Pendekar Elang Malam

Pendekar Elang Malam
Meleburnya Tiga Kekuatan di Dalam Tubuh Puguh


__ADS_3

Sementara itu, pada pertarungan Puguh melawan Pangeran Langit Barat.


Sudah berkali kali Puguh berhasil menikam ataupun membelah kepala siluman harimau ataupun kepala siluman naga yang mendekat dan menyerangnya.


Namun seolah tidak ada habisnya, setiap kepala siluman binatang itu terkena senjata pedang Puguh, selalu meledak dan kembali berubah menjadi bola api merah kehitaman. Sesaat kemudian, berubah kembali menjadi wujud kepala siluman binatang yang lebih besar lagi, karena Pangeran Langit Barat terus meningkatkan aliran kekuatan tenaga dalamnya. Namun ada satu hal yang membuat Pangeran Langit Barat gusar.


"Kenapa pendekar muda ini seperti tidak terpengaruh tehnik pantulan tenaga dalamku ?" kata Pangeran Langit Barat dalam hati. Terlihat sedikit kerutan di dahinya karena berpikir sangat serius.


Tiba tiba terjadi lonjakan getaran kekuatan, saat Pangeran Langit Barat mengeluarkan kekuatan tanaga dalamnya hingga delapan puluh persen.


"Haahhh ha ha ha ha ! Pendekar Puguh ! Kau memang hebat ! Masih bisa mengimbangiku sampai dengan tingkat ini ! Sekarang, coba kau hadapi ini !" kata Pangeran Langit Barat sambil tertawa.


Kemudian, Pangeran Langit Barat menghentakkan kedua telapak tangannya ke arah depan atas. Seketika, dari kedua telapak tangannya, keluar dua bola api merah kehitaman yang lebih besar lagi dari sebelumnya.


Kedua bola api merah kehitaman itu melesat ke atas dengan sangat cepatnya dan sedikit berbelok, sehingga melesat ke arah Puguh berdiri, dari arah kiri dan kanan.


Sesaat kemudian, Pangeran Langit Barat pun menyusul melesat ke arah Puguh.


Sementara itu, untuk mengimbangi kekuatan Pangeran Langit Barat, Puguh juga terus menambah jumlah kekuatan tenaga dalam yang dikeluarkannya hingga cukup besar.


Aliran tenaga dalam yang sangat besar itu, membuat kedua sayap transparan di punggungnya semakin terlihat jelas. Juga membuat pendaran sinar hijau terang yang keluar dari bilah pedangnya pun menjadi semakin pekat.


Sesaat kemudian, Puguh melihat dua bola api yang sangat besar berwarna merah kehitaman melesat ke arah dirinya dari arah kiri dan kanannya.


Ketika sudah dekat, doa bola api itu dengan cepat berubah menjadi wujud kepala siluman harimau dan wujud kepala siluman naga.


Kedua wujud kepala siluman binatang itu segera melesat menghantam tubuh Puguh.


Terdengar suara ledakan yang sangat kuat, saat wujud kepala siluman harimau dan wujud kepala siluman naga yang sangat besar itu membentur kedua sayap transparan di punggung Puguh, yang membuat gerakan melindungi tubuhnya.


Dbaaannnggg !


Dbaaannnggg !

__ADS_1


Dalam dua kali benturan itu, tubuh Puguh terdorong dua langkah ke belakang, bahkan kedua sayap Puguh terlihat bergetar.


Sementara itu, kedua wujud kepala siluman binatang yang sangat besar itu, hancur berantakan dan kembali menjadi dua bola api merah kehitaman yang dengan cepat kembali melesat masuk ke tubuh Pangeran Langit Barat.


Pada saat Puguh baru saja menahan serangan dari dua siluman binatang yang sangat besar itu dan baru saja berhenti getaran pada kedua sayapnya, tiba tiba Pangeran Langit Barat sudah sangat dekat sambil memutar senjata pedang panjangnya dari arah kanan, membuat gerakan menebas secara mendatar dengan sangat cepatnya.


"Saatnya kau terima ini ! Hiiaaattt !" teriak Pangeran Langit Barat.


Melihat serangan yang sangat berbahaya itu, tidak ada waktu lagi bagi Puguh untuk menghindar.


"Pangeran ini benar benar gila bertarung dan memiliki ilmu kesaktian dan kekuatan tenaga dalam yang sudah melebihi tingkat sangat tinggi !" gumam Puguh dalam hati.


Kemudian, dalam posisi melayang, dengan memutar tubuhnya sedikit ke kiri, Puguh menebaskan senjata pedangnya untuk menangkis serangan Pangeran Langit Barat.


Sesaat kemudian, terdengar suara benturan kedua senjata yang sama sama mengandung kekuatan tenaga dalam yang sangat besar.


Jdaaammm !


Sesaat setelah suara benturan itu, Pangeran Langit Barat melayang mundur beberapa langkah dengan mulut tersenyum puas walau seluruh tubuhnya bergetar hebat.


