Reincarnation Room

Reincarnation Room
Catatan Proyek Rahasia


__ADS_3

Ryan dan Alisa kini tiba di depan sebuah pintu besi.


"Kamu punya hak akses untuk ruangan ini?" tanya Ryan dengan sedikit ragu.


"Meski aku belum pernah masuk ke ruangan ini, tapi aku memiliki hak akses khusus Tipe Baru (New-Type), di mana aku bisa mengakses semua tempat di dalam cabang Rusia."


Alisa kemudian mengeluarkan kartu identitasnya dan menempelkannya pada kunci elektrik.


Tiit


Seketika itu, pintu tersebut langsung terbuka. Ruangan tersebut tidak terlalu besar, namun di dalamnya terdapat banyak peralatan canggih yang belum pernah Ryan lihat.


Di ujung Ruangan, terdapat sebuah komputer dengan layar berukuran 79 inch. Ryan dan Alisa segera menghampiri komputer tersebut.


Saat Ryan mencoba membuka sistem dalam komputer tersebut, ternyata dibutuhkan hak akses khusus untuk bisa masuk ke dalam sistem.


"Ternyata sistem ini dikunci, aku harus mencari cara untuk membukanya."


"Hmm, mungkin aku perlu menculik Kapten Alexei." gumam Ryan


Mendengar gumaman Ryan, Alisa melirik ke arah Ryan dengan pandangan aneh. "Aku belum pernah menggunakan komputer ini, tetapi dengan hak akses yang aku miliki, seharusnya aku bisa masuk ke dalam sistem. Jadi kamu tidak perlu sampai sejauh itu menculik Kapten."


Alisa mengulurkan tangannya yang terbungkus gelang God Eater ke sebuah lubang di samping keyboard.


Tiiiiit


Dengan suara mekanik tersebut, layar besar di depan mereka berdua mulai menampilkan banyak folder-folder yang tak terhitung jumlahnya.


Setelah melakukannya, Alisa menengok ke arah Ryan. "Aku harus segera kembali. Para petinggi tahu bahwa aku telah masuk ke dalam gedung ini. Jika aku tidak segera menemui mereka, aku bisa dicurigai."


"Oke, berhati-hatilah … kalau kamu ketahuan, larilah. Walau seluruh cabang Rusia memburumu, aku pasti akan datang menyelamatkanmu! Bila perlu, aku akan membantai mereka semua …" ucap Ryan dengan tatapan mata serius.


Mendengar hal ini, hati Alisa menjadi hangat. Ia lalu menganggukkan kepalanya dan segera pergi dari ruangan tersebut.


"Baiklah, sekarang giliran tugasku." Ryan kemudian mengambil tablet milik Lindow dan menghubungkannya ke komputer melalui kabel USB.


"Rahasia yang membuat cabang Rusia berani berkorban sebanyak ini pasti merupakan informasi dengan tingkat kerahasiaan tertinggi."


"Jadi, lewati informasi dengan rating rendah. Lalu jelajahi semua informasi dengan rating dan tingkat kerahasiaan tinggi." gumam Ryan sambil mengatur fitur pencarian otomatis pada tablet.


“Oke, mari kita mulai pencariannya!”


Klik


Begitu Ryan menekan tombol cari, layar komputer besar di depan Ryan mulai membuka dan menutup banyak folder dengan cepat. Di saat yang sama, tablet di tangan Ryan juga menyalin data-data tersebut. Melihat pemandangan ini, Ryan tidak bisa menahan senyum.

__ADS_1


"Nggak heran kalau Lindow memberiku tablet ini sebelum aku pergi. Sepertinya cabang Timur Jauh sudah menyiapkan semuanya sejak mereka mengirim Unit Pertama ke sini.”


Setelah satu jam melakukan pencarian dan penyalinan. Ryan mulai bosan. Mendadak, pintu di belakang Ryan terbuka. Dengan sigap, Ryan langsung menghunuskan Moon Blade ke arah orang yang baru masuk tersebut.


