
Tersentak Zhang Ziyi dengan pemandangan yang tersuguh kan di hadapannya ini. Planet-planet dengan berbagai bentuk dan ukuran terlihat di mana-mana. Bintang-bintang bertaburan dengan cahaya berkelap-kelip di tengah kegelapan.
Cukup lama ia memperhatikan sekitarnya, hingga ia di suguhkan sesuatu yang aneh. Dimana salah satu bintang menampakan cahaya terang sesaat. Lalu muncul garis cahaya dari bintang tersebut, dan menyatu dengan bintang lainnya.
Hal itu terus saja berlanjut hingga beberapa bintang mulai disatukan oleh garis tersebut. Sesaat Zhang Ziyi memperhatikan bentuk yang tergambar dari bintang-bintang itu menyerupai kuda namun memiliki bentuk tubuh lain, dimana Memiliki pinggang serta kepala layaknya manusia.
"Centaurus?" gumam Zhang Ziyi. Memperhatikan lebih teliti bentuk dari bintang-bintang tersebut dan memang benar bentuknya memang menyerupai centaurus, sama halnya Moi Hu.
Tak berselang lama, terpancar cahaya yang begitu menyilaukan dari bintang-bintang yang di satukan oleh garis tersebut. Sangking terangnya, Sampai-sampai Zhang Ziyi dipaksa harus melindungi kedua matanya dengan bantuan lengan.
Merasa cahaya tersebut telah redup, Zhang Ziyi mencoba untuk menurunkan lengannya. Benar saja, cahaya yang tercipta dari gabungan dari beberapa bintang yang membentuk gambar centaurus tadi kini telah menghilang. Bahkan bintang-bintang tersebut juga tak tampak lagi di sana.
Sempat dibuat bingung sesaat. Zhang Ziyi menilik sekitar, mencari-cari keberadaan Bintang yang disatukan oleh garis tersebut. Namun beberapa saat mencari, dia tidak menemukan keberadaannya.
"Kau sedang mencari apa nak?" Suara berat dari seorang pria terdengar menggema di seluruh ruang, namun tidak nampak wujudnya.
Kaget. Tentu saja Zhang Ziyi terkejut dengan itu. Beberapa saat muncul sosok pria namun memiliki bentuk tubuh menyerupai kuda di hadapan Zhang Ziyi.
Rupanya yang tiga kali lebih besar dari centaurus yang dia temui sebelumnya. Dengan tubuh kekar dan berpakaian kan kalung besar di lehernya. Rambut serta bulu pada tubuh kudanya juga ekornya yang berwarna putih. Pula tampak bercahaya.
Zhang Ziyi kontan melompat sangking terkejutnya dia dengan kemunculan sosok tersebut yang berlangsung tiba-tiba.
Zhang Ziyi mengambil sikap waspada. Takutnya, centaurus ini memiliki niat jahat terhadapnya.
"Kau tenang saja, Nak... Tiada maksud jahat diriku mendatangi mu. Namun sebaliknya, ada sesuatu yang ingin ku sampaikan kepadamu."
Mengerut kedua alis Zhang Ziyi mendengar omongan pria itu. "Apa maksudmu?" Zhang Ziyi bertanya dengan raut wajah bingung.
"Maukah kamu membantuku?" Pertanyaan pria itu yang begitu tiba-tiba. Tentu saja Zhang Ziyi kelabakan untuk menjawab.
"Apa yang bisa ku bantu?" tanya Zhang Ziyi dengan menaikan sebelah alisnya.
"Cukup mudah!" Centaurus itu kemudian menjelaskan bantuannya. Namun sebelum itu, dia sempat memperkenalkan dirinya.
__ADS_1
Centaurus yang berada di hadapan Zhang Ziyi ini ternyata adalah leluhur Ras Centaurus. Dia juga menjelaskan bahwa dahulu, Ras Centaurus begitu di hormati dan di segani di alam Langit, bahkan di tiga alam sekalipun.
Sempat berada di urutan ke tujuh sebagai makhluk mitos terkuat di tiga alam.
Namun sayang, sesuatu hal kecil tidak sengaja di perbuat oleh leluhur Ras Centaurus. Sehingga menyebabkan mereka di usir dari alam Langit oleh kaisar Langit.
Tidak hanya itu. Pun sebelum mereka meninggalkan alam Langit, sempat-sempatnya mereka di permalukan oleh kaisar langit. Dan sampai saat ini, penghinaan Kaisar langit terhadap Ras Centaurus masih membekas di hati Leluhur Centaurus.
Kekuatan ras Centaurus makin melemah seiring dengan berjalannya waktu. Sehingga leluhur Ras Centaurus itu memutuskan untuk membawa anggota ras–nya pada suatu tempat tersembunyi.
Sebenarnya, sembari bersembunyi, mereka juga menunggu seseorang yang memiliki takdir besar terhadap kaisar langit ini. Seorang yang memiliki takdir untuk menjatuhkan kaisar Langit.
Namun menunggu hingga beribu-ribu tahun, orang tersebut tidak kunjung muncul. Bahkan pemimpin ras centaurus tersebut telah berganti-ganti generasi.
Hingga pada akhirnya, mereka menemukan Zhang Ziyi ini. Memiliki sesuatu yang istimewa di dalam dirinya, juga mengemban takdir yang begitu besar.
"Begitulah ceritanya...." Leluhur Ras Centaurus mengakhiri ceritanya. "Maukah kau menolong ras kami? Mengembalikan nama baik ras Centaurus, dan membersihkan Ras Kami dari fitnah serta tuduhan itu... Soal imbalan, kau tak perlu khawatir. Aku akan membantumu dengan beberapa tehnik kecil, yang mungkin akan berguna bagimu di suatu saat nanti!"
