Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit

Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit
Ch. 110 ~ Menjadi Pemimpin


__ADS_3

Saat hendak menjelaskan kepada mereka terkait dengan tempat yang dimaksud, Zhang Ziyi malah mengurungkan niatnya kala melihat ketujuh Ketua divisi mendatanginya.


"Mohon maaf Tuan Ziyi. Melihat kekuatan yang begitu besar, serta aksimu dalam memimpin pasukan. Aku rasa, kau ini akan cocok bila memimpin sekte Tujuh Elemen!" ucap Lei Dong.


Zhang Ziyi mengernyit melihat ketujuh orang tua itu, yang tiba-tiba saja menyerahkan posisi pemimpin kepadanya.


"Hmm, mengapa kalian tiba-tiba menyerahkan posisi ini kepadaku?!" tanya Zhang Ziyi


"Melihat kau juga ternyata memiliki banyak bawahan. Juga pengaruh mu yang begitu besar, baik masa kini maupun masa depan. Kami rasa, dengan bergabungnya kami bersamamu, akan bisa membantu mu sedikit, jika kau menghadapi masalah besar di kemudian hari!" ucap Hai Ying.


"Anggap saja, sebagai rasa terima kasih kami karena telah membuat kami bersatu kembali! Jujur, kalau tidak ada kau, mungkin sekte ini akan hancur Sekarang. Murid-murid banyak yang mati karena orang-orang Bertopeng ini sebelumnya. Tidak akan ada lagi generasi muda yang berbakat." Lei Dong memperjelas.


Memang benar apa yang di kata Lei Dong. Kalau saja tidak ada Zhang Ziyi dalam hal ini, mungkin mereka semua akan mati di sini.


"Hmm, alasan yang bagus. Baiklah aku akan bersedia menjadi pemimpin sekte Tujuh Elemen." ucap Zhang Ziyi.


Lalu kemudian ia mengeluarkan lencana yang sempat dia dapatkan dari leluhur sekte tujuh elemen ini.


"Aku mendapatkan benda ini dari leluhur sekte Tujuh Elemen. Aku rasa, para ketua mengerti maksud dari simbol dalam lencana ini!" Zhang Ziyi memperlihatkan benda tersebut kepada tujuh ketua.


Benar saja. Para ketua itu langsung bergetar. Menjatuhkan diri, mengambil sikap berlutut. Menyerukan kata hormat serta pujian terhadap Zhang Ziyi. Begitupun juga dengan murid-murid di belakang mereka.


Zhang Ziyi memperhatikan lencana di tangannya. Memiliki simbol bintang tujuh penjuru, dengan simbol elemen berbeda di antara tujuh penjuru tersebut.


Selang beberapa saat. Selesai dengan Orang-orang dari sekte Tujuh Elemen ini, Zhang Ziyi mendekati dua saudara yang tidak lain adalah Shui Bing serta Shui Shan. Yang saat ini berdiri jauh dari orang-orang Sekte serta rekan-rekan Zhang Ziyi.


"Mengapa kalian menjauh!" tanya Zhang Ziyi.


"Kau tahu kan. Kami belum terlalu mengenal mereka!" jelas Shui Shan.


Zhang Ziyi mengangguk. Setelahnya mengajak kedua orang itu untuk bertemu dengan Zhang Lan serta yang lainnya.


"Saudara Ziyi!" Shui Bing tiba-tiba berkata. Mencegah Zhang Ziyi untuk beranjak dari tempat itu. Dalam kata lain, sebelum mereka beranjak dari tempat itu, Shui Bing lebih dulu menghentikannya.


"Ada apa?"


"Bagaimana dengan ayah kami?!" tanya Shui Bing.


"Aku sudah memikirkan tentang hal itu. Dikarenakan ayah mu yang ditahan oleh pasukan iblis. Di mana para iblis ini yang memiliki kekuatan setara dengan para Dewa. Maka untuk itu, kita perlu menjadi kuat terlebih dahulu untuk ke sana!" jelas Zhang Ziyi.


Mendengar penjelasan dari Lelaki itu, Shui Bing serta Shui Shan mengangguk. Memang benar apa yang di katakan Zhang Ziyi ini. Datang bertamu ke wilayah ras Iblis dengan kekuatan seperti itu, bukanlah hal baik. Yang ada mereka hanya akan mengantarkan nyawa.