Bersamaan dengan itu, dalam benturan senjata itu, tubuh Puguh terdorong dan melayang ke belakang hingga beberapa langkah.


Puguh merasakan, ada satu kekuatan yang sangat besar membanjir masuk ke dalam tubuhnya yang merambat melalui bilah pedangnya hingga membuat senjata pedangnya bergetar hebat.


Secara reflek, Puguh pun mengalirkan kekuatan tenaga dalamnya dalam jumlah yang sangat besar, untuk membendung kekuatan yang menerobos masuk ke dalam tubuhnya.


Ketika kekuatan yang menerobos itu hampir sampai di rongga dadanya, tiba tiba Puguh merasakan munculnya kekuatan lain yang sangat besar dari punggungnya, yang langsung menghadang dan menggulung kekuatan yang masuk menyerang tubuhnya.


Seketika, Puguh merasakan panas yang luar biasa di dadanya, bahkan seakan seperti terbakar seluruh tubuhnya. Saat itulah, seluruh tubuh Puguh bergetar lebih hebat lagi.


Hingga akhirnya, kekuatan yang membanjir menyerang tubuhnya itu, kembali keluar dari tubuhnya melalui bilah pedangnya.


Saat serangan kekuatan yang membanjiri tubuhnya, sudah terdorong keluar seluruhnya hingga musnah, muncul banyak sekali kilatan cahaya hijau terang bercampur dengan pendaran cahaya putih pekat, di bilah pedangnya. Seakan, bilah pedang itu mengeluarkan ribuan petir kecil kecil.

__ADS_1


Sesaat kemudian, muncul wujud transparan kepala siluman elang, menyelimuti bilah pedang di tangan kanan Puguh.


Sekilas, kedua bola mata Puguh, juga mengeluarkan kilatan cahaya putih pekat.


Dalam keadaan melayang, kedua sayap transparan di punggung Puguh, terlihat menjadi lebih besar lagi. Tangan kanan Puguh yang menggenggam senjata pedang, seakan memegang wujud kepala siluman elang.


Pada saat itu, Puguh merasakan terjadi peningkatan kekuatan tenaga dalam yang luar biasa besar di seluruh tubuhnya.


"Apakah ini hasil meleburnya inti kekuatan siluman elang dan kekuatan dari Bunga Hitam, di dalam kekuatan tenaga dalamku ? Rasa tubuhku sangat segar, seperti terbangun dari semedi yang sangat lama !" gumam Puguh pelan.


Sementara itu agak jauh di depan Puguh melayang. Rasa gusar Pangeran Langit Barat yang memuncak, seketika menjadi kobaran kemarahan pada diri Pangeran Langit Barat. Setelah Pangeran Langit Barat menyaksikan, tidak terjadi apapun pada Puguh, seperti yang diharapkannya.


Dalam kemarahannya, terjadi ledakan pada tubuh Pangeran Langit Barat. Kedua bola mata Pangeran Langit Barat berubah menjadi merah membara. Kedua lengannya pun berubah warna menjadi merah kehitaman.


Seluruh tubuh Pangeran Langit Barat mengeluarkan asap tipis berwarna merah kehitaman.


Kemudian, sambil tertawa sinis, Pangeran Langit Barat sedikit membetulkan kuda kudanya.


"Haahhh ha ha ha ha ! Sepertinya aku berhasil mencapai puncak kekuatan, dari ilmu baru yang aku pelajari !" kata Pangeran Langit Barat pelan.


"Mari kita buktikan, apakah kau masih bisa bertahan !" sambung Pangeran Langit Barat dengan tersenyum puas.


Sesaat kemudian, udara di sekitar Pangeran Langit Barat terasa sangat panas, saat Pangeran Langit Barat mengalirkan sejumlah besar kekuatan tenaga dalamnya ke seluruh tubuhnya.


Senjata pedang panjang yang tergenggam di tangan kanannya, berubah warna sepenuhnya menjadi merah membara.


Lalu, dengan tangan kanan yang memegang senjata pedang, berada sedikit di belakang tubuhnya dengan bilah pedang mengarah ke kanan, Pangeran Langit Barat mengangkat telapak tangan kirinya yang terbuka, ke atas kepalanya.


Sesaat kemudian, dari telapak tangan kirinya melesat keluar, dua bola api merah membara yang langsung merubah menjadi wujud siluman harimau dan wujud siluman naga. Wujud tubuh kedua siluman binatang itu berwarna merah membara.


Kemudian, sambil berteriak, Pangeran Langit Barat mengayunkan tangan kirinya ke arah Puguh.


"Hancurkan tubuhnya !" teriak Pangeran Langit Barat.

__ADS_1


Kedua wujud siluman binatang itupun melesat dengan sangat cepat ke arah Puguh. Disusul dengan melesatnya tubuh Pangeran Langit Barat hingga seperti menghilang.


---------- ◇ ----------


__ADS_2