Reincarnation Room

Reincarnation Room
Gelar Baru


__ADS_3

Ding


[Reincarnator dengan nomor serial 124.888 telah berhasil lulus tes masuk SMA Butei Tokyo dan menerima peringkat S. Sistem memberi anda Gelar, -Butei (Peringkat S)-]


‘Wow, ini benar-benar berkah tersembunyi. Aku nggak nyangka bisa mendapat gelar baru di dunia ini.’ gumam Ryan. Ia kemudian membaca detail dari Gelar Butei (Peringkat S) pada panel layar sistem.


______________________________________________________________________


Butei (Peringkat S)


Keterangan :


STR : +20


VIT : +20


AGI : +20


Dapat meningkatkan akurasi dalam menembak menggunakan senjata api sampai tingkat tertentu.


Selama menggunakan gelar ini, peraturan Butei tidak boleh dilanggar, Jika melanggarnya, maka Gelar ini akan hilang.


______________________________________________________________________


Ryan cukup gembira melihat efek gelar baru ini. ‘Jika aku menggunakan gelar ini, maka nilai atributku akan meningkat pesat. Namun sayang, Butei (Peringkat S) nggak memiliki efek untuk meningkatkan nilai atribut INT.’


Saat Ryan sedang berpikir, Ranbyou melanjutkan ucapannya.


“Tohyama Kinji, seorang murid dari SMP yang berafiliasi dengan Butei, secara resmi mendaftar ke SMA Butei Tokyo tahun ini. Kelas yang telah dipilihnya adalah kelas Assault.”


"Kamu juga mendapat nilai penuh dalam tes masuk ini. Peringkat yang kamu dapatkan juga adalah peringkat S."


Mendengar ini, Kinji tersenyum dan terlihat sangat puas.


“Mulai hari ini dan seterusnya, kalian secara resmi menjadi Butei Assault dan berhak mengikuti kelas Assault.” 


“Kalian juga akan mendapat lisensi Butei, dimana dengan lisensi ini, kalian memiliki hak istimewa untuk membawa senjata dan juga hak istimewa untuk menangkap pelaku tindak kriminal.”


“Oleh karena itu, kalian harus mengingat 10 peraturan Butei. Atau kalian juga bisa menyebutnya sebagai kode etik Butei.”


Ranbyou menatap Ryan dan Kinji dengan tatapan serius. Ia lalu memulai menjelaskan apa saja yang ada dalam 10 Kode Etik Butei.


______________________________________________________________________


...Kode Etik Butei...




Percaya pada rekan-rekanmu dan saling membantu satu sama lain.




Apapun yang terjadi, Anda harus menyelesaikan kontrak misi yang telah Anda terima.




Anda harus bertambah kuat. Akan tetapi, Anda harus menggunakan kekuatan itu untuk menjunjung tinggi keadilan.




Butei harus dapat bekerja secara mandiri. Jangan ikut campur dalam urusan orang lain kecuali orang tersebut yang meminta tolong pada Anda.



__ADS_1


Bertindaklah dengan cepat. Mengambil tindakan cepat adalah kunci untuk meraih kemenangan.




Berpikirlah untuk dirimu sendiri, bertindaklah untuk dirimu sendiri.




Buatlah rencana dengan pesimisme, tetapi bertindaklah dengan optimisme.




Sebuah misi dianggap selesai jika misi tersebut benar-benar telah selesai.




Butei tidak boleh membunuh seseorang dalam keadaan apapun.




Jangan pernah menyerah. Seorang Butei harus pantang menyerah.




______________________________________________________________________


"10 kode etik yang telah aku jelaskan tadi akan menjadi prinsip dasar kalian! Kalian wajib menjalankan 10 kode etik itu, kecuali kalian bukan seorang Butei lagi!”


“Kami Paham!” jawab Ryan dan Kinji secara bersamaan.


Dengan ini, tes masuk kelas Assault telah resmi berakhir. Dan dalam tes kali ini, muncul dua Butei dengan peringkat S.


Kejadian ini pun menggemparkan seluruh murid dan juga Instruktur SMA Butei Tokyo. Mereka berdua kini telah menjelma menjadi legenda kelas Assault.


~***~


Setelah keluar dari gedung terbengkalai yang menjadi lokasi tes, Ryan segera mengganti gelar First Rookie menjadi Butei (Peringkat S). 


Setelah mengganti gelarnya, Ryan terkejut melihat nilai status atributnya. ‘Anjir, aku lupa mendistribusikan 30 poin atribut yang aku dapatkan dari misi sebelumnya!’


Karena banyaknya kegiatan di Reincarnation Room, Ryan lupa bahwa ia masih memiliki 30 poin atribut yang belum terpakai. 


Dengan cepat, Ryan segera menggunakan 30 poin atribut itu. Dan tentu saja, semua poin tersebut Ryan masukkan ke dalam atribut AGI.


______________________________________________________________________


Nama : Ryan Herlambang


Ras : Manusia


Gelar : Butei (Peringkat S)


Tingkat Authority : 5


STR : 28 (+27)


VIT : 28 (+27)


AGI : 74 (+27)


INT : 8 (+7)

__ADS_1


______________________________________________________________________


Begitu Ryan selesai mendistribusikan poin atributnya, ia merasa tubuhnya seakan dialiri oleh energi yang kuat.


Akibatnya, sekarang tubuh Ryan terasa sangat Ringan. Saking ringannya, ia merasa seperti burung layang-layang yang terbang di udara.


