Pesona Aryanti

Pesona Aryanti
Lambaian tangan


__ADS_3

Seminggu sudah Adelia dan Fath berlibur di Bali,banyak objek baru yang di kunjungi nya dan baru kali ini bisa menjelajah ke tempat tepat yang menjadi incarannya bersama Fath suaminya mengisi liburan mereka dan mengabadikan setiap moment indah terbaik mereka,Akan di lanjutkan pulang ke Bandung menemui orangtua mereka dan lanjut ka Anyer melanjutkan liburannya sambil berkunjung ke teman dekatnya selama kuliah di Australia Jihan.


Begitu juga Linda senang rasanya Aryanti melihat wajah sumringah nya setiap bertemu entah itu di Restourant saat makan atau sesekali Linda bertemu Aryanti di office, terkadang juga ke rumahnya sekedar ngerumpi dan berbincang hangat akan segala hal dan pasti Aryanti dan Adrian selalu menggodanya dan Adrian meledeknya habis,dan Linda maklum beginilah nasib pengantin baru selalu menjadi pusat perhatian dan perbincangan juga bahan obrolan yang nyeleneh padahal semua biasa saja hanya perlu adaptasi saja dengan semua orang kalau dirinya kini telah sah menjadi pasangan suami istri,hanya senyum senyum saja itulah Linda dan kadang balas meledek saat Linda menjadi sasaran bahan godaan semua yang ada.


Juga perjalanan panjang kisah kasih Adrian dan Aryanti telah sampai pada yang namanya sempurna, wujud satu ikatan cinta sejati dalam wadah rumahtangga yang masih panjang ke depannya dengan cerita yang akan berbeda pula,semakin komplit dengan hadirnya buah cinta mereka yaitu Alinea sebagai generasi selanjutnya.


Ada pertemuan pasti ada perpisahan,tak ada pesta yang tak usai itu hukum alam semua akan berjalan dengan semestinya ada dan kembali ke kehidupan masing masing menjalani takdirnya.


Perpisahan tak urung membuat Aryanti menangis dan memeluk Adelia Adik iparnya dengan pesan di tunggu kembali suatu saat di sini juga do'a semoga kita juga bisa berkunjung ke Negeri tetangga Malaysia dan bisa liburan mengisi waktu bersama sama lagi.


Begitu juga harapan Adelia dan Fath begitu berharap kakak dan Kakak iparnya bisa datang dan berkunjung ke tempatnya menetap sekarang pasti akan jadi satu kebahagiaan,dan bisa berlibur dengan suasana destinasi wisata yang baru di Malaysia.


Juga pada Linda,harapan terbaiknya di sampaikan pada sahabatnya itu juga rekan kerjanya,semoga sehat selalu dan cepat dapat momongan dan semoga kita bisa berkumpul kembali dalam suasana yang bahagia.


Linda juga berharap banyak Mantan atasannya di The Praja Hotel dan Restourant Pangandaran Aryanti dan Adrian bisa berkunjung kembali ke Pangandaran,mengunjungi tempat kenangan kenangan masa masa awal kisah cinta mereka yang berawal di Pangandaran,karena di Pangandaran lah cinta mereka pertama kali bersemi,jatuh cinta, menyatakan perasaan,menjalani gejolak asmara,melewati ribuan senja dan deburan ombak pantai Pangandaran,menikmati semilir angin laut dan riak riak air di ujung cakrawala juga meniti karier mereka dan sampai pada apa yang di cita citakan menjadi suami istri.


Suka duka tangis dan tawa mereka lalui mengiringi perjalanan kisah kasih mereka yang begitu penuh romantika,dan semua itu cukup memberi hikmah bagi keduanya untuk lebih kuat lagi dalam mengarungi bahtera kedepannya.


Linda mengusap usap punggung Aryanti yang menyeka airmatanya,dan Adelia tak lepas mencium keponakannya walau nggak mau di cium sama Tantenya dan selalu berontak lari sama Papanya tetap saja Adelia memaksa sampai Alinea sendiri merasa bosan dan akhirnya mau juga di peluk dan di cium sama Adelia juga di pangku dan tak melepaskannya.


