Pesona Aryanti

Pesona Aryanti
Kerinduan hanya milik kita


__ADS_3

Aryanti dan Adrian berpandangan di atas tempat tidur besar yang begitu nyaman,


kamar utama yang di rancang begitu berkelas dengan tembok dinding di lapisi lagi dengan kayu tahan lama juga tahan rayap dan cuaca yaitu kayu Ulin yang di datangkan dari Kalimantan asli,kayu dengan serat yang begitu nyata kuning mengkilat kehitam hitaman di lapisi pelitur kelas satu, menghadirkan hangat saat musim dingin dan sejuk saat musim panas,tempat tidur senada dengan dinding dan meja kecil samping kiri kanan sebagai pijakan lampu tidur yang begitu elegan, lemari lemari pakaian yang menyatu di didinding menampung begitu banyak baju hasil lipatan dan yang di gantung di rancang senada pula dengan kayu ranjang tempat tidurnya, juga meja rias ukiran khas Bali semakin mempercantik tampilan dan design kamar, dan sofa panjang untuk bersantai di dekat kaca jendela dengan pemandangan pantai Kuta Bali nun jauh di sana,menjadikan satu kamar yang begitu unik dan ekslusif.


Adrian membelai pipi Aryanti perlahan dengan jari jempolnya, dan Aryanti melihat ranjang si kecil Alinea memastikan baby nya tidur dengan pulasnya sebelumnya Adrian memindahkan Alinea ke ranjangnya sendiri dan menciumnya,dan Aryanti membisikkan do'a sebelum tidur bagi putrinya.


"Aku ingin bersamamu sayang... menghabiskan malam ini"


"Kan kita besok mulai kerja Mas"


"Jangan membawa masalah pekerjaan dan fikiran lain ke tempat tidur kita, Aku ingin hanya kita dan perasaan kita di tempat tidur ini"


Aryanti mengangguk mengerti, sambil tertawa, begitu serius suaminya dan memang kebersamaan mereka begitu istimewa secara kualitas setelah tiga bulanan kelahiran Alinea putri mereka.


"Orangtuaku merancang kamar ini senyaman mungkin,karena mereka tahu suatu saat Anak anak cucunya akan menikmatinya dan mengisinya,


dan kita yang punya kesempatan menikmati pengalaman pertama ini,kita berpetualang dan berimajinasi seperti putri dan pangeran di kamar ini di mulai dari sekarang heee..."


"Aku sudah seperti putri saja sekarang juga Mas heee..."


"Bagiku lebih dari seorang putri sayang,kamu adalah bidadariku"


"Heeee...Mas terlalu berlebihan"


Adrian perlahan menarik tali gaun tidur istrinya,dan Aryanti membiarkan dadanya terbuka dan Adrian menyelinap kan tangannya ke belakang dan membuka penutup dada istrinya,masa masa menyusui seorang Istri bagi sebagian orang adalah saat menggairahkan,saat semuanya normal kembali setelah melewati masa kehamilan dan masa melahirkan.


Aryanti memegang kedua sisi muka suaminya dan membelainya dengan penuh perasaan dan meletakan muka suaminya di dadanya.


Adrian tersenyum dan berbisik.


"Maaf ya Dedek Alinea Papa curi jatah kamu malam ini heee..."

__ADS_1


"Aryanti tertawa merasa geli,dan menggelinjang dan Adrian hanya tertawa"


Apa yang diinginkan seorang perempuan dari laki laki yang di cintainya ? selain cinta kasih sayang kenyamanan dalam pelukannya dan jaminan masa depan yang lebih baik,dan apa yang laki laki harapkan dari seorang perempuan yang di cintainya... selain kenyamanan juga dan kehangatan diatas ranjang dan selalu menyuguhkan senyuman terbaiknya.


Semua ada di diri Adrian siapa yang tak menginginkan hidup bersamanya,semua telah tersedia dan terfasilitasi dengan lengkapnya,apa yang di inginkan untuk membahagiakan istrinya lebih dari berkecukupan,dan itu belum yang masih dalam proses perjuangannya dalam bekerja, Wajah rupawan dan perawakan yang sangat atletis tinggi sedang,dengan kulit terang dan garis wajah simpatik melelehkan setiap kaum hawa yang memandangnya.


Juga ideal seorang perempuan ada di diri seorang Aryanti mojang Bandung dengan kecantikan diatas rata rata membuat Adrian sangat tergila gila ditunjang dengan intelektual tinggi,menjadikan Aryanti begitu cemerlang dan berkharisma tinggi di lingkungan kerjanya, bersanding dengan Adrian yang posisinya sebagai atasan dan pimpinan melambungkan pembawaannya kharisma Aryanti sebagai istri pimpinan satu perusahaan,menjadi nilai plus juga melebihi kecantikannya menjadikan pesona yang tak bosan di tatap mata menjadi lebih dominan diantara yang lainnya,satu kata Adrian tak bisa pindah ke lain hati.


