Pesona Aryanti

Pesona Aryanti
Khayal (tanpa dialog)


__ADS_3

Sampai di Hotel Aryanti nggak balik lagi ke Office tapi pulang ke kamarnya,karena hari sudah menjelang sore,di parkiran terlihat dua bus dengan no polisi B berarti anak anak yang mau ikut studi tour dari Jakarta sudah datang,syukurlah mungkin Sudah menempati tempatnya masing masing.


Aryanti masuk kamarnya dan membersihkan diri,ganti pakaian sholat ashar dan membuka laptopnya,teringat pengakuan Adrian tadi siang kalau Adrian memang perenah membuka laptopnya,ada rasa malu di hati Aryanti,juga kesal dan marah,tapi semua telah terjadi,satu kecerobohan dirinya memang tapi biarlah Adrian tahu apa yang menjadi rahasia dirinya toh dia kekasihnya dan pada saatnya nanti semua yang di umpet umpet dan di tutupi akan menjadi miliknya.


Dan sekarang dirinya bukan lagi 'high Quality jomblo' Ada Adrian di sampingnya,tempatnya bersandar,dan curahan hatinya,menenangkan dan menghangatkan hatinya selalu dan selalu, tak ada keraguan lagi Aryanti pada Adrian apalagi setelah tahu sikap dan penerimaan orangtuanya pada dirinya,semua bisa di tepis semua bisa di bantah,tapi kalau orangtua yang jadi halangan sungguh itu batu karang besar,tapi syukurnya orangtuanya Adrian begitu mengerti,menerima dan memperlihatkan rasa sayang pada dirinya dan tak ada penolakan.


Keyakinan hati Aryanti melambungkan angan dan khayalnya jauh tak terjangkau dan tak bertepi,tapi begitu sederhananya Aryanti membayangkan jadi istri Adrian adalah satu yang terkadang menciutkan hatinya,tak berani dirinya membayangkannya,dan tak berani lebih jauh lagi berkhayal,selalu ketakutan dan ketakutan akan keadaan dirinya yang hanya seorang pegawai atau karyawan Bapaknya,dan selalu meredam hatinya sendiri dengan satu kata dari hatinya biarlah takdir yang menentukan.


Senyum sendiri atau malah tertawa sendiri bahkan menangis sendiri,terkadang perasaannya begitu terombang ambing.


Sambil menelusuri lagi setiap file di laptopnya Aryanti senyum sendiri membayangkan Adrian memelototi isi laptopnya yang mungkin juga heran dengan sisi kewanitaannya,satu yang paling memalukan adalah memasang foto dirinya berdampingan dengan Adrian padahal itu jauh dari dirinya tahu Adrian punya rasa cinta pada dirinya,berarti yang jatuh cinta pada pandangan pertama adalah dirinya bukan Adrian, Aaaaaaah...begitu memalukan !!!

__ADS_1


Tetapi begitu menyenangkan dan mengasyikan kalau di ingat,seseorang yang kita khayal kan yang kita idam idamkan yang kita idolakan sesuai keinginan kita,menyatakan cintanya di hadapan kita,apa itu tak membuat jantung seakan meledak ???


Adrian bagi dirinya seperti seorang pangeran tampan yang kesasar,bertemu dirinya dalam keadaan terpuruk,dalam cinta,kehidupan pribadinya juga hubungan dengan orangtuanya,


beruntungnya seorang Adrian punya orangtua yang punya segalanya dan mengerti membaca juga tahu apa yang harus di lakukannya kalau kata anak muda sekarang Anak Sultan, tapi ketegasan orangtuanya terbukti merubah pribadi Adrian dengan power yang di milikinya Adrian sama seperti dirinya di perlakukan seperti karyawan lain.