"Sepertinya, walau aku tidak menggunakan Stigma, kecepatanku bakal setara atau lebih cepat sedikit dari Dyaus Pita (Heavenly Father)." gumam Ryan.


Lagi pula, batas jumlah keempat atribut untuk Reincarnator dengan Tingkat Authority 5 adalah 100 poin. Dan kini, nilai atribut AGI Ryan saja telah mencapai 74 poin. Nilai ini lebih tinggi dibanding Reincarnator lainnya di tingkat yang sama.


Oleh karena itu, suasana hati Ryan sangat bagus.


Saat Ryan sedang berada di dunianya sendiri, tiba-tiba Ryan mendengar suara langkah kaki dari belakang.


Ryan segera berhenti dan berbalik untuk melihat ke belakang.


Di sana, Ryan melihat Tohyama Kinji sedang berjalan keluar dari gedung dengan kepala tertunduk.


Tohyama Kinji terus berjalan ke depan sambil menghela nafas panjang. "Ugh … aku terlalu berlebihan! Aku tidak menyangka akan masuk ke mode itu saat tes!"


"Arghh, aku harus bagaimana ini! Jika aku memperlihatkan kemampuanku yang sekarang, maka peringkatku ini pasti akan dicabut!"


Kinji terus bergumam dan tidak menyadari bahwa Ryan ada di depannya.


Situasi ini membuat Ryan benar-benar bingung. "Apa dia nggak menyadari keberadaanku? Seharusnya itu nggak mungkin."


"Dengan insting dan syaraf sensitif milik Kinji yang dapat menangkis peluru dengan mudah, seharusnya ia dapat dengan mudah menyadari keberadaanku. Apalagi aku berdiri cukup dekat di depannya …"


Ryan kemudian menyipitkan matanya ke arah Kinji. "Ini aneh … kenapa aura yang dibawa Kinji terasa berbeda."


Jika aura Kinji sebelumnya dapat memberi Ryan sedikit tekanan, namun sekarang perasaan tersebut tidak ada lagi. Ryan sama sekali tidak dapat merasakan aura yang sama seperti ketika mereka bertarung.


Ryan merasa Kinji yang sekarang terlihat sangat lemah, setara dengan peserta tes lainnya.


Hal ini membuat Ryan merasa agak aneh dan mau tidak mau bertanya pada Kinji. "Tohyama-san, apa yang terjadi padamu?"


"Eh?" Kinji sedikit terkejut dengan keberadaan Ryan yang telah berdiri sangat dekat di depannya. Ia pun langsung menghentikan langkahnya.


Jika Ryan tidak berbicara, mungkin Kinji akan menabrak Ryan.


"Kamu belum pergi?" tanya Kinji. Entah apa yang ada dipikirannya, mendadak Ia tersenyum masam dan berkata, "kamu tidak berencana untuk melanjutkan pertarungan kita tadi kan?"


"Biar aku perjelas. Kalau kita bertarung lagi sekarang, aku pasti akan kalah telak! Aku yang sekarang tidak akan bisa berkutik di depanmu!"


"Kamu yang sekarang?" Ryan mengerutkan dahinya.


Ryan mencoba mengingat kembali profil protagonis anime Aria The Scarlet Ammo. Karena Ryan menonton serial ini sudah sangat lama, yaitu saat awal-awal ia masih berkuliah, akhirnya Ryan jadi sedikit lupa mengenai plot anime ini.


'Kalau nggak salah, Tohyama Kinji sepertinya memiliki kemampuan khusus.' 


'Tunggu, lebih tepatnya, yang dimiliki Kinji adalah konstitusi tubuh spesial!' Ryan akhirnya teringat dengan keistimewaan Kinji. 


Keluarga Tohyama memiliki konstitusi tubuh unik yang telah diwariskan secara turun-temurun, termasuk diwariskan pada Kinji.


Menurut teori yang ada, ketika manusia jatuh cinta, sebuah neurotransmiter yang disebut Beta-Endorphin disekresikan di otak.


Hal ini membuat kaum pria memiliki kekuatan yang lebih besar saat melindungi wanita.


Inilah konsep dasar dari kelainan konstitusi milik keluarga Tohyama.


Ketika seorang pria dari keluarga Tohyama sedang mengalami libido tinggi, maka otak mereka akan mensekresikan lebih banyak Beta-Endorphin. 


Hal ini membuat otak, tulang belakang, dan syaraf mengalami Hyperthyroidism yang tinggi. Akibatnya, kemampuan fisik, reflek, dan kecepatan berpikir meningkat hingga 30 kali lipat. 


Inilah rahasia Kemampuan Khusus yang dimiliki Tohyama Kinji dan juga seluruh keluarga Tohyama.


Ryan samar-samar mengingat nama konstitusi ini dalam dunia medis. "Hysteria Savant Syndrom …"


Ucapan ini terdengar jelas oleh Kinji. Ia pun langsung mundur dua langkah dengan ekspresi terkejut. "Ka-kamu … ba-bagaimana kamu tahu tentang hal ini?"


Melihat reaksi Kinji, Ryan tahu bahwa ingatannya tidak salah.


Dengan kata lain, orang yang bertarung dengan Ryan saat tes adalah Kinji mode Hysteria Savant Syndrom.

__ADS_1


Dan saat ini, setelah Kinji keluar dari mode tersebut, ia hanyalah orang biasa tanpa kemampuan yang spesial.


__ADS_2