
Melihat halaman dan juga gazebo yang tampak menghilang bagaikan ilusi, semua murid di dalam Kuil sedikit melebarkan mata mereka.
Ryan juga melihat pemandangan ini dengan tatapan serius dan bergumam.
"Mungkinkah ini teknik Seisenjutsu?"
Seisenjutsu adalah teknik pengendalian Mana yang unik dari Institut Ketujuh Jie Long. Teknik ini dapat memanipulasi Mana dengan bantuan gerakan tangan, jimat, dan juga ucapan.
Singkatnya, ini adalah penyederhanaan dari Strega dan Dante yang dapat memanipulasi mana secara langsung.
Keberadaan Strega dan Dante sangatlah langka. Dari 100 Genestella, belum tentu ada yang dapat memanipulasi Mana secara langsung.
Seisenjutsu menggunakan kemampuan Strega dan Dante sebagai dasar dalam membuat sistem dasarnya, sehingga memungkinkan Genestella biasa menggunakan teknik yang mirip dengan Strega dan Dante.
Orang yang dapat menggunakan Seisenjutsu ini, biasanya disebut Daoshi.
Untuk mempelajari Seisenjutsu, diperlukan penyesuaian khusus pada aliran Prana. Oleh karena itu, hanya sedikit orang yang bisa mengajarkan Seisenjutsu
Karena tingkat kesulitan yang sangat tinggi, teknik ini hanya dimiliki oleh murid-murid berbakat Jie Long.
Dan teknik ajaib itu baru saja ditunjukkan oleh Fan Xinglou. Ia dapat menciptakan ilusi yang benar-benar seperti kenyataan.
Walau begitu, Ryan sedikit ragu bahwa apa yang diperlihatkan Fan Xinglou adalah murni menggunakan Seisenjutsu. Karena tidak ada yang tahu apakah Fan Xinglou itu Strega atau bukan.
"Ini sangat menarik!" gumam Ryan.
Melihat reaksi orang-orang di sana, Fan Xinglou mengangguk puas. Ia kemudian mulai menjelaskan isi ujiannya dengan suara lembutnya.
"Jika kalian ingin menjadi muridku, caranya sangat sederhana …"
"Wanita tua ini tidak memintamu untuk mengalahkanku sekarang. Karena aku terlalu kuat, jadi aku yakin ini pasti sulit bagi siapapun di sini untuk melakukannya."
"Jadi, aku akan mengurangi persyaratannya dan memberi kalian kesempatan untuk lulus ujian."
Setelah mengatakannya, Fan Xinglou melompat dan berdiri di singgasananya. Ia lalu tersenyum polos dan naif yang membuatnya sangat imut.
"Waktu ujian ini tidak terbatas. Selama kamu bisa menyentuhku sebelum kamu kalah, maka kamu akan menjadi murid wanita tua ini. Aku akan dengan senang hati mengajarimu teknik yang aku gunakan tadi."
Begitu mendengar isi ujian ini, para murid baru saling memandang dengan cemas.
Ryan diam-diam mengamati Fan Xinglou dan cukup terkejut.
Dari tubuh mungil dan lembut itu, mengalir Prana yang sangat pekat.
Kepekatan Prana yang Fan Xinglou miliki seolah-oleh memampatkan panas matahari yang kapan saja bisa meledak dan menelan segalanya. Itu benar-benar Prana yang mengerikan.
Akan tetapi, tak lama kemudian, Prana ini menghilang. Setelah samar-samar Ryan rasakan tadi, tiba-tiba saja aura Prana yang dipancarkan Fan Xinglou langsung menghilang tanpa jejak. Seolah-olah ia hanya ingin menakuti dan mengetes keberanian para peserta ujian.
__ADS_1
Ryan pun menjadi sangat waspada melihat setitik kekuatan Fan Xinglou itu.
"Fan Xinglou jelas bukan hanya Tingkat Authority 4. Ia pasti sudah mencapai kekuatan setara Tingkat Authority 3!"
"Atau bahkan mungkin lebih tinggi!"
Melihat tidak ada murid yang menyerangnya, Fan Xinglou kembali berbicara. "Apa yang terjadi? Apakah kalian tidak berencana untuk menyerangku?"
"Jika kalian tidak berencana untuk menjadi murid wanita tua ini, jangan katakan Page One, bahkan Inner Rangking saja akan sangat susah untuk kalian gapai."
Mendengar kalimat ini, mata murid-murid peserta ujian pun mulai berbinar dan menunjukkan tekad kuat.
