Reincarnation Room

Reincarnation Room
Venus


__ADS_3

Setelah berbincang sebentar dengan Hibari, Ryan dan Hibari mengikuti Lindow menuju Tenda komando. Di dalam tenda, Lindow memperkenalkan dirinya. “Aku Kapten dari Unit Pertama Fenrir cabang timur Jauh, Amamiya Lindow! Siapa yang bertanggung jawab di sini?”


Seorang pria paruh baya berdiri dan menjabat tangan Lindow. “Namaku Alexei, aku Kapten dari pasukan ini ,,,”


“Bisakah Kapten Alexei menjelaskan situasi saat ini padaku? Bukankah Segerombolan Aragami tersebut seharusnya tiba 3 hari lagi? Kenapa serangan tersebut malah terjadi sekarang?”


Menghadapi pertanyaan Lindow, Kapten Alexei membuat pernyataan yang sulit. “Ini baru gelombang pertama. Jumlah Aragami yang menyerang kali ini masih jauh lebih kecil dari yang dilaporkan.”


Mendengar ini, ekspresi wajah Lindow berubah. “Ini baru gelombang pertama? Jadi yang kita hadapi barusan hanya sebagian kecil dari kelompok utama?”


Kapten Alexei menganggukkan kepalanya. “Benar ... berdasarkan hasil pengintaian kami,  jumlah Aragami Kecil sangat banyak sehingga sulit untuk dihitung. Sementara itu, jumlah Aragami Medium setidaknya lebih dari puluhan ribu. Bahkan jumlah Aragami Besar mencapai hampir seribu. Skala penyerangan kali ini sangat besar dan belum pernah terjadi sebelumnya!”


Lindow kembali bertanya pada Kapten Alexei. “Mengapa Aragami dari berbagai tipe ini bergabung untuk menyerang cabang Rusia? Apalagi, penyerangan mereka sangat terstruktur dan terorganisir.”


Mendengar pertanyaan Lindow, Kapten Alexei terdiam sesaat. “Kami tidak tahu mengapa para Aragami tersebut dapat berkumpul bersama untuk menyerang kami. Tapi, kami berspekulasi bahwa mereka memiliki pemimpin!”


“Pemimpin yang dapat memimpin Aragami, termasuk Aragami Besar …” Ekspresi Lindow semakin serius setelah ia bergumam. “Kalau begitu, tidak ada keraguan lagi, ini pasti ulah Aragami yang memiliki nama mitologi.”


‘Jadi begitu, ini semua ulah Aragami yang memiliki nama dewa dewi dalam mitologi. Kemungkinan besar, misi tersembunyi dalam misi kali ini adalah mengalahkan Pemimpin Aragami itu!’ pikir Ryan.


Setelah perbincangan Lindow dengan Kapten Alexei, Ryan mendapat perintah untuk mengawal Hibari menuju markas utama Fenrir cabang Rusia dan juga mengambil persediaan untuk para God Eater. Hibari mendapat tugas untuk menghubungi Fenrir cabang Timur Jauh dan melaporkan keadaan di sini. 


Sementara itu, Lindow, Soma, dan Sakuya akan kembali ke garis depan bersama God Eater Rusia. Sebenarnya Ryan ingin menyelinap keluar dan membunuh Aragami untuk menyelesaikan misi pertama dan kedua. Tapi, setelah ia berpikir bahwa yang menyerang sekarang hanyalah gelombang pertama, Ryan akhirnya mengurungkan niatnya. 


Ryan ingin menghemat tenaganya, agar ketika pasukan utama Aragami tiba, ia bisa melakukan pembantaian sepenuh hatinya.


Sesampainya di markas utama Fenrir cabang Rusia, Ryan berpisah dengan Hibari. Ia kini pergi menuju gudang persediaan untuk mengambil perbekalan khusus para God Eater.

__ADS_1


Ketika God Eater akan bertarung, mereka memerlukan beberapa perbekalan khusus. Contohnya saja God Arc milik Lindow dan Soma. God Arc mereka memerlukan beberapa material khusus. God Arc milik Sakuya juga perlu perbekalan khusus berupa amunisi peluru yang terbuat dari sel Oracle.


Selain itu, God Eater juga harus rutin menyuntikkan Bias Factor. Sama seperti manusia yang butuh makan, sel Oracle dalam tubuh God Eater juga memerlukannya. Di sinilah fungsi Bias Factor bagi God Eater, yaitu memberi pasokan makanan bagi sel Oracle, dan juga menekan sel Oracle agar tidak menggerogoti God Eater.


God Arc juga dapat memangsa penggunanya jika God Eater tidak memiliki Bias Factor. Maka dari itu, God Eater harus secara rutin menyuntikkan dirinya dengan Bias Factor. Dan itulah tugas Ryan sebagai unit Logistik, di mana Ia harus mempersiapkan Bias Factor untuk Lindow, Soma, dan Sakuya.


Matahari hampir terbenam, namun Ryan masih sibuk mengatur perbekalan yang harus ia bawa untuk trio God Eater Fenrir cabang Timur Jauh. 


Tiba-tiba, terdengar suara Lindow dari belakang Ryan. “Hei, bisa bicara sebentar?”


