
Sebuah ruangan luas dan tertutup, beberapa kali terjadi getaran dalam bangunan tersebut yang berpotensi tinggi merobohkan bangunan. Namun setelah beberapa kali terjadi getaran yang sama, tapi bangunan itu tidak menunjukkan tanda-tanda keretakan.
Ya, hal ini sendiri dikarenakan array pelindung yang telah di ciptakan untuk melindungi bangunan itu dari ke–robohan.
Baammm...
Baammm...
Ledakan untuk kesekian kalinya terjadi. Intensitas menyebar luas, memenuhi satu ruangan.
Aura merah darah disertai emas menyebar secara bersamaan, memenuhi satu ruangan tersebut. Dua aura tersebut tidak lain adalah Aura kematian dan Aura kaisar Langit.
Di tengah-tengah ruangan yang penuh akan aura merah darah dan emas tersebut, seorang lelaki berpakaian megah tengah melayang, namun dalam posisi bersila. Dia seperti tengah duduk di atas udara.
Tubuhnya tidak berhenti mengeluarkan intensitas yang menyebar. Yakin jika ada seseorang di dalam ruangan tersebut, maka akan langsung kehilangan nyawanya saat merasakan gejolak dua aura yang saling berlawanan tersebut.
Dua tangan yang menampung vitalitas berbeda itu dia dekatkan, saling mengarahkan telapak tangan dengan pertengahan Kedua telapak tangan tersebut adalah energi merah darah dan emas yang berusaha menyatu.
Tapi menyatukan dua energi berbeda sifat itu tidaklah semudah yang dibayangkan. Apalagi keduanya mengandung vitalitas tinggi yang seimbang dan benar-benar kuat..
Swosshh....
Kobaran energi api warna warni menyebar luas dalam ruangan, mengalahkan energi merah darah dan emas tersebut. Penanda usahanya telah berhasil. Ya, dia telah menyatukan dua buah energi berlawanan sifat tersebut.
Kontan ekspresi sumringah dia tampakkan. Melihat hasilnya yang begitu memuaskan. Dia mengangkat sebelah tangan dimana terdapat hasil penyatuan dua unsur berbeda tadi. Energi berbentuk bunga lotus yang memiliki warna warni berkilauan, berputar-putar lambat dengan korban api energi juga tercipta di setiap ujung kelopaknya.
__ADS_1
"Akhirnya aku bisa menyelesaikannya. Setelah ratusan kali percobaan dan selau gagal, akhirnya hari ini aku benar-benar berhasil menyelesaikannya!" gumam lelaki itu yang tidak lain adalah Zhang Ziyi.
Lotus ini memiliki vitalitas yang sangat besar. Bahkan dengan tingkatannya saat ini, seorang yang telah mencapai ranah Jiwa Suci Surgawi sekalipun tidak menjamin akan selamat.
Zhang Ziyi bangkit dari posisinya. Turun perlahan dan menapak di atas lantai mulus. aura yang menyebar memenuhi ruangan itu kembali terserap dalam tubuhnya. Begitupun dengan Lotus di tangannya yang juga telah menghilang.
"Setelah beberapa bulan ini, Kultivasi–ku telah berhasil mencapai ranah Jiwa Darah Surgawi tahap 7. Ditambah dengan Lotus Buddha yang baru saja aku kembangkan, ini sudah cukup bagiku untuk melakukan petualangan di alam Bawah. Menjemput An'er sekaligus memberikan pelajaran pada Raja Iblis!" Kembali Zhang Ziyi bergumam.
Setelah itu dia lantas berjalan keluar dari ruangan tersebut.
***
"Aku akan pergi hari ini!" ucap Zhang Ziyi pada rekan-rekannya.
"Um, ini perjalanan yang berbahaya. Lagipula aku ada tugas untuk kalian ... urusan mengenai keamanan kekaisaran Langit aku serahkan pada kalian. Sekaligus aku titipkan istriku bersama kalian. Tolong jaga Bing'er bersama dengan bayi yang ada di kandungannya!" Zhang Ziyi meletakan tangan kanannya pada perut Shui Bing. Mengusap lembut perut yang terbalut oleh kain itu.
"Tentu saja... Kakak Ipar akan aman selama aku masih ada. Selain itu tidak akan ada yang berani menyakiti Ponakan kecil. Bahkan nyamuk yang bernyanyi di samping kakak ipar akan langsung aku bunuh!" Zhang Lan berkata yakin.
"Baguslah..."
Setelah itu Zhang Ziyi menghampiri Zhang Zhili.
"Guru, sementara aku sedang tidak ada, aku serahkan kepemimpinan ku kepadamu," ucap Zhang Ziyi.
"Um, aku berjanji akan menjalankan tugas dengan baik."
__ADS_1
Setelah melakukan perbincangan singkat, Zhang Ziyi pun akhirnya resmi untuk pergi.
Shui Bing memeluk erat suaminya. Sepertinya dia tidak ingin melepaskan Zhang Ziyi untuk pergi.
Namun pada akhirnya tetap shui Bing melepaskan pelukan sekaligus melepas kepergian Zhang Ziyi.
"Hati-hati, Kakak. Aku akan selalu menunggumu!" ucap Shui Bing sebagai salam perpisahan.
"Umm!"
Setelah menangkupkan kedua tangan memberi hormat pada semuanya, Zhang Ziyi pun akhirnya menghilang.
***
Tempat yang jauh dengan istana Kaisar Langit. Zhang Ziyi muncul kembali.
"Sepertinya aku harus mengurusi kelompok pengganggu ini. Mereka sangat berani mencari masalah dengan Kekaisaran Langit yang baru berganti pemimpin!" gumam Zhang Ziyi.
Lalu dia memutuskan untuk terbang cepat. Menuju ke arah Utara, dimana di sana merupakan arah wilayah kelompok yang memberontak.
Kelompok ini sendiri memang sudah dari dulu mencari masalah dengan kekaisaran Langit. Zhang Ziyi sendiri belum mengambil tindakan karena dia fokus dalam berlatih.
Tapi karena dibiarkan terlalu lama, makanya kelompok ini jadi besar kepala. Bahkan bertindak semakin diluar kendali.
Namun kali ini Zhang Ziyi berniat tidak akan memberi mereka kesempatan.
__ADS_1