamu menutup pintu pun aku masih terasa dan kedengaran dan aku membayangkan kamu,mandi, tidur sendiri memeluk guling berharap saat ini datang...inilah saatnya kita berdua di tempat ini sayang"


"Mas aku selalu tak berdaya,aku terlalu sayang sama Mas..."


"Aaaaah...sayang...jangan menolak ku,aku juga sayang kamu"

__ADS_1


"Ini tempat tidur single impianku sayang,aku ingin pertama kita datang ke sini kita bersama sama merasakan getaran yang kita rasakan sebelum kita menikah,begitu inginnya aku memaksa kamu dan melampiaskan semuanya,tapi selalu aku tak mampu, memaksamu sama saja menyakitimu,sekarang kamu milikku apa kamu menolak aku ?"


"Kita mulai petualangan cinta kita di sini,lakukan apa yang Mas mau...Peluk aku sayang kita pemanasan dulu"


Yang selanjutnya hanya mereka berdua yang tahu,dan desahan mereka dalam rasa nikmat,memacu Adrian begitu bersemangat luar biasa,merobohkan semua dinding pertahanan keduanya,semua sunyi hanya bunyi aneh dari gerakan badan mereka dan nafas yang tak teratur dan gemuruh di dada mereka seperti ganasnya hantaman ombak ke bibir dan tebing Pantai Batu Hiu,sampai mereka terdiam dalam kelelahan.


"Sayang sepertinya inilah puncak bulan madu kita,aku begitu menikmatinya terimakasih sayang"


"Memang dari kemarin kita ngapain ? belum menikmatinya ?"


"Haaa...bukan begitu tapi di sini lain lagi,history dan story kita di mulai di sini"


"Jadi kapan kita lihat wahana Out Bond nya Mas ?"


"Masih banyak waktu ke depan sayang,aku sekarang mau peluk kamu lagi"


"Udah Mas ini basah keringat lihat tuh"


"Nggak apa apa sayang" Adrian masuk lagi ke selimut Aryanti.


"Aaaaaah Mas,geli tahu...apa Mas nggak cape apa ?"


"Nggak,Aku nggak cape aku on terus !"


"Asal kamu nya siap selalu"


Merasa nggak mau tanggung Aryanti melayani suaminya,ini harus di lawan dengan nakal lagi fikirnya, Aryanti bangun dan menciumi suaminya mulai dari ujung kaki yang begitu banyak bulu halus lanjut ke paha dan perutnya dan berakhir di bibirnya,Adrian merasa kejang dan menikmatinya saat Aryanti menciumi tubuh dan pusarnya.


"Sayang kamu nakal banget...tapi aku suka sumpah"


Aryanti melihat Adrian yang mulai begitu tegang dan Aryanti bangkit berjalan ke kamar mandi lalu menyalakan shower dan mengisi Bath tub,Adrian menyusulnya dan menangkapnya mereka berpelukan di kamar mandi di bawah shower Air hangat,inilah kenikmatan dunia yang lagi mereka nikmati,tak ada kenikmatan lain selain memadukan rasa keduanya.


"Ayo Mas mau berapa babak sore ini,aku mau Mas puas,aku segar banget nih heee..."


"Kita lihat saja nanti sayang..."


"Kita berendam di Bathtub yu"


"Ayo..."


Adrian membopong tubuh langsing istrinya dan meletakan kedalam bathtub dan dirinya menyusul masuk.


Keduanya seperti anak kecil yang main hujan hujan nan dan begitu senangnya memuaskan dahaga cinta mereka memegang semua yang menjadi milik mereka,berciuman dengan panasnya di dalam Bathtub dan di bawah bawah shower,


Sampai sampai mereka lupa waktu,tahu tahu mereka menggigil kedinginan dan airnya sampai menjadi dingin.


"Udah sayang kamu kedinginan tuh kita pindah ke tempat tidur saja ya ?"


Aryanti mengangguk pasrah.

__ADS_1


__ADS_2