Pesona Aryanti

Pesona Aryanti
Terimakasih untuk segalanya


__ADS_3

Semua sudah di persiapkan dengan matang Made Ardika,ini jadi hari terakhir Bu Aryanti menemani Aira dan nanti sore akan di antar kan ke tempatnya tinggal,semua kesepakatan dan perjanjian sudah di satu map sudah di tandatangani kedua belah pihak,Made Ardika memandang Aryanti dan Aira yang lagi bernyanyi di iringi organ Om Jeff dan Ashley di studio milik Made Ardika,sedikit memberi kenangan buat Aira sebelum mereka berpisah kembali,rasa rindu Aryanti yang tak tertahankan pada suami dan anak nya Alinea serasa dadanya sakit untuk bernafas dan seakan semua ada di depan matanya.


Kebahagiaan yang semu memang tapi bagi Aira yang tak mengerti semua permasalahan orangtuanya begitu bahagianya saat ini,walau Mama nya akan pergi lagi bekerja ke luar pulau yang penting Aira telah memperkenalkan Mamanya atau Bu Aryanti pada semua teman temannya dan teman temannya begitu senangnya menerima oleh olehnya walau hanya coklat dan permen.


"Mamanya Aira baik banget ya..."


"Iya cantik lagi..."


"Udah itu kerjanya jauh...kalau pulang nya pasti bawa oleh olehnya banyak..." Aryanti tersenyum sangat manis mendengar ocehan teman temannya Aira di luar mobil dan sebagian ada yang masuk juga ke dalam mobil mengerubungi Aryanti seperti lebah pada bunga,malah ada yang di atas kepala,samping kiri kanan dan depan belakang


Dan Aira hanya tersenyum bangga pada teman temannya itu,apalagi Aira bercerita Mamanya pintar nyanyi dan juga bercerita apa saja...


Di satu sisi Aryanti begitu bahagia telah memberikan keceriaan juga kebahagiaan bahkan semangat hidup kepada putri Made Ardika ini,walaupun mungkin perpisahan yang akan dihadapi juga oleh Aira bersama Papanya sendiri karena Made Ardika akan di usut dan menyerahkan diri kepada pihak yang berwajib dan mungkin pihak berwajib akan menuntutnya dengan tuntutan seperti apa semua belum terbayangkan,Aryanti tak memikirkan juga tak memperdulikan vonis yang akan di terima Made Ardika atas kasusnya pada dirinya,satu yang terpenting bagi dirinya bisa pulang, berkumpul kembali dengan orang orang tersayangnya,bisa istirahat,tidur nyenyak dan punya energi untuk cerita yang sebenarnya,perasaan Aryanti telah maksimal memberi waktu dan pengorbanan perasaannya sendiri pada keluarga Made Ardika.


Akan tetapi bagi Made Ardika tak menjadi masalahmu apapun nanti vonis yang di dakwaan pada dirinya sudah difikirkan semua resikonya Made Ardika sudah mempersiapkan pengacara untuk mendampingi dan menangani kasusnya, Asalkan Aira mendapatkan suatu kebahagiaan dan keyakinan dalam dirinya kalau Mamanya benar ada dan yakin bisa dikenalkan dengan teman-temannya dan ada tidur bersama dirinya dan juga saat ini sedang bernyanyi bersama dirinya,sekali lagi Aryanti memandang wajah cantik yang begitu polos,semoga jalan ke depannya segalanya lancar Aira sayang...


Aryanti berjalan jalan di studio musik yang Aryanti nggak tahu semua peruntukkannya,mungkin saja ini sebuah tempat untuk merekam dan latihan anak anak band atau perorangan,semua terasa asing asing bagi dirinya, kecuali mungkin Mas Adrian bisa menerangkan karena Dia dulunya Anak band,walau hanya iseng masa masa keluar dari SMA dan masa masa mencari jati diri tiada hari tanpa nongkrong di cafe kumpul kumpul nggak jelas dengan teman temannya.

__ADS_1


Aryanti berjanji walau dalam hatinya kalau semuanya sudah tenang,Adrian suaminya sudah bisa menerima dan mengerti motif dari pengambilan paksa dirinya,juga faham semuanya, kalau Aryanti di perlakukan dengan sangat baik dan tak ada motif lain selain hanya ingin Made Ardika bahagiakan putrinya dengan menepati janji yang sudah lama di janjikan Made Ardika pada putrinya.


Begitu peliknya masalah perasaan dan hati nurani,dan kebahagiaan sampai sampai harus di tebus dengan perjuangan dan perbuatan melawan hukum dan mengabaikan perasaan orang lain bahkan penjara menantinya.


Dan itu benar adanya nyata di hadapi Made Ardika untuk satu kebahagiaan putrinya,dan Aira sudah di set dan di planing akan di asuh kedua orangtuanya di Kuta,memang semua penuh dengan kebohongan dan kebohongan yang menurut Aryanti sangat di sayangkan,tapi semoga seiring waktu berjalan Aira akan mengerti semuanya dan bisa menerima kenyataan kalau fakta sebenarnya yang ada pada dirinya seperti apa.