Namun, tebasan belati Ryan terhenti saat jarak leher dan belatinya hanya tinggal beberapa milimeter saja. “Alisa?”


Alisa sangat terkejut dengan aksi Ryan. Belum ada satu detik ia membuka pintu, tiba-tiba saja sebuah belati sudah berada di depan lehernya. ‘Aku sudah tahu kalau Ryan dapat bergerak dengan cepat. Tapi melihat dan merasakannya secara langsung benar-benar berbeda!’


Ryan lalu menarik kembali Moon Blade-nya. “Maaf-maaf … aku nggak mengira kalau kamu akan kembali secepat ini, makanya aku jadi sedikit waspada saat pintu terbuka.”


‘Sedikit waspada sudah seperti ini, lalu bagaimana kalau kamu dalam kondisi sangat waspada!?’ keluh Alisa dalam hati.


Tak butuh waktu lama untuk Alisa kembali tenang dari keterkejutannya tadi. “Jadi, bagaimana perkembangannya?”


Ryan menunjukkan layar tabletnya pada Alisa sambil menggesernya ke atas. “Aku masih belum menemukan data penting yang berhubungan dengan Venus.”


Di saat yang sama, sebuah dokumen rahasia berhasil disalin dan muncul pada layar tablet. Melihat judul dokumen tersebut, mata Alisa terbelak.


“Ada apa?” Ryan bingung dengan reaksi Alisa.


“Coba kamu baca judul dokumen ini.” tunjuk Alisa pada sebuah file dokumen yang baru saja disalin.


Ryan lalu melihat dan membaca judul dokumen tersebut. “Proyek Amor?”


Alisa menganggukkan kepalanya atas ucapan Ryan.


Amor, merupakan bahasa Romawi dari cinta, merupakan salah satu Dewa dalam mitologi Romawi dan Yunani. Ia adalah anak dari Dewa Merkurius dan Dewi Venus. Selain dikenal sebagai Dewa Cinta, ia juga dikenal sebagai Dewa nafsu. Maka dari itu, ia juga mendapat julukan sebagai Eros.


Mengingat semua informasi mengenai Amor, Ryan mulai tersenyum. “Sebuah proyek yang menggunakan nama anak dari Venus ya …”


“Ini pantas untuk diselidiki lebih lanjut.” Tanpa ragu, Ryan langsung membuka dokumen tersebut. Ternyata, dokumen berisi sebuah catatan. Ryan dan Alisa pun segera membaca isi catatan tersebut.


......................


...‘Pada tahun 2050, makhluk misterius bernama Aragami tiba-tiba muncul dan langsung memangsa sebagian besar makhluk di muka Bumi ini. Bahkan, bangunan dan juga mesin tak luput dari kerakusan mereka.’...


...‘Hal ini lah yang memicu terjadinya percepatan evolusi dari sel Oracle Aragami. Akibatnya, mulai muncul berbagai jenis Aragami baru di berbagai belahan Bumi.’...


...‘Sebagian besar peradaban telah hancur, populasi dunia juga terus menurun hingga mencapai 1%. Umat manusia benar-benar telah tersudut.’...


...‘Sejak tahun itu, manusia yang masih hidup telah mengobarkan api peperangan besar-besaran untuk melawan Aragami dan merebut kembali wilayah yang telah mereka kuasai. Namun, semua itu malah membuat populasi manusia menurun lebih jauh lagi.’...


...‘Menurut perhitungan, jika situasi ini berlanjut, maka tiga tahun lagi, umat manusia akan punah. Dan setelah itu, bumi akan sepenuhnya menjadi milik Aragami. Dengan begitu, manusia dan peradabannya akan tinggal sejarah.’...