Tekanan yang berat mulai menyeruak di dalam Kuil Naga Kuning ini.
Boom
Seketika itu, salah satu murid peserta ujian tiba-tiba bergerak dan memecah tekanan berat di udara.
Aksi salah satu murid ini memicu aksi murid lainnya.
"Haaaaaaaah!"
Dengan teriakan nyaring, satu per satu siswa dari segala arah melompat ke arah Fan Xinglou.
Sosok para murid peserta ujian itu berubah menjadi siluet bayangan yang terbang bagaikan anak panah ke arah Fan Xinglou.
'Bahkan Genestella biasa pun memiliki konstitusi seperti manusia super!'
'Kinji dari Dunia Aria The Scarlet Ammo, walau telah memasuki mode Hysteria Savant Syndrome, hanya akan lebih kuat sedikit dari mereka.' batin Ryan.
Hal ini menunjukkan bahwa Genestella sangat kuat.
Namun, di hadapan sekelompok murid baru yang menyerbu ke arah Fan Xinglou, ia hanya menunjukkan senyuman yang menyegarkan.
Swiiish
Dalam sekejap, sosok Fan Xinglou menghilang dari tempatnya berdiri.
Mata Ryan menyipit, berusaha untuk melihat gerakan Fan Xinglou.
Namun, Ryan yang merupakan spesialis kecepatan, sama sekali tidak dapat melihat Fan Xinglou.
"Ini!" Ryan sangat terkejut melihatnya.
Ryan saja tidak dapat melihat, apalagi para murid peserta ujian itu.
"A-apa … apa yang terjadi?"
__ADS_1
Mereka terdiam selama beberapa saat. Kemudian, kegaduhan kembali pecah.
"Ke mana kita harus menyerang?"
"Di mana gadis kecil itu?!"
"Sial! Aku tidak dapat menemukannya!"
Satu per satu murid peserta ujian berhenti di sekitar platform singgasana. Mereka semua tampak bingung.
Setelah beberapa saat, suara Fan Xinglou terdengar di telinga semua orang. Padahal suara ini sangat lembut, tapi semua orang dapat mendengarnya dengan jelas.
"Apa yang terjadi? Kenapa kalian diam saja? Apakah kalian memang tidak ingin menjadi murid wanita tua ini?"
Para murid peserta ujian itu berusaha mencari asal suara itu. Sampai akhirnya, salah seorang murid berteriak, "Lihat ke atas!"
Mendengar teriakan itu, reflek para murid peserta ujian mendongakkan kepala mereka ke atas.
Di udara, Fan Xinglou berdiri tegak melayang seakan mengabaikan gaya gravitasi sepenuhnya dan tersenyum pada semua orang.
"Jika kalian tidak buru-buru untuk menyentuh wanita tua ini, kalian tidak akan memiliki kesempatan lagi untuk menyentuhku."
Nada perkataan Fan Xinglou ini benar-benar terdengar sangat merendahkan para peserta Ujian. Lagipula, baginya semua ini hanyalah sebuah permainan.
Tentu saja hal ini membuat semua murid peserta ujian marah. Satu per satu peserta melompat ke udara dan menuju ke arah Fan Xinglou.
Namun, beberapa saat kemudian, sosok Fan Xinglou juga bergerak.
Boom
Hanya dalam satu langkah, kecepatan gerak Fan Xinglou langsung menembus kecepatan super sonik. Langkah dan kecepatan ini membuat suara ledakan terdengar keras.
Boom Boom Boom
Diiringi suara langkah yang seperti ledakan ini, Fan Xinglou menginjak udara seakan memijak tanah, lalu meluncur bagaikan laser.
Sosok Fan Xinglou itu terbang bolak-balik di udara dengan sangat cepat sehingga tidak ada yang bisa menangkapnya.
Satu persatu Genestella yang melompat untuk menangkap Fan Xinglou pun tidak punya waktu untuk terkejut. Mereka semua gagal menyentuhnya.
"Haah~, sepertinya kali ini aku belum bisa menemukan bibit yang bagus." ucap Fan Xinglou sambil menghela nafas panjang. Ia kemudian secara bertahap melambat dan berhenti di udara.
Dalam sekejap, embusan angin bertiup.
Swoosh
Dalam suara yang membelah langit, semua murid peserta ujian bergerak mengepung Fan Xinglou di udara dan melompat dengan keras.
__ADS_1
Mereka semua paham bahwa menghadapi monster seperi Fan Xinglou, aksi individual tidak akan pernah membuahkan hasil.