
Kebahagiaan Adrian sama Aryanti semakin hari semakin bertambah,Alinea yang tumbuh dengan begitu cantik dan lucunya juga sehat dan aktif selalu menghiasi hari hari mereka,dua bulan sudah usia Alinea kesayangan Papa Adrian sama Mama Aryanti,hilang semua rasa saat merasakan sakitnya melahirkan,hilang semua penat capek saat habis bekerja,Alinea sudah bisa mengenali orang orang yang menyayanginya mana Papanya juga Mamanya,saat pulang istirahat kerja selalu meronta minta di gendong dan menagih asi pada Mamanya walau masih di gendong pengasuhnya Bi Inah.
Adrian selalu menghujani Alinea dengan ciuman ciuman sayangnya walau Alinea merasa kesal nggak mau dan meronta tapi Adrian memaksanya sampai menangis.
"Sudah Pa.... kasihan sini Mama susui dulu,Papa makan saja duluan gantian nanti Mama biar Dedek nya main lagi nanti sama Papa ya..."
Aryanti memandang wajah putrinya sambil memainkan tangan mungilnya yang menarik apa saja yang di jangkau nya,sambil di ajak bicara segala macam.
"Bi Inah makan dulu Bi mumpung Dedeknya lagi nyusu,kalau mau sholat sholat dulu biar tenang"
"Iya Neng...ini tanggung ngangkat dulu cucian kering"
"Sayang lapar sama haus ya...Mama juga lapar sayang apalagi di sedot semua sama kamu makanan Mama..."
Alinea seperti mengerti dan tersenyum,juga Adrian yang lagi makan ikut tertawa,memandang Istri dan Anaknya yang lagi berinteraksi cepat cepat Adrian menyudahi makan siangnya, merasa kasihan sama istrinya biar bisa cepat makan.
Adrian memangku putri kecilnya yang mulai bersuara ngang ngeng ngong...dan mengacau di bawanya keluar dan di goyang goyangkan badannya biar Alinea merasa nyaman,Aryanti makan juga sama cepat cepat karena dirinya belum sholat,belum dandan kembali dan siang ini akan ada rapat membahas kepindahan mereka ke Bali dengan semua staf dan kepala bagian semuanya.
Aryanti tersenyum geli saat Adrian membawa ngomong putri mereka yang nggak jelas gitu...
"Cantik Mama,cantik Papa, jangan rewel...Kakek kangen,Nenek kangen semua kangen...Tante kangen,Om nya kangen semua kangen Dedek....
Adrian dan dan Aryanti merasa ini rapat tentang hal besar karena pemberitahuan dari pusat The Praja Hotel dan Restourant Group sudah sampai pada dirinya dan suaminya entah bagaimana ceritanya yang mereka Adrian sama Aryanti tangkap The Praja Hotel dan Restourant Kuta Bali sekarang tidak ada pemimpinnya entah apa pula yang terjadi dengan I Gusti Made Suardika,setelah investigasi menyeluruh team management.
Satu poin Made Ardika tak menerima investigasi pusat,tak menerima penawaran dari pusat management pengalihan tempat kerja apalagi ke luar pulau atau luar daerah dengan alasan keluarga,tetapi dalam memimpin terdapat banyak kesalahan, kegagalan dan kebocoran dana yang bukan sedikit,malah ada PHK segala entah apa yang terjadi...
Semua tampak tenang dan sudah kumpul menempati tempat duduk sesuai bagian divisi masing masing,Aryanti duduk di samping kanan Adrian dan mulai memimpin rapat, seperti biasa rapat di buka dengan do'a bersama di pimpin sama yang di tua kan yaitu Pak Edi supaya semua anggota mendapat manfaat dan kesepakatan juga penerimaan juga kelancaran dan masukan yang berharga buat semuanya.
__ADS_1
Pesona Aryanti dan wibawanya melampaui usianya di tunjang dengan penampilan paras yang cantik dengan pakaian kantor yang apik semakin menarik walau sekarang paska melahirkan agak gemuk sedikit tapi aura kecantikan dan kharismanya tetap terlihat.
Setiap yang memandang selalu berakhir dengan menunduk atau tersenyum mengangguk keramahannya tak diragukan lagi,kesopanannya bukan buatan dan bukan hanya pencitraan saja tapi terlihat tulus bersikap baik pada siapapun pada yang muda apalagi pada yang lebih tua.
"Terimakasih Pak Edi yang telah memimpin do'a do'a nya, langsung saja pada pokok permasalahan yang ada dan sebagai pandangan pada permasalahan sebelum kita bahas bersama silahkan pada Pimpinan untuk menyampaikan pandangannya"
Aryanti melirik Adrian suaminya sambil tersenyum dan mengangguk.
"Terimakasih untuk semua jajaran team kerja The Praja Hotel dan Restourant Pangandaran yang telah hadir dan solid sampai saat ini tetap kompak maju bersama,sekian tahun kebersamaan kita di sini baik yang dari awal atau menjadi team yang baru bergabung tentu banyak suka duka dalam perjalanan kita sampai saat ini,dan terbukti tidak ada hambatan tidak ada permasalahan yang tidak bisa kita selesaikan selagi kita masih satu dalam kesatuan yaitu team kerja kita"
Semua anggota rapat pada diam dan hanya mengambil nafas atau mengambil alat tulis,semua fokus mendengarkan pembicaraan pimpinan dan mereka ingin tahu apa yang akan disampaikan dalam rapat kali ini.
