Reincarnation Room

Reincarnation Room
Kuil Naga Kuning


__ADS_3

Jika ini duel resmi, maka Fan Xinglou sudah dianggap kalah. Namun sayang, ini bukanlah sebuah duel resmi.


Jika ini adalah duel, maka tidak mungkin ada begitu banyak orang yang membantu Ryan menahan Fan Xinglou, dan membuat perhatiannya teralihkan sehingga Fan Xinglou tidak menyadari Ryan yang sedang mengumpulkan Prana.


Hal ini membuat Ryan memiliki kesempatan melakukan serangan kejutan yang akhirnya benar-benar berhasil.


Saat ini, Fan Xinglou perlahan melayang turun dari udara, dan mendarat di singgasananya. Ia lalu menatap Ryan dengan wajah penuh rasa penasaran. 


"Siapa namamu?"


Melihat senyum manis bahagia Fan Xinglou, Ryan benar-benar ingin memeluknya. 


Akan tetapi, memeluk monster ribuan tahun ini sama saja mencari mati. Ryan pun berusaha menahan perasaan ini dalam-dalam dan menjawab pertanyaan gadis imut itu senormal mungkin.


"Namaku Ryan Herlambang, panggil saja Ryan."


“Ryan?” Fan Xinglou mengangguk puas bagaikan seorang pimpinan perguruan silat puas dengan perkembangan anak didiknya.


"Apa yang kamu lakukan barusan tidaklah buruk. Meskipun caramu dalam memanipulasi Prana benar-benar kacau, seakan kamu adalah bayi yang baru lahir yang sama sekali belum pernah belajar menggunakan Prana."


"Secara fisik, kamu memiliki tubuh yang baik, bahkan kamu mungkin lebih cepat dari muridku Hufeng."


"Ditambah lagi, kamu memiliki teknik yang cukup bagus. Ini seperti batu permata yang belum diasah."


"Bibit yang bagus, bibit yang bagus …"


Fan Xinglou lalu menepuk tangannya dan berkata, "Ryan Herlambang, kamu telah telah dinyatakan lulus. Mulai hari ini, kamu adalah murid langsung wanita tua ini ke-52."


Setelah mengatakan hal ini, Fan Xinglou menatap mata Ryan dengan tatapan seolah-olah iA telah melihat mangsanya. Ia lalu berbicara dengan suara polos.


"Saat menjadi murid wanita tua ini, kamu hanya perlu mengingat satu hal."


"Dalam suatu waktu, kamu harus memenuhi keinginan wanita tua ini. Yaitu, bertarunglah denganku dan buat aku terhibur."


Saat mengucapkan kalimat terakhirnya, tekanan yang sangat berat tiba-tiba mengamuk keluar dari tubuh Fan Xinglou.


Perasaan berat seolah-olah sedang memikul gunung yang berat, menyeruak menyelimuti ruangan tersebut. 


Fan Xinglou benar-benar seperti binatang buas yang mengeluarkan aura penindasan.


Satu persatu murid peserta ujian mulai berkeringat dingin, tubuh mereka pun bergetar dengan hebat.

__ADS_1


Bahkan Ryan juga terkena efeknya. Tubuhnya menjadi sangat berat dan juga kesulitan bernafas.


Walau begitu, Ryan paham dengan perkataan Fan Xinglou.


Monster Immortal ini, telah hidup selama ribuan tahun dan tak pernah mengalami yang namanya kekalahan.


Alasan Fan Xinglou mau mengajari dan membagi ilmu pada para muridnya adalah untuk menumbuhkan lawan yang bisa menyaingi, bahkan mengalahkannya.


Bisa dikatakan, Fan Xinglou telah berdiri dipuncak dunia ini selama ribuan tahun. Ia memiliki kekuatan yang cukup untuk menghancurkan gunung dan membalikkan lautan.


Sekarang, Fan Xinglou merasa kesepian. Ia membutuhkan lawan sepadan atau yang lebih kuat untuk menghilangkan kebosanannya.


Maka dari itu, Fan Xinglou sama tidak tertarik dengan perebutan kekuasaan yang terjadi di dalam Integrated Enterprise Foundation. Yang ia pedulikan hanyalah memproduksi lawan tangguh untuknya.


Mengingat hal ini, orang yang menjadi murid Fan Xinglou memiliki kebebasan mutlak. Hanya ada satu kewajiban yang harus dipenuhi, bertarung dengan Fan Xinglou.


Memikirkan semua ini, Ryan menarik napas dalam-dalam, dan mengangkat kepalanya. Di bawah tekanan menakutkan seperti gunung yang berat, Ryan berkata, “Baik Guru!”


Setelah Ryan mengucapkannya, tekanan bagai penindasan mengerikan yang menutupi seluruh ruangan di Kuil Naga Kuning ini mendadak menghilang tanpa jejak.


“Bagus.” Fang Xinglou kemudian memandang para peserta ujian lainnya dengan mata yang terlihat seperti bulan sabit. Ia benar-benar telah kehilangan minatnya pada orang-orang di ruangan ini kecuali Ryan.


Setelah itu, Fan Xinglou mengangkat tangan dan melambaikannya.


SWOOOSH


Ruangan tersebut tiba-tiba berputar,  seolah-olah ada jutaan kelopak bunga yang berputar.


