
"Aku menyebut cermin ini Koyomi no Kagami. Cermin ini mampu menghubungkan ruang dan waktu yang berbeda. Dan sekarang, aku membuat Koyomi no Kagami untuk terhubung pada Aria tiga tahun yang lalu."
"Dengan cara ini, aku dapat membiarkan Aria mewarisi Hidan."
Setelah mengatakan semua itu, Sherlock mengambil pistol dari dadanya. Kemudian, Hidan yang ada di tangannya, ia masukkan ke dalam magazin pistol.
Ryan yang masih terkapar di lantai pun paham atas apa yang akan dilakukan Sherlock.
Sherlock, akan mengirim Hidan ke waktu tiga tahun yang lalu dengan cara menembak Aria dan menanamkan Hidan ke dalam tubuhnya.
Dengan cara ini, Aria bisa mewarisi Hidan tiga tahun lalu, dan Sherlock juga bisa tetap memiliki kekuatan untuk melindungi Aria dalam periode tersebut.
Menggunakan kekuatan Hidan untuk melewati terowongan waktu masa, ini adalah bukti betapa kuatnya logam Hihiirokane.
Melihat kekuatan dari Hidan, Aria tampak masih bingung dengan maksud dari Kakek Buyutnya.
Sedangkan Shirayuki, ia hanya menonton seperti seorang pengamat dengan tenang.
Sementara Ryan, ia sangat marah pada Sherlock. "Sherlock Holmes!"
Ryan tersadar bahwa dirinya sejak awal telah berada dalam kendali Sherlock. Ia secara tidak sadar telah menjadi bidak catur dalam rencana Sherlock.
Sherlock sudah tahu kalau Aria akan datang ke IU hari ini.
Untuk tujuan ini, Jeanne menculik Shirayuki. Sherlock tahu Ryan akan datang ke IU untuk menyelamatkan pacarnya itu.
Sherlock juga tahu, sebagai partner Ryan, Aria pasti ikut. Apalagi ini adalah kesempatan bagus untuk.membebaskan Ibunya.
Dengan kata lain, dari awal hingga akhir, Ryan hanyalah sebuah pion dalam rencana Sherlock.
"Hebat sekali …"
Tinju Ryan mengenai lantai, kulitnya retak, tulangnya patah dan berdarah. Rasa sakit pun mulai memenuhi pikiran Ryan.
"Beraninya kamu mempermainkanku ..."
Ryan memaksa tubuhnya yang sudah lemah untuk berdiri. Bahkan tangannya pun sulit untuk mengangkat belati.
"Dan demi ambisimu, kamu rela menyakiti cicitmu sendiri yang juga merupakan pacarku. Ini benar-benar membuatku marah."
Mystic Eye of Death Perception kembali muncul di Mata Ryan.
Pada saat ini, Ryan dapat melihat sebuah kekuatan asing mengalir dalam tubuhnya. Dan pada kekuatan asing tersebut, terlihat garis kematian.
__ADS_1
Tanpa ada keraguan, dengan menggunakan kekuatan terakhirnya, Ryan menusuk dirinya sendiri.
Jleeb
Dengan suara nyaring, kekuatan asing di dalam tubuh Ryan meletus seperti balon.
Kekuatan asing tersebut telah dibunuh oleh Ryan.
Uap air yang keluar dari tubuh Ryan langsung mereda dan menyebabkan darah di dalam tubuhnya mengalir lagi. Energi dalam diri Ryan juga telah kembali.
Dor
Akan tetapi, di saat yang sama, Sherlock menarik pelatuk pistolnya, membiarkan peluru merah melaju seperti laser ke arah Koyomi no Kagami.
"Aku nggak akan pernah membiarkan rencanamu berhasil. Aku akan menghentikanmu menyakiti Aria muda!"
Boom
Aura menyerupai api putih menyembur dari diri Ryan dan membakar tubuhnya. Sebuah tato berbentuk Bintang David muncul di punggung tangannya.
Akhirnya, Ryan menggunakan Kemampuan Khusus Stigma.
Menggunakan mata birunya yang mulai berkilauan dengan intensitas cahaya sangat terang, Ryan mulai menargetkan Hidan yang meluncur ke arah cermin dengan kecepatan supersonik.
Dari penglihatan ini, Ryan dapat melihat dengan jelas garis kematian pada tubuh Hidan.
Shiiiing
Mendadak, belati di tangan Ryan dipenuhi api suci berwarna putih. "Flashing Sheath: Eight Falcons (Sensa: Yatsutaka)!"
