Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit

Perjalanan Menggulingkan Kaisar Langit
Ch. 208 ~ Rencana


__ADS_3

Malam telah datang di Alam Jiwa. Zhang Ziyi berdiam di depan jendela. Memandangi bulan malam yang dengan cahaya peraknya menyinari alam Jiwa Zhang Ziyi. meskipun berada di Alam Jiwa Zhang Ziyi, namun tempat ini tidak ada ubahnya seperti dunia nyata pada umumnya, dimana memiliki juga pergantian hari.


Beberapa saat merenung, mendadak dia merasakan sesuatu dalam pikirannya. menutup kedua matanya, terkuat gambaran akan kejadian yang tengah terjadi menumpas ras Gnome. Gambar itu berlangsung selama beberapa saat. Zhang Ziyi tidak lagi merasakan sakit.


"Ini tidak bisa di biarkan. Aku harus kembali ke sana!" ucap Zhang Ziyi.


Sebelumnya dia melihat pertumpahan darah terjadi di sana. Kalau tidak segera di bereskan secepatnya, takutnya nanti malah semakin membesar dan berakhir dengan korban jiwa di pihaknya bertambah. Bahkan ada kemungkinan ras Gnome hilang di peradaban dunia.


Malam itu juga Zhang Ziyi mendatangi Zhang Zhili, Zhang Meng, Zhang Yin, Zhang Bie, Zhang Lan, Shui Shan serta Shui Bing. Berniat menyampaikan terkait dengan apa yang dia lihat tadi.


"Ada apa? Mengapa kau datang dengan menunjukkan wajah panik seperti itu?" tanya Zhang Zhili.


"Kita tidak ada waktu. Segera siapkan diri, lalu kita akan pergi ke tempat dimana Ras Gnome berada!" Zhang Ziyi langsung pada ke intinya.


"Baik!"


Ketujuh orang itu sama-sama mengangguk.


-


"Apakah kalian siap?" tanya Zhang Ziyi pada tujuh orang rekan di belakangnya.


"Ya, kami telah siap!"


Portal dimensi tercipta di hadapan mereka. Zhang Ziyi mengatur langsung portal itu dengan tempat dimana Ras Gnome berada. Berbekal kekuatan mental yang dahulu sempat dia tinggalkan di tempat Ras Gnome untuk berjaga-jaga, maka Zhang Ziyi tidak susah sedikit pun dalam menemukan lokasi ras Gnome.


***


Whush!


Portal muncul di udara. Setelahnya keluar dua makhluk api, dari dalam portal tersebut. Dua makhluk api itu tidak lain adalah Laohu serta Niao. Mereka terbang, mengelilingi udara.


Kemunculan Niao dan Laohu dalam portal itu berhasil menarik perhatian semua yang ada di bawah sana.


"Waah, kita menemukan harta yang menarik. Hahaha... Segera tinggalkan barang jarahan kita yang ini, dan beralih tangkap dua Siluman api itu!" ucap salah seorang, memiliki perangai layaknya manusia, namun jenggot serta kulit berwarna hijau. Memiliki hidung menyerupai hidung babi serta tanduk runcing di kedua sisi hidungnya. Dia berteriak mengingatkan rekan-rekannya untuk berhenti menyerang para Gnome dan beralih menyerang Laohu dan Niao.


Orang-orang yang memiliki penampilan yang sama dengan orang yang berteriak tadi segera berlari layaknya semut. Para Gnome tak lagi mereka pedulikan. Di sisi lain, para kultivator bertopeng, saat ini juga kesusahan dalam meladeni orang-orang berhidung babi itu. Beberapa anggotanya yang terluka parah, beberapa juga di antara mereka yang merenggangkan nyawa oleh orang-orang berkulit hijau ini.


Orang-orang berkulit hijau serta memiliki hidung babi itu sendiri merupakan ras Hunluan. Sang pengacau dan suka sekali dalam merampas harta serta membuat rusuh dari desa ke desa. Hal itu sendiri dapat terjadi sebab mereka memiliki kekuatan besar bersamanya. Palu serta kapak mereka gunakan sebagai senjata bukanlah sembarang senjata. Melainkan senjata spritual, namun memiliki kualitas setara dengan senjata di atas Senjata spiritual itu sendiri.


Beberapa diantara mereka langsung melemparkan tali panjang, untuk menangkap Niao dan Laohu.


Berhasil megenai tubuh kedua siluman tersebut, namun sialnya tali yang mereka gunakan justru terbakar oleh api di tubuh keduanya.


Raawwrrr!!!


Kyyaakkk!!!


Laohu serta Niao mengeluarkan raungan serta pekikan keras. Tampak marah lalu menyerang orang-orang dari ras Hunluan itu. Sama-sama menyemburkan api dari mulutnya, mengarahkan semburan itu pada ras Hunluan.


"Semuanya, bentuk formasi tameng Hunluan!" salah seorang dari mereka mengomando. Tanpa ada yang melawan, ras Hunluan itu langsung bergerak mengambil posisi masing-masing dan membentuk formasi.