Aryanti telah membawanya ke kehidupan yang sebelumya tak pernah terfikirkan oleh Adrian, dunia kerja yang sekarang di jalaninya,juga dunia rumahtangga yang di jalaninya dengan penuh kebahagiaan dan rasa cinta yang mendalam pada istrinya dan sekarang Adrian menyadari dirinya adalah seorang Papa dari putrinya Alinea.


Adrian mendekap istrinya dengan begitu berhasrat,sama seperti Aryanti yang menemukan kembali gairahnya setelah masa masa melahirkan begitu pasrah dalam rengkuhan suaminya,cinta telah memberi mereka kebahagiaan rasa yang tak terucap semua hanya dapat di rasakan.


''Mas...''


''Apa sayang''


''Kerinduan hanya milik kita malam ini''


Aryanti tersenyum menggoda dalam remang lampu tidur terlihat wajah cantiknya semakin menantang rambutnya keatas semua memperlihatkan leher yang putih jenjang selalu tertutup,dan Adrian semakin nakal menyusuri semua lekuk tubuhnya,dan Aryanti meregang menikmati gairahnya,dan Adrian semakin semangat menaklukan pendakiannya.


"Mas Aku begitu menikmatinya"


"Ya sayang Aku juga sama"


Aryanti bangun dan bergantian saling mencumbu,Adrian tertawa kecil meraih muka istrinya yang berada di atasnya,ciuman cuman Aryanti begitu panasnya dan Adrian merasakan nikmat yang luar biasa seperti merasa terbakar,dan gigitan gigitan kecil di bibirnya seakan menyulut gairah yang lebih besar,Aryanti melenguh dan menaruh kepalannya di dada Adrian.


Malam semakin beranjak larut suara binatang malam seperti irama yang begitu khas bersahutan dari suara satu dan yang lainnya me nina bobokan mereka yang kecapaian setelah saling memberi dan menerima sampai berpeluh basah.


Aryanti tak bersuara begitu juga Adrian,hanya tangan Adrian yang masih mengelus punggung istrinya.


Aryanti berbalik memandang suaminya.

__ADS_1


"Mas pagi pagi antar Aku ke pasar ya"


"Oke sayang...mau mencari bahan resep jamu buatku ya heee..."


"Idiiiih...Mas ganjen amat...nggak lah Aku mau tahu aja ke pasar di sini,juga kita jalan jalan Mas sorenya beli keperluan Alinea"


"Iya aku begitu semangat ngantar apalagi di kasih satu kali lagi paginya..."


"Mulai tukar tukaran ya...ayo sekarang juga..."


"Nggak nggak...aku lemas sekarang mah paginya saja haaa..."


"Yeeee kalau di tantang serius malah mundur..."


"Heee...mau ke pasar mana belanjanya hemght... ?"


"Ke pasar tradisional saja Mas"


"Paling dekat kita ke pasar


Tradisional Kartika,atau ke Pasar Pasar Pagi Desa Adat Legian sama saja paling 2,5 km saja..."


"Kemana aja Mas"


"Kalau jalan jalan ya di jalan Legian itu sayang...terbentang dari utara ke selatan sepanjang 2,5 kilometer,di sepanjang jalan Legian Bali kita akan dengan mudah menemukan toko yang menjual beranekaragam barang dagangan, dan sebagian besar berupa barang souvernir, Beberapa butik barang mewah juga tersedia di sepanjang jalan Legian itu Namun selama ini yang Aku perhatikan, sebagian besar wisatawan lebih suka berkunjung ke factory outlet store, seperti yang terkenal itu sayang... Billabong dan Surfer Girl"


"Juga untuk dapat leluasa melakukan wisata belanja di jalan Legian, cara terbaik kita harus berjalan kaki,karena di sepanjang jalan Legian terdapat gang kecil yang juga menyediakan banyak tempat belanja seperti gang Popies. Jalan Legian lebih ramai pengunjung pada saat malam hari...biar belanja sambil jalan jalan romantis heee..."


Adrian anteng bercerita sampai tak sadar Aryanti yang dari tadi menyimak semua pembicaraannya sudah tertidur,mungkin karena kelelahan Adrian bangun dan menatap istrinya yang telah memberinya kepuasan,lalu menyelimuti istrinya dengan benar dan Adrian perlahan turun dari tempat tidur dan berjalan ke ranjang Alinea tertidur,lalu menarik ranjangnya yang ber roda perlahan dan mendekatkan ke tempat tidurnya,Adrian menatap Alinea yang tidur dengan polos dan tanpa beban.


Dua belahan hatinya sudah tertidur Adrian menatap istrinya Aryanti bergantian dengan putri tersayangnya Alinea,hilang kantuk Adrian betapa dirinya ingin menjaga keduanya dengan sepenuh hati,Adrian meraih ponselnya dan membuka buka, melihat semu pesan yang masuk,dan semua file sampai kantuk datang menyerangnya.

__ADS_1


__ADS_2