Pesona Aryanti

Pesona Aryanti
Liburan yang berkesan


__ADS_3

Adrian dan Aryanti keluar setelah maghrib mereka mendapat kan Adel sama Fath tengah makan di Restourant di depan,Fath melambaikan tangan dan Aryanti juga Adrian langsung nimbrung dan pesan makanan juga.


"Kalian darimana aja ?"


"Aku sama Fath dari Pantai lah..."


"Nggak nyasar kan ?"


"Lebih asyik kalau nyasar heee..."


Kalau asyik kenapa udah pulang ?"


"Kan senjanya udah ilang,kalau gelap gelapan di kamar aja kayak Kak Adrian dan Kak Aryanti heee..."


"Dasar..." Adrian merasa tersindir dan Aryanti hanya tersenyum.


"Besok pokoknya jangan kemana mana kita cobain wahana baru Hotel ini yaitu The Praja Outbound"


"Boleh boleh banget...wahananya apa aja Kak ?"


"Kita lihat saja besok harus di coba dulu... baru rekomendasi sama orang..."


"Flying fox nya lintasannya jauh nggak ?"


"Wow...ekstrim banget melintasi memotong melewati sungai...jadi kelihatannya lebih unik dan menantang"


"Serius Kak Aryanti ?"


"Makanya kita lihat saja besok..."


"Fath sayang siap nggak ?"


"Aku siap saja..."


"Sekarang habis makan Kita ke mana lagi nih ? jangan sampai masuk kamar lagi Kak Aryanti, itu mah kesenangannya Kak Adrian heee..."


"Pengantin ya maunya berduaan di kamar lah Adelia,betul kan Fath ?" Adrian menjawab dan memandang Fath ,Fath hanya tersenyum.


"Udah udah gimana kalau kita karaokean malam ini... uji kemampuan dan adrenalin juga haaaa..." Aryanti menawarkan.


"Asyik banget tuh kayaknya...mari kita coba...dan ada satu hal pasti Kak Adrian nggak bisa nyanyi haaaa...."


"Hai sembarangan banget,gini gini juga mantan anak band tahu...ayo siapa yang nantang duluan siapa yang paling kena ketukan mari kita kontes bersama-sama kita adukan duet Malaysia sama duet Indonesia"


"Haaaaaaaa..." betul itu...!"


Semua menyudahi makannya dan mereka beranjak ke ruang karaoke mengikuti Aryanti yang jalan duluan bersama Adrian yang memeluk bahunya,setelah terlebih dahulu memesan ruangan yang ternyata masih banyak yang kosong terutama yang kapasitas besar untuk beberapa orang.


Adelia kelihatan begitu antusias banget,dan ingin segera mencoba,dan Aryanti ingin tahu kemampuan suaminya juga soalnya selama ini dia nggak pernah kelihatan tertarik dengan hal hal yang seperti ini, tapi kali ini kelihatan dia bersemangat banget jadi Aryanti begitu penasaran dibuatnya apa memang betul kata Adel kalau dulu Adrian pernah ikut dalam satu group band yang yang waktu itu bubar dengan sendirinya.


"Siapa yang duluan nih ?" Aryanti bertanya ke arah Adelia.


"Yang pasti Kak Aryanti sama Kak Adrian duluan,kami.menghargai tuan rumah haaaaaaaa... lagunya malam ini special duet.

__ADS_1


"Haaa...Mas siap ?"


"Ayo sayang..."


Aku mau lagu lawasnya Dewi Yul sama Om Brury Marantika...jangan ada dusta diantara kita....


"Yu...! " Aryanti tersenyum saat Adrian mulai mengeluarkan suara pertamanya...


Ketika pertama kujumpa denganmu


Bukankah pernah kutanyakan padamu, kasih?


Takkan kecewakah kau pada diriku?


Takkan menyesalkah kau hidup denganku, kasih?


Memang kau bukan yang pertama bagiku


Pernah satu hati mengisi hidupku dulu


Dan kini semua kau katakan padaku


Jangan ada dusta di antara kita, kasih


"Wow... suaranya Mas Adrian keren banget nggak nyangka...haaaa" Aryanti teriak.


Semua terserah padamu


Aku begini adanya


Kuhormati keputusanmu


Apa pun yang akan kau katakan


Kau katakan saja


Memang kau bukan yang pertama bagiku


Pernah satu hati mengisi hidupku dulu


Dan kini semua kau katakan padaku


Jangan ada dusta di antara kita, kasih


Semua terserah padamu


Aku begini adanya


Kuhormati keputusanmu


Apa pun yang akan kau katakan


Kau katakan saja

__ADS_1


Oh ...


"Haaaaaaaa...sempurna..." Adelia dan Fath juga berdiri bertepuk tangan memberikan support dukungannya...


Selesai nyanyi Adrian masih memegangn mix memeluk Aryanti sambil tertawa.


"Sekarang pasangan Malaysia silahkan..."


Kegembiraan dan kebersamaan yang begitu indah memberikan kesan yang mendalam,menikmati liburan yang berbeda jauh berbeda dari liburan liburan sebelumnya, Adelia begitu akan kangen dengan semuanya terutama Kakak Kakak nya,yang telah menjadi tuan rumah yang begitu baik.


Dan dengan suka cita Aryanti juga Adrian di tengah suasana bulan madu mereka berusaha memberi rekomendasi yang terbaik buat Adel dan Fath,menciptakan rasa betah buat keduanya yang sebentar lagi Adelia sama Fat akan kembali ke Australia dan tenggelam dengan kesibukan nya menuntut ilmu juga Adrian dan Aryanti juga sama akan tenggelam dalam kesibukan suasana kerja yang pasti telah menumpuk selama di tinggalkan.


