Pendekar Elang Malam

Pendekar Elang Malam
Peningkatan Tingkat Kekuatan Puguh


__ADS_3

Puguh masih belum memahami keadaan yang terjadi, saat sebuah dahan menjulur dan menjepitnya, disusul oleh dahan dahan yang lain dari pohon besar itu. Hingga akhirnya seluruh tubuh Puguh dijepit dan ditekan oleh dahan dahan pohon.


Sekarang, tidak hanya rasa sakit yang luar biasa yang dirasakan oleh Puguh. Seluruh tulang tulangnya serasa patah dan hancur semuanya. Kulit dan dagingnya serasa terbakar.


Dalam proses itu, tanpa Puguh sadari, pendaran sinar hijau yang keluar dari daun dan batang serta ranting pohon itu masuk ke dalam seluruh tubuh Puguh.


Dalam waktu yang bersamaan, kilatan kilatan sinar berwarna merah dan hitam yang ada di beberapa bagian tubuh Puguh, meletup keluar dan semakin lama semakin sedikit hingga akhirnya habis, digantikan oleh pendaran sinar hijau.


Setelah beberapa waktu, Puguh masih tidak menyadari, kalau dahan dahan itu satu persatu melepaskan lilitannya pada tubuh Puguh dan meninggalkan tubuh Puguh tergeletak di tanah.


Tubuh Puguh tergeletak di tanah dibawah rindangnya pohon besar itu, selama sehari semalam, hingga sampai pagi hari berikutnya.


Selama sehari semalam itu, pernafasan, paru paru, jantung dan darah Puguh mengalami pembersihan, karena udara yang dihirup Puguh selama tergeletak di bawah pohon besar itu, udara yang keluar dari seluruh daun pohon besar itu.


Pada pagi hari saat sinar matahari mulai menyentuh permukaan bumi, Puguh dibangunkan oleh segarnya titik titik embun pagi yang memenuhi seluruh tubuhnya.


Saat bangun berdiri, Puguh merasakan tubuhnya sangat ringan dan luar biasa segar. Luapan tenaga dalam yang sangat besar memenuhi seluruh tubuhnya.


Tiba tiba terdengar suara resi Baruna lagi, yang terdengar lebih lemah dibanding hari kemaren.


"Puguh, tenyata kau melewati semua proses ini, lebih cepat dari yang aku perkirakan !" kata resi Baruna.


Kemudian, Puguh langsung diminta untuk memainkan jurus Jata Candrama selengkapnya oleh resi Baruna. Dimainkan dengan kekuatan dan tenaga dalam yang Puguh miliki saat ini serta petunjuk dari resi Baruna, membuat jurus Jata Candrama lebih sempurna dan berlipat lipat kedahsyatannya.


Jurus Jata Candrama yang dimainkan dengan tenaga dalam yang menyerap kekuatan dari sinar rembulan, akan menjadi jurus khusus untuk melawan ratu iblis.


Selain itu, Puguh juga diajarkan semua ilmu silat yang lain yang dimiliki oleh resi Baruna dan dimasukkan oleh resi Baruna pada Puguh langsung ke dalam ingatan Puguh saat proses seluruh badan Puguh dililit oleh dahan dahan pohon besar tempat jiwa resi Baruna berada.


Tanpa Puguh sadari, resi Baruna telah menjadikan Puguh pewaris semua ilmunya. Ilmu yang telah ratusan dikuasai resi Baruna dan belum juga mendapatkan pewarisnya.


Tanpa terasa, selama berhari hari Puguh berlatih. Dan selama proses Puguh berlatih itu, keadaan pohon besar tempat jiwa resi Baruna berada sedikit berbeda.

__ADS_1


Hingga pada suatu hari, semua latihan Puguh selesai.


"Puguh, dengan semakin berkurangnya tenaga dalam dan kekuatanku sekarang, membuat ratu iblis bisa merasakan getaran keberadaanku, karena pelindung yang menutupi tempat ini menjadi sangat tipis. Segera pergilah dan carilah ratu iblis di hutan Setra Jenggala. Namun sebelum itu, tolong kau lapisi lagi pelindung yang menutupi tempat ini. Karena, jika kau yang membuat pelindung, hanya kau yang bisa merasakan keberadaannya," kata resi Baruna.


"Baiklah resi. Semoga aku bisa melakukan semua pesanmu sebaik baiknya," jawab Puguh.


Kemudian, Puguh segera sedikit menjauh dari pohon besar itu dan kemudian tubuhnya melayang di atas pohon itu. Lalu Puguh mulai membuat selubung pelindung dengan menggunakan tenaga dalamnya. Puguh juga sempat dibuat terkejut dengan besarnya tenaga dalam yang dimilikinya sekarang. Entah sudah mencapai tingkat apa, Puguh sampai tidak bisa membayangkan.


