Reincarnation Room

Reincarnation Room
Tingkat Kecocokan


__ADS_3

"Seraph?" bisik Ryan.


Melihat bentuk Orga Lux tersebut, Ryan berpikir, 'Jika melihat bentuk Orga Lux yang menyerupai gagang pedang itu, seharusnya Orga Lux itu bertipe pedang.'


"Senjata favoritmu adalah belati. Namun, pengguna belati sangatlah jarang. Bahkan Lux berbentuk belati sudah langka, apalagi Orga Lux."


Fan Xinglou memandangi tubuh Orga Lux putih murni itu dan berkata, "Jadi, Seraph seharusnya menjadi senjata yang paling cocok untukmu. Untuk lebih spesifiknya, kamu akan paham setelah lulus uji tingkat kecocokan."


“Tingkat kecocokan ya …” Ryan mengangguk.


Apa yang disebut tingkat kecocokan adalah ukuran seberapa besar kecocokan pengguna dengan Orga Lux.


Orga Lux tidak hanya memilih penggunanya, tetapi juga menentukan seberapa besar kekuatan yang dapat digunakan oleh penggunanya. Bisa dibilang, berbeda pengguna, kekuatan yang dapat digunakan juga sangat berbeda.


Maka dari itu, muncullah uji tingkat kecocokan.


Jika tingkat kecocokannya terlalu rendah, itu membuktikan bahwa penggunanya tidak cocok dengan Orga Lux. Kalaupun bisa menggunakannya, kekuatan yang dikeluarkan tidak akan besar. 


Seandainya tingkat kecocokan menurun menjadi negatif, maka penggunanya akan langsung diserang Orga Lux.


Semakin tinggi tingkat kecocokan, semakin besar kekuatan yang bisa diberikan oleh Orga Lux. Terlebih lagi jika tingkat kecocokan mencapai 100%, maka penggunanya dapat menggunakan kekuatan penuh dari Orga Lux.


Mengingat hal ini, maka dibuatlah standar nilai tingkat kecocokan minimal. Akan tetapi, setiap sekolah memiliki standar yang berbeda-beda. Hanya orang yang memenuhi standar inilah, yang bisa mendapatkan Orga Lux.


“Di Seidokan, kami hanya bersedia meminjamkan Orga Lux jika tingkat kecocokannya minimal 80%.” Claudia melihat Fan Xinglou dan berkata, “Sepertinya standar di Jie Long tidak sama?"


“Jie Long tidak terlalu peduli dengan Orga Lux, jadi kami tidak memiliki standar tertentu.”


Fan Xinglou kemudian melihat ke arah Ryan. “Namun, kali ini, Wanita Tua ini memiliki persyaratan untukmu.”


“Persyaratan?” Pandangan mata Ryan dan Fan Xinglou bertemu.


“Tingkat kecocokan yang harus kamu capai adalah lebih dari 90%. Jika kamu berhasil mencapainya, maka kamu boleh mengambil Seraph.”


"Semakin tinggi tingkat kecocokannya, semakin kamu bisa menggunakan kekuatan penuh Orga Lux.” 


“Jika kamu tidak bisa meningkatkan nilai tingkat kecocokan dengan Seraph ke level ini, maka lebih baik jika kamu kembali berlatih bela diri dan menjadi kuat, ketimbang menggunakan Orga Lux yang tidak bisa kamu gunakan sepenuhnya.”


Permintaan Fan Xinglou ini sangat tinggi. Tapi, kata-kata Fan Xinglou sepenuhnya benar.


Jika tidak bisa menggunakan kekuatan penuh Orga Lux, lebih baik jangan menggunakannya. Lebih baik berlatih bela diri lagi dan menjadi kuat dengan kekuatan sendiri, tanpa bantuan kekuatan eksternal.

__ADS_1


Ryan pun terdiam mendengar persyaratan ini.


Setelah beberapa saat, Ryan mendadak berbicara kepada Claudia, "Nona Enfield, apakah ada kamar mandi di sini?"


“Kamar Mandi?” Claudia sedikit tercengang dengan pertanyaan Ryan. Setelah pulih, ia tersenyum sempurna. “Tentu saja ada kamar mandi di sini.”


“Benarkah?” Ryan mengangguk dan berkata, “Bolehkah aku menggunakannya?”


“Menggunakan kamar mandi?” Kedua mata Claudia yang cantik mengangkat alisnya sedikit. Tak lama setelah itu, Claudia sepertinya paham maksud Ryan dan menyeringai, “Aku tak menyangka Ryan-san akan melakukannya.”


“Hei, kamu benar-benar setan kecil …” Fan Xinglou juga sedikit tercengang, tapi ia juga memujinya.


Baik Fan Xinglou maupun Claudia bukanlah orang bodoh, atau mereka tidak akan memiliki kemampuan untuk menjadi Ketua OSIS.