Fikirannya melayang berkelana liar tak terkendali,pada orang tuanya,tergambar jelas wajah penuh kasih keduanya,ke kampus teman teman kuliahnya dan dosen pembimbingnya dan teringat sampai saat ini dirinya belum ada panggilan dan agenda wisuda,pada club taekwondo nya teman les taekwondo nya Mita yang punya janji konyol sama dia kalau yang pertama punya pacar terus kalau ciuman bibir pertamanya harus cerita satu sama lain,dan itu di sepakati bersama, haaaaaaaa ....masihkah perjanjian itu berlaku ? entahlah.


Mita teman SMA nya yang nggak kuliah karena keterbatasan biaya tapi dia mengambil kursus kursus keterampilan kewanitaan,teringat begitu antusiasnya dia saat sukses bisa mendesign baju pertamanya dan ngajar les taekwondo hanya mengisi waktunya saja,Mita merasa iri dengan kehidupan Aryanti dalam arti positif Aryanti bisa kuliah,keluarganya cukup,pintar dan bisa mengembangkan diri ke dunia yang lebih luas dan bisa bergaul lebih jauh lagi dengan siapapun,sedang dirinya berkutat dengan kesibukan membantu orangtuanya di warung dan mengurus adik adiknya,dan bisa kursus jahit kursus masak itu hasil dari les taekwondo nya.


Begitu inginnya Mita dia meneruskan pendidikan nya seperti dirinya tapi semua harus menerima keadaan kedua orangtuanya yang tak bisa membiayai,bapaknya hanya kerja serabutan dan ibunya berjualan kecil kecilan di rumahnya,belum kedua adiknya yang baru SMP dan yang kecil masih SD,semua harapannya untuk duduk di bangku kuliah kandas sudah.

__ADS_1


Masih beruntung dirinya mungkin karena anak tunggal segalanya buat dia dan orangtuanya punya keahlian yaitu bapaknya waktu itu masih jadi sopir antar kota antar propinsi yang cukup bisa menyisihkan buat pendidikan masa depan anaknya.


Terlintas di fikiran Aryanti untuk mengajak Mita kerja di sini, tapi banyak pertimbangan Mita sudah punya dunianya sendiri dan belum tentu mau,teringat di suatu obrolan akrabnya Mita mengungkapkan kalau ada yang serius dengan dirinya lebih baik menikah saja biar nggak jadi beban orangtuanya lagi,sebenarnya Aryanti nggak setuju dengan pilihan temannya tapi itu hak semua orang dan hanya dia yang merasakan,Aryanti memotivasinya seandainya kursus jahit harus sampai punya butik,kalau kursus masak harus sampai punya Restourant atau kecilnya rumah makan, terus waktu itu Mita bertanya pada Aryanti ,kalau kamu kerja di hotel berarti kamu harus punya Hotel doooong...!!! Aamiin...!!! mereka berdua tertawa sambil meng Aaminkan...


Deg Aryanti merasa terngiang obrolan itu, walau itu semua hanya obrolan akrab teman biasa tapi seolah motivasinya ada benarnya,


jelas seandainya dirinya menikah dengan Adrian sudah pasti Adrian adalah pewaris anak laki laki keluarga Surapraja,dan Hotel adalah perusahaan nya dan dirinya istri Adrian...


Stop sampai di sini berkhayal nya...Aryanti menutup laptopnya dan membenamkan mukanya di bantal,menjangkau dan membuka tempat perhiasan dan berputarlah sang Barbie nya dan nada nada dengan irama yang begitu akrab di telinganya mengiringi mata Aryanti yang mulai lima Watt pijarnya,dan malam pun sunyi Aryanti terlelap di peluk mimpi indah masa depannya.


Begitu lelapnya Aryanti sampai sampai seorang Adrian mengetuk pintu tak kedengaran,lalu masuk dan geleng geleng kepala melihat kekasihnya tidur telungkup memeluk laptop dan suara kotak perhiasan yang terbuka dan berbunyi di atas kepalanya, Adrian mematikan lampu dan menyelimutinya,lalu keluar di kuncinya kamar Aryanti dari luar.

__ADS_1


__ADS_2