Pesona Aryanti

Pesona Aryanti
Semangat Adelia


__ADS_3

"Linda....ini dia pengantin barunya baru datang..." Adrian pertama berdiri,tapi Aryanti yang pertama memeluknya lalu menyalami suaminya semua bersalaman dan berpelukan kebahagiaan pertemuan di rasakan di hati mereka terutama tuan rumah yang begitu merasa tersanjung.


Kejadian seperti ini memang jarang terjadi dan momen sangat langka menjadikan Adrian dan Aryanti penuh dengan kebahagiaan.


"Dedek Alinea ini juga Tante sama Om sana beri salam juga..." Aryanti berkata di dekatkan di telinga putrinya.


Linda membentangkan tangannya tapi Alinea diam saja di pangkuan Adrian hanya menatap dengan pandangan asing dan memang pasti asing bagi Alinea kecil karena baru pertama bertemu.


"Sini sayang ini Tante yang tahu kamu dari proses awal mula Mama sama Papamu memperproses kamu haaaa..." Linda bicara sambil tertawa.


Haaaaaaaa...semua pada tertawa.


"Enak aja ini proses yang mananya ? perasaan kita bikin Alinea nggak ada yang melihat ya sayang heeee..." Adrian membalas perkataan Linda sambil melirik Aryanti.


Aryanti tertawa sambil menyandarkan kepalanya ke lengan Adrian


"Maksudnya perjalanan panjang masa masa kasmaran Papa sama Mamamu Dek..." Linda menegaskan.


Dan Aryanti memang mengakui Linda adalah segalanya bagi dirinya,saat suka dan duka memang Aryanti mengandalkan Linda juga dalam membantu semua pekerjaannya...


Linda saksi perjalanan cinta Adrian dan Aryanti semua hal mungkin saja Linda tahu dan Aryanti pun hanya pada Linda teman curhat segala hal baik pribadi juga pekerjaan,jelas Linda orang terdekatnya saat kerja bareng di Pangandaran dan paling tahu segala hal tentang Aryanti dan perjalanan cintanya dengan Adrian.


Aryanti begitu ingin memberi satu kebahagiaan pada sahabat dekatnya ini dan sekarang begitu akrab juga sama Adelia adik iparnya karena sama sama pernah ketemu di Pangandaran juga saat Adelia bulan madu dua tahun lalu...


Adrian dan Aryanti ingin menjamu Linda sama suaminya menahan dulu di rumahnya sebelum Linda di kasih fasilitas kamar istimewa,selain ingin melepas kangen juga Aryanti ingin tahu segala hal di Pangandaran,dan Linda juga kelihatan masih kangen banget sama Alinea yang baru bisa bertemu saat ini dan dulu masih bayi dan lahir di Pangandaran.

__ADS_1


Bi Inah menggelar karpet lebar semua makanan dan minuman di keluarkan bercengkrama tak ada habisnya dan melepas kangen dan kerinduan.


Adelia tiduran di pangkuan suaminya sambil ngobrol dan Linda tak henti hentinya ingin memangku dan mencium Alinea yang tak mau karena belum kenal.


"Eh Kak Linda kan tinggal di Pangandaran,pernah nggak ketemu sama si Jihan temanku yang waktu itu nggak ? suaminya orang Hotel juga...soalnya aku lost contact sama dia apa sudah menikah atau belum nggak tahu tuh khabarnya sampai saat ini, nomornya nggak bisa di hubungi gimana tuh orang..."


"Jangan kecewa ya saya pernah ketemu waktu saya ngantar Mama ke klinik Jihan sakit kena struk dan waktu itu masa masa pemulihan dan lagi menjalani terapi rutin dia sudah menikah dengan Pak Habil dan malah tinggal di Pangandaran waktu itu, cuma nggak tahu sekarang apa di Anyer atau masih di Pangandaran"


"Hah !? Jihan struk ? ya Allah apa masalahnya ? Astaghfirullahaladzim Jihan Jihan..." Adelia bangun dan terkejut luar biasa juga Aryanti dan Adrian.