Dalam situasi seperti itu, para murid berseragam Jie Long itu tidak memiliki waktu untuk merespon. Ruang dimensi membengkok membentuk Black Hole dan menyedot semua peserta ujian yang telah gagal 


Setelah para peserta yang gagal menghilang. Kini hanya ada Fan Xinglou dan Ryan di dalam ruangan tersebut.


“Aku sangat senang hari ini.” Fan Xinglou berbalik dan melambai ke arah Ryan seperti seorang anak sekolah dasar.


“Ayo, aku temani kamu berkeliling Kuil Naga Kuning ini. Jadi, jangan sampai tersesat ya …” senyum manis Fang Xinglou. 


Setelah itu, Fan Xinglou langsung pergi sambil bersenandung kecil. Ia keluar dari ruangan tersebut dan melompat dengan ringan di lorong Kuil. 


Fan Xinglou lalu melompat dari satu titik ke titik lain dan perlahan menghilang. Ryan hanya bisa tergagap diam melihat semua ini. 


“Apakah dia benar-benar sudah berumur ribuan tahun? Kenapa tingkahnya masih seperti anak sekolah dasar?”

__ADS_1


Sambil menghela nafas, Ryan mengikuti Fan Xinglou dan meninggalkan ruangan tempat ujian terjadi.


Kuil Naga Kuning sangatlah luas. Ada banyak ruangan di dalam kuil ini. Namun, yang membuatnya unik, Kuil ini memiliki banyak titik yang dipenuhi distorsi ruang. 


Hal ini tentu membuat orang awam akan merasa sedang berputar-putar di dalam Kuil Naga Kuning dan tidak bisa keluar. Maka dari itu, Fan Xinglou memberi Ryan peringatan agar tidak tersesat.


Setidaknya, di bawah kepemimpinan Fan Xinglou, Ryan telah berlari cukup jauh di Kuil Naga Kuning. 


Walau begitu, Ryan masih belum melihat ujung lorong yang mereka lalui, seakan lorong ini terus memanjang tak terbatas.


Sambil berlari, Ryan melihat sekeliling. Di sana, ada banyak sekali ruangan yang saling berdampingan.


Jumlah ruangan ini jelas melebihi ukuran yang dapat ditampung oleh Kuil Naga Kuning.


Ukuran Kuil Naga Kuning yang tampak dari luar, tidak sebanding dengan luas yang ada di dalamnya. 


Hal ini membuat Ryan merasa telah memasuki dunia lain yang jauh lebih besar di dalam daripada di luar.


Tidak ada yang tahu teknik apa yang digunakan untuk membangun Kuil ajaib ini. Namun yang pasti, Kuil ini dibangun oleh Banyuu Tenra generasi pertama. 


Apalagi, berdasarkan desas-desus yang ada, Banyuu Tenra generasi pertama hanya membutuhkan satu malam untuk membangun Kuil Naga Kuning.


Gelar Banyuu Tenra sendiri diwariskan berdasarkan kualifikasi yang mengharuskan orang tersebut dapat membuka gerbang Kuil Naga Kuning.


Generasi pertama Banyuu Tenra adalah orang yang ikut dalam membangun kota akademi Asterisk dan juga pendiri Jie Long.


Dia membangun Kuil Naga Kuning, melatih teknik Seisenjutsu, meletakkan pondasi dasar untuk Institut Ketujuh Jie Long, dan membuat perjanjian pribadi dengan Integrated Enterprise Foundation.


Ketika Generasi pertama Banyuu Tenra meninggalkan Jie Long, dia berkata bahwa orang yang dapat membuka Kuil Naga Kuning adalah penerusnya. Sejak saat itu, ada banyak murid Jie Long yang berusaha membuka gerbang Kuil Naga Kuning sepeninggalannya. Akan tetapi, tidak ada yang berhasil.


Sepuluh tahun kemudian, generasi kedua Banyuu Tenra membuka pintu ke Kuil Naga Kuning yang hanya merespon Prana tertentu. Dan setelah ia meninggalkan Jie Long, barulah tiga tahun yang lalu, Fan Xinglou datang dan berhasil membuka gerbang Kuil Naga Kuning. 


Fan Xinglou mewarisi gelar Banyuu Tenra dan menjadi penguasa Kuil Naga Kuning. Ia Juga berhasil mengalahkan Ketua OSIS sebelumnya dan merebut posisinya.


Gadis muda yang terus berjalan cepat di depan Ryan ini tidak hanya mengetahui detail struktur Kuil Naga Kuning, tetapi juga memiliki perilaku dan pengetahuan yang tidak sesuai dengan usianya. Ditambah dengan seni bela diri yang kuat, hal tersebut memicu munculnya desas-desus bahwa  Fan Xinglou adalah reinkarnasi generasi pertama Banyuu Tenra.


Tentu saja, Ryan tahu bahwa itu semua adalah fakta. Terlebih lagi, generasi pertama dan kedua Banyuu Tenra memang adalah Fan Xinglou sendiri.


"Sebagai murid langsung wanita tua ini, kamu memiliki hak istimewa di mana kamu dapat masuk dan keluar dari Kuil Naga Kuning sesuka hatimu.”


"Tapi, jika kamu dengan sengaja menghancurkan kamar-kamar di sini secara sembarangan, maka jangan salahkan wanita tua ini jika kamu terlempar ke dimensi antah berantah dan menghilang selamanya." ucap Fan Xinglou dengan serius sambil terus berjalan cepat di depan Ryan.

__ADS_1


__ADS_2