Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit

Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit
Ch. 212 ~


__ADS_3

Tiga hari telah berlalu. Rencana yang di susun tiga hari yang lalu pun telah terlaksana. Namun ada penambahan kekuasaan, dimana target hanya dua puluh kelompok kecil maupun menengah, mereka malah berhasil menundukkan sekitar tiga puluh kelompok. Kini wilayah yang di kuasai Zhang Ziyi mencakup lima persen dari luas wilayah Kekaisaran Langit.


"Bagaimana selanjutnya?" tanya Zhang Zhili.


"Seperti rencana awal. Kita akan membangun markas di sini. Namun kita harus mencari kawasan yang cocok untuk membangun markas kita!"


"Hmm, ya, aku sempat melihat wilayah yang cocok di sekitaran barat. Tepatnya di hutan Binatang Langit. Sesuai namanya, hutan ini memiliki bahaya yang sangat besar. Asal mampu menundukkan Siluman yang ada di sekitarnya, maka kita bisa menjamin tempat itu. Juga bisa memanfaatkan Siluman yang ada di sana sebagai pengawal," ujar Zhang Zhilii memberi saran.


"Bagus! Mari kita ke sana untuk memeriksanya!" Zhang Ziyi langsung mengajak untuk memeriksa tempat tersebut.


Setelahnya, bersama dengan guru dan enam rekannya, Zhang Ziyi kemudian terbang menunju tempat yang di maksud oleh Zhang Zhili tadi.


-


Dari kejauhan, mereka bisa melihat lautan magma, mendidih, hanya sedikit batu-batu karang di tengah-tengah lautan magma tersebut. Anehnya, tepat di atas lautan magma, terlihat awan gelap pekat yang menutupi lautan magma itu dari terpaan cahaya matahari.


"Ini aneh!" Zhang Ziyi mengentikan laju terbang. Memandangi tempat itu dengan seksama.


"Apakah guru mengetahui tempat itu?" tanya Zhang Ziyi pada Zhang Zhili sembari mengangkat tangan menunjuk lautan magma tersebut.


"Hmm, aku juga sempat tertarik dengannya. Namun setelah aku telusuri, tidak ada yang aneh. Mungkin hanya fenomenal alam.." Zhang Zhili menjelaskan apa yang dia ketahui.


"Hmm, apakah di Alam Atas ini fenomena alam masih berlaku? Menurutku ini mustahil terjadi tanpa ada campur tangan dari siapapun. Mengingat bagaimana orang-orang sekarang," ujar Zhang Ziyi.

__ADS_1


"Ya, memang benar begitu. Namun seperti yang aku lihat, di sana tidak ada apa-apa."


Zhang Ziyi menatap wajah Zhang Zhili sejenak. Setelahnya dia terbang meninggalkan rekan-rekannya. Menuju ke tengah-tengah lautan magma. Dia menggunakan Skill Mata Elang untuk melihat ke adaan sekitar.


Namun tidak ada apa-apa di sana. Semuanya tampak normal. Memang dia melihat adanya pergerakan energi spiritual, namun itu murni berasal dari magma.


Setelah memastikan bahwa tidak ada apa-apa di lautan magma tersebut, Zhang Ziyi kemudian kembali menghampiri Zhang Zhili serta rekan-rekannya. Baru mereka kembali melanjutkan perjalanan menuju lokasi yang di maksud Zhang Zhili.


Tidak jauh dari lautan magma tersebut, sekitar seribu kilo dari sana, mereka sampai di hutan Binatang Langit. Baru saja mendekati, sudah terasa akan aura liar dari dalam hutan tersebut.


Zhang Ziyi bersama dengan rekan-rekannya sama-sama memasuki hutan tersebut. Semakin ke dalam, maka semakin terasa liar pula aura tersebut.


Whussh!


Whussh!


Whussh!


"Hmm, memiliki unsur elemen angin dengan kekuatan Siluman Dewa ya!" gumam Zhang Lan.


"Aku bisa membereskan dua sampai tiga diantaranya. Ketujuh burung Hantu ini menguasai elemen angin. Akan sangat mudah untuk membakar mereka, menjadikannya daging panggang. Apalagi Angin begitu rentan terhadap api, begitupun juga sebaliknya!" ucap Zhang Meng. Kedua tangannya di gosok-gosok tampak tak sabar untuk beraksi.


"Jangan ada yang menyerang. Tujuan kita datang kemari bukan untuk membunuh mereka. Melainkan sebaliknya. Takutnya nanti malah gagal sebab melihat kita membunuh salah satu dari penghuni mereka," ucap Zhang Zhili menegur Zhang Lan.

__ADS_1


"Hmm, baiklah! Kalian selamat!" Zhang Meng berkata kesal sembari memonyongkan bibirnya di depan, mengarahkan pada tujuh ekor burung hantu yang kini telah mendekat. Padahal dia telah berharap bisa makan daging panggang dari salah satu burung hantu itu.


"Dasar Banci!" ucap Zhang Lan. Dia sendiri merasa kesal melihat aksi yang di pertontonkan oleh Zhang Meng tadi. Memonyongkan bibir layaknya perempuan yang sedang kesal.


"Apa katamu?" geram Zhang Meng. Tidak terima di katakan banci. Lagipula, kalau memang dia banci, mengapa Zhang Yin yang cantik itu bisa terikat dengannya?


"Banci!" Zhang Lan kembali mengulangi perkataannya seperti permintaan Zhang Meng tadi. Dia tampak memang sengaja memancing kemarahan dari Zhang Meng.


Memang benar. Zhang Menag memang semakin terpancing. Wajah yang memerah akibat marah tadi, segera dia mengejar Zhang Lan. Tubuh yang tiba-tiba saja mengobarkan api membuat suhu di sekitar kian naik.


Tujuh Burung hantu Putih, belum juga sampai mendaratkan serangan pada tubuh mereka, mendadak segera menghentikan aksinya masing-masing. Lalu beralih menjauhi kawasan situ.


Udara yang semakin panas, bersama dengan suhu yang semakin meningkat. Rumput-rumput kering dibawah sana mulai terbakar. Dalam waktu singkat kebakaran besar telah terjadi di sana. Di tambah Zhang Meng dan Zhang Lan yang saat ini telah bertarung. Membuat suasana semakin kacau.


"Kalian berdua! Jangan berperilaku sepeti anak kecil karena kalian bukan anak kecil lagi sekarang. Cepat berhenti sebelum semuanya terlambat?" Zhang Zhili berseru. Berusaha mengingatkan kedua muridnya tersebut.


Namun bukannya mendengar, baik Zhang Lan, maupun Zhang Meng, malah semakin gacor.


Ledakan yang terjadi akibat pertarungan Zhang Meng serta Zhang Lan, nyatanya mengundang suatu konflik bagi mereka sendiri. Tekanan yang sangat dahsyat tiba-tiba datang menyapa tubuh mereka. Itu bukan berasal dari Zhang Ziyi, ataupun rekan mereka yang lain.


Zhang Meng serta Zhang Lan menghentikan pertarungan sejenak. Saling berpandnagan, sebelum sama-sama menengok ke satu arah dengan tatapan diam dan khawatir.


\=\=

__ADS_1


N/A : Kalo chapter ini bisa sampe 40 like, maka besok tggl 4 up 2/3 chapter:)


__ADS_2