Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit

Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit
Ch. 109 ~ Mengangkat Bawahan


__ADS_3

Zhang Zhili serta yang lainnya masih melanjutkan pertarungan, meski sebelumnya mereka sempat mendapat efek dari aura hitam pekat dari Kultivator bertopeng emas. Dan membuat pertarungan terhenti sejenak. Namun saat kultivator bertopeng Emas serta Zhang Ziyi yang tak ada, membuat kultivator bertopeng hitam itu berulah, dan menyerang anggota dari Sekte Tujuh Elemen.


Zhang Ziyi serta kultivator bertopeng emas telah lama menghilang dan tak kunjung muncul. Sementara pertempuran juga belum usai.


Zhang Zhili serta ketua divisi yang semula berhadapan dengan kultivator bertopeng putih dan merah kini beralih melawan kultivator bertopeng hitam.


Sebelumnya, mereka bertarung melawan kultivator putih dan merah dikarenakan semua kultivator bertopeng ungu serta hitam di alihkan semuanya untuk melawan Zhang Ziyi. Namun kali ini, Zhang Zhili serta tujuh ketua divisi harus beralih melawan kultivator bertopeng hitam. Berjumlah lima orang dengan kultivasi puncak ranah Surgawi.


Meski kekuatan mereka telah menurun saat melepaskan diri dari es keabadian Zhang Ziyi, namun kekuatan orang-orang bertopeng hitam masih tetap tak bisa untuk diremehkan.


Beruntung, masih ada Shui Bing serta Shui Shan yang juga merupakan kultivator ranah Surgawi. Masing-masing dari kedua saudara itu melawan satu orang kultivator bertopeng hitam.


Kini tinggal tiga orang lagi, yang tentu saja harus menjadi lawan Zhang Zhili, Serta ketujuh ketua.


Zhang Zhili, bergabung bersama Lei Dong dan Mo Lu untuk melawan satu orang kultivator bertopeng hitam.


Han Yue, Hai Ying serta Kang Jui bertarung bersama melawan seorangnya lagi. Sisa satu orang bertopeng hitam dan dia berhadapan dengan Zen Wai serta Yun Ming.


-


Bertarung imbang, mereka sama-sama bersikeras untuk mengalahkan lawan.


Zhang Zhili mengeluarkan akar rambat berduri yang langsung mengejar lawannya. Saat hendak melilit tubuh Lelaki bertopeng hitam, mendadak akar-akar rambat itu hancur kala energi gelap menghantam mereka.


Berhasil menghancurkan serangan Zang Zhili, bukanlah akhir bagi lelaki Bertopeng hitam. Kini dia di hadapkan lagi oleh angin put*ng beliung. Dimana angin itu sendiri tercipta oleh Lei Dong yang berlari cepat mengelilinginya.


Setelah membentuk Pusaran angin yang sangat besar, Lei Dong berhenti berlari. Kini giliran Mo Lu yang akan menjalankan tugasnya.


Mo Lu maju. Memusatkan energi Qi pada kerongkongannya. Setelahnya mengeluarkan semburan api.


Semburan api besar itu, kini bertambah membesar kala bertemu dengan energi angin milik Lei Dong. Dengan segera, pusaran tornado api terbentuk dan mengurung lelaki bertopeng hitam.


Tak berhenti sampai di situ. Zhang Zhili lantas menciptakan akar rambat, dan langsung melilit tubuh lelaki di dalam pusaran Tornado. Mengurung pergerakannya. Sehingga api yang bergejolak itu akan mudah dalam membakar hidup-hidup lelaki bertopeng hitam.


Rencana meraka untuk menumbangkan lawan itu, hampir berhasil jika saja tidak terjadi sesuatu yang aneh pada tubuh lelaki bertopeng hitam. Yang terkurung ke dalam pusaran tornado api itu.


Aura hitam pekat, terlihat mengepul di dalam tornado api. Semakin lama energi berwarna gelap itu semakin banyak.


Hingga mendominasi Tornado Api. Yang semula tornado Api, kini malah berubah menjadi tornado debu gelap. Ya, energi hitam pekat itu kini telah memadamkan api milik Mo Lu dan menggantinya menjadi pusaran energi gelap.