Zhang Ziyi mengangguk mendengar cerita dari leluhur centaurus. Sebenarnya tidak ada masalah bagi Zhang Ziyi untuk membantu Ras Centaurus mengembalikan masa jayanya. Namun sempat ragu Zhang Ziyi dengan itu. Sebab belum terpikir untuk sampai ke alam Langit. Juga menurutnya tidak mungkin dia datang ke sana karena kekuatannya yang terbilang sangat rendah.
"Baik, aku akan membantumu mengembalikan ras centaurus ini pada masa jayanya." Zhang Ziyi berkata yakin.
"Hahaha... Aku suka gayamu, anak muda!" ucap bangga leluhur Ras Centaurus sambil di selingi oleh tawa.
"Baik, tanpa berlama-lama,langsung saja kita mulai pelatihannya."
"Tunggu, sebelum memulai, aku ingin bertanya satu hal padamu!" kata Zhang Ziyi, dan sukses membuat leluhur Ras Centaurus mengernyit.
"Apa yang hendak kau tanyakan?"
"Terkait dengan tempat ini!" Memperhatikan sekitarnya. Sejauh mata memandang, tidak ada hal lain yang bisa ia lihat selain Ruang yang begitu luas, atau biasa di sebut dengan ruang angkasa. Semua benda langit juga begitu banyak melayang di ruang ini.
Padahal, jika di ingat-ingat, dia tadi berada di sebuah ruangan bersama dengan Moi Hu serta pemimpin ras centaurus. Namun mengapa dia tiba-tiba berada di tempat ini?
__ADS_1
"Hohoho, Pertanyaan bagusan, namun tidak menarik... kau sekarang ini berada di dimensi buatan-ku," ujar Centaurus dengan membusungkan dada.
"cih!" Zhang Ziyi berdecih, kesal dengan lagak pria itu. " Jika memang begitu, lalu bagaimana dengan di dunia nyata? Bukan kah Pemimpin ras centaurus juga Moi Hu saat ini tengah di incar oleh ras manusia? Bagaimana kau bisa diam saja melihat ras–mu di tindas?" tanya Zhang Ziyi kembali.
"Hehehe, untuk masalah itu, kau tidak perlu khawatir anak muda. Waktu di dunia nyata berjalan begitu lambat di dunia ini. Satu Detik di dunia nyata, sama dengan satu hari di dimensi ini. Jadi kau tak perlu khawatirkan akan hal itu..."
"... Juga mengenai masalah ras manusia yang menyerang ras centaurus. Aku bisa percayakan hal itu padamu!" leluhur Tas centaurus menepuk pundak Zhang Ziyi.
"Langsung saja kita mulai pelatihannya." Leluhur Ras Centaurus mengeluarkan sebuah benda dari ruang hampa.
Bola yang memancarkan energi berwarna warni terlihat di telapak tangan leluhur Ras Centaurus. Bola itu sendiri pernah Zhang Ziyi lihat berada di tangan pemimpin ras centaurus tadi.
"Kau bisa menyerap bola energi ini, untuk meningkatkan kekuatanmu!"
Bola energi yang ada di tangan leluhur Ras Centaurus terbang perlahan dan mengarah kepada Zhang Ziyi.
Menerima bola energi tersebut. Zhang Ziyi mengangguk sebelum dia mengambil sikap duduk bersila, melayang di ruang angkasa.
Bola energi ia letakkan di di atas telapak tangan yang menimpa telapak kiri. Setelahnya, mulai menyerap energi yang ada pada bola energi itu.
Leluhur Ras Centaurus sendiri memperhatikan Zhang Ziyi sembari juga sesekali memberi arahan.
Cukup lama Zhang Ziyi menyerap khasiat dari energi tersebut. Sepertiga hari telah berlalu, namun belum setengah dari energi bola energi di serap oleh Zhang Ziyi. Hal itu menimbulkan rasa jenuh pada Leluhur Ras Centaurus.
"Kenapa kau begitu lama dalam menyerap bole energi ini?! bisa-bisa, waktuku habis karena mu!" oceh–nya tanpa rasa bersalah. Padahal, jika saja perhatian Zhang Ziyi teralihkan dengan ucapnya tadi, bisa-bisa energi yang telah di serap Zhang Ziyi akan meledak dan tentu saja menghancurkan tubuh Zhang Ziyi.
Zhang Ziyi bergeming, dia tetap melanjutkan aksi menyerap bola energi.
Melihat hal itu, leluhur Ras Centaurus semakin kesal. Bola energi yang bada di sisi Zhang Ziyi ia tarik. Setelah bola energi berpindah ke tangannya, leluhur Ras Centaurus pun langsung melempar bola energi itu dan langsung masuk ke dalam kening Zhang Ziyi.
Pemuda itu sendiri tidak sempat bereaksi saat bola energi tiba-tiba menghilang di sisinya. Bahkan dia juga tidak sempat bereaksi kala bola energi memasuki ke dalam keningnya, hingga sesuatu yang sangat menyakitkan menimpa dirinya.
"A–apa yang k–au lakukan!" geram Zhang Ziyi dengan suara yang terbata-bata.
__ADS_1
Lonjakan energi yang begitu besar saat ini tengah me–rusuh dengan ganas di dalam tubuhnya. Membakar segala sesuatu yang ada dalam tubuh Zhang Ziyi. Hingga membuat anak itu harus berusaha mati-matian menahan rasa sakit yang teramat sangat menyiksa.