Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit

Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit
Ch. 300 ~ Melawan Pemimpin Kelompok Harimau Iblis


__ADS_3

Pedang Hou Die bermain dengan lihai. Membunuh setiap musuh yang datang mendekat.


Mereka bukanlah lawan baginya, sehingga mudah-mudah saja bagi Hou Die membantai mereka.


Saat tengah membantai murid-murid klan, mendadak muncul para tetua kelompok Harimau Iblis


"Anak dari mana ini? Berani sekali datang dan mengacau di sini...! Tunggu, bukankah dia adalah bocah yang kita cari?" Salah satu dari tetua itu berkata kala menyadari wajah dari Hou Die pakaian yang dikenakan Hou Die, terdapat simbol sekte Tujuh Pedang di bagian dadanya.


"Benar, ini dia bocah dari sekte Tujuh Pedang yang kita cari. Tapi mengapa dia bisa sekuat ini. Bahkan murid-murid kita banyak yang mati dalam waktu cepat di tangannya."


"Apapun itu, kita harus menangkapnya. Giok Naga Langit harus kita miliki!" ujar yang lain. Para tetua itu sama-sama bergerak mengelilingi Hou Die.


Mengambil sikap awas sembari menatap wajah-wajah tetua itu satu per satu. "Jadi itu tujuan mereka menyerang sekte Tujuh Pedang. Mereka ingin merebut Giok Naga Langit pemberian ayah ini!" gumam Hou die dalam hati.


Tanpa menunggu banyak waktu, para tetua tadi segera melesat maju menyerang Hou Die. Menyerang ibarat air mengalir deras. Bergantian melayang tebasan tajam. Formasi yang mereka terapkan cukup merepotkan bagi Hou Die.


Sembari menepis serangan yang dilancarkan padanya, Hou Die juga tidak berhenti berpikir. Mencari cara agar mengacaukan formasi dari para tetua ini.


Tak butuh waktu lama bagi Hou Die untuk menemukan momen pas.

__ADS_1


Sringgg...


Slash....


Salah seorang tetua berhasil dibuat terluka. Tebasan yang mengarah di lengan lawan itu begitu dalam, bahkan nyaris memutuskan lengan kalau saja tulangnya tidak ada.


Tidak berhenti sampai di sana, Hou Die juga bergerak ke arah tetua lain yang saat itu tampak lengah.


Dengan pedang yang dialiri dengan energi Qi yang padat, Hou Die mengayunkan keras pada tentu tersebut.


Tringg....


Slash...


Ringisan sekarat sempat terdengar dari mulut tetua tersebut, sebelum akhirnya terjatuh dan kehilangan nyawa.


Hou Die beralih ke arah tetua lain. Dia mengejar satu per satu tetapi tersebut. Meski tidak segampang membunuh tetua tadi, tapi setidaknya Hou Die masih bisa membunuh mereka setelah melewati pertarungan cukup memakan waktu. Namun pada akhirnya dia berhasil menorehkan luka-luka pada tubuh lawan-lawannya itu.


Slash...

__ADS_1


Ringisan Kembali terdengar sebelum akhirnya sama tumbangnya seperti yang lain. Telah ada dua tetua yang mati di tangan Hou Die, sementara yang lain tinggal menunggu giliran.


Whush....


Serangan energi berbentuk tiga garis cakar merah darah terlihat melesat dari atas udara ke arah Hou Die.


Sringgg...


Hou Die menepisnya dengan pedang. Tampak percikan bunga api terlihat dari benturan pedang serta energi berbentuk cakar tersebut. Hou Die sendiri sampai dibuat terdorong mundur beberapa senti.


Baamm...


Hou Die mengendalikan Pedang hingga membuat energi berbentuk cakar tadi membias pada tanah.


Menatap tajam ke arah datangnya serangan tadi. Tampak seorang lelaki tengah berdiri di atas atap jerami sebuah menara tertinggi dari kelompok Harimau Iblis.


Lelaki itu melompat terjun dan langsung melancarkan cakar tajam yang mengandung energi Qi yang mematikan.


Menyambut cakar tersebut dengan pedang. Pertarungan antar keduanya pun terjadi.

__ADS_1


__ADS_2