"Perlu saya sampaikan keputusan dari management The Praja Hotel dan Restourant Group akan memindahkan kami yaitu saya sebagai pimpinan dan Istri saya Ibu Aryanti sebagai manager umum operasional untuk membenahi,menata ulang The Praja Hotel dan Restourant Kuta Bali"
Semua pada bengong dan tak percaya dan langsung terjadi sedikit kegaduhan anggota rapat ada yang saling tanya ada yang bicara dan ada yang diam saja seakan nggak percaya,juga ada yang nggak terima.
"Saya sebagai pimpinan faham kebersamaan kita di bangun sedemikian rupa eratnya sudah seperti saudara satu sama lain tetapi semua orang harus punya tujuan,punya cita cita juga punya keinginan untuk lebih maju lagi"
Dan Aryanti menyambung kata kata Adrian.
"Kebersamaan kita,kekompakan kita team yang kita bangun ini jangan sampai berhenti sampai di sini,jangan kendor karena kami tidak ada di sini, tapi harus tetap menjadi no satu dan tetap bisa mempertahankan prestasi dan terus bekerja dari hati,dengan sepenuh hati, tanggung jawab pada tugas dan bagiannya masing masing"
Semua pada diam...
"Perpisahan bukan akhir segalanya,walau tetap menyisakan kesedihan di hati kami juga rekan semua tentunya, apalagi perjalanan saya khususnya pribadi terlalu banyak kenangan di Pangandaran ini,jadi suatu saat kelak nanti pasti kami akan mencari kenangan kami akan menyusuri kembali cerita, dan mencari juga mengenang kembali kenangan kami di Pangandaran ini" Aryanti merasa sedih dan terasa berat meninggalkan semua rintisan dirinya dan Adrian suaminya di sini,dan Adrian sangat mengerti cepat memotong dan bicara sebagai pimpinan.
"Untuk mengisi kekosongan sementara kepemimpinan di sini setelah kami berangkat nanti sekitar dua mingguan lagi kami memberi kuasa pada kepemimpinan awal yaitu pada yang di tua kan di sini yaitu Pak Edi sampai ada keputusan tetap dari team management pusat, barangkali ada pertanyaan,saran masukan di persilahkan baik pada saya selaku pimpinan juga pada Bu Aryanti sebagai manager utama"
__ADS_1
Tak ada kata semua hanya akan merasa kehilangan akan figur yang selama ini menjadi panutan mereka sosok yang bersahaja Ibu Aryanti dan pimpinan yang sangat simpatik dan berwibawa Pak Adrian,satu yang paling di ingat dari gaya memimpinnya Ibu Aryanti adalah memberi contoh akan segala hal buka menyuruh ini itu.
"Masih ada waktu kami di sini selama kurang lebih dua mingguan lagi untuk berbenah dan melaporkan segala pertanggung jawaban kami selama di sini" Adrian bicara karena tak ada yang melakukan interupsi atau apapun.
"Semua akan berjalan seperti biasa tak akan ada yang berubah kami jamin semua karyawan di sini tetap nyaman bekerja"
"Mungkin dari kami berdua saya sebagai Manager operasional juga Pak Adrian sebagai pimpinan kami suami istri juga, memohon maaf jika ada sesuatu yang tidak berkenan di hati semua rekan rekan dan team The Praja Hotel dan Restourant Pangandaran juga segenap karyawan di sini kami mohon maaf yang sebesar besarnya"
"Pak Edi barangkali ada yang mau di sampaikan ?" Aryanti dengan hormat mempersilahkan.
Pak Ediedi menarik nafas berat tapi mulai bicara.
"Sebenarnya semua sudah jelas kami akan merasa kehilangan,
tapi semua tetap harus berjalan seperti kata Pak Adrian,hanya mungkin kami masih terkejut saja,juga terimakasih tak terhingga kami semua telah sampai pada titik ini semua adalah polesan dan peraturan Pak Adrian dan Ibu Aryanti,hanya do'a kami semua semoga Pak Adrian dan Ibu Aryanti semakin sukses di beri kelancaran segalanya dan kesehatan sekeluarga Aamiin..."
Dan rapat pasif pun usai tidak ada interupsi,tanya jawab juga mengajukan ide dan lain lain.
"Satu lagi sebelum bubar kami sangat menunggu siapapun yang ingin berlibur atau berbulan madu silahkan kami siap memberi fasilitas sediakan tiket saja ya Hotel kami yang servis dan dalam waktu dekat sudah ada yang daftar heeee..."
"Siapa tuh....???"
"Bu Aryanti terimakasih penawarannya..."
"Pak Adrian juga sepertinya bulan madu lagi haaaa...."
"Pastinya...dan kita bulan madu bareng sama Teh Linda haaaa..."
__ADS_1
Adrian menunjuk Linda yang merah pipinya sambil cemberut.