
"Selamat siang silahkan duduk dengan Bapak siapa dan Ibu siapa ini ?"
"Oh siang juga dokter, Saya Adrian dan ini istri saya Aryanti..."
"Ada yang bisa saya bantu ? ada keluhan ada pertanyaan atau mau pemeriksaan ?"
"Saya mau semuanya dok...konsultasi juga pemeriksaan" Adrian begitu bersemangat.
"Apa keluhannya ?"
"Saya menikah sudah hampir dua tahun,tapi belum hamil itu aja intinya dokter" Aryanti yang menjawab.
"Hampir dua tahun, belum dua tahun kan ? masih masa masa bulan madu kok heee... orang lain ada yang sudah menikah lima tahun ,sepuluh tahun bahkan lima belas tahun masih banyak yang belum di kasih momongan,rezeki orang lain lain bahkan ada yang belum menikah pun ada yang punya anak malah...
Adrian dan Aryanti ikut tertawa...
"Ibunya kerja nggak ?"
"Ya dok...saya kerja"
"Boleh saya tahu kerja apa ?"
"Emght...saya kerja di Hotel dok...
"Ya ya ya...kelihatanya ini pasangan eksekutive muda ya... banyak faktor yang bisa menghambat seorang perempuan untuk hamil kalian pasangan muda pasti begitu mudah mengakses informasi apapun...Ini adalah sekedar gambaran penyebab sulit hamil yang paling sering terjadi, Jika saat ini Ibu bekerja dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk bekerja dibanding di rumah, mungkin ini bisa jadi salah satu pemicunya,sebenarnya tidak ada masalah dengan perempuan yang bekerja, ini bisa menjadi kendala jika tekanan yang Ibu dapat dari apa yang Ibu kerjakan benar-benar menyita waktu dan pikiran Ibu"
Aryanti terdiam memang dirinya begitu menghabiskan waktunya untuk bekerja,dan pencapaian luar biasa The Praja Hotel dan Restourant Pangandaran bisa seperti saat ini memang hasil tenaga dan pemikiran nya.
"Saat bekerja, Ibu sering kali dihadapkan dengan deadline yang bisa membuat waktu makan terlewatkan. Kadang Ibu memilih fast food dan kurang memerhatikan gizi dari menu yang Ibu pilih,Semua itu bisa saja menjadi penyebab sulitnya hamil,apakah Ibu seperti itu dalam pola makan saat bekerja ?"
Dan itu diakuinya juga apalagi saat sendiri,Dirinya banyak membunuh waktu kesendiriannya di kantornya,dan sampai lupa waktu tahu tahu larut malam,saat Adrian jauh di Australia Aryanti lebih menghabiskan waktunya di kantor walau sendirian dan kebiasaan itu terbawa sampai sekarang kalau Adrian tak mengingatkannya atau belum melotot dan menariknya untuk makan dan istirahat.
"Selain waktu makan yang berantakan, biasanya pola tidur juga tidak teratur. Terlalu memikirkan pekerjaan, sampai waktu istirahat di malam hari juga tetap merasa tidak nyaman. Selalu terbayang tugas-tugas di kantor, sampai kadang mood Ibu rusak karena masih harus melanjutkan pekerjaan setelah sampai di rumah,itu faktor luar murni harus di perbaiki pola hidupnya"
"Ya dokter kami akan merubah sedikit demi sedikit pola kerja kami"
" Harus itu,Ada lagi faktor dari dalam tubuh kita sendiri,seperti gen keluarga,kondisi rahim,kekentalan cairan ,hormon yang cukup dan stabil,pola hubungan yang kurang baik dan kurang rutin dan banyak lagi...baik untuk awal kita cek seluruh kondisi Bu Aryanti secara menyeluruh agar kita tahu kondisinya ya"
__ADS_1
"Baik dokter"
"Bila di perlukan mungkin Pak Adrian juga akan ada cek cek kan ya,silahkan ke lab untuk pemeriksaan lebih lanjut dan pengambilan sample, juga jangan lupa penyebab sulit hamil selanjutnya adalah masalah hormon. Di saat tubuh tak mengalami perubahan hormon seperti biasanya, maka proses pelepasan sel telur dari ovarium dan penebalan lapisan rahim akan sulit terjadi. Hasilnya, Anda akan susah hamil dan kita lihat hasilnya nanti"
"Hadeuuuuuuuh... saya nggak ngerti dok,pokoknya silahkan saya sama istri saya periksa saja seakurat mungkin, yang harus di obati obati aja yang harus di rubah kita coba merubahnya"
"Pak Adrian jangan putus asa begitu heee...seperti Istrinya nih Bu Aryanti semangat saya senang melihat senyumnya,selain prosesnya yang semangat tiap malam tapi ini juga sama proses juga untuk tahu seberapa siap tubuh istrinya dalam menjalani kehamilan peluang dan potensinya dan juga kesuburan kita heee...semangat nggak tiap malamnya Pak Adrian ?"