Tak ada waktu dan kesempatan untuk bisa menerangkan, juga Aira saat ini tak akan mengerti dan pasti akan syok dengan panjangnya keterangan dan itu di simpannya dalam diri Aryanti dan Made Ardika, menjadi catatan perjalanan mereka dan entah kapan semua kepura puraan akan menjadi satu kebenaran di hadapan Aira.


"Dimanakah kita ini berada Made ?" Aryanti bertanya sambil memandang Made Ardika saat Aira bermain sama Om Jeff dan Ashley.


Aryanti mengerti dan ingat dirinya tak memegang ponsel selama ini dan Made Ardika tak membolehkannya dengan janji saat perjalanan pulang Made akan memberi ponsel sebagai alat Aryanti bisa komunikasi dengan keluarga kalau dirinya dalam perjalanan pulang.


"Berapa lama jarak Antara Kintamani dan Kuta ?" Made Ardika tak menjawab pertanyaan Aryanti,malah mengalihkan ke hal lain.


"Kenapa Bu Aryanti seakan tak percaya sama saya ?"


"Siapa yang akan percaya ?"

__ADS_1


Made Ardika bangkit dan duduk mendekati Aryanti memandang lekat lekat wajah yang di rindukannya.


"Setelah semua yang Bu Aryanti korbankan,waktu,tenaga, perasaan dan membuat Aira tersenyum, tak terhingga buat Saya,Saya tak bisa balas dengan apapun,semua Bu Aryanti lakukan pada keluarga kami pada Aira pada Saya...tolong percayalah...kalau semua ini begitu sukses dan sekarang Saya akan mengembalikan Bu Aryanti tinggal menunggu Me Nik pengasuh Aira saja,Saya tidak mengharuskan Bu Aryanti memberi kesaksian di aparat hukum jangan meringankan hukuman saya dengan pernyataan Bu Aryanti, berapa lama pun Saya siap,biarlah semua sudah cukup yang Bu Aryanti lakukan...yang menjadi pertimbangan ku hanya Anak dan Anak nggak ada yang lain"


Aryanti diam.


"Saya akui Saya orang paling berdosa,memaksa Bu Aryanti mengikuti keinginan Saya mengikuti ambisi saya,terakhir kali saya mohon ampun dan maaf dari Bu Aryanti,biarlah jadi kenangan buat Aira untuk selamanya,dan biarlah Bu Aryanti mengisi hati bahagianya walau mungkin untuk bertemu lagi dengan Bu Aryanti sesuatu yang tak mungkin bagi kami, sekali lagi maafkan saya dan Aira, Ayo kita berkemas sekarang dan saya siap mengantar Bu Aryanti..."


Ada rasa yang Aryanti rasakan begitu berat dalam hatinya entahlah... mungkin ini hanya dirinya yang merasakan semuanya,satu koper pakaian Aryanti sudah ada di depan pintu,Made Ardika yang menyimpannya dan perjanjian kesepakatan juga ada di dalam nya,mungkin hanya Made Ardika penculik yang paling baik di dunia ini,dan Aryanti mengakui itu tapi bukan berarti membenarkan perbuatannya.


Saat Me Nik datang Aira begitu senang dan dalam fikirannya Dirinya akan mengantar Mama tersayangnya berangkat lagi kerja ke luar pulau dan naik pesawat terbang yang tinggi dan Aira selalu menunggu khabar, telephon,atau video call dari Mamanya...dan berharap Mamanya suatu saat pulang lagi membagi oleh oleh pada teman temannya yang dengan gembira menyambutnya segembira hati kecilnya Aira.


Tanpa di sadari Aryanti begitu bersedih dan sedih yang sangat mendalam,mungkin kesedihan sisi lain seorang Ibu,Aryanti memeluk Aira dengan airmatanya,tanpa berucap kata kata apapun,dan berdiri di di depan Made Ardika dengan airmatanya di saksikan Aira Me Nik, Om Jeff dan Tante Ashley,sama sama membisu hanya tangan Made Ardika yang terjulur di hadapan Aryanti dan Aryanti hanya memandangnya dengan linangan airmata,Made Ardika berjalan lebih dekat ke arah Aryanti dan mengambil sebelah tangannya dan menciumnya,Aryanti membiarkannya juga saat Made Ardika memeluknya dan berbisik di telinganya dengan ucapan.


"Terimakasih untuk segalanya Bu Aryanti,Bu Aryanti adalah orang kedua yang tak bisa aku miliki,hanya kenangan yang ada di hatiku dan hati Anakku"


Pemandangan terakhir di mata Aira Papa Mamanya juga sangat bersedih karena harus berpisah,tapi saat yang paling bahagia saat mereka berpelukan, pelukan pertama dan terakhir buat Aryanti,dan itu satu kenangan yang di persembahkan buat Aira.

__ADS_1


__ADS_2