"Udah belum nyanyinya ? Kita ke cafe yu mungkin ada menu baru sebelum ngantuk,perasaan haus banget"


"Iya bener haus banget..."


"Kamu kan perhotelan juga Del,jadi semua Hotel The Praja Group menanti inovasi dari generasi muda" Aryanti ngobrol sama Adel sambil berjalan kaki menuju cafe"


"Mestinya seperti itu Kak,tapi terkadang keinginan tak sesuai harapan kita,apalagi saya telah jatuh cinta dengan Fath dan begitu juga sebaliknya mungkin Fatb juga lebih berat ke bisnis keluarganya dan mau tidak mau saya sebagai istri ikut suami mungkin suatu saat kami berjodoh"


"Sama juga Del heee... Kak Aryanti juga seperti itu nasib dan takdir mengalirkan Kak Aryanti ke arah ini semua berubah setelah ketemu Kakak mu dari jurusan tadinya ilmu keguruan menjadi ilmu perhotelan... seperti Adel tadi katakan keinginan tak sesuai harapan kita tapi biarlah kita jalani aja"


"Tapi saya yakin dengan kemampuan Kak Adrian dan Kak Aryanti bisa memegang estafet perusahaan Bapak dan saya yakin juga percaya sama Kak Aryanti dan Kak Adrian, semua akan lebih baik akan lebih maju lagi terbukti sekarang juga banyak inovasi baru walaupun ke Aryanti masuk di The Praja Hotel dan Restourant Group baru 2 tahunan Bapak selalu bercerita kepada saya"


"Semoga saja begitu Del,terus kalau Adel tinggal di Malaya kita akan kangen doooong...?"


"Kan Kak Aryanti sama Kak Adrian juga Bapak sama Ibu bisa main bareng ke sana sekalian liburan juga saya juga begitu pasti akan selalu menyempatkan diri menengok dan liburan kembali ke Pangandaran, jarak tak jadi halangan bagi kita di zaman modern seperti sekarang ini begitu mudahnya"


"Kak Aryanti jangan terlalu capek nanti biar cepat ngasih Bapak sama Ibu cucu cucu yang cantik dan menggemaskan..."


"Haaaaaaaa...semoga Del..."


"Sebenarnya saya juga begitu ingin Kak Aryanti tinggal disini berkecimpung meneruskan perusahaan Bapak bersama Kak Adrian dan Kak Aryanti, sampai sekarang Hotel dan Restourant Bapak terus berkembang begitu pesat dari waktu ke waktu dari Bapak hanya punya Hotel yang di Bandung dulu, semakin ke sini semakin pesat saja dan Bapak telah berhasil memanage manajemen Hotel dengan baik dan guru pertama saya adalah Bapak saya, makanya saya juga ingin memperdalam di bidang perhotelan ini tapi seandainya takdir bicara lain kepada saya apa boleh buat"


Sampai mereka duduk di kursi cafe mereka terus ajak ngobrol memberikan support terhadap diri masing-masing dan, mengemukakan harapan hati mereka terhadap masa depan mereka dan juga perusahaan yang di hadapi sekarang ini, Adrian sama Fath entah ke mana.


"Terus terang saja Kak Aryanti dulu saya begitu pesimis terhadap Kak Adarian dengan pola hidup yang seperti itu dan karakter yang seperti itu susah masuk pendapat orang lain Saya kasihan sama Bapak sama Ibu dan saya mendengar dari Ibu Kak Adrian berubah setelah berhubungan serius dengan Kak Aryanti dan sedikit banyak telah mempengaruhi pola berpikirnya Kak Adrian saya begitu bersyukur Kak serius"


"Jangan berlebihan Del mungkin kesadarnya aja telah kembali dan mungkin faktor kedewasaan juga telah mempengaruhi cara berpikirnya walaupun tidak bisa dipungkiri saya juga begitu capek mengajak ke arah yang lebih baik sampai pada akhirnya kejadian di tahun baru sebelum berangkat ke Australia itu, itulah puncak semua buntut dari masa lalunya Kakakmu,nggak usah di bahas semua terlalu menyesakkan dada"


"Benar Kak kita bukan hidup di masa lalu tapi jauh menyongsong masa depan"


Aryanti tersenyum dan mengangguk.


"Adel mau minum apa aku juice orange aja"


"Boleh boleh samain aja Kak..."


"Kadang saya berpikir gini Del Kakakmu itu apa kurang kasih sayang ya ? waktu di vonis salah sama Bapak dan di haruskan sekolah setahun di Australia protesnya berlebihan sampai sampai walk out dari rapat keluarga,tapi saja bujuk dengan lembut kalau itu untuk kebaikan akhirnya luluh juga"


"Haaaaaaaa...emang begitu Kak Aryanti,sebenarnya hatinya lembut,tapi kadang suka ngeselin,mungkin dulunya kami masih kecil-kecil Bapak sama Ibu masih dalam puncak-puncaknya kesibukan merintis usaha awal, jadi kami anak-anaknya hampir tidak bertemu kurang kasih sayang juga mungkin, Kak Adrian selalu ingin menjadi nomor satu dengan memperlihatkan kemampuannya didepan semua orang juga dan dia tidak mau terkalahkan sama orang lain"


Dan malam pun semakin larut,mendatangkan ngantuk dari penat sehari setelah aktivitas,mereka keluar cafe yang masih ramai pengunjung dan mendapatkan Adrian juga Fath lagi duduk santai bersama Pak Edi,entah apa yang di obrolkan nya, Adelia sama Aryanti menghampiri mereka dan menyalami Pak Edi yang tersenyum lebar ke arah Aryanti.

__ADS_1


__ADS_2