
Hari hari berganti tanpa di sadari semua terlalui begitu tak terasa, karier yang begitu melambung pencapaian yang gemilang menjadikan dirinya sorotan di The Praja Hotel dan Restourant Group,juga di PHRI membawa nama baik yang cukup melejit manjadi buah bibir di lingkungan perhotelan membuat Pak Suraparaja tersenyum menyanjung anak dan menantunya setiap ada forum The Praja Group.
Setahun menginjak tahun kedua pernikahannya Aryanti mulai terusik oleh perasaannya sendiri,setiap kali mandi selalu mengusap perutnya yang masih rata dan itu menjadi bahan fikirannya sendiri,sedang Adrian suaminya begitu tidak mempersoalkan atau mungkin belum mempersoalkannya,kelihatan enjoy saja dengan pernikahannya merasa bahagia seperti biasanya,merasa senang dan biasa biasa saja.
Seiring berjalannya waktu Aryanti mulai ada riak riak penasaran dengan dirinya dan Adrian suaminya dan Aryanti mulai mengusik suaminya dan mulai bicara hati ke hati,ada rasa sedih di hatinya dan begitu malas bicara soal yang satu ini tapi semua harus membuka hati dan satu tujuan dan permasalahan bisa menemukan solusi,Aryanti tak ingin merubah keharmonisan,dan kemesraan yang ada.
Terkadang hatinya berpikir betapa mudahnya orang orang untuk bisa hamil sahabatnya saja Mita begitu tokcer bulan ini menikah bulan ini dia isi dan langsung hamil sekarang sudah punya anak yang mungkin sudah mau dua tahun,sedang dirinya menikah sudah mau dua tahun belum kelihatan tanda tanda dan merasakan seperti apa rasanya ngidam dan hamil.
Apa ada yang salah dengan dirinya ? atau suaminya ? perasaan sehat sehat semuanya,suaminya yang begitu gagah juga dirinya begitu energik bahkan mantan atlet taekwondo,juga di lihat dari gen keluarga Adrian punya satu saudara dan dirinya memang anak tunggal tak ada yang ragu semua tampak subur dan sehat.
"Mas..."
"Heemght..."
"Apa kita perlu liburan,atau kita terlalu sibuk atau..."
"Haaaaaaaa...atau aku sudah tak mesra lagi sayang ?"
"Atau... kita mulai cek up ke dokter Mas ?"
Adrian tertegun sejenak dan menatap wajah istrinya dan mengusapnya mulai dari dahi,mata ,alis,pipi,hidung dan berakhir di bibir dan dagu,Adrian mengerti.
"Kenapa kamu begitu gelisah dengan sesuatu yang bukan hak kita sayang...aku tahu kamu itu lebih taat dari pada aku,aku jujur kebawa sama kamu menjadi lebih baik tapi kenapa kamu begitu cemas dengan ketentuan Yang Di Atas ? kita berpasrah diri dan berdo'a mungkin Yang Maha Kuasa masih memberikan waktu untuk kita bisa berduaan,bisa bermesraan kapan kita mau"
"Tapi kita harus berusaha Mas..."
"Siang malam setiap ada waktu kita kan selalu berusaha"
"Iiiiiiiiiih... Mas bukan itu,itu mah prosesnya,tapi aku mau dengan kesadaran kita pergi ke dokter bersama sama,kita konsultasi apa yang kurang dari diri kita kita perbaiki"
"Sayang aku rasa kita belum perlu,aku masih bahagia dengan semua ini jangan pusingkan diri kita dengan hal hal lain,bukan aku nggak mau anak tapi biarkanlah semua berjalan apa adanya Aku tidak menuntut apapun darimu telah begitu banyak yang kau berikan untukku, telah banyak kebahagiaan yang kau berikan untukku"
"Mas...tapi aku mau hamil,mau punya anak"
Aryanti mulai berlinang airmata dan membalikan badannya menghadap tembok"
"Hai hai hai sayang...Iya kita nanti pergi periksa jangan ada airmata,aku nggak bisa melihat kamu menangis" Adrian menarik tangan dan tubuh istrinya yang merajuk dan memeluknya.
"Aku tak meminta apapun darimu Mas,hanya aku mohon untuk yang satu ini untuk kebahagiaan kita jangan menolak"
"Iya sayang...mau yang di mana dokternya ? di sini saja apa kita ke Bandung sekalian pulang ?"
"Mas serius ? yang di sini aja dulu" Aryanti begitu berbinar
"Apa yang nggak aku beri untuk kamu sayang,hati aku juga buat kamu kalau aku mampu berikan padamu"
"Terimakasih Mas,aku sayang sama Mas"
Aryanti memeluk suaminya dan Adrian mengusap dan membelai kepala dan rambut istrinya.
