
Kalau kerja di perusahaan orang pasti nggak bakal kepakai dan sudah pasti kena SP atau surat peringatan dari pimpinan tapi karena ini Adrian sendiri dan Aryanti yang mengatur semua pekerjaannya mereka bisa banyak menggunakan waktu luangnya untuk keluarga yang lebih tepatnya untuk waktu pribadi mereka berdua...kita suami istri nggak ada halangan dan larangan Aku begitu ingin menikmati semua berdua siang maupun malam...kata kata Adrian yang bikin klepek klepek semua cewek.
Dan Adrian bahkan berpesan pada Komang Putri kalau pintu ruangannya tertutup jangan mengganggunya mungkin Adrian lagi istirahat dan menggunakan waktu privasi nya dengan istrinya terdengar agak konyol memang tapi begitulah Adrian lain dari yang lain... seperti siang itu Bu Aryanti masuk pintu langsung di kunci dari dalam nggak salah lagi mereka pasti keluar kelihatan sangat capek dan tentunya lapar...Komang Putri hanya mesem mesem.
Terkadang Aryanti malu pada kenyataan seperti tak punya tempat tinggal mengumbar nafsu di mana saja tapi Adrian selalu beralasan semua jangan di rencanakan di situ mau ya kita jalani dan nikmati memang benar ada sensasi lain yang begitu nikmat serasa suasana yang beda tak melulu di kamar dan tempat tidur yang itu itu saja, membayangkan terkaman suaminya yang begitu tak terkendali membuat Aryanti tak bisa lepas lagi selain mengimbanginya aaaaaaah...luar biasa...dan sedikit kasar malah Aryanti menganggapnya laki laki memang harus gagah dipadu dengan belaian kelembutan dirinya menjadikan satu pacuan yang begitu sempurna,membuat Aryanti juga Adrian sendiri ketagihan bagai candu yang susah di lepaskan dan menghadirkan kerinduan di setiap waktu...
Sadar akan hal itu Aryanti sangat menjaga stamina dan fisiknya yang sempurna agar bisa memberikan pelayanan yang prima bagi suaminya dan kepuasan dirinya juga.
Perawatan di tingkatkan dan olahraga nggak pernah di tinggalkannya,apalagi setelah kejadian yang begitu banyak hikmahnya bagi mereka dan mungkin akan ada bulan madu yang lebih dahsyat lagi,akan ada jam jam makan siang dengan kamar terkunci dari dalam,juga akan ada waktu waktu tertentu pimpinan dan manager mereka menghilang berdua...
Aryanti berendam bersama Adrian di bathtub air hangat, Aryanti menyipratkan air ke muka Adrian dan Adrian tertawa membalasnya dengan menarik kedua kaki istrinya dan Aryanti menjerit sambil tertawa karena mukanya hampir tenggelam, Adrian cepat merangkulnya dan mereka berpelukan di dalam air.
"Mas aaaaah..."
"Diam biar Aku basahi lagi nih semua..."
"Udah Mas Aku udah kedinginan...awas pokoknya Aku balas"
"Haaaaaaaa....balas saja kalau bisa"
Adrian memeluk Aryanti di bawah shower dan Aryanti begitu kegelian,tapi Adrian terus memaksanya dan terjadilah saling teriak dan balas balasan...
Bi Inah yang lagi mendandani Neng Alinea tersenyum mendengar teriakan teriakan majikannya dari dalam kamar mandi yang kelihatan sudah akur lagi,hatinya ikut senang tidak seperti kemarin kemarin melihatnya juga nggak enak dan Bi Inah juga kebagian imbas dari perang dingin mereka jadi perantara semua apa yang di sampaikan pasti melalui Bi Inah...juga apa apaan kata Bi Inah dalam hati yang satu tidur di kamar depan yang satu tidur di kamarnya...padahal kelihatan banget keduanya begitu gelisah dan tak nyaman.
Bi Inah meyakini kedua majikan mudanya sudah saling sayang sayangan lagi terlihat dari duduk berduan depan tv dan ngobrol bersama bahkan tangan Pak Adrian sesekali mengusap punggung dan kepala istrinya dan yang pasti mandi juga sudah bersama sama lagi semua tak di ragukan lagi.