__ADS_1


"Formasi Tameng Hunluan!" ucap mereka bersamaan dengan suara tegas. Setelahnya muncul tameng energi emas yang langsung menghalau serangan yang di lancarkan oleh Niao maupun Laohu.


Dan itu berhasil.


Beberapa saat, muncul Zhang Ziyi serta rekan-rekannya, keluar dari portal dimensi. Langsung menyapu pandangannya di sekitar, tak butuh waktu lama bagi delapan orang itu untuk mengerti akan situasi yang terjadi di tempat ini.


"Kita tidak bisa untuk diam saja." Ujar Zhang Ziyi. Sementara pusaran energi hitam ungu yang berasal dari portal di belakang mereka telah menghilang.


Zhang Ziyi langsung mengayunkan tangan ke depan, setelahnya memunculkan para bawahannya. Namun tidak semua melainkan hanya dua ribu pasukan yang dia keluarkan. selebihnya berada di alam Jiwa.


Para bawahannya ini terdiri dari Ras Centaurus, Serta Sekte Tujuh Elemen, sudah termasuk 12 penatua klan Zhang di sana. Dia mengeluarkan jumlah dua ribu pasukan itu sebab ras Hunluan sendiri berjumlah sekitaran itu atau sedikit lebih banyak dari dua ribu orang.


"Kalian segera bereskan Makhluk aneh ini, sementara yang lain bantu kultivator bertopeng serta ras Gnome yang terluka!" ucap Zhang Ziyi dengan suara tegas sekaligus nyaring.


"Baik, Pemimpin!" ucap bawahannya secara bersamaan. Lalu mereka mulai bergerak. Berpencar menjadi dua sisi dan melakukan tugas seperti yang di perintahkan oleh Zhang Ziyi tadi.


Ras Hunluan yang tadi sempat memusatkan fokus mereka kepada Laohu dan Niao, kini berpaling tatkala kedatangan pasukan lain yang datang-datang langsung menyerang. Pertarungan pecah saat itu juga.


Whush!


Baamm!


Trang!


Tring!


Duarr!


Tampaknya pasukan dari bawahan Zhang Ziyi begitu berapi-api dalam menyerang ras Hunluan. Mereka ingin membuktikan pada Zhang Ziyi yang tengah menonton mereka dari atas sana, bahwasannya mereka telah mengalami peningkatan. Juga karena jarang sekali mereka bertarung serius seperti saat ini, maka mereka tidak akan melewatkan kesempatan ini, untuk menghabisi musuh sebanyak-banyaknya.


Waktu kian cepat berlalu. Dengan semangat yang berapi-api itu, akhirnya para bawahan Zhang Ziyi berhasil untuk mengalahkan Ras Hunluan. Bahkan pemimpin ras Hunluan sendiri dapat dikalahkan dengan mudah oleh Moi Hu.


Banyak korban jiwa di pihak ras Hunluan. Dari yang tadinya dua ribu tujuh ratus orang, kini berkurang menjadi lima ratus orang saja. Sementara untuk pasukan Zhang Ziyi sendiri hanya kehilangan sekitar seratus ratus orang, dan lima ratus orang lainnya mengalami luka, baik serius maupun ringan. Meski begitu, mereka tetap menyoraki atas kemenangan ini.


Ras Hunluan tersisa tidak dibiarkan untuk pergi begitu saja, melainkan di jadikan sebagai tawanan.


Zhang Ziyi mengerahkan belasan pasukan dari sekte Tujuh Elemen untuk mengumpulkan harta yang sempat di rampas oleh ras Hunluan ini. Dan mengembalikannya pada ras Gnome.


"Pemimpin, kita akan apakan orang-orang pengacau ini?" tanya Moi Hu sembari menangkupkan kedua tangan memberi hormat.


"Hmm, mereka telah membunuh banyak orang bawahan–ku. Tidak baik rasanya jika melepaskan mereka begitu saja." Zhang Ziyi tampak berpikir Sejenak. "Melihat kekuatan mereka dalam bertarung serta lain hal, sepertinya orang-orang ini cocok untuk dijadikan sebagai pengawal."


"Ide yang bagus!" Zhang Zhili memuji Zhang Ziyi.


"Baiklah! Aku tetapkan Kalian mulai sekarang akan menjadi pengawal ras Gnome." Zhang Ziyi berucap sembari pandangannya di arahkan pada ras Hunluan yang tengah berlutut itu.


"Cih, apa hak mu memerintah kami?" salah satu dari ras Hunluan tampak tidak terima dengan apa yang di perintahkan oleh Zhang Ziyi tadi.


"Kau ingin menolak perintahku?" Zhang Ziyi memandangi orang yang berkata tadi dengan tatapan tajam. Sedikit juga dia mengeluarkan tekanannya pada orang itu.