Sesaat setelah mengatakannya, tubuh Ryan bersatu dengan cahaya pedang yang dingin, dan membentuk sosok elang bersayap delapan dengan api putih menyala-nyala. Dengan kepakan delapan sayap sucinya itu, sosok elang ini terbang dengan kecepatan tinggi.
Dalam waktu singkat, paruh burung elang api suci ini, yang merupakan perwujudan dari Moon Blade, menusuk tubuh Hidan, atau lebih tepatnya tepatnya, menusuk permukaan garis kematian Hidan.
Akan tetapi, saat ujung belati menyentuh garis kematian, secara tiba-tiba Hidan mengeluarkan cahaya merah pekat.
Shiiiiiiiing
Cahaya ini seakan menunjukkan perlawanan dari Hidan. Peluru berwarna merah ini seolah-olah seperti binatang buas yang baru bangun dari tidurnya dan meronta ingin melarikan diri.
__ADS_1
Seketika itu juga, kecepatan Hidan tiba-tiba bertambah dan melesat dengan cepat bagaikan meteor melewati Koyomi no Kagami menuju ke arah Aria muda.
Alhasil, belati Ryan hanya bisa menggores sedikit garis kematian pada tubuh Hidan.
Sluuup
Dalam waktu singkat, peluru tersebut tanpa ampun menembus jantung Aria muda yang berada di masa tiga tahun lalu.
“Arghh!” Suara ratapan kesakitan terdengar dari mulut Aria muda.
Tak lama kemudian, Koyomi no Kagami perlahan-lahan terbalik ke tanah.
Shiiiiing
Diiringi dengan suara dengungan, Koyomi no Kagami tiba-tiba bergetar seperti riak di atas permukaan air, dan akhirnya cermin tersebut menghilang.
Semua orang di ruangan itu, terkecuali Ryan, terdiam melihat semua ini.
“Haah haah haah …” Nafas Ryan mulai tersengal-sengal.
Tak kuat menahan efek Stigma, Ryan berlutut dengan satu kaki di bawah. Api putih yang menyala-nyala perlahan mulai menghilang dari tubuhnya.
Mata biru dari Mystic Eye of Death Perception mulai redup dan kembali menjadi sepasang mata berwarna gelap.
Dengan keadaan seperti itu, Ryan menunjukkan ekspresi lelah sekaligus bingung.
Rasa lelah yang dialami Ryan tidak hanya datang dari tubuhnya, tetapi juga dari jiwanya sebagai efek samping menggunakan stigma.
Sementara untuk ekspresi bingung, Ryan merasa ada yang aneh dengan Hidan. “Apakah Hidan bereaksi terhadap seranganku? Kalau nggak begitu, nggak mungkin Hidan dapat lolos dari seranganku!”
Fenomena ini sungguh membuat Ryan bingung. Tapi ketika Ryan memikirkannya kembali, ada satu kesimpulan yang Ryan dapat dari semua ini.
“Hidan … bukan, tapi Hihiirokane, memiliki kesadaran!”
Mendengar dugaan Ryan, Sherlock langsung memberinya konfirmasi. “Kamu benar, Ryan-kun. Hihiirokane memang memiliki kesadaran, dan juga kecerdasan yang mungkin lebih tinggi dari manusia.”
‘Jadi begitu … pantas saja Hidan tiba-tiba dapat berakselerasi lebih cepat saat ujung belatiku menyentuh garis kematiannya.’ batin Ryan seakan mendapat pencerahan.
“Itu juga berarti, serangan yang baru saja kamu lakukan sangat berbahaya bagi Hidan. Maka dari itu, kesadaran yang telah lama tidur dalam diri Hidan langsung bangkit dan berusaha dengan keras menghindari seranganmu.” jelas Sherlock
“Dapat menghapus Kemampuan Khusus, dapat menyebabkan kematian pada bagian tubuh tertentu yang tidak akan bisa sembuh, aku tak menyangka kamu memiliki Kemampuan Khusus seperti ini.”
“Gelar Weapon Wizard benar-benar tidak cocok untukmu sama sekali. Bahkan Butei juga sangat tidak cocok denganmu. Ini seperti seekor singa yang dipaksa menjadi seekor kucing rumahan.”
__ADS_1
Sherlock menghela nafas dengan keras, lalu menatap lurus ke arah Ryan, dan berkata, "Tapi, berkat seranganmu barusan, akhirnya semua misteri terpecahkan."