Tak berselang lama, pusaran energi gelap yang semula besar, perlahan mulai mengecil. Hingga menyusut dan masuk ke dalam tubuh lelaki bertopeng Hitam.


Posisi lelaki itu sendiri saat ini menundukkan kepala. Beberapa saat dia mengangkat kepalanya. Memperlihatkan perubahan pada topeng yang dia kenakan.


Topeng yang semula berwajah hantu, kini berubah dan bertambah menyeramkan. Dimana, wujudnya lebih ke wajah Iblis.

__ADS_1


Di kedua lubang mata topeng, nampak bola mata lelaki itu telah berganti warna menjadi merah darah dengan garis hitam layaknya mata Iblis.


Kontan, Zhang Zhili, Mo Lu, dan Lei Dong termundur dengan sendirinya, kala lelaki itu menatap mereka dengan tatapan penuh nafsu membunuh. Tidak hanya itu, bahkan lelaki itu sempat-sempatnya melepaskan aura membunuh yang begitu pekat ke arah tiga orang itu.


Tak lama setelahnya, lelaki itu menghilang dan muncul di belakang Lei Dong.


Tak sempat bereaksi, Lei Dong mendapat tusukan dari kuku panjang lelaki itu ke arah pinggangnya.


Segera ia menyerang iblis tersebut, dengan menggunakan pedang yang sedari tadi ia cengkram. Sialnya, serangannya malah mengenai udara kosong.


Pergerakan lelaki itu begitu cepat. Hanya bayangan yang dapat Lei Dong serta dua rekan tarungnya itu saksikan. Yang bergerak ke sana kemari begitu cepat.


Ketiganya mengangkat senjata dan bergerak mundur perlahan. Saling memunggungi satu sama lain.


Lei Dong mengaliri pinggang yang tertusuk tadi dengan energi Qi. Guna menutupi darah yang keluar dari luka.


Bergerak cepat, berpindah tempat, bahkan mengelilingi mereka bertiga. Saat lelaki itu hendak menyerang, mendadak dia menghentikan aksinya. Terdiam seperti patung, sebelum akhirnya ambruk dengan keadaan berlutut.


Di atas sana, tampak seorang pemuda tengah melayang di udara. Dia melepaskan tekanan besar kepada orang-orang bertopeng.


Merasakan tekanan besar dari Zhang Ziyi, para kultivator bertopeng itu, termasuk kultivator bertopeng hitam mendadak bergetar, sebelum akhirnya berlutut di tanah..


Tekanan yang begitu besar. Bahkan hanya sekedar mengangkat kepala untuk melihat ke atas pun tak bisa mereka lakukan.


"Jika masih ada yang berani bertindak, maka dia telah siap untuk bertemu dengan pemimpinnya di neraka!" Kembali Zhang Ziyi berucap. Namun kali ini ia juga memperlihatkan topeng Emas yang ada di tangan kanannya.


Berdiri dan mendongak ke atas. Salah satu kultivator bertopeng hitam itu memicingkan mata, berusaha untuk melihat jelas benda di tangan kanan Zhang Ziyi.


Bukan hanya dia, melainkan juga semua orang bertopeng itu melakukan hal yang sama sepertinya.


"Benar! Itu memang topeng Emas Pemimpin!" ucap salah satu dari orang bertopeng merah.


Melihat topeng emas di tangan Zhang Ziyi, Mereka bisa menebak pemimpin mereka telah kalah. Dan apa yang dikatakan Zhang Ziyi tadi memang benar adanya.


Salah satu diantara mereka berlutut. Menyerah.


Kontan semuanya pun juga mengikuti lelaki itu. Berlutut sembari mengucapkan kata menyerah.


Memasang Sunggingan kecil Zhang Ziyi lantas berkata.


"Aku tidak akan membunuh kalian. Namun sebaliknya. Menjadikan kalian sebagai bawahan ku." Memperhatikan reaksi dari orang-orang Bertopeng itu. Zhang Ziyi kembali melanjutkan perkataannya. "Penolakan tak ku terima. Jadi kalian bisa menebak akan apa yang terjadi pada kalian jika kalian berani menolak!"


