Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit

Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit
Ch. 296 ~ Meningkatkan Kekuatan Murid


__ADS_3

"Tuan. Akhirnya aku menemukanmu!"


Seorang lelaki berpakaian hitam langsung berlutut pada seorang lelaki lain yang berpenampilan acak-acakan.


"Laohu!" Zhang Ziyi mengangkat sebelah alisnya. "Mengapa kau juga ikut memasuki sumur itu?"


"Tentu saja karena Tuan. Jika Tuan saja bisa memasukinya, mengapa aku tidak bisa?" Laohu membalas perkataan Zhang Ziyi.


"Hmm, baiklah... Lalu dimana Niao?" Zhang Ziyi bertanya kala tak menemukan keberadaan Niao di sisi Laohu.


"Sewaktu kami sampai di sini, kami berpencar untuk mencari Tuan. Tapi aku sudah mengirimkan pesan kepadanya. Sebentar lagi dia akan sampai di sini!"


Zhang Ziyi mengangguk pelan menanggapi jawaban itu.


"Tuan! Mengapa penampilan Tuan begitu acak-acakan seperti itu? Lalu ada apa dengan kekuatan Tuan?" tanya Laohu kala merasakan sesuatu yang aneh dari Zhang Ziyi.


Memasang sunggingan kecut, Zhang Ziyi lantas menjawab, "Kau menyadarinya juga rupanya ... Kekuatan ku menghilang sebagian saat di dorong oleh Lelaki tua yang kita temui di sumur. Dalam kata lain, dia memang sudah berencana untuk menyegel–ku dan mengirim–ku kemari!"


Laohu tertegun. Bukan hanya menjebak, namun juga lelaki tua yang mereka temui itu bahkan menyegel kekuatan Zhang Ziyi.


"Hmm, Tuan Tenang saja. Aku dan Niao pasti akan membantumu!"


Whush...


Seorang Wanita cantik berpakaian biru muncul di antara mereka berdua. Dia tidak lain adalah Niao.


"Tuan... Akhirnya!" Dia tampak antusias kala melihat Zhang Ziyi.

__ADS_1


"Sudahlah, mari kita ke sana!"


Zhang Ziyi langsung mengajak dua bawahannya itu menuju tempat dimana Hou Die berada.


Sampai di sana, bisa ketiganya lihat remaja itu yang berjalan dibawah tekanan. Beberapa kali dia akan terjatuh, namun kembali bangkit. Keringat telah membasahi tubuhnya. Dengan tubuh yang bergetar, tapi tetap gigih dalam menjalankan pelatihannya.


"Aku tidak boleh menyerah, jika aku menyerah sekarang, lalu siapa yang akan membalaskan dendam keluarga dan teman-temanku!" tekad Hou Die dalam hati.


Setalah menunggu selama beberapa waktu, akhirnya Hou Die berhasil menyelesaikan latihannya.


"Li–ma!" ucap Hou Die saat telah mencapai garis finish atau sudah lima putaran dia melakukan latihannya. Dia terbaring di atas rumput dengan dengan nafas yang tidak beraturan. Dadanya turun naik cepat. Tekanan yang ada tadi telah menghilang.


Zhang Ziyi, Laohu dan Niao muncul di sampingnya.


"Kau berhasil menyelesaikannya. Bagus, aku suka kegigihanmu!" puji Zhang Ziyi.


Meskipun sangat lelah, namun Hou Die tetap membalas pujian tersebut dengan sunggingan kecil di mulutnya, meskipun hanya sesaat.


Hou Die bangkit dengan perlahan. Lalu dia melihat ke arah yang dimaksud oleh Zhang Ziyi. Seketika alisnya berkerut. Sejak kapan air itu berada di sana? Bukankah tadi tidak ada?


Namun dia tidak bertanya, selain dengan menuruti perkataan gurunya. Berjalan dengan kaki yang masih bergetar, tubuhnya terasa sangat-sangat berat dan pegal. Tanpa membuka pakaiannya, Hou Gie langsung melompat ke air yang menyemburkan asap itu.


"Huh... ini sangat luar biasa! Rasa lelah ku seketika menghilang setelah berada di sini!"


Hou Die berenang ke sana kemari dalam kolam air panas itu. Hanya dalam beberapa detik saja tubuhnya telah kembali segar. Rasa lelah dan pegal yang semula dia rasakan mendadak seperti meleleh di air panas itu.


Bahkan selain merasa segar, dia juga bisa memastikan perlahan energinya yang meningkat.

__ADS_1


Baam...


Hou Die melakukan penerobosan setelah satu jam berendam. Tentu saja dia sangat kegirangan.


Lelaki itu lantas naik ke permukaan, menghampiri guru serta dua orang asing tersebut.


"Guru, terima kasih... Karena kolam itu, aku bahkan telah melakukan penerobosan!" Hou Die menangkupkan kedua tangan memberi hormat.


"Umm, sebenarnya bukan hanya itu yang akan kau dapatkan."


Zhang Ziyi kemudian menyuruh Hou Die untuk mendekat ke arahnya. Setelah itu menyentuh kening Hou Die.


Srimmpp...


Aura biru muda merembes dari ujung jari telunjuk Zhang Ziyi dan itu langsung masuk ke dalam kening Hou Die.


Pemuda itu merasakan energi hangat yang masuk ke dalam tubuhnya melalui keningnya.


Selang beberapa saat, rasa hangat tersebut berubah menjadi energi kuat yang memicu terjadinya gejolak kekuatan besar.


Baamm...


Baamm..


Baamm...


Beberapa kali dia melakukan penerobosan. Tapi itu belumlah selesai.

__ADS_1


"Nak, berkultivasi lah sembari serap ini!" ujar Zhang Ziyi memerintahkan Hou Dia untuk mengambil sikap sebagaimana orang melakukan kultivasi.


Hou Die tidak membantah. Dia lantas duduk dalam sikap Lotus, lalu mulai melakukan seperti yang diperintahkan oleh Zhang Ziyi.


__ADS_2