Bergidik ngeri saat menerima tatapan serta tekanan yang di berikan Zhang Ziyi padanya. "Ti–tidak, Tuan!" ucapnya dengan penuh rasa takut.

__ADS_1


"Nah, seperti ini lebih baik."


Zhang Ziyi kemudian mengeluarkan kekuatan rohnya. Asap mengepul dan membentuk sosok manusia. Memiliki wajah tegas namun tampak menyeramkan. Roh itu kemudian membungkuk memberi hormat pada Zhang Ziyi.


"Kau, awasi pergerakan yang dilakukan oleh orang-orang berkulit hijau ini. Mereka akan menjadi pengawal ras Gnome, jika mereka berbuat rusuh ataupun mengeluarkan tindakan mencurigakan, maka kau bisa langsung memakan mereka!" ucap Zhang Ziyi pada roh tersebut.


"Aku mengerti, Tuan!" Roh tersebut Kemudian menoleh ke arah para Ras Hunluan. Satu kali tatapan itu langsung membuat ras Hunluan gemetaran. Antara takut dan Khawatir. Melihat sosok hantu di hadapan mereka, ingin rasanya mereka berlari dan menghindari hantu itu.


"Cih, hanya orang-orang kecil ini. Aku akan melaksanan tugasku dengan baik, Tuan. Percayalah jika ada yang memberontak, maka aku akan langsung memakan mereka."


Zhang Ziyi memasang senyum kecil.


"Tuan, Para Ras Hunluan ini merupakan pengacau sekaligus pencuri. Sama halnya ras Orb, mereka suka sekali mengumpulkan harta benda." Moi Hu datang dan menyampaikan informasi terkait dengan Ras Hunluan tersebut pada Zhang Ziyi.


"Bagus." Zhang Ziyi mendekati salah Seorang ras Hunluan.


Di dekati Oleh Zhang Ziyi, membuat ras Hunluan itu ketakutan.


"Ampun tuan! Ampun, jangan bunuh aku!" ucapnya dengan penuh akan permohonan pengampunan.


"Kau tenang saja! Aku tidak akan melukaimu, asal kau mau berkontribusi dengan mengatakan padaku dimana harta penyimpanan kalian!"


Satu Hunluan itu ragu-ragu untuk menjawab. Menoleh ke arah rekan-rekannya, mereka tampak pasrah dengan nasibnya.


"Hmm!" Roh tersebut berdehem. Seketika langsung membuat ras Hunluan itu ketakutan.


"Baik–baik Tuan! Aku akan mengantar kalian!" Zhang Ziyi menyunggingkan senyum kecil.


"Cepat antar aku ke sana!"


***


Harta ras Hunluan di simpan dalam gudang penyimpanan ras Gnome. Sebab memiliki diameter yang begitu luas, sehingga harta-harta tersebut muat dalam satu ruangan. Tapi itu belum cukup, Zhang Ziyi sendiri sampai turun tangan untuk membuat gudang penyimpanan itu semakin melebar.


Dia sendiri menyisihkan sebagian harta rampasan untuk di bagikan kepada para bawahannya. Semuanya sama rata tanpa ada yang di lebih-lebihkan. Kalaupun lebih, itu berarti milik para pemimpin dari masing-masing kelompok bawahan Zhan Ziyi. Begitupun juga dengan Zhang Zhili serta rekan Zhang Ziyi, yang mendapatkan harta lebih banyak dari yang lainnya.


***


"Ziyi'er! Aku rasa kita sudah cukup kuat untuk membangun markas sendiri di alam Atas ini!" ucap Zhang Zhili di suatu malamnya.


"Guru benar! Kita perlu membuat markas di alam Atas ini!" balas Zhang Ziyi. "Tapi untuk itu, kita perlu memiliki lahan yang luas!"


"Kau tahu, di Alam Atas ini, hukum rimba begitu di berlakukan. Masalah politik membuat siapa saja yang memiliki kekuatan lebih, bisa menjadikan satu atau dua kelompok sebagai bawahan. Bahkan berpotensi untuk merebut wilayah mereka." Zhang Zhili menghentikan perkataannya sejenak. "Kita bisa menggunakan hukum rimba ini sebagai landasan untuk masalah lahan."


Zhang Ziyi serta rekan-rekannya menganggukkan kepala mendengar penjelasan Zhang Ziyi.


"Guru, benar. Ini saat nya kita membuka diri dengan dunia luar. Menjadi satu fraksi dengan kekuatan besar. Dan bersaing dengan kelompok lain di alam Atas ini. Mengenai persediaan uang, kita tidak perlu memikirkan itu, sebab kita memiliki banyak persediaan uang bersama kita!"


"Kapan kita akan memulai?" tanya Zhang Lan.


"Hmm, besok! Ya, besok baru kita akan memulai mencari wilayah di Alam Atas. Sekaligus sebagai bentuk unjuk kekuatan dan menunjukkan kepada penghuni Alam Atas ini akan siapa kita!" ucap Zhang Ziyi.

__ADS_1


__ADS_2