
‘Aku nggak percaya Lindow dengan mudahnya memberi tahuku informasi rahasia mengenai Venus. Padahal status yang Reincarnation Room berikan padaku hanyalah tentara unit logistik yang jelas yang bukan siapa-siapa. Apalagi, tadi Lindow juga berkata bahwa ia membutuhkan bantuanku.’ pikir Rian.
Lindow pun tidak mengelak atas pertanyaan yang Ryan ajukan. “Aragami bertipe Deusphage tersebar di berbagai penjuru dunia, seperti Amaterasu dan Tsukuyomi di wilayah Timur, kemudian Zeus, Hera, dan Ouroboros di wilayah Eropa Barat. Semua Aragami Deusphage tersebut sangat jarang meninggalkan wilayahnya. Namun, hal yang berbeda terjadi di sini. Venus, yang sudah lama berdiam di laut, tiba-tiba naik ke daratan dan mengumpulkan banyak Aragami untuk menyerang cabang Rusia. Apakah menurutmu ini tidak aneh?”
"Apakah Kapten ingin memintaku untuk menyelidiki hal ini?"
“Itu benar, aku ingin memberimu sebuah misi investigasi.” Lindow kemudian melempar tablet 7 inchinya itu kepada Ryan.
“Cari tahu mengapa Venus memasuki wilayah Rusia dan melancarkan serangan besar-besaran. Ini adalah Misi yang dikeluarkan langsung oleh Fenrir cabang Timur Jauh. Aku menyarankan kamu untuk menyelesaikannya. Jika kamu berhasil menyelesaikan misi ini, Fenrir cabang Timur Jauh pasti akan memberikanmu uang yang banyak.” ucap Lindow.
Pada layar tablet, tertulis detail misi yang dikatakan Lindow. Saat Ryan sedang membacanya, mendadak muncul notifikasi dari sistem.
Ding
[Nomor Serial 124.888 telah memicu misi sampingan tingkat A+, -Investigasi Fenrir Cabang Rusia-]
______________________________________________________________________
Misi : Investigasi Fenrir Cabang Rusia
Keterangan :
Investigasi penyebab Aragami bertipe Deusphage, Venus, masuk ke dalam wilayah Rusia. Kemudian, laporkan hasil investigasi tersebut pada Amamiya Lindow.
Hukuman : Tidak Ada
Hadiah : 10.000 poin
__ADS_1
______________________________________________________________________
‘Misi sampingan tingkat A+?’ Ryan mengernyitkan alisnya saat melihat detail misi dari sistem. ’Jika aku dapat menyelesaikan misi ini, maka aku nggak perlu khawatir lagi dengan misi ketiga, di mana aku harus mendapatkan 5000 poin.’
"Kenapa Kapten membiarkanku menyelesaikan misi ini? Bukankah jika Kapten sendiri yang turun tangan dalam misi ini, maka keberhasilan misi ini akan lebih terjamin?" tanya Ryan.
Menurut Ryan, di antara para God Eater lain, posisi Lindow berada dalam urutan teratas. Walau Lindow terlihat sangat malas dan cuek, tapi ia sebenarnya sangat kuat. Jika berdasarkan tingkat kekuatan dalam Reincarnation Room, Lindow seharusnya setara dengan Reincarnator yang memiliki Tingkat Authority 4.
Bahkan dalam sumber aslinya, pada tahun 2071, Lindow berhasil membunuh salah satu Aragami bertipe Deusphage, Ouroboros. Sekarang adalah tahun 2070, yang artinya 1 tahun dari sekarang Lindow akan membunuh Ouroboros.
“Aku terlalu sibuk untuk maju ke garis depan. Lagipula, jika aku yang menyelidikinya, pasti cabang Rusia akan berusaha menutupinya serapat mungkin. Kalau kita bisa menemukan penyebabnya dan menghentikan pergerakan Venus, maka kita tidak perlu lagi bertarung melawan Venus.” jelas Lindow.
“Tapi aku yakin, bahwa Kapten pasti bisa mengalahkan Venus!”
Mendengar ucapan Ryan, Lindow langsung menggerutu. “Kamu terlalu memujiku. Venus memiliki kemampuan untuk mengendalikan Aragami lain. Menghadapinya, sama dengan menghadapi seluruh pasukan Aragami!”
“Yah, akan selalu ada yang pertama. Jadi. bersemangatlah!” Lindow menepuk pundak Ryan. "Aku memilihmu karena kamu memiliki fleksibilitas yang tinggi. Maka dari itu, kamu lebih cocok untuk misi ini daripada aku."
Setelah itu, Lindow berbalik dan pergi sambil melambaikan tangannya. "Aku menantikan laporan investigasimu, Ryan-kun, sang tentara biasa …"
Melihat sosok Lindow yang semakin jauh, Ryan melihat layar tablet dan menundukkan kepalanya. Ia pun tenggelam dalam pikirannya. Beberapa saat kemudian, Ryan akhirnya bergerak.