Ryan tidak menyembunyikan apa pun. Ia lalu mengangkat bahunya dan berkata terus terang. “Karena kita sudah tahu bahwa Seraph sangat mencintai kebersihan, maka tentu saja aku harus bersih.”


“Ini sama saja seperti saat aku akan pergi berkencan, aku harus mandi dan memakai parfum yang wangi agar wanita yang aku ajak berkencan nyaman berada di sisiku.”


Seraph  memiliki kesadaran. Jadi, untuk meluluhkan hati Seraph, Ryan berpikir untuk melakukan hal yang disukai Seraph. Dan dalam hal ini, hal yang disukai Seraph adalah kebersihan.


Setidaknya, jika Ryan melakukan ini, nilai tingkat kecocokannya bisa sedikit meningkat.


“Sepertinya Ryan-san sudah sangat berpengalaman dalam berkencan.” ucap Claudia sambil terus tersenyum.


"Bagaimana kalau kita berdua pergi berkencan, Nona Enfield? Dengan begitu, Nona yang cantik bagaikan bunga matahari ini dapat menilai, seberapa berpengalamannya diriku ini.”


"Ini tawaran yang sangat menarik. Tapi sayang sekali, saya masih belum memiliki waktu luang." 


Claudia membungkukkan badannya dan menolaknya dengan halus.


"Bagaimana jika kamu mengajak Wanita Tua ini berkencan?" sahut Fan Xinglou.


Mendengar ajakan Fan Xinglou, Ryan langsung menolaknya. "Ahahaha … sepertinya aku juga belum memiliki waktu luang, apalagi Phoenix Festa sudah dekat."


"Benarkah? Sayang sekali … padahal itu adalah sebuah kehormatan bisa berkencan dengan Wanita Tua ini." Fan Xinglou menggelengkan kepalanya seakan menunjukkan penyesalan.


'Anjir, siapa yang mau pergi berkencan dengan Monster Immortal sepertimu! Pasti kencan kita akan dipenuhi dengan aksi dan pertarungan!' batin Ryan sambil terus tersenyum.


Ryan lalu melihat ke arah Claudia lagi. "Nona Enfield, bisakah Nona menunjukkan kamar mandinya?"


"Baik, mari saya antarkan.”

__ADS_1


“Maaf merepotkan Nona.” ucap Ryan pada Claudia. Kemudian Ryan berbicara dengan Fan Xinglou. “Guru, tunggulah di sini.”


“Pergilah.” Fan Xinglou melambaikan tangannya.


Ryan pun segera meninggalkan laboratorium. Dan dengan dipandu oleh Claudia, Ryan pergi ke kamar mandi.


~***~


Dua puluh menit kemudian, Ryan kembali ke lab dengan jejak uap air.


Setelah Ryan siap, lampu di dalam lab mulai diredupkan. Hanya lemari di tengah lab saja yang memancarkan cahaya Mana.


Di bawah pengawasan ketat Fan Xinglou dan Claudia, Ryan datang ke depan lemari.


Lemari tersebut memiliki tinggi sekitar dua meter, sehingga tubuh Orga Lux yang tergantung di dalamnya berada tepat di depan dada Ryan.


Melihat Orga Lux melayang di depannya, Ryan langsung mengulurkan tangan dan menggenggamnya.


Weeeeeeng


Urm Manadyte pada tubuh Orga Lux tiba-tiba bersinar. Di saat yang sama, suara keras bergetar di udara 


Berbeda dengan Pan-Dora yang mengeluarkan cahaya merah, Seraph memancarkan cahaya putih yang terlihat suci.


Dengan segera, sebuah bilah pedang putih yang terbuat dari Mana mulai terbentuk.


Mempertimbangkan kepribadian Seraph, warna murni seperti itu memang sangat cocok.


Kini, di tangan Ryan muncul sebuah pedang satu tangan berwarna putih.


Tak lama kemudian, suara star Seidokan mulai terdengar dari pengeras suara yang ada di sudut ruangan.


"Tolong keluarkan Prana milikmu dan suntikkan secara perlahan ke Orga Lux."


Mendengar permintaan dari pengeras suara, Ryan menarik napasnya dalam-dalam. Perlahan semburan cahaya bintang mulai keluar dari tubuhnya. 


Dengan kontrolnya, Ryan mengarahkan Mana untuk masuk ke dalam pedang satu tangan putih di tangannya. 


Bilah putih bersih itu langsung bersinar. Hanya saja, cahayanya terlihat sangat lemah.


Di depan Ryan, sebuah layar hologram menampilkan tingkat kecocokan Ryan dengan Seraph secara real time.

__ADS_1


[Tingkat kecocokan saat ini adalah 10%.]


"Huh?"


__ADS_2