"Tapi ingat kita pergi ke dokter untuk mendapatkan vonis hitam dan putih,apa kamu siap dengan semuanya, fikirkan dulu itu,kalau nggak kamu pasti aku, dan apapun hasilnya itu tidak akan merubah perasaanku padamu,dan kamu juga janji tak akan merubah perasaanmu padaku ingat itu !"
__ADS_1
Aryanti mengangguk pasti walau semakin berlinang airmata dan Adrian mengusapnya dengan sangat sayang.
"Sayang...sengaja aku tak mengusik mu,tak mengingatkanmu akan hal ini,aku tak mau kita merasa nggak enak walau aku kadang di telephon Ibuku apa istrimu belum merasakan apa apa ? jangan terlalu capek,istrimu ajak jalan jalan,kerjamu belum menunjukkan hasil dan lain sebagainya sengaja aku tak ngomong sama kamu,aku sangat sayang dan cinta sama kamu sayang...aku nggak mau menyakiti kamu sedikitpun"
"Sama Mas aku juga,setiap Mamaku telephon selalu bertanya walaupun nggak langsung ke arah situ tapi aku tahu hati mereka begitu berharap dan mendamba seperti kita Mas..."
"Sudah sudah sayang kita besok periksa ke dokter yang di sini saja kan ? ya biar kita gampang dan dekat konsultasinya,ayo senyum manisnya mana..."
"Mas aku mau punya anak"
"Iya iya...sekarang kita coba lagi ya siapa tahu yang ini yang akan jadi heee..."
"Aaaaah...mas bisa aja"
"Kamu sih nggak tanya sama teman kamu yang tokcer itu gaya apa waktu dia pertama kali berhubungan,atau siapa tahu punya resep yang mujarab"
"Itu mah rezeki dia aja Mas bukan dari gaya atau resep"
"Haaaaaaaa...bener juga kamu sayang" Adrian mengigit bibir Aryanti dan Aryanti menjerit kecil.
"Sakit aaaah Mas"
"Tapi sakitnya enak kan ?"
"Itu lagi jenggot dan kumisnya belum cukuran kasar banget Mas sakit di kulitku"
"Heee...lupa besok aku cukuran,tapi enak kan geli kalau kenanya di sini" Adrian menyelusupkan wajahnya di dada istrinya dan Aryanti menggelinjang saat mulut suaminya mulai menyentuh sesuatu yang tersembunyi di di dadanya apalagi saat Adrian menyentuh daerah sensitifnya.
Mereka tertidur dalam pelukan dan rasa lelah setelah mendaki begitu tingginya,setelah melewati semua kenikmatan suami istri dan dalam harapan ada buah dari cinta mereka segera hadir menjadi perekat kasih sayang mereka.
Aryanti pertama tidur dan Adrian melepaskan pelukannya perlahan,lalu mencium kening istrinya dan menyelimutinya dan dirinya memakai pakaiannya kembali dan beranjak duduk di sofa setelah terlebih dulu mengambil air minum dan meminumnya dalam beberapa tegukan.
Adrian meraih laptopnya dan mulai membuka konsultasi dokter kandungan,ingin tahu apa apa penyebab dan kendala belum membuahkan hasil dari satu hubungan suami istri.
Adrian memelototi semua ulasan dan mencari setiap solusinya...
Setelah pernikahan lebih dari 1 tahun, pasti kamu dan pasangan sering mendapat pertanyaan, “kapan berencana untuk memiliki momongan?” Sebenarnya ini kadang malah membuat kamu stres, pada akhirnya sebagian perempuan yang mengalami hal ini akan berpikir bahwa mendapat kesempatan untuk menjadi seorang mama adalah hal yang sulit.
Kehamilan merupakan anugerah Tuhan yang pasti sangat dinanti-nantikan oleh pasangan yang sudah menikah. Jika sudah berusaha namun belum juga mendapatkan keturunan, padahal sudah rutin melakukan hubungan suami istri bahkan usaha terus dilakukan selama bertahun-tahun menikah mungkin ini bisa menjadi solusi untuk kamu dan pasangan.
Ini lho, penyebab kehamilan terhambat!
Menopause dini
Pixabay/AlexVan
Ini adalah kasus yang cukup jarang terjadi. Seorang perempuan mengalami menopause dini, yaitu kondisi saat menstruasinya sudah berhenti pada usia yang relatif muda. Pada kondisi normal, wanita akan mengalami menopause pada usia 40 tahun ke atas.