... ‘Dalam keadaan seperti itu, Fenrir dengan cepat muncul dan mengeluarkan teknologi rekayasa sel Oracle yang tidak dimiliki oleh perusahaan maupun negara lainnya.'...

__ADS_1


...'Dengan teknologi ini, Fenrir lambat laun menjadi harapan terakhir manusia dan berdiri di puncak dunia. Mereka kemudian membangun banyak tempat perlindungan sekaligus cabang perusahaan di seluruh dunia. Hal ini membuat cabang Fenrir menjadi tempat terakhir manusia untuk berlindung.’...


...‘Cabang Rusia didirikan pada tahun 2055. Dengan sumber daya yang dialokasikan oleh markas besar, hanya dalam beberapa tahun saja, cabang Rusia telah memiliki 12 God Eater. Cabang Rusia pun menjelma menjadi salah satu cabang Fenrir yang paling kuat.’...


...‘Namun, pada tahun 2060, cabang Rusia mengalami kekalahan yang sangat buruk setelah menjalani misi melawan Aragami Deusphage. Mereka kehilangan lebih dari 50 God Eater dalam misi ini.’...


...‘Tapi, kali ini kami mendapat sebuah kesempatan yang sangat penting bagi masa depan umat manusia.’...


...‘Sesuatu yang dapat sepenuhnya membebaskan manusia dari kendali Aragami dan membuat manusia kembali menjadi penguasa Bumi.’...


...‘Kami menyebutnya -Alpha-’...


...'Untuk menjadikan Alpha sebagai alat yang dapat digunakan manusia dalam menaklukkan Aragami, cabang Rusia membentuk sebuah tim riset khusus. Tim ini dipimpin oleh Alexei Adrik. Mereka melakukan berbagai percobaan pada Alpha dan berusaha mengontrolnya.'...


...‘Tim riset yang dipimpin oleh Alexei Adrik memberi nama proyek ini dengan nama -Proyek Amor-’...


...‘Tujuan akhir Proyek Amor adalah membuat manusia menyingkirkan Aragami dan membawa kembali kedamaian di muka Bumi’...


......................


Setelah membaca catatan ini, Ryan hanya bisa terdiam sambil mencerna isi catatan tersebut.


“Sepertinya, inilah proyek yang dirahasiakan oleh cabang Rusia.” celetuk Alisa.


Ryan meletakkan tangan kanannya pada janggutnya dan berkata, “Hmm, sepertinya begitu …”


“Tapi, apakah orang bernama Alexei Adrik ini adalah orang yang sama dengan Kapten Alexei?”


Alisa mengangguk. "Itu benar, nama lengkap Kapten Alexei adalah Alexei Adrik."


“Sebelumnya, Kapten Alexei Adrik adalah ketua tim peneliti yang sangat rahasia. Hingga akhirnya  2 tahun yang lalu, ia diberi pangkat resmi dan menjadi seorang Kapten.”


Kata-kata Alisa membuat Ryan paham. “Pantas saja, Kapten Alexei menjadi penanggung jawab tim kami. Ternyata memang benar, ia sejak awal dia sudah berniat melenyapkan kami demi menutupi proyek ini.”


“Meskipun aku nggak tahu apa itu Proyek Amor, tapi dapat aku pastikan bahwa semua ini berkaitan dengan Alpha.”


“Dan aku yakin, yang Kapten Alexei sebut sebagai ‘Itu’ adalah Alpha!”


“Dari sini dapat aku simpulkan, bahwa Alpha sangat berkaitan erat dengan alasan Venus menyerang cabang Rusia.”


Saat ini, berbagai deduksi dan spekulasi mulai muncul dalam benak Ryan. “Sekarang, hanya satu teka-teki yang belum terpecahkan, yaitu apa sebenarnya Alpha …”


Saat Ryan mencari Dokumen dengan kata kunci Alpha dan Amor, mendadak suara sirine berbunyi kencang.


Tet Tet Tet Tet

__ADS_1


__ADS_2