Sedikit saja Puguh mengalirkan tenaga dalamnya melalui telapak tangan kanannya, Puguh merasakan, tenaga dalam yang keluar dari telapak tangannya, begitu kuat.


Setelah beberapa saat, selubung pelindung yang dibuat oleh Puguh jadi dan menjadi tebal lagi. Hingga bisa menutupi getaran kekuatan semua yang ada di dalamnya.


"Puguh, jangan lupa, jurus jurus dari ilmu ilmu yang aku ajarkan selain jurus Jata Candrama harus tetap kamu latih setiap kamu ada kesempatan untuk berlatih !" pesan resi Baruna.


"Baik resi !" jawab Puguh sambil berpamitan untuk kemudian meninggalkan pohon besar itu.


"Anak itu, seberapa kuat anak itu sekarang. Membuat selubung pelindung tidak sampai setengah hari, jadi. Dan caranya mengeluarkan tenaga dalamnya, seperti hanya mengeluarkan sedikit. Kalau memang benar membuat selubung pelindung hanya dengan sedikit tenaga dalam, artinya tingkat kekuatan dan tenaga dalam anak itu sudsh sulit untuk diukur !" gumam resi Baruna setelah Puguh meninggalkan selubung pelindung itu.


Sementara itu, Puguh menuju ke hutan Setra Jenggala dengan melayang terbang. Sesampainya di perbatasan hutan, Puguh merasa ada yang menatapnya dari bawah dengan tatapan tajam dan mengandung getaran kekuatan. Itu menunjukkan, bila sang pemilik tatapan itu memiliki tenaga dalam dan kekuatan yang sangat tinggi.


Ketika sampai di tanah dan.dalam jarak yang tidak terlalu dekat, Puguh sedikit terkejut saat mengetahui, yang menatapnya terus dari bawah ternyata adalah seorang wanita cantik paruh baya.


Dengan senyumannya yang sinis namun tidak menghilangkan kecantikannya, wanita parub baya itu terus menatap Puguh yang mendekat padanya.


"Anak muda, kau sangat berani, melewati hutan ini melalui udara tanpa meminta ijin dariku dulu!" kata wanita paruh baya itu.


Puguh merasakan getaran yang sangat kuat keluar dari tubuh wanita paruh baya di depannya itu.


"Siapa wanita ini ? Aku baru kali ini bertemu dengannya !" kata Puguh dalam hati.


"Maaf, aku hanya ingin lewat," jawab Puguh.

__ADS_1


"Lewat ? Katakan, apa maksud dan tujuanmu datang ke hutan ini !" sahut wanita paruh baya itu.


"Aku hendak menemui ratu iblis !" jawab Puguh singkat.


Mendengar jawaban Puguh, sekilas kedua mata wanita paruh baya itu berkilat.


"Hahhh ha ha ha ... Kau ingin menemui ratu iblis ?" tanya wanita paruh baya itu sambil tangan kanannya diayunkan ke arah Puguh. Dari telapak tangan kanannya itu keluar secarik sinar merah yang melesat dengan sangat cepat ke arah Puguh.


Melihat datangnya serangan, Puguh segera melompat menghindar.


Blarrr !!!


Terjadi ledakan yang cukup.keras saat secarik sinar merah itu mengenai tanah yang tadi dipijak oleh Puguh.


Melihat serangannya bisa dihindari, wanita paruh baya itu kembali menyerang. Kali ini kedua tangannya diayunkan ke arah Puguh.


Kembali, dari kedua telapak tangannya, keluar secarik sinar dan melesat lebih cepat lagi ke arah Puguh.


Blarrr ! Blarrr !


Kembali terjadi ledakan saat Puguh menghindari lagi.


Melihat dua kali serangannya gagal, wanita paruh baya itu segera melesat ke arah Puguh sambil kedua tangannya mengayun bergantian.


Sesaat kemudian sinar sinar berwarna merah membara melesat cepat ke arah tubuh Puguh.


Sementara itu, melihat serangkaian serangan beruntun, Puguh tidak lagi menghindar.


Sambil meningkatkan aliran tenaga dalamnya ke seluruh tubuhnya, Puguh juga bergerak ke arah wanita paruh baya itu. Kedua tangannya yang telah dilapisi tenaga dalam, bergerak cepat melakukan pukulan. Dari kedua telapak tangan Puguh, melesat keluar dengan sangat cepat, sinar sinar hijau terang, yang langsung membentur sinar sinar merah membara yang menuju ke arahnya.


Benturan kedua sinar itu, menimbulkan suara ledakan yang keras berkali kali.

__ADS_1


Blarrr ! Blarrr ! Blarrr ! Blarrr !


\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_ ◇ \_\_\_\_\_\_\_\_\_\_


__ADS_2