__ADS_1
Pada kasus menopause dini, perempuan tiba-tiba akan berhenti mengalami menstruasi sebelum 40 tahun. Inilah yang membuat kamu tidak memiliki sel telur yang dapat dibuahi oleh ****** setelah melakukan hubungan intim dengan suami.
Pola hidup tidak sehat
freepik.com
Ini adalah penyebab sulit hamil yang paling sering terjadi. Jika saat ini kamu bekerja dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja dibanding di rumah, mungkin ini bisa jadi salah satu pemicunya. sebenarnya tidak ada masalah dengan perempuan yang bekerja, ini bisa menjadi kendala jika tekanan yang kamu dapat dari apa yang kamu kerjakan benar-benar menyita waktu dan pikiran kamu.
Saat bekerja, kamu sering kali dihadapkan dengan deadline yang bisa membuat waktu makan terlewatkan. Kadang kamu memilih fast food dan kurang memerhatikan gizi dari menu yang kamu pilih. Semua itu bisa menjadi penyebab sulit hamil.
Selain waktu makan yang berantakan, biasanya pola tidur juga tidak teratur. Terlalu memikirkan pekerjaan, sampai waktu istirahat di malam hari juga tetap merasa tidak nyaman. Selalu terbayang tugas-tugas di kantor, sampai kadang mood kamu rusak karena masih harus melanjutkan pekerjaan setelah sampai di rumah.
Unsplash/Bruno Nascimento
Olahraga memang penting dilakukan demi kesehatan. Melakukan olahraga secara rutin baik untuk kesehatan. Tapi bukan berarti olahraga boleh dilakukan secara berlebihan, terutama jika kamu sedang menyiapkan kehamilan.
Seringkali kita jumpai para wanita karier yang menghabiskan waktunya untuk bekerja, kemudian pulang langsung ke tempat gym. Hal itu memang baik untuk pembentukan badan dan pembakaran lemak. Padahal lemak itu sendiri dapat merangsang produksi hormon estrogen yang berperan penting dalam kehamilan.
Maka, sebaiknya kurangi aktivitas fisik berlebihan jika kamu ingin cepat hamil. Paling tidak, kalau kamu memang tidak bisa mengurangi jam kerja, cobalah untuk mengurangi waktu gym. Ini bisa jadi solusi cepat hamil untuk kamu.
Menunda kehamilan terlalu lama
Freepik/makyzz
Kasus ini sering sekali terjadi pada pasangan nikah muda atau pasangan yang ingin meniti karier terlebih dulu sebelum memiliki keturunan. Sebagian orang merasa punya anak bisa menghambat langkahnya dalam mencapai karier ke level yang lebih tinggi. Atau ada juga yang memiliki alasan masih ingin menikmati waktu berdua.
Mereka pun kemudian menunda kehamilan sampai beberapa tahun. Sayangnya, penundaan ini tidak bisa berhenti saat itu juga ketika pasangan tersebut menginginkan kehamilan. Penundaan kehamilan biasanya menyimpan efek jangka panjang. Jika kamu sudah punya rencana memiliki anak namun kenyataan tidak sesuai dengan harapan pasti membuat kamu kecewa.
Hal ini disebabkan oleh berkurangnya produksi sel telur seiring bertambahnya usia. Jadi, cobalah untuk mempertimbangkan penundaan kehamilan.
Jika memang perlu menunda, konsultasikanlah ke dokter kandungan atau bidan apakah penundaan ini bisa dihentikan sewaktu-waktu ketika ingin memiliki momongan. Diskusikan juga ke dokter kamu, apa yang perlu dilakukan jika sewaktu-waktu kamu ingin segera mendapatkan keturunan tanpa menunda-nundanya lagi.
****** kurang sehat
Freepik/brgfx
Pada saat pembuahan, jumlah sel ****** akan bergerak mencapai angka 20 jutaan. Nah, jika jumlah yang diproduksi lebih sedikit dari itu, maka kehamilan pun menjadi sulit untuk didapatkan. Oleh karena itu, yang perlu berkonsultasi soal kesuburan bukan hanya wanita, namun pria juga perlu.
Itulah tadi penjelasan beberapa penyebab sulit hamil yang dan solusi cepat hamil. Jika mama merasa salah satunya, maka sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter spesialis kehamilan atau bidan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Semoga penjelasan tadi menjadi jawaban atas sulitnya mendapat kehamilan.
__ADS_1
Akhirnya Adrian pusing sendiri dan tertidur di sofa dengan laptop masih menyala...