Lambaian tangan Adelia,Fath, Linda dan suaminya saat diantar sopir Hotel ke Bandara I Gusti Ngurah Rai,di balas Aryanti dan Adrian juga Alinea dengan perasaan berat,seminggu rasanya begitu cepat waktu merambat dan akhirnya selesai juga dan good bye,Adrian yang menggendong Alinea,menepuk perlahan pundak istrinya yang masih memandang buntut mobil yang membawa orang orang terdekat di dalam kehidupannya berlalu dan menghilang.


"Sudah sudah ! kelihatan Kamu kok begitu sedih sayang ?"


"Aku jadi kangen pulang ke Bandung Mas"


"Jangan terbawa perasaan, orang pulang ingin pulang,ya kita rencanain saja dulu boleh kapanpun kita mau tinggal pulang,apa susahnya,orangtua kita juga pasti sudah kangen"

__ADS_1


"Iya Mas ujung ujungnya Aku kangen sama Bapak juga Mamaku"


"Sudah nanti kita cari waktu yang tepat,ayo Alinea sudah gelisah nih mau pulang"


Di sinilah tempat kita,tempat terbaik yang kita idam idamkan, penuh dengan kebahagiaan,juga harapan indah dan keharmonisan membentang panjang,karena yang kita tabur di sini benih cinta dan kasih sayang yang pasti buahnya tidak akan menghianati hasil pasti cinta dan kasih sayang dan kebahagiaan yang akan kita tuai,seperti itulah kata hati Adrian.


Adrian melangkah pasti menggandeng Anak dan istrinya menuju rumah tinggal mereka, rumah yang begitu telah mengisi hari hari penuh keharmonisan dengan rasa bahagia,melewati deretan kamar kamar Hotel harapan masa depan mereka yang menunggu inovasi selanjutnya dari seorang inovator terbaik The Praja Hotel dan Restourant Group.


Rumah yang begitu nyaman dan penuh dengan berjuta harapan, semua telah terlewati dan kita harus bahagia di sini,akan Aku jaga juga bahagiakan Istri dan buah cintaku sepanjang hidupku.


"Mas apa yang Mas inginkan saat ini setelah kita melewati semua masalah ?" Aryanti menetapkan dari Han yang lagi bersantai di teras rumahnya sambil melihat Alinea bermain di halaman.


"Serius kamu tanya apa yang aku inginkan sayang"


"Heemght" Aryanti mengangguk"


"Maksud Mas cita-cita yang mana perasaan aku nggak punya janji apa-apa ?"


"Bukan janji kamu sayang,tapi cita-citaku"


"Apa itu ?"


"Coba kamu ingat-ingat lagi saat kita masih pacaran dan aku menggambar apa waktu itu ?"


"Iiiiiiiiiih... Mas aku nggak mau yang lima itu ?"


"Haaaaaaaa...berarti kamu belum pikun sayang"

__ADS_1


"Nggak akh"


"Kenapa ?" Aryanti diam cemberut.


"Tuh Anak kita kesepian sendiri, please deh jangan lima tapi tambah dong asal jangan satu"


"Buka pengamannya ya dan kita mulai program lagi"


"Aku boleh minta sesuatu dulu sebelum program anak ke dua ?"


"Oh dengan senang hati sayangku,katakan apa yang kamu inginkan pasti akan aku usahakan"


"Aku ingin berlibur ke tempat Adel sama Fath di Malaysia sebelum hamil,soalnya kalau sudah hamil mana mungkin kita bisa leluasa pergi-pergi jauh"


Adrian diam dan kelihatan berpikir sambil menatap wajah cantik Aryanti.


"Oke apa yang tak bisa aku beri untukmu sayang, tapi kan Adel sama Fath juga masih di Indonesia, pokoknya nanti kita pikirkan lagi atau bila mungkin kita berliburnya sama Ibu Bapak pasti mereka juga senang sekalian kita bulan madu dan Alinea bisa kita titip Ibu heee..."


"Dasar otaknya ngeres aja,tiap hari tiap malam juga bulan madu kita ini Mas"


"Kan lain suasananya kalau kita di tempat baru sayang,apalagi kalau sudah buka pengamannya pasti kamu cepat isi lagi"


"Iya Mas,tapi dua anak cukup ya ?"


"Bukannya lima ?"


"Mas !"

__ADS_1


"Haaaaaaaa..."


__ADS_2