__ADS_1


Setelahnya, mereka sama-sama menuju Zhang Lan serta yang lainnya. Berbincang-bincang sejenak, mereka akhirnya memutuskan untuk kembali ke sekte Tujuh Elemen. Namun sebelum itu, terlebih dahulu Zhang Ziyi memasukkan ras centaurus serta dua belas penatua ke dalam alam jiwa.


Akibat dari pertempuran itu, Zhang Ziyi serta sedikit banyak kehilangan anggota ras centaurus. Sekitar 10% bawahnya gugur.


Di sisi lain, para murid sekte Tujuh Elemen juga banyak kehilangan murid-muridnya. Bahkan, semua murid yang mereka bawa, kini tinggal 2/3 dari aslinya.


***


Sampai di sekte Tujuh Elemen pada senja hari. Mereka langsung di bawa ke kamar masing-masing, untuk istirahat setelah seharian penuh bertarung melawan orang-orang bertopeng.


Semasa perjalan, Shui Bing serta Shui Shan tampaknya bisa cepat akrab dengan Zhang Lan serta yang lainnya. Hal ini tidak lepas dari peran Zhang Lan sendiri. Mulutnya yang bagikan mulut perempuan itu. Banyak cerita yang ia keluarkan tadi, membuat kedua saudara itu tampak nyaman. Kendatipun rasa canggung tak tercipta akibat adanya Zhang Lan.


Jika sebelumnya Zhang Ziyi serta yang lainnya berada di divisi masing-masing, namun kali ini, mereka memutuskan untuk berkumpul, dan sama-sama tidur di kediaman Zhang Zhili.


Beruntung kamar di kediaman Zhang Zhili ini sedikit lebih, sehingga bisa mereka gunakan untuk beristirahat. Ada sekitar 4 buah kamar sisa selain kamar Zhang Zhili. Jadinya Mereka harus membagi-bagi kamar. Satu kamar bisa dua orang. Sisanya untuk Zhang Ziyi sendiri.


Besoknya, Zhang Zhili mengajak semua murid-murid untuk berkumpul di halaman utama Sekte. Akan ada acara besar di sana.


Berjalan bersama menuju tempat tersebut. 1 menit perjalanan, mereka akhirnya sampai di tujuan. Tampak di sana telah banyak orang-orang yang tentu saja adalah murid di ketujuh divisi. Terlihat mereka mengenakan setelan yang berbeda-beda, menandakan mereka juga berasal dari divisi yang berbeda-beda pula.


Menilik sekitar, Zhang Ziyi juga melihat orang-orang bertopeng di sana.


Panggung besar, dengan tiga orang berdiri di atas sana. Tampaknya, mereka adalah murid elit yang bertugas menjaga di atas sana. Terbukti dari posisi mereka yang berada di masing-masing sudut panggung.


Dalam isi pidato tersebut sendiri menyinggung hal-hal terkait dengan masalah dalam kompetisi. Ya, Kompetisi yang gagal dikarenakan terjadi hal tak terduga selama masa kompetisi berlangsung.


Bahkan, banyak para kontestan yan mati dalam kompetisi tersebut. Tidak hanya itu, Murid elit beserta tetua yang sebelumnya di kirim untuk mengatasi masalah itu, juga banyak yang mati.


Sungguh kejadian yang menimbulkan duka serta kerugian besar terhadap sekte.


Selama proses pidato berjalan. Mulailah Lei Dong menyingung akan aksi yang di lakukan Zhang Ziyi.


Mempersatukan kembali ketua-ketua divisi yang semula saling bersaing untuk kepentingan divisi pribadi. Kini berganti menjadi kepentingan bersama sekte Tujuh Elemen.


Tak hanya itu. Lei Dong juga menyebutkan banyak sekali hal-hal menakjubkan yang dilakukan Zhang Ziyi ini. Hingga sampailah ia pada akhir pidatonya.


"Hadirin sekalian. Tujuan utama dari acara ini adalah mengangkat ketua sekte baru. Ketua yang akan memimpin tujuh divisi. Yang pastinya akan membawa sekte kita pada masa jayanya." Lei Dong Menghentikan perkataannya sejenak.


Bagi mereka yang tidak ikut serta dalam pertempuran yang terjadi di hutan Moiyu Taiyang, mereka tidak mengetahui akan siapa yang menjadi ketua Sekte Tujuh Elemen ini. Sehingga tidak heran, Bisik-bisik akan terdengar menciptakan suasana yang ramai.