Mendengar perkataan yang di penuhi dengan tekanan itu. Sukses membuat orang-orang bertopeng bergetar ketakutan. Pemimpin mereka saja yang notabenenya orang terkuat di alam tengah ini. Dimana telah melampaui Ranah Surgawi pun bisa kalah dari Zhang Ziyi. apalagi mereka.


Tidak ada pilihan menolak. Mereka lantas menyanggupi untuk mengikuti Zhang Ziyi. Namun sebelum mereka mengatakan akan akan mengikuti Zhang Ziyi, salah seorang bertopeng hitam maju ke depan.

__ADS_1


Lantas, dia mengatakan sesuatu kepada Zhang Ziyi.


"Mohon maaf Tuan Muda. Bukannya kami tidak mau mengikuti mu. Melainkan, saat ini kami tidak bisa berpaling dari Iblis Pemusnah. Perjanjian kontrak, dimana siapa saja yang berpaling dan berkhianat, akan langsung hangus jiwanya di makan topeng iblis!"


Zhang Ziyi mengangguk. Dia sudah menebak ini sebelumnya.


"Kau tak perlu khawatir dengan itu. Aku bisa mengatasinya."


Melayang turun ke bawah, Zhang Ziyi mendekati orang bertopeng hitam itu. Setelahnya melepas kutukan pada topeng yang dipakai lelaki tersebut.


Beberapa saat, asap hitam keluar dari topeng. Menghilang dan menyatu dengan angin.


"Bagaimana?"


"Ku–kutukan itu benar-benar hilang!" antusias pria bertopeng hitam saat mengeluarkan perkataannya.


"Terima kasih Tuan Muda. Sejujurnya, telah lama aku menginginkan untuk melepas kutukan ini. Namun sekarang baru bisa ku lepas berkat tuan muda! Sumpah setia, aku. Seluruh hidupku ku abdikan padamu, Tuan Muda!" ucap lelaki itu.


Zhang Ziyi kembali memasang sunggingan kecil. Dia lantas mendekati pria itu. Menyentuh keningnya.


"Ini sebagi bukti kesetiaan mu terhadap ku. Berani kau berniat mengkhianati ku, maka kau akan tau sendiri akibatnya!" ucap Zhang Ziyi.


"Aku tidak berani mengkhianati tuan Muda!" pria itu berlutut.


Setelah lelaki bertopeng hitam itu. Satu per satu orang-orang bertopeng itu mendatangi Zhang Ziyi. Untuk di lepaskan kutukan sekaligus menyatakan bakti mereka terhadap Zhang Ziyi.


Selang beberapa saat, semua kultivator bertopeng itu selesai melepaskan kutukan. Kini mereka juga telah resmi menjadi bawahan Zhang Ziyi.


Terhitung, sekitar 200 orang kultivator bertopeng Merah. 100 orang kultivator bertopeng putih. Sisanya, lima kultivator bertopeng hitam.


Zhang Ziyi menghampiri guru serta rekan-rekannya.


"Akhirnya Pertempuran ini telah selesai. Dan kita memperoleh kemenangan berkat Kak Ziyi di sisi kita!" ucap Zhang Lan.


"Kita memang telah menang kali ini. Namun masih ada yang perlu kita bereskan selain itu. Yakin dan percaya, orang-orang bertopeng ini mendapat kekuatan instan dari Iblis Pemusnah. Maka kita juga harus melawan iblis Pemusnah itu!" balas Zhang Ziyi.


"Hmm, Pasukan iblis yah. Jika lawan selanjutnya adalah pasukan Iblis, maka kekuatan yang perlu kita persiapkan juga tidaklah kecil!" gumam Zhang Zhili.


"Maka dari itulah aku ingin mengajak kalian ke suatu tempat!" Zhang Ziyi membalas perkataan Zhang Zhili.


"Suatu tempat?" tanya Zhang Yin.


"Umm!"


Saat hendak menjelaskan kepada mereka terkait dengan tempat yang dimaksud, Zhang Ziyi malah mengurungkan niatnya kala melihat ketujuh Ketua divisi mendatanginya.

__ADS_1


__ADS_2