Ryan kemudian menengok ke belakang. “Kapten Amamiya? Apakah perang sudah usai?”


Lindow duduk di atas kotak kayu dan menghembuskan asap rokok. “Fuuh~ setelah kami bergabung dengan God Eater cabang Rusia, semua ini menjadi mudah. Kami berhasil membunuh banyak Aragami. Tapi itu wajar, karena ini masih lah gelombang pertama.”


“Kamu mau?” Lindow menawarkan sepuntung rokok pada Ryan.


"Lupakan lah kalau sekarang kamu sedang bekerja." Lindow menggaruk kepalanya dan berkata dengan sedikit kesal: "Soma tidak merokok. Kamu juga tidak merokok. Apa semua rekan kerjaku adalah pria yang membosankan?"


“Kalau rokok memang aku akan menolaknya, Tapi kalau Kapten membawakanku seorang wanita, aku pasti akan menerimanya, hehehe …” ucap Ryan dengan nada bercanda.


“Bukankah bermain wanita saat berkerja lebih parah dari merokok?” Lindow pun tertawa terbahak-bahak. “Hahahahaha …kamu benar-benar pria yang menarik! Tapi, kenapa aku belum pernah mendengarmu sebelumnya di markas?”


Mendengar ini, Ryan memasang ekspresi serius. "Apakah Kapten ke sini untuk mengujiku?"


"Jangan bicara seperti itu, aku hanya penasaran dengan kemampuanmu yang luar biasa itu." Lindow  memandang Ryan dengan serius. "Tentara biasa, bahkan juga God Eater pada umumnya, mungkin tidak memiliki kemampuan berlevel tinggi sepertimu. Jadi wajar saja kalau aku tertarik padamu."


Tubuh Ryan merinding begitu mendengar kalimat terakhir Lindow. “Maaf Kapten, aku memang senang mendengarnya, tapi aku masih normal. Mungkin Kapten bisa coba pendekatan dengan Soma.”

__ADS_1


Tanpa aba-aba, Lindow langsung beranjak dari tempat duduknya dan melancarkan tendangan ke arah Ryan. Namun dengan AGI yang ia miliki, Ryan dengan mudah menghindari tendangan Lindow. “Jika saja aku tidak butuh bantuanmu, aku pasti akan menggunakan God Arc untuk menebasmu!”


“Hehehehe …” tawa Ryan sambil menggaruk hidungnya. “Jadi, Kapten kemari karena butuh bantuanku?”


Lindow hanya diam mendengar pertanyaan Ryan. Ia kemudian kembali duduk di atas  kotak kayu sambil merokok. Ryan juga kembali menghimpun perbekalan yang dibutuhkan trio God Eater. Setelah Ryan selesai dengan tugasnya, barulah Lindow berbicara. “Apakah kamu tahu tentang Venus?”


“Venus? Maksudmu Dewi Cinta dan kecantikan dalam Mitologi Roma?” 


“Itu benar. Dalam mitologi Roma, Venus dikenal sebagai Dewi yang mengendalikan semua perasaan cinta.” Lindow mengeluarkan sebuah tablet berukuran 7 inch dari saku jaketnya. Lalu ia mengoperasikan tablet tersebut dan menunjukkan sebuah foto pada Ryan.



Dalam foto tersebut, terlihat sesosok Aragami yang memiliki tubuh berwarna putih seperti keramik. Bagaikan kehidupan yang muncul dari bunga, tubuh bagian bawah adalah bunga dan tubuh bagian atas berbentuk seperti wanita.


Aragami dengan bentuk hybrid tanaman-manusia itu terlihat mengapung di laut. Tubuh bagian bawahnya memiliki banyak kaki seperti rotan yang bergerak di laut. Ukuran Aragami ini bahkan lebih besar dari bangunan-bangunan pada umumnya. 


"Ini adalah salah satu Aragami paling menakutkan di dunia yang telah ditemukan saat ini. Fenrir mendaftarkannya sebagai tipe Deusphage. Aragami bertipe ini memiliki ukuran tubuh yang sangat besar, melebihi tipe Aragami Besar. Hampir setengah makhluk laut telah dimangsa olehnya. Venus memiliki hormon aneh yang dapat menarik Aragami dan memanipulasinya pada tingkat tertentu." jelas Lindow.


"Berarti, Venus lah yang mengendalikan pasukan Aragami untuk menyerang cabang Rusia?" 


Lindow mengangguk atas pertanyaan Ryan. "Hibari telah melaporkan hal ini pada cabang Timur Jauh."


Lalu, tangan Lindow menggesek beberapa kali pada panel layar sentuh tablet, membuat foto pada layar bergeser menjadi foto lainnya.


Dalam foto ini, Venus terlihat berjalan keluar dari laut dengan sangat jelas. "Ini adalah foto yang diambil belum lama ini. Dari sini kita dapat pastikan bahwa lokasi Aragami Deusphage ini naik ke daratan adalah wilayah Rusia."


Ryan melihat foto pada layar tablet dengan serius. Setelah beberapa saat, Ryan berkata dengan suara yang blak-blakan. "Jadi, apa yang sebenarnya Kapten inginkan dariku?"

__ADS_1


__ADS_2