~***~
Setelah para God Eater berhasil memukul mundur pasukan Aragami, cabang Rusia kini telah kembali tenang. Walau begitu, suasana di seluruh cabang Rusia menjadi lebih tegang dari sebelumnya. Kewaspadaan orang-orang pun menjadi sangat tinggi. Di mana-mana, terlihat banyak tentara yang berpatroli.
__ADS_1
Sebuah kompleks gedung terlihat sangat terang, hingga menghilangkan kegelapan di sekitarnya. Dalam kondisi seperti itu, sesosok bayangan hitam seperti kelelawar menyelinap masuk ke dalam kompleks secara diam-diam.
Setiap kali seorang tentara yang sedang berpatroli lewat, Ryan akan menyelinap ke dalam bayangan yang ada di sekelilingnya untuk menyembunyikan keberadaannya dari para tentara yang berpatroli.
Setelah tentara yang berpatroli melewatinya, Ryan sekali lagi akan keluar dari dalam bayangan. Ia kemudian menggunakan Flashing Dash (Sensō) dari Teknik Membunuh Nanaya untuk meningkatkan kecepatan hingga batas kecepatan maksimum dalam waktu yang singkat dan menyelinap ke bayangan lainnya.
‘Untung saja Lindow memberiku tablet ini. Di dalamnya ada banyak informasi mengenai Fenrir cabang Rusia. Di antaranya adalah peta detail cabang Rusia, yang juga mencakup lokasi dan jarak pandang kamera pengawas serta rute patroli para tentara. Kalau nggak, akan sangat sulit untuk menjalankan misi ini, kecuali aku membunuh semua tentara yang ada.’ pikir Ryan.
Dengan informasi ini, Ryan dapat menghindari tentara yang berpatroli di sepanjang perjalanannya. Seorang tentara, membutuhkan waktu tiga jam untuk menyelesaikan patrolinya. Jadi Ryan dapat memanfaatkan hak itu dengan memperhitungkan interval tentara yang berpatroli.
Saat Ryan tiba di bawah sebuah gedung tinggi, Ryan menarik napas dalam-dalam. Ia kemudian langsung melompat ke dinding gedung tinggi yersebut. Begitu Ryan memijakkan kakinya di dinding, ia segera melompat dari satu pijakan ke pijakan lain pada dinding gedung layaknya seekor laba-laba. Sampai akhirnya, Ryan menemukan jendela yang tidak terkunci dan masuk melalui jendela tersebut.
"Kalau aku mengikuti acara ninja warrior, sepertinya aku bakal menang telak, hehehe …"
Dari ruangan yang Ryan masuki, Ryan segera keluar dan bergerak dengan cepat dari sudut ke sudut lorong. Tiba-tiba, muncul 2 orang tentara yang sedang berpatroli.
Mulut Ryan tersenyum lebar melihat kedua tentara tersebut. Bagaikan kilat, Ryan langsung berlari melewati kedua tentara tersebut dan langsung memukul bagian belakang kepala mereka. Seketika itu juga, kedua tentara itu roboh.
Setelah membuat pingsan tentara tersebut, Ryan menggeledah tubuh kedua tentara tersebut dan menemukan kartu identitas milik mereka.
Dengan kartu identitas itu, Ryan membuka kunci pintu elektrik pada salah satu ruangan terdekat. Ryan kemudian menyembunyikan tubuh kedua tentara itu di dalam ruangan tersebut. Tidak lupa, Ryan melucuti seregam salah satu tentara dan mengenakannya.
Tak lama kemudian, Ryan keluar dari ruangan tersebut. "Sekarang, dimana aku bisa mendapatkan informasi tersebut?"
Akhirnya, Ryan memutuskan untuk pergi ke ruang komando. Dengan kartu identitas di tangannya, Ryan dengan mudah membuka satu per satu pintu otomatis dan membuka jalan bagi Ryan untuk langsung menuju ruang komando.
Sepanjang perjalanan, Ryan sering menemui tentara yang juga sedang berpatroli. Semua tentara di sini terlatih dengan baik. Mereka sangat patuh pada peraturan militer. Hal ini terlihat dari tidak adanya tentara yang mengobrol selama berpatroli. Bahkan jika mereka melihat Ryan berpatroli, mereka tidak akan merasa curiga.
__ADS_1
Ryan juga hanya perlu menundukkan kepalanya dan membiarkan topi militer menutupi wajahnya sehingga kamera pengawas tidak dapat menangkap wajahnya.
Pada awalnya, semua ini berjalan dengan sangat mulus. Sampai akhirnya, Ryan berhenti di depan sebuah pintu otomatis.