Namun berbeda halnya dengan yang ikut serta dalam pertarungan tersebut. Mereka sudah mengetahuinya. Jadinya, mereka akan tampak bangga kala memberitahukan akan siapa orang yang menjadi ketua sekte tersebut. Juga mereka akan menyombongkan diri, karena bisa melihat dengan jelas bagaimana aksi Zhang Ziyi dalam menaklukan orang-orang bertopeng.

__ADS_1


Ada yang percaya dan ada juga yang tidak. Murid-murid itu akan percaya sepenuhnya jika ketua divisi angin itu telah menyebutkan orang yang menjadi pemimpin dengan multinya sendiri. Sementara untuk perkataan yang keluar dari rekan-rekannya, masih bersifat tanda tanya.


Seiring dengan berjalannya waktu. Suasana ricuh itu semakin tak terkendali. Tampaknya mereka tak sabar lagi untuk mendengar nama seorang yang menjadi ketua tersebut.


Memasang sunggingan kecil. Ledi Dong ternyata sengaja menjeda lama kalimatnya. Setelah di rasa sudah waktunya, dia pun mula kembali bersuara.


"Ehem!" Berdehem sebagai kode untuk semuanya berhenti mengeluarkan suara.


Benar saja, suasana ricuh itu, kini menjadi hening dalam sekejap. Tak ada yang bersuara guna mendengar jelas nama orang yang menjadi pemimpin sekte itu.


Bukannya mengatakan, Lei Dong malah tertawa. Entah apa yang menurutnya lucu. Tentu saja aksinya itu malah membuat semuanya kesal. termasuk Zhang Ziyi sendiri.


Berada di suasana ramai, dengan duduk santai tanpa melakukan apapun bukanlah sesuatu yang di inginkan oleh Zhang Ziyi. Membuatnya merasa cepat bosan.


Hampir saja Zhang Ziyi beranjak dari sana, kalau tidak ada Zhang Zhili yang mencegahnya.


Di sisi lain, Laohu yang juga ikut serta dalam acara tersebut. Berdiam diri layaknya kucing penurut. Tak bisa melakukan pergerakan lebih selain dengan terduduk lemas. Menonton orang-orang tua di atas panggung. Tentu saja hal itu membuat dia begitu merasa bosan.


Hendak beranjak dan membuat rusuh. Namun sialnya Zhang Lan serta Zhang Meng mengetahui niat hati dari harimau api itu. Tentu saja mereka tidak akan membiarkannya.


Mengusili Laohu adalah salah satu cara mereka untuk terhindar dari kebosanan.


"Baik, mohon maaf semuanya, Karena telah membuat kalian menunggu lama! Dan tanpa berlama-lama lagi, maka akan saya umumkan pemimpin baru sekte Tujuh Elemen ini." Kembali menghentikan perkataannya sejenak.


Satu detik terlewat. Namun lelaki tua itu tetap tak membuka suara. Dua detik... Tiga detik... Empat detik... Namun tak kunjung suaranya terdengar. Tentu saja membuat orang-orang yang berada di bawah panggung mengeluh.


"Pak tua sialan! Mau mati kau hah!"


Satu tinju keras mendarat tepat di tubuh Lei Dong bagian belakang. Membuatnya terbang melewati atap rumah. Dan berakhir dengan suara tubrukan benda keras, menandakan lelaki tua itu yang menabrak benda keras. Ya, akibat dari tabrakan keras itu, membuat burung-burung berterbangan sembari mengomel karena istirahat mereka diganggu oleh pak tua sialan.


\=\=\=


Terima kasih buat kalian yang senantiasa mendukung cerita Zhang Ziyi ini. Yg udh memberi vote serta menawarkan Gift pada Zhang Ziyi. Yang setia membaca cerita Zhang Ziyi sampai saat ini, author ucapkan banyak terima kasih. Tanpa kalian, author bukanlah apa-apa.



Terima kasih kepada Ahmad Yusuf Ilyas selaku pembaca paling aktif untuk Minggu ini. Juga yang lainnya, Author ucapkan banyak terima kasih. Hadiah serta vote, meski bukan sebagai pemegang pembaca paling aktif, setidaknya kalian telah aktif dalam memberikan dukungan kalian terhadap author.


Juga kepada Ed Hrto selaku pembaca dengan bacaan terbanyak untuk minggu ini.


__ADS_1


Untuk laporan mingguan, akan author selipkan setiap minggu yah. kalau Author sempat :)


__ADS_2