"Kalau prosesnya yang tiap malam jangan di tanya itu mah dok selalu nambah terus... juga bonus siang hari saat istirahat haaaa..."
Dokter Ratih sama Aryanti tertawa
"Oke sample darah sudah,sekarang urine masing masing ya...silahkan ke ruang pengambilan sample urine"
Pak Adrian Bu Aryanti,hasil lengkap dari semua cek up ini bisa kita lihat hasilnya besok,untuk sementara hari ini selesai,semoga hasilnya baik semua dan kita lanjutkan konsultasinya besok setelah melihat hasilnya,jangan lupa berdo'a dan berusaha tiap malamnya di lanjutkan heee..."
"Terimakasih dokter itu pasti saya lakukan haaa..."
Adrian menggandeng tangan istrinya dan keluar dari klinik berjalan menuju mobilnya di parkiran
"Kita berdoa saja semoga hasilnya baik sayang..."
"Dan satu lagi prosesnya tetap kita usahakan tiap malam heeee..."
"Yang itu mah nggak usah di konsultasikan Mas paling tahu soal yang satu itu mah kan ?"
"Bercanda sayang kamu kelihatan tegang banget,kita ke mana sekarang ayo kan aku janji mau ke pantai...mau pantai mana ?"
"Yang dekat saja Mas"
Aryanti kelihatan lelah dan bersandar di jok kursi mobil di samping Adrian, Adrian meliriknya dan membuyarkan lamunannya.
"Aku sudah memenuhi janjiku,aku mau kamu bahagia sayang kok malah kelihatan stres gitu ?"
"Oh eh...aku nggak apa apa kok Mas aku hanya lelah aja sedikit setelah melalui rangkaian pemeriksaan dan test tadi,cuma aku agak khawatir hasilnya besok gimana ya ?"
Adrian menghentikan mobilnya dan menatap istrinya dan meraih tangannya.
__ADS_1
"Ini yang aku nggak mau lihat,kamu malah stres,semua berawal dari keinginanmu aku hanya mengikuti sebagai suami yang baik dan bertanggung-jawab"
Aryanti hanya diam
"Terus kalau hasilnya jelek kamu malah down dan sakit itu yang kamu mau ? Sayang...semua test semua cek itu hanya formalitas berdasarkan ilmu terbatas manusia,tetapi satu yang jadi pegangan kita kalau kita harus percaya sama Yang Maha Kuasa,kalau Yang Maha Kuasa telah mentakdirkan tak ada yang tak mungkin, jangan bebani dirimu dan aku dengan sikap murung begitu,aku gak mau pokoknya semuanya kita lalui bersama apapun hasilnya"
Aryanti menatap Adrian dengan kelopak mata yang mengembang
"Sayang ya ampuuuuun,ada apa dengan kamu ini ? kenapa begitu sensitif ? semua orang yang telah menjalani pernikahan pasti menginginkan hadirnya buah cinta dan semua jalannya beda beda,kita kan lagi berusaha ini salah satu ikhtiar kita,aku penuhi keinginanmu terus sekarang apalagi ?"
Aryanti malah menangis dan Adrian bingung,di peluknya istrinya dan di ciumnya kepalanya dan di usap usap.
"Sudah sudah maafkan aku ya,aku bukan suami yang sempurna buat kamu,tapi kita berusaha menyempurnakan kekurangan kita,kalau kamu merasa terbebani kita jangan ambil hasil test nya besok kita abaikan saja seakan tak pernah ada apa apa...mau begitu ?"
"Nggak nggak Mas...aku mau tahu apapun itu hasilnya,aku janji aku nggak sedih lagi aku senyum buat Mas sekarang...heee..."
Adrian tertawa sambil mengusap airmata di pipi istrinya,Adrian tahu dan melihat usaha istrinya begitu terpaksa untuk bisa tersenyum di hadapannya walaupun Adrian hatinya sedih melihat istrinya dalam ketegangan,tapi berusaha tak memperlihatkan di depan istrinya.
"Cium dulu pipiku sini" Adrian menunjuk pipinya,Aryanti tertawa sambil mencium pipi suaminya.
"Dan aku balas di sini heee..." Adrian mendekatkan bibirnya ke bibir istrinya dan mulai melahapnya...
"Aaaaaah Mas malu ini ruangan terbuka"
"Kan kita di dalam mobil"
"Kalau ada orang lihat gimana ?"
"Paling orang ngiler lihat kita"
"Udah ah Mas katanya mau ke pantai,malah mesum di mobil"
"Haaaaaaaa...enak saja kamu bilang mesum kita halal tahu"
"Iya tapi nggak kenal tempat,kamtib mana tahu yang nikah apa nggak nya yang pasti kalau kita ketahuan orang itu namanya mesum meresahkan lingkungan"
"Oke Ibu Aryanti aku takut juga di gebukin orang kita pulang aja ya lain kali ke pantainya" Adrian melepaskan pelukannya.
__ADS_1
"Ya terserah Mas lah...paling pulang juga lanjut proses perencanaan program di ranjang"
"Kok kamu tahu sayang ?"