"Saya hanya sekilas ngobrol dengan Pak Habil waktu itu nggak enak juga mencari tahu masalah orang apalagi dalam suasana sakit,Jihan masih bisa komunikasi cuma seperti terbata bata,dan mereka kelihatan muram...kata Pak Habil mereka menikah waktu itu kurang lebih enam bulanan masih kata Pak Habil musibah datang saat Jihan bawa mobil sendiri kalau nggak salah Jihan kecelakaan di masa masa bulan madu mereka, hanya itu yang bisa saya tahu"


"Ya apuuuuun... kasihan amat keduanya...berarti sudah lama juga dia nikah ya Kak Linda ?"Linda mengangguk, Adelia begitu prihatin mendengar khabar sahabatnya itu


"Ada lagi tuh masalahnya si Jihan... seperti nggak ada habisnya..."Adelia mengingat kembali lamanya persahabatan mereka


"Ya mungkin itu semua permasalahan dari awal mereka menjalin hubungan secara terpaksa,dan di cocok cocok kan dan pada akhirnya nyata kejadian ketidak cocokan itu" Adrian juga merasa ikut prihatin.


"Tadinya kita turut bersyukur mereka bisa melewati masa masa ujian awal hubungan mereka pada kenyataannya semua memang tak ada kecocokan,semoga mereka baik baik saja" Aryanti juga ikut mendung walau bagaimanapun Jihan dulu selalu mendatangkan masalah bagi dirinya dan hubungan nya dengan Adrian, tapi mendengar khabar seperti itu tak urung hatinya turut bersedih,Pak Habil adalah sahabat terbaiknya bahkan pernah menaruh hati pada dirinya,dan Aryanti begitu menghargai nya sebagai senior dan sahabat yang sangat di cemburui suaminya.


"Linda tolong Aku kirim no telephon suaminya Jihan barangkali ada dan aku merasa bersalah juga saat menikah mereka Aku tak di khabari nya,apalagi sekarang mungkin Jihan masih sakit kita rubah haluan liburannya ya sayang,kita pulang ke Bandung dulu lanjut cari tahu teman kita di Pangandaran apa di Anyer jadi touring deh jadinya heee"


"Nggak apa apa Aku senang aja asal sama kamu heeee..." Fath menggoda Adel.


"Ya iya lah sama Aku emang mau sama siapa lagi ?" Adel agak mendelik dan memeluk tangan Fath suaminya.

__ADS_1


"Sepertinya Aku jatuh cinta lagi heee..." Adelia melotot dan memandang Fath yang lagi tertawa.


"Aku jatuh cinta sama Alinea sayang...bukan sama siapa siapa...heee"


"Tante cemburu nih Dek,rupanya Om Fath masih penasaran belum dapat ciuman dan hatimu heee..." Adelia bicara depan Alinea dan Alinea hanya memandang tak mengerti,dan Adelia berbisik di telinga Alinea dan Alinea diam saja waktu Adelia mencium dan menggendongnya.


"Bener bener pintar merayu Tante mu Dek haaaaaaaa..." Fath merasa penasaran dan merentangkan tangannya ke arah Alinea tapi Alinea menggelengkan kepalanya,Fath greget lalu mencium pipi Adel yang lagi memangku Alinea dan Alinea tertawa.


Semua menjadi tertawa.


"Bu Aryanti sudah program Adik buat Alinea belum ? kan kasihan dia kalau harus sendiri terus mainnya nggak ada temannya ?" Linda bertanya pada Aryanti.


"Nggak di program Lin... kalau isi ya tinggal isi...tapi perasaan ku masih belum mau nambah Alinea biar puas dulu merasakan kasih sayang.... Aku sama Mas Adri belum bisa membaginya, baru ada Alinea aja Mas Adri sudah cemburu apalagi kalau sudah dua bisa cemberut tiap hari nggak kebagian waktu heeee..."


"Masa sama anak sendiri begitu cemburu apalagi sama orang lain benar benar jadi ancaman haaaa..."


"Benar begitu ini memang lain dari yang lain heee..." Aryanti mengusap punggung Adrian yang tertawa saja.


"Maunya sih lima Lin...tapi Mamanya Alinea berbeda pendapat tapi terserah lah...saya berkaca pada orangtua sendiri yang di tinggal Anak Anaknya nggak ada satu yang di rumah menemani...kalau lima mungkin akan ada satu mah yang bisa tinggal di rumah..."


"Lima juga sayang kalau kasusnya sama ya pergi pergi juga dengan kehidupannya sendiri sendiri kalau sudah masa dewasa,yang ada Aku seperti apa ngurus anak lima keblenger sendiri...nggak deh dua saja cukup laki laki perempuan sama saja...kan Ibu cantik anaknya dua heeee..." Aryanti tertawa.


"Kamu saja Anaknya lima Del sama Fath kamu kan energik dua duanya kelihatan kalian juga mau banyak Anak ya ?" Adrian beralih sama Adiknya Adelia.


"Idiiiih Kakak satu saja belum punya masih bikin dan proses berjalan terus semangat setiap waktu haaaaaaaa..."

__ADS_1


__ADS_2