__ADS_1
Aryanti sibuk dengan ponselnya dan melihat lihat juga Adrian dengan remote control tv kelihatan Aryanti menerima telephon dari seseorang dengan begitu antusias banget kadang tertawa sampai berdiri segala juga Adrian ingin mendengar dan mendengarkan sambil tertawa juga...
"Akhirnya Linda menikah juga Mas...kita tunggu kedatangannya di sini,Aku begitu kangen dengan orang satu ini...semoga semuanya lancar dan kita jadi tuan rumah bulan madu mereka" Aryanti begitu berbinar mukanya,karena bahagia...
"Iya sayang seperti janji kita pada rekan kerja di Pangandaran atau dari The Praja Hotel dan Restourant Group lainnya siapa saja boleh liburan ke sini dengan pelayanan gratis semua pegawai kita adalah keluarga kita"
"Iya Mas terimakasih telah menjadi seorang super di hati semua orang orang termasuk di hatiku..." Aryanti mengusap pipi Adrian dengan sayang.
"Sudah seharusnya kita berbagi kebahagiaan sayang...apalagi menyambut orang yang berbulan madu serasa kita juga mendapat suntikan dan semangat mereka haaaaaa..."
"Idiiiih.... ini mah selalu saja ikut ikutan pengantin basi ! Anaknya sudah gede tuh..."
"Pengantin boleh basi tapi semangat tak boleh kalah dan kendor heeee..." Adrian mencolek pinggang istrinya bermaksud menggodanya dan Aryanti kaget karena geli.
"Sembarangan enak aja kamu bertanya begitu...yang ada kita ajukan cuti bersama untuk ikut bulan madu bareng sama Linda..."
Aryanti tertawa begitu lucu mendengar jawaban suaminya menyiratkan hasrat yang begitu tingginya dan sekali lagi Aryanti begitu bahagia dan senang hatinya.
"Mas boleh kita makan di luar malam ini...? kita Ajak Dedek sama Bi Inah sekalian jalan jalan"
"Boleh sayang kenapa enggak ? ayo mau ke mana mau di mana ?sekalian Aku memenuhi janjiku mau traktir kamu tadi siang...untukmu apa yang enggak sayang..." Aryanti tersenyum dan berdiri ke teras berjalan memberitahu Bi Inah yang lagi main sama Alinea biar habis maghrib nanti Dedek nya di pakaikan baju hangat.
Selesai sholat maghrib Adrian dan Aryanti berdandan.
"Mas Dedek nya ambil dulu biar Bi Inah sholat dulu kasihan nunggu kelamaan..."
__ADS_1
Adrian tak menjawab hanya memeluk Aryanti dari belakang dan membuat gerakan Aryanti begitu susah.
"Mas nanti waktu malam masih panjang,pulang makan kita start lagi...Aku tahu Mas masih menginginkannya..." Aryanti tersenyum dan Adrian tertawa.
"Gitu dong jadi istri itu pengertian ini mah sudah selesai dari kemarin nggak bilang bilang..."
"Idiiiih...ganjen banget jadi cewek kalau gitu...punya hitungan sendiri lah..."
Adrian tertawa sambil keluar kamar di susul Aryanti dan menunggu Bi Inah sholat.
Sampai di tempat makan pavorit mereka Aryanti memilih sendiri menunya dan Adrian menyerahkan semuanya pada istrinya,dan Adrian begitu senang saat melihat istrinya makan... tak ada kebahagiaan selain melihat orang yang di cintai begitu senangnya...
"Sepertinya lebih dari sebulan nggak di kasih makan sama suami nya ya ?"
"Itu mah suplai makanan lain sudah jelas..."
"Haaaaaaaa... kamu bisa aja sayang..."
"Alinea sayang...kamu nggak bisa tenang amat ya sini duduk biar Bi Inah nya bisa makan"
Adrian mengambil dan memangku putrinya dan mendudukkannya di pangkuannya di kasih mainan apa saja yang ada di depannya baru bisa diam, piring lalapan juga sendok garpu nya jadi mainan.
"Mas telephon Tante Adelia perasaan sudah lama nggak komunikasi sekalian ajak lagi ke sini buat bulan madu juga heeee...jadi kita rame kedatangan tamu pribadi sama Linda jadi kita bikin acaranya sekalian..."
"Oh iya ya...kenapa enggak ? kan waktu telephon terakhir katanya mau liburan ke sini...Ok kita telephon nanti